A  B  C  D  E  F  G  H  I  J  K  L  M  N  O  P  Q  R  S  T  U  V  W  X  Y  Z  

  Subjects -> ELECTRONICS (Total: 207 journals)
The end of the list has been reached or no journals were found for your choice.
Similar Journals
Journal Cover
Emitor : Jurnal Teknik Elektro
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 1411-8890 - ISSN (Online) 2541-4518
Published by Universitas Muhammadiyah Surakarta Homepage  [33 journals]
  • Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Program Keluarga Harapan
           dengan Implementasi Metode SAW dan Pembobotan ROC

    • Authors: Wulandari Ratna Kartika Jayawardani, Maryam Maryam
      First page: 99
      Abstract: Program Keluarga Harapan (PKH) sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempercepat pengentasan kemiskinan. Permasalahan yang ada saat ini proses penentuan penerima PKH yang dilakukan pengurus dan pendamping PKH di Desa Pucangan masih dilakukan secara manual belum didukung sistem yang optimal. Hal ini dapat menghambat kinerja petugas dan berpotensi terjadi kesalahan. Mengatasi permasalahan yang ada perlu adanya sistem untuk untuk membantu pihak desa dan pendamping PKH menyelsaikan masalah tersebut supaya mengurangi waktu dalam proses seleksi dan mendapat hasil yang tepat dan akurat. Metode SPK terbaik dari hasil perbandingan metode SAW dan TOPSIS yang dikombinasikan dengan metode ROC akan diterapkan dalam penelitian ini. Hasil perbandingan dengan uji sensitivitas didapat metode SAW+ROC merupakan metode terbaik. Perhitungan dengan metode SAW+ROC memberi hasil rekomendasi penerima PKH berdasarkan perangkingan. Pengujian sistem dengan black box testing memberikan hasil sistem dapat berjalan sesuai dengan fungsinya. Sistem ini diharapkan dapat membantu memperkecil ketidaktepat sasaran penyaluran bantuan dan proses seleksi menjadi lebih optimal.
      PubDate: 2022-08-14
      DOI: 10.23917/emitor.v22i2.18411
      Issue No: Vol. 22, No. 2 (2022)
       
  • Analisis Perbandingan Algoritma Bisecting K-Means dan Fuzzy C-Means pada
           Data Pengguna Kartu Kredit

    • Authors: Shinta Dwididanti, Dimas Aryo Anggoro
      First page: 110
      Abstract: Di era digital seperti sekarang ini memiliki kartu kredit merupakan suatu hal yang wajar di masyarakat, dengan segala kemudahan yang ditawarkan dalam setiap transaksi pembayaran tidak menutup kemungkinan untuk menarik minat masyarakat dalam menggunakan kartu kredit. Dengan minat masyarakat yang tinggi terhadap kartu kredit, hal ini dapat dijadikan sebagai indikator yang baik bagi perusahaan kartu kredit untuk mengembangkan bisnis kartu kredit. Dalam rangka memenuhi kebutuhan konsumen akan kartu kredit, perusahaan dituntut untuk mengambil keputusan dalam menentukan strategi pemasaran yang tepat sehingga dapat menarik minat para pelanggan, salah satu caranya adalah dengan melakukan segmentasi pelanggan dengan metode clustering. Bisecting K-Means dan Fuzzy C-Means merupakan algoritma clustering yang akan digunakan pada penelitian ini untuk melakukan pengelompokan data pengguna kartu kredit. Analisis akan dilakukan untuk mengetahui  algoritma dengan performa terbaik berdasarkan pengujian validitas dari kedua algoritma dengan menggunakan metode silhouette coefficient. Dari penelitian ini didapapatkan hasil bahwa Bisecting K-Means tanpa normalisasi memiliki nilai silhouette coefficient yang lebih tinggi dibandingkan dengan Fuzzy C-Means. Dimana nilai silhouette coefficient Bisecting K-Means sebesar 0.588 dan 0.579 dengan normalisasi, sedangkan nilai silhouette coefficient Fuzzy C-Means adalah 0.488 dan 0.582 dengan normalisasi.
      PubDate: 2022-08-14
      DOI: 10.23917/emitor.v22i2.15677
      Issue No: Vol. 22, No. 2 (2022)
       
  • Rancang Bangun Smart Box Penerima Paket Berbasis IoT Menggunakan Raspberry
           Pi

    • Authors: Uzwahnul Azrin, Ibnu Ziad, Suroso Suroso
      First page: 118
      Abstract: Today's internet is one of the indicators of technological advancement since it allows people to communicate across large distances and easily obtain information, serving as a complement to meeting their everyday needs. People can engage in purchasing activities to suit their requirements. People can now shop online without having to meet the seller in person due to the rapid expansion of the internet. The home delivery option makes online buying activities more convenient and also the number of e-commerce site users (online shopping sites) grows year after year. However, there is an issue with the delivery process, particularly with the recipients. Sometimes, the recipients are not at home when the package is delivered causing they could not receive the package directly. As a result, the courier put the package wherever he can put it which has the potential to destroy it and cause it to be lost when it is outside the house. In this digital era, Internet of Things (IoT) technology is being used to solve this problem by developing a smart box-shaped device (referred to as the Smart Box) to receive packages. The major IoT component in this box is a Raspberry Pi, which can be used to monitor items around the box and control the box when it receives packages. Not only can this box receive packages, but it can also store them safely because it has an automatic lock that is linked to Arduino, a microcontroller that also has a weight sensor. The camera photographs the object in front of the box, which is then communicated by the Raspberry Pi via the Telegram automatic chat application so that the recipient (buyer) of the package may see who is coming and provide directions to the box to open the door. Buyers can also know the physical weight of the item if it is equipped with a weight sensor, which is a sign that the package has been stored safely. The study's findings reveal that the commands issued via Telegram were effective because Telegram included a chatbot capability for communicating with the Raspberry Pi that transmitted images, unlocked, and provided sensor data in response to the commands given. Additionally, this smart box may handle packages with a weight limit of fewer than 20 kilograms. Internet saat ini merupakan salah satu indikator pertanda akan kemajuan zaman karena masyarakat dapat berkomunikasi dari jarak yang jauh serta dapat mencari informasi dengan cepat sehingga menjadikannya sebagai pelengkap dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Dalam memenuhi kebutuhan, masyarakat dapat melakukan kegiatan berbelanja. Mengikuti perkembangan internet yang sangat pesat, masyarakat dapat berbelanja online tanpa bertemu penjual secara langsung. Dengan fitur pengiriman sampai ke rumah menjadikan kegiatan belanja online jadi semakin mudah menjadikan pengguna situs e-commerce (situs belanja online) meningkat setiap tahunnya. namun, terdapat masalah dalam proses pengiriman terutama pada pihak penerima, yaitu penerima tidak ada di lokasi pengiriman sehingga mereka tidak dapat menerima paket tersebut secara langsung. alhasil kurir meletakkan paket tidak pada tempatnya yang berpotensi merusak paket tersebut dan berpotensi hilang pada saat diluar rumah. Pada era digital ini, terknologi Internet of Things (IoT) dapat dijadikan solusi akan permasalahan tersebut dengan diciptakannya sistem pintar berbentuk kotak (dinamakan Smart Box pada penelitian ini) untuk menerima paket. Kotak ini di lengkapi Raspberry Pi sebagai komponen utama IoT yang dapat digunakan untuk memonitor objek sekitar kotak dan mengkontrol kotak saat akan menerima paket. Tak hanya menerima, kotak ini dapat menyimpan paket dengan aman karena dilengkapi kunci otomatis yang dihubungkan dengan Arduino sebagai Microkontroler yang juga mengusung sensor berat. kamera menangkap objek di depan kotak yang nantinya foto dari objek tersebut dikirimkan oleh raspberry Pi menggunaakan via aplikasi chat otomatis Telegram sehingga penerima (pembeli) paket dapat melihat siapa yang datang sekaligus memberikan perintah kepada kotak untuk membuka pintunya. dengan dilengkapi sensor berat, pembeli juga dapat mengethui berat fisik paket tersebut dan menjadi pertanda paket sudah disimpan dengan aman. hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perintah yang diberikan melalui telegram berjalan dengan sebagai mestinya karena Telegram meiliki fitur chatBot untuk komunikasi ke Rasperry Pi yang mengirim foto, membuka kunci, dan mengirim data sensor sesuai perintah yang diberikan. selain itu kotak pintar ini dapat menerima paket sampai dengan kapasitas dibawah 20 Kilogram.
      PubDate: 2022-08-14
      DOI: 10.23917/emitor.v22i2.19405
      Issue No: Vol. 22, No. 2 (2022)
       
  • Rancang Bangun Antena Mikrostrip MIMO 4 Elemen Untuk Komunikasi 5G Pada
           Frekuensi Band N40

    • Authors: Fannush Shofi Akbar, Aulia Saharani
      First page: 126
      Abstract: This study discusses the design of the MIMO microstrip antenna which is implemented in a 5G communication system that works on the N40 frequency band (2.3-2.4 GHz) with the center frequency of 2.35 GHz. The parameters that are unique of this antenna is focusing on the mutual coupling and correlation of MIMO antennas. The MIMO configuration was chosen because it can meet the high data transmission needs of 5G communication systems. The antenna is composed of a square patch with a microstrip insert feed-line technique. Then, the substrate uses FR-4 material, with a dielectric constant value of 4.3. After the design of a single element antenna that works according to the criteria is obtained, then the antenna is arranged into a configuration of 4 parallel elements, a 2×2 MIMO configuration with uniform polarization, and a 2×2 MIMO configuration with non-uniform polarization. After the design process, the antenna design is fabricated and then measured using a Vector Network Analyzer (VNA). The analysed antenna parameters are return loss, mutual coupling, Voltage Standing Wave Ratio (VSWR), bandwidth, and radiation pattern. From the element measurement results, it is found that the return loss is -11.24 dB and the bandwidth is 70 MHz at the center frequency of 2.35 GHz. As for the analysis of mutual coupling between elements, the best results were obtained from the MIMO configuration of 2×2 non-uniform polarization with values <-20 dB for all elements. The antenna measurement results obtained indicate a similarity with the simulation results. This result is suitable for MIMO applications that require very low mutual coupling and correlation between elements.
      PubDate: 2022-08-14
      DOI: 10.23917/emitor.v22i2.19491
      Issue No: Vol. 22, No. 2 (2022)
       
  • Alat Penstabil Kecepatan Motor BLDC Menggunakan Kontrol PID

    • Authors: Bening Permata Putri, S Sutedjo, Ony Asrarul Qudsi, Luki Septya Mahendra
      First page: 134
      Abstract: Kebutuhan manusia akan energi semakin hari semakin meningkat, namun seiring perkembangan zaman ketersediaan bahan bakar fosil seperti minyak, gas alam, dan batu bara semakin hari semakin menurun. Ketersediaan bahan bakar fosil yang semakin menurun ini diakibat kan oleh penggunaan kendaraan sebagai alat transpotasi. Kendaraan listrik merupakan sebuah alternatif disaat ketersediaan bahan bakar fosil yang semakin menurun. Terdapat berbagai jenis motor yang bisa digunakan pada kendaraan listrik, dan salah satunya yaitu motor Brushless Direct Current (BLDC) yang memiliki banyak kelebihan jika di bandingkan dengan motor lainnya. Pada Tugas Akhir kali ini kontrol kecepatan motor BLDC menggunakan six step communication dengan kontrol PID, yang mana rangkaian six step communication ini digunakan untuk merubah tegangan sumber DC ke AC 3 phasa. Dan digunakannya kontrol PID ini untuk mempercepat proses menuju steady state dari kecepatan motor BLDC, serta menstabilkan kecepatan putaran secara dengan set point menggunakan kecepatan standart dalam kota sebesar 30 km/jam atau sebesar 500 RPM. Namun, pada proyek akhir kali ini akan lebih terfokuskan pada respon motor BLDC terhadap kontrol PID yang diberikan dengan Kp = 4.9505, Ki = 0.266156, Kd = 18.4158. Dan hasil menunjukkan bahwa kecepatan motor BLDC bisa stabil di bawah nilai set point yaitu 498 RPM. Kemudian dilakukan juga sebuah pengereman untuk memperlihatkan kontrol PID sudah bekerja dengan baik, dan untuk pengereman bisa menurunkan kecepatan motor hingga 498 RPM.
      PubDate: 2022-08-14
      DOI: 10.23917/emitor.v22i2.19384
      Issue No: Vol. 22, No. 2 (2022)
       
  • Alat Uji MCB 1 Fasa Instalasi Milik Pelanggan (IML)

    • Authors: Karunia Vio Nita Rusyatul Ummah, S Sutedjo, Moch. Machmud Rifadil, Luki Septya Mahendra
      First page: 141
      Abstract: MCB (Miniature Circuit Breaker) adalah bagian instalasi listrik yang berfungsi sebagai pengaman dalam instalasi listrik apabila terjadi beban berlebih atau arus hubung singkat. Untuk menghindari kegagalan fungsi MCB diperlukan pengecekan MCB terlebih dahulu sebelum dipasang pada pelanggan, selain itu juga untuk menghindari pencurian energi listrik oleh pelanggan yang tidak bertanggung jawab. Alat uji MCB ini menggunakan dimmer AC sebagai pengatur arus uji dan sebagai bebannya yaitu lampu halogen dan motor induksi 1 fasa. MCB akan diuji dengan arus uji sesuai dengan SPLN 108:1993. Dari pengujian MCB ini akan dibandingkan hasil waktu uji dengan SPLN, sehingga didapatkan MCB dalam kondisi baik atau tidak. Hasil pengujian MCB akan ditampilkan pada LCD untuk dijadikan sebagai Berita Acara sesuai dengan ketentuan perusahaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibuatlah alat uji MCB yang ringkas dan mudah digunakan sehingga diharapkan dapat mempermudah dalam menguji kelayakan MCB 1 Phase. Hasil pengujian alat uji MCB ini mampu menghasilkan arus uji 1,05In; 1,2In; 1,5In; 4In; dan 6In sesuai dengan SPLN 108:1993. Alat uji ini juga mampu menguji MCB 2A tipe CL sesuai dengan kondisinya dan didapatkan hasil 2 merk MCB dalam keadaan baik dan 1 merk MCB dalam keadaan buruk sesuai dengan SPLN 108:1993.
      PubDate: 2022-08-14
      DOI: 10.23917/emitor.v22i2.19352
      Issue No: Vol. 22, No. 2 (2022)
       
  • Rancang Bangun Monitoring Dan Controlling Pemakaian Daya Berbasis Internet
           Of Things (Iot)

    • Authors: Muh. Farid Rusdi, H Hamdani, H Hamma
      First page: 148
      Abstract: Kebutuhan daya listrik setiap konsumen berbeda-beda tergantung pada banyaknya pemakaian. Namun sering kali pemakaian daya pada sebuah bangunan tidak terkontrol, sehingga terkadang terjadi beban lebih (overload) sehingga arus yang mengalir juga akan semakin besar. Pada Penelitian ini dibuat sistem monitoring tegangan, arus, frekuensi dan daya menggunakan teknologi android yang dikoneksikan dengan mikrokontroler serta dapat memutuskan aliran listrik yang dapat diakses melalui aplikasi Android. Prosedur perancangan merupakan tahapan untuk merancang rangkaian yang dibutuhkan dalam pembuatan alat monitoring. Proses perancangan dan pembuatan alat monitoring ini melalui beberapa tahap meliputi studi literatur, perancangan perangkat keras (hardware), perancangan perangkat lunak (software).Dari pengujian yang dilakukan, alat rancangan monitoring daya listrik telah bekerja sesuai dengan apa yang diinginkan. Alat ini dapat mengontrol, monitoring dan melakukan penyimpanan data pada aliran listrik yang dapat diakses melalui website/aplikasi yang terhubung melalui internet. Bahkan, keakuratan pembacaan alat ukur pada alat rancangan ini memilki perbandingan error yang kecil dengan alat ukur yang biasanya digunakan, terdapat rata-rata error pada pembacaan nilai tegangan dan arus sebesar 0,33% dan 3.06%.
      PubDate: 2022-08-14
      DOI: 10.23917/emitor.v22i2.18402
      Issue No: Vol. 22, No. 2 (2022)
       
  • Analisis Keandalan Sistem Distribusi 20 Kv dari Gi Tengkawang Pada
           Penyulang T4

    • Authors: Abdul Makruf, Rani Ilham, Bima Sakti, Erdin Syam, Muhammad Akbar, Y Yudistira
      First page: 155
      Abstract: Abstrak-.Listrik merupakan kebutuhan pokok manusia didalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. PLN merupakan perusahaan milik negara yang melayani kebutuhan listrik diindonesia. Semakin banyak industri dan perusahaan serta rumah tangga yang tumbuh dan berkembang, maka dibutuhkan tenaga listrik yang handal, murah dan ekonomis. Dengan demikian kebutuhan listrik tersebut membutuhkan pengembangan kapasitas pembangkit dan saluran transmisi atau distribusinya. Jarak antara pembangkit dan konsumen  sangatlah jauh, hal ini dapat memicu terjadinya gangguan pada jaringan udara terbuka, gangguan ini dapat menyebabkan arus gangguan yang akan menggangu sistem distribusi, yang berakibatkan suatu sistem tidak bisa dikatakan handal.Untuk meningkatkan nilai keandalan yaitu dengan mengurangi frekuensi terjadinya gangguan dan dilakukan pemeliharaan secara preventif guna meningkatkan keandalan dari sistem distribusi. Agar dapat melihat keandalan dari sistem distribusi diperlukan perhitungan terhadap nilai SAIDI (System Average Interruption Duration Index) dan SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) Kata kunci: Sistem Distribusi, Keandalan, Gangguan, SAIDI, SAIFI
      PubDate: 2022-08-14
      DOI: 10.23917/emitor.v22i2.16770
      Issue No: Vol. 22, No. 2 (2022)
       
  • PESAWAT BERTENAGA SURYA

    • Authors: Aisyah Tyas Indahsari, Apriliana Arafati, Pratomo Budi Santosa
      Pages: 161 - 167
      Abstract: Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan suatu rangkaian elektronika yang terdiri dari solar cell, penyimpan tegangan atau baterai dan power controller. Dari masing-masing komponen ini mempunyai tugas yang berbeda-beda namun saling berkaitan dalam pembangkit listrik. Dalam proyek ini yang akan ditekankan adalah pembuatan rangkaian pesawat tanpa awak UAV (Unmanned Aerial Vehicle) yang dikendalikan alat sistem kendali jarak jauh lewat gelombang radio. UAV merupakan sistem tanpa awak (Unmanned System) yaitu sistem berbasis elektro mekanik yang dapat melakukan misi-misi terprogram dengan karakteristik sebuah mesin terbang yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot atau mampu mengendalikan dirinya sendiri, menggunakan hukum aerodinamika untuk mengangkat dirinya sendiri. Oleh karena itu penggunaan panel surya sebagai pengganti baterai diharapkan memanfaatkan energi alternatif  yang ramah lingkungan dan pengunaannya yang tak terbatas, yaitu untuk satu keping solar cell monocrystalline dengan ukuran 118x63 mm menghasilkan energi listrik sebesar 5 volt 125 mA atau 0,625 VA. Perangkat panel surya menjadi lebih ekonomis dan dapat dikembangkan lagi mengingat energi yang dihasilkan masih dapat menghasilkan energi listrik yang lebih besar lagi.
      PubDate: 2022-11-27
      DOI: 10.23917/emitor.v22i2.19437
      Issue No: Vol. 22, No. 2 (2022)
       
  • PESAWAT BERTENAGA SURYA

    • Authors: Aisyah Tyas Indahsari, Apriliana Arafati, Pratomo Budi Santosa
      First page: 169
      Abstract: Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan suatu rangkaian elektronika yang terdiri dari solar cell, penyimpan tegangan atau baterai dan power controller. Dari masing-masing komponen ini mempunyai tugas yang berbeda-beda namun saling berkaitan dalam pembangkit listrik. Dalam proyek ini yang akan ditekankan adalah pembuatan rangkaian pesawat tanpa awak UAV (Unmanned Aerial Vehicle) yang dikendalikan alat sistem kendali jarak jauh lewat gelombang radio. UAV merupakan sistem tanpa awak (Unmanned System) yaitu sistem berbasis elektro mekanik yang dapat melakukan misi-misi terprogram dengan karakteristik sebuah mesin terbang yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot atau mampu mengendalikan dirinya sendiri, menggunakan hukum aerodinamika untuk mengangkat dirinya sendiri. Oleh karena itu penggunaan panel surya sebagai pengganti baterai diharapkan memanfaatkan energi alternatif  yang ramah lingkungan dan pengunaannya yang tak terbatas, yaitu untuk satu keping solar cell monocrystalline dengan ukuran 118x63 mm menghasilkan energi listrik sebesar 5 volt 125 mA atau 0,625 VA. Perangkat panel surya menjadi lebih ekonomis dan dapat dikembangkan lagi mengingat energi yang dihasilkan masih dapat menghasilkan energi listrik yang lebih besar lagi.
      PubDate: 2022-08-14
      DOI: 10.23917/emitor.v22i2.19437
      Issue No: Vol. 22, No. 2 (2022)
       
  • Pengendali dan Monitoring Kecepatan Putar Motor Induksi 3 Fasa Berbasis
           Programmable Logic Controller dan Expansion dengan Human Machine Interface
           

    • Authors: Denny Hendra Prastiko, Agus Supardi
      First page: 176
      Abstract: Motor listrik yang banyak digunakan dalam industri adalah jenis motor induksi. Motor induksi dibedakan berdasarkan sumber listrik PLN yaitu 1 fasa, dan 3 fasa. Motor induksi 3 fasa merupakan motor yang banyak digunakan, namun memiliki kekurangan salah satunya yaitu sulitnya untuk mengatur kecepatan dari motor induksi 3 fasa. Kekurangan tersebut dapat diatasi dengan sistem pengendali inverter atau Variable Frequency Drive (VFD), Human Machine Interface (HMI), Programmable Logic Controller (PLC) yang ditambahkan dengan expansion PLC. HMI berfungsi untuk melakukan input frekuensi 0-50 Hz, kemudian akan diproses oleh expansion PLC dan menghasilkan skala 0-10 VDC yang dapat diterima oleh VFD. Masukan nilai dari VFD akan dikonversikan menjadi nilai frekuensi 0-50 Hz untuk menggerakkan motor. Berdasarkan hasil penelitian nilai kecepatan motor yang dibaca oleh sensor infrared dan tachometer mengalami kenaikan saat nilai frekuensi dinaikan, namun dari nilai rpm tersebut terdapat selisih hasil pembacaan kemudian dibandingkan antara kedua data tersebut dan mendapatkan rata-rata error 6,9%. Nilai tegangan berbanding lurus dengan kenaikan frekuensi motor induksi 3 fasa.
      PubDate: 2022-08-14
      DOI: 10.23917/emitor.v22i2.19110
      Issue No: Vol. 22, No. 2 (2022)
       
  • SMART HOME SYSTEM WITH RADIO FREQUENCY USING BLYNK APPLICATION

    • Authors: Rafif Okta Dwiansyah, Dedi Ary Prasetya
      First page: 185
      Abstract: Over time, technology has been embedded in our daily lives and will develop more and more rapidly. Because everything can facilitate us in activities, especially in a house. But the problem arises how we manage and control electronic equipment efficiently and comfortably. In this study, an intelligent control system based on IoT (Internet of Things) technology has been suggested to solve the above problem, namely with a smart home control system based on IoT (Internet of Things) with a radio frequency of 433 MHz as a command to send and be forwarded to several receivers on each - each relay uses an IoT (Internet of Things) application, namely Blynk on a smartphone, it can also be controlled manually using a wireless button control and can be controlled remotely with a frequency of 433mhz. Through a series of control modules, such as switch modules, radio frequency control modules, you can directly control all kinds of household appliances. With smart phone can also communicate with smart center controller via wireless router via Wi-Fi interface. Because it has a radio frequency of 433 MHz as the bottom control layer, tools can be added to or removed from the control system very easily. And this control system functions as a switch that is connected to several receivers to each relay.
      PubDate: 2022-08-14
      DOI: 10.23917/emitor.v22i2.17359
      Issue No: Vol. 22, No. 2 (2022)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 35.172.224.102
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-