A  B  C  D  E  F  G  H  I  J  K  L  M  N  O  P  Q  R  S  T  U  V  W  X  Y  Z  

  Subjects -> ARCHITECTURE (Total: 219 journals)
We no longer collect new content from this publisher because the publisher has forbidden systematic access to its RSS feeds.
Similar Journals
Journal Cover
Vitruvian
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2088-8201 - ISSN (Online) 2598-2982
Published by Universitas Mercu Buana Jakarta Homepage  [17 journals]
  • Cover Vol 11 No 2

    • Authors: Christy Vidiyanti
      Abstract: Cover
      PubDate: 2022-02-28
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Halaman Depan Vol 11 No 2 Februari 2022

    • Authors: Christy Vidiyanti
      Abstract: Halaman Depan Vol 11 No 2 Februari 2022
      PubDate: 2022-02-28
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Halaman Belakang

    • Authors: Christy Vidiyanti
      Abstract: Halaman Belakang
      PubDate: 2022-02-28
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • PENERAPAN KRITERIA GREEN BUILDING PADA ASPEK TEPAT GUNA LAHAN (APPROPRIATE
           SITE DEVELOPMENT) PADA GEDUNG GRAHA REKTORAT UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    • Authors: Apif Miptahul Hajji, Dian Ariestadi, Ananda Bella Dwi Kurnia
      Pages: 103 - 112
      Abstract: Gedung Graha Rektorat sebagai pusat kegiatan Universitas Negeri Malang yang berintensitas tinggi berpotensi menimbulkan dampak kurang baik pada lingkungan. Melalui pelaksanaan Greenship kategori ASD dapat meminimalisir dampak lingkungan akibat penggunaan lahan terbangun. Kategori ASD berfokus terhadap aksesibilitas gedung, pengurangan pemakaian kendaraan bermotor, pengoptimalan lahan hijau guna mengurangi heat island effect dan beban limpasan air hujan, serta menjaga ekosistem sekitar gedung melalui pengelolaan lahan. Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui pelaksanaan beberapa kriteria kategori ASD dan dapat memberikan rekomendasi terhadap pelaksanaan kriteria yang belum maksimal pada Gedung Graha Rektorat. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif yaitu menganalisis dan menggambarkan kondisi pelaksanaan kriteria ASD Greenship pada Graha Rektorat secara apa adanya berdasarkan berbagai data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara atau pengamatan. Hasil penelitian diketahui Graha Rektorat sudah melaksanakan beberapa kriteria ASD yaitu memiliki aksesibilitas fasilitas umum, menyediakan parkir dan shower sepeda, menggunakan vegetasi budidaya lokal, menggunakan material atap dan non atap dengan nilai albedo sesuai kriteria dan menyediakan home range kawasan dengan luasan sesuai kriteria. Diberikan juga rekomendasi yaitu perbaikan toilet basement, penambahan area softscape, penambahan sumur resapan dan penggunaan bahan alami guna memaksimalkan pelaksanaan pada kriteria yang belum terpenuhi. Pemberian rekomendasi diharapkan dapat dipertimbangkan pelaksanaannya guna mendukung program green campus Universitas Negeri Malang.
      PubDate: 2022-02-27
      DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i2.001
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • BRAND IDENTITY PADA ELEMEN INTERIOR DI AREA KEBERANGKATAN BANDARA
           INTERNASIONAL KERTAJATI

    • Authors: Kiki Putri Amelia, Wahyu Lukito
      Pages: 113 - 122
      Abstract: Bandar Udara Internasional Kertajati merupakan wajah dari Jawa Barat, konsep tersebut diimplementasikan pada objek arsitektur gedung terminal penumpang. Lantai keberangkatan pada bangunan terminal penumpang, sebagai area yang menyambut calon penumpang bandara memberikan persepsi visual dan impresi penumpang ketika memasuki bangunan terminal. Impresi yang dibentuk berawal dari pengalaman ruang yang dirasakan dan elemen pembentuk ruang di dalamnya. Brand Identity pada Bandar Udara Internasional diimplementasikan dalam pada perancangan dihadirkan dalam elemen interior berangkat dari identitas budaya setempat. Dalam penelitian ini akan berfokus pada brand identity yang diimplementasikan pada area keberangkatan pada terminal penumpang Bandar Udara Internasional Kertajati. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menganalisis sesuai dengan indikator brand identity pada elemen interior. Pengumpulan data dilakukan melaui kumpulan referensi literatur dan foto survei lapangan. Brand Identity sudah diterapkan pada elemen interior dari area keberangkatan, dengan penerapan ragam hias Megamendung, daun jati, dan ornamen dari bentuk merak. Dari ketiga ragam hias tersebut, ditemukan diimplementasikan dalam ornament dekoratif pada area keberangkatan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dan acuan dalam merancang terminal penumpang bandar udara internasional, dengan penekanan identitas budaya lokal pada elemen-elemen interiornya.
      PubDate: 2022-02-27
      DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i2.002
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • ANALISIS TINGKAT KEKUMUHAN DAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT DI PERMUKIMAN
           SITU CITAYAM

    • Authors: Ayu Komalasari Dewi
      Pages: 123 - 132
      Abstract: ABSTRAKMaraknya urbanisasi yang terjadi pada wilayah perkotaan tentunya dapat menimbulkan permasalahan baru dalam permukiman. Adanya ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dan lahan untuk bermukimpun akhirnya menghasilkan berbagai permasalah dalam permukiman salah satunya yakni marakanya permukiman kumuh di kawasan perkotaan. Permukiman kumuh yang terjadi di kawasan perkotaan disebabkan oleh beberapa faktor yang berkembang di lingkungan perkotaan tersebut. Beberapa faktor yang memicu pesatnya perkembangan permukiman kumuh antara lain meningkatnya pengangguran di berbagai sektor serta banyaknya masyarakat desa yang ingin mencari peerjaan di kawasan perkotaan. Salah satu contoh kawasan permukiman yang terdampak akibat adanya urbanisasi yang pesat dan tingginya kebutuhan lahan untuk bermukim di Kota Depok yakni permukiman yang berada di kawasan Situ Citayam. Penelitian dilakukan pada kawasan permukiman Situ Citayam yang terletak di Kecamatan Bojong Pondok Terong, Depok. Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis tingkat kekumuhan dan kualitas hidup masyarakat penghuni permukiman Situ Citayam. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode kualitatif dengan teknik deskripsi dan analisis. Penelitian membahas dan mendeskripsikan indikator dan karakteristik yang mempengaruhi tingkat kekumuhan dan kualitas hidup masyarakat penghuni permukiman Situ Citayam ini. Penelitian dimaksudkan untuk mendapatkan hasil akhir mengenai indikator-indikator tingkat kekumuhan dan kualitas hidup yang didapatkan berdasarkan hasil analisis untuk kemudian dapat dirubah dan ditingkatakan guna meningkatkan kawasan permukiman Situ Citayam menjadi kawasan permukiman sehat dan layak huni serta meningkatkan kualitas kehidupan penghuninya.Kata Kunci: Permukiman, Kumuh, Kualitas, Hidup, Citayam
      PubDate: 2022-02-27
      DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i2.003
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • PENGARUH WINDOW-TO-WALL RATIO (WWR) DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI ENERGI
           BANGUNAN

    • Authors: Gervasius Herry Purwoko, LMF. Purwanto
      Pages: 133 - 140
      Abstract: Jendela pada bangunan mempunyai peran yang sangat penting pada kinerja termal bangunan yang besarnya tergantung pada bentuk dan karakter dinding luar atau selubung bangunannya. Perbandingan luas jendela dengan luas dinding luar disebut Window-to-Wall Ratio (WWR), mempunyai kosekuensi dalam mengendalikan besarnya pemakaian energy pada bangunan. Permasalahannya adalah berapa nilai WWR yang dianggap optimal pada bentuk selubung yang berbeda-beda. Penelitian ini merupakan eksperimen model dengan menggunakan simulasi komputer untuk mengamati berbagai bentuk selubung bangunan perkantoran bertingkat banyak di Jakarta yang menggunakan beberapa besaran WWR untuk mencapai nilai optimal. Metode penelitian dilakukan dengan cara mengubah-ubah besaran WWR mulai 50% hingga 20% pada beberapa bentuk selubung bangunan yang umum digunakan. Hasilnya dibandingkan dengan bangunan standar pada kondisi dasar. Pengamatan dilakukan dengan simulasi DOE-2.1E dengan menggunakan model bentuk dasar bangunan yang mengacu pada standar energy bangunan perkantoran untuk Indonesia, sedangkan model selubung bangunan diklasifikasikan kedalam 5 bentuk model yang umum digunakan di Indonesia. Hasil pengamatan menunjukkan perbedaan nilai optimasi tergantung karakter bentuk selubungnya, namun pada umumnya di semua bentuk selubung terjadi kecenderungan penurunan pemakaian energy pada WWR 50%-40%, tetapi kecenderungan tersebut mulai mengecil pada WWR 30% hingga 20%. Jika WWR terus dikurangi justru membuat ruangan dalam bangunan menjadi gelap dan akan meningkatkan pemakaian energy dikarenakan meningkatnya beban pencahayaan didalam bangunan.
      PubDate: 2022-02-27
      DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i2.004
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • DESAIN PENGEMBANGAN DESA WISATA SETANGGOR BERBASIS ARSITEKTUR TRADISIONAL
           PENDUKUNG PARIWISATA MANDALIKA - LOMBOK

    • Authors: Rini Srikus Saptaningtyas, Zaedar Gazalba, Teti Handayani, I Wayan Sugiartha, Pascaghana Jayatri Putra
      Pages: 141 - 150
      Abstract: Mandalika sebagai salah satu lokasi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan sekaligus sebagai kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP) harus didukung oleh pengembangan dan peningkatan kualitas desa wisata yang ada di sekitar kawasan Mandalika. Salah satu desa penyangga kawasan DSP Mandalika adalah Desa Setanggor yang terkenal dengan desa wisata tenun dan budaya. Desa setanggor dengan keunikan desa yang sudah dimiliki perlu diperkuat dengan identitas lokal yang ada yaitu dengan pengembangan kawasan desa yang bercirikan arsitektur tradisional Sasak . Karena hingga saat ini kearifan lokal yang ada masih sangat kurang. Penelitian ini bertujuan membuat suatu konsep desain kawasan tenun didasarkan pada   kearifan lokal dan arsitektur lokal, yang nantinya akan meningkatkan nilai jual desa wisata tersebut dan sekaligus menunjang pengembangan pariwisata di kawasan Mandalika. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Untuk metode penelitian yang digunakan  adalah dengan menganalisa data data primer dari observasi di lapangan dan didukung data skunder yang diperoleh dari instansi terkait. Analisa SWOT digunakan untuk membuat rumusan strategi pengembangan daerah wisata berbasis arsitektur tradisional Sasak dan desain pengembangannya di Desa Setanggor. Kesimpulan hasil penelitian ini berupa konsep rancangan yang dapat mengakomodasi kegiatan masyarakat Setanggor untuk mengembangkan kegiatan produksi usaha tenun lokal dan sebagai penyangga KSPN Mandalika.
      PubDate: 2022-02-27
      DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i2.005
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • KASHEF CHOWDHURY: SISTEM BANGUNAN, LINGKUNGAN, DAN MANUSIA DALAM PRAGMATIC
           DESIGN

    • Authors: Mei Yenti, Agus Suharjono Ekomadyo
      Pages: 151 - 162
      Abstract: Kashef Chowdhury adalah seorang Arsitek dari Bangladesh sebuah negara dengan perubahan iklim paling drastis dan dikelilingi oleh perairan. Sebagai negara kelahiran dan tempatnya dibesarkan, Bangladesh memberikan banyak pengaruh pada metode desain dan karakteristik bangunan dari Kashef Chowdhury. Beliau cenderung menggunakan metode desain berbasis pragmatik terutama menggunakan material lokal serta memperhatikan sejarah dan budaya lokal Bangladesh untuk menghasilkan bangunan yang sederhana namun fungsional. Penggunaan material setempat memberikan tampak visual bangunan yang sangat lokal, namun dibaliknya, terdapat respon terhadap konteks serta pertimbangan dan pendekatan pada beberapa sistem. Berdasarkan latar belakang tersebut, artikel ini akan membahas metode desain yang digunakan oleh Kashef Chowdhury yang menerapkan konsep pragmatik terutama penggunaan material lokal dengan membahas beberapa proyeknya menggunakan teori dari buku Design in Architecture: Architecture and Human Sciences karya Geoffrey Broadbent. Di akhir pembahasan, akan ditemukan bahwa penggunaan material lokal sebagai bagian dari konsep pragmatik dalam bangunan bukan hanya memberikan identitas bagi bangunan, namun juga menjamin aspek fungsional terutama pada sistem bangunan, manusia, dan lingkungan.
      PubDate: 2022-02-27
      DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i2.006
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • FLEKSIBILITAS DESAIN ARSITEKTUR RUANG PUBLIK SKALA RW

    • Authors: Muhammad Nelza Mulki Iqbal, Antonio Heltra Pradana, Komang Ayu Laksmi Harshinta
      Pages: 163 - 172
      Abstract: Kajian ruang publik kebanyakan terkait dengan aspek hijau, ramah anak, dan juga ketersediaannya terutama di wilayah perkotaan. Belum banyak kajian yang mengedepankan aspek fleksibilitas desain ruang publik di ranah arsitektural. Paper ini berupaya memberikan kontribusi terkait fleksibilitas desain arsitektur ruang publik pada skala rukun warga. Perencanaan dan Perancangan Ruang Publik Skala Rukun Warga banyak muncul pada kegiatan penelitian dan juga pengabdian masyarakat di bidang arsitektur namun belum banyak yang memberikan alternatif gagasan pengelolaan ruang yang didasarkan aspek fleksibilitas. Paper ini dihasilkan melalui metode deskriptif kualitatif dengan mengedepankan pisau bedah temporal dimension yang mencakup siklus dan manajemen waktu (time cycles and time management), kontinuitas (continuity and stability), dan perubahan lingkungan (urban enivronments change overtime) serta aspek fleksibilitas arsitektur adapt, transform, move dan interact. Hasilnya merupakan gagasan desain ruang publik fleksibel yang berada pada setting RW 05 Kelurahan Sawojajar Kota Malang. Poin penting dari gagasan desain yang dihasilkan adalah observasi terkait pentingnya peraturan terkait dan juga eksplorasi desain yang mengacu pada aspek fleksibilitas desain arsitektur ruang publik. Pembacaan ini menghasilkan tata kelola ruang publik yang terbagi menjadi dua bagian yakni area temporal sebagai area sosialisasi, parkir, dan ekonomi dan area tetap yang berwujud taman manula dan bermain anak.
      PubDate: 2022-02-27
      DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i2.007
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • EVALUASI KONDISI KEBISINGAN MASJID PADA REST AREA TOL CIPULARANG

    • Authors: Fitriani Fitriani
      Pages: 173 - 182
      Abstract: Dalam merancang sebuah fungsi ruang, terdapat beberapa hal yang patut diperhatikan, salah satunya mengenai kualitas akustik yang mampu menentukan tingkat kenyamanan dan ketahanan suatu bangunan terhadap bunyi. Bangunan yang menuntut kondisi bunyi yang baik salah satunya ialah bangunan Masjid sebagai tempat ibadah umat Islam yang memerlukan ketenangan dan tingkat kebisingan yang rendah serta distribusi bunyi merata dengan tingkat kebisingan maksimal adalah 30-35dB(A). Dalam penelitian ini terdapat lima bangunan masjid di lokasi Rest Area Tol Cipularang yang menjadi objek pengamatan untuk melihat kualitas akustik masjid tersebut, sumber yang diamati adalah sumber eksternal dengan perilaku bunyi dari luar ke dalam bangunan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif melalui pengamatan dan pengukuran menggunakan Sound Level Meter (SLM) dengan tahapan melalui studi literatur, observasi lapangan dan analisis. Berdasarkan hasil pengamatan dan pengukuran, tidak ditemukan masjid yang memiliki tingkat kebisingan sesuai dengan standar untuk tempat ibadah, dari penelitian ini diketahui masjid yang memiliki tingkat kebisingan paling rendah di Rest Area Tol Cipularang, yaitu Masjid Darul Syari’ah KM. 72A dengan nilai rata-rata paling rendah yaitu sebesar 63.5 dB(A).
      PubDate: 2022-02-27
      DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i2.008
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN OPENNESS TO EXPERIENCE TERHADAP ADAPTASI RUANG
           BEKERJA DI RUMAH

    • Authors: Wibisono Bagus Nimpuno, Rahil Muhammad Hasbi
      Pages: 183 - 190
      Abstract: Ruang dapat melakukan intervensi dan membentuk perilaku seseorang, sehingga aspek psikologi dalam membentuk sebuah ruang perlu diperhatikan berdasarkan kondisi sosial maupun kepribadian dari pengguna supaya memberikan kenyamanan serta memenuhi kebutuhan pengguna secara psikis. Rumah seyogyanya merupakan tempat untuk bernaung, namun pada konteks yang lebih luas rumah dapat dijadikan tempat untuk bekerja dan belajar (terlebih pada kondisi pandemi, dimana banyak aktifitas bekerja maupun belajar dilakukan didalam rumah). Penelitian ini bertujuan untuk menggali keterkaitan kepribadian openness to experience dengan kecenderungan dalam memilih ruang bekerja dirumah sebagai bagian dari proses adaptasi untuk menciptakan sebuah ruang inklusif di rumah. Metode yang digunakan adalah analisis isi dengan data yang diperoleh dari kuesioner. Hasil akhir yang diharapkan adalah sebuah pola model hipotesa adaptasi responden terhadap ruang belajar atau bekerja di rumah berdasarkan tipe kepribadian big five inventory (khususnya seseorang dengan kepribadian openness to experience).
      PubDate: 2022-02-27
      DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i2.009
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • EVALUASI PENGHAWAAN ALAMI PADA MASJID BABAH ALUN WARAKAS, DIBAWAH JALAN
           TOL WIYOTO WIYONO

    • Authors: Kevin Andrian, Abraham Seno Bachrun
      Pages: 191 - 200
      Abstract: Masjid merupakan sarana Muslim beribadah yang dapat menampung jamaah dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, masjid harus memberikan kenyamanan sebanyak mungkin kepada jemaahnya. Akhirnya kenyamanan ini dapat membuat jamaah merasa lebih dekat dengan Allah SWT. Salah satu faktor yang mempengaruhi kenyamanan itu sendiri adalah kenyamanan termal. kenyamanan thermal merupakan bagian penting dari bangunan dalam menunjang produktivitas manusia. Oleh karena itu, desain bangunan masjid harus mengakomodasi tuntutan fisik tersebut. Ruang-ruang yang bermasalah di dalam masjid (mushola) dapat berdampak buruk pada kenyamanan jamaah. Dalam penelitian ini digunakan metode kuantitatif dari beberapa alat ukur kenyamanan. Penelitian berlokasi di Masjid Babah Alun, Warakas. Sebuah Masjid yang terletak di kolong Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta Utara. Standar kenyamanan termal yang baik disesuaikan berdasarkan SNI 03-6572-2001. Penelitian dilakukan selama lima hari pada pagi, siang dan sore hari, sampel diambil dari 14 titik pengukuran (TU), 5 titik pengukuran di luar masjid dan 9 titik pengukuran di dalam masjid. Hasilnya adalah posisi Masjid yang berada di kolong tol membawa keuntungan dan kerugian bagi kenyamanan termal. Keuntungan karena tidak terkena sinar matahari langsung. Kerugiannya, ada aliran udara masuk Masjid yang terpecah dikarenakan ada 2 pier tol. Pecahan ini menyebabkan aliran udara yang masuk tidak sempurna.
      PubDate: 2022-02-27
      DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i2.010
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 34.239.147.7
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-