A  B  C  D  E  F  G  H  I  J  K  L  M  N  O  P  Q  R  S  T  U  V  W  X  Y  Z  

  Subjects -> GEOGRAPHY (Total: 493 journals)
The end of the list has been reached or no journals were found for your choice.
Similar Journals
Journal Cover
UNM Geographic Journal
Number of Followers: 1  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2580-9423 - ISSN (Online) 2597-4076
This journal is no longer being updated because:
    the publisher no longer provides RSS feeds
  • Pengembangan E-Booklet Mitigasi Bencana Banjir Berbasis Masalah Kelas XI
           di SMAN 71 Jakarta

    • Authors: Rafiqa Triarmanti, Rayuna Handawati, Lia Kusumawati
      Pages: 61 - 71
      Abstract: Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berbentuk e-booklet berbasis masalah. Tujuan lain yang ingin dicapai dalam penelitian ini untuk untuk (1) menguji kelayakan bahan ajar berbentuk e-booklet mitigasi bencana banjir berbasis masalah dan (2) mendeskripsikan respon peserta didik terhadap bahan ajar yang dikembangkan. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengacu kepada model yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, & Semmel yaitu model 4D (Define, Design, Development, & Disseminate). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dan lembar validasi. Observasi dan wawancara dilakukan pada tahap awal penelitian. Angket digunakan untuk mengumpulkan data respon peserta diidk sebagai user terhadap penggunaan e-booklet mitigasi bencana banjir. Lembar validasi untuk mengukur kelayakan e-booklet yang dikembangkan. Validasi e-booklet dilakukan oleh 2 orang validator materi dan media. Indikator penilaian kelayakan e-booklet berupa kelayakan isi atau materi, desain, dan pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan analisis metode presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil validasi terhadap e-booklet mitigasi bencana banjir memperoleh rata-rata 76% dari ahli materi 97% dari ahli media yang jika dirata-ratakan mendapatkan kategori “Sangat Layak”. Penilaian guru diperoleh presentase sebesar 91% dengan kategori “Sangat Layak” dan respon peserta didik diperoleh 98% dengan kategori “Sangat Baik”.
      PubDate: 2023-10-05
      DOI: 10.26858/ugj.v6i2.51098
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2023)
       
  • MODEL PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM KOLABORASI PENGELOLAAN SAMPAH DI
           BANK SAMPAH SIPAKARANNU

    • Authors: Yusrawati Yusrawati, Firdaus W Suhaeb
      Pages: 72 - 80
      Abstract: This study aims to find out: how the model of empowering housewives in waste management collaboration at the Sipakannu waste bank, Sambung Jawa Village. This research uses qualitative methods with a descriptive approach. The number of informants in this study was 5 people determined by purposive sampling techniques with criteria 1) Involved and knowing the process of organizing housewife empowerment at the Sipakarannu Waste Bank, 2) Responsible for the implementation of housewife empowerment at the Sipakarannu Waste Bank, 3) Willing to be a research subject for researchers. The data collection techniques used in this study were observation, interview and documentation methods. 3-step qualitative data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study show that: the empowerment of housewives carried out at the Sipacarannu Waste Bank, Sambung Jawa Village, uses an empowerment model for local community development by emphasizing community participation.
      PubDate: 2023-09-30
      DOI: 10.26858/ugj.v6i2.51007
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2023)
       
  • TRADISI A'RATEK PADA ACARA PERNIKAHAN DI DESA CIKOANG, KECAMATAN
           MANGARABOMBANG, KABUPATEN TAKALAR

    • Authors: Syarifah Nikma, Muhammad Zulfadli, Muhammad Rasyid Ridha
      Pages: 81 - 93
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Latar belakang adanya tradisi A'ratek pada acara pernikahan masyarakat di Desa Cikoang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar. 2). Proses pelaksanaan tradisi A'ratek pada acara pernikahan masyarakat di Desa Cikoang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar. 3). Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi masyarakat di Desa Cikoang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar masih melaksanakan tradisi A'ratek pada acara pernikahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah  observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti diantaranya: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil  penelitian menunjukkan 1). Latar belakang adanya tradisi A'ratek pada acara pernikahan masyarakat di Desa Cikoang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar yaitu karena datangnya Sayyid Djalaluddin Al-Aidid yang merupakan sebuah ulama besar dan juga merupakan keturunan ke-29 dari Nabi Muhammad SAW ke Desa Cikoang pada tahun 1638 yang mengajarkan beberapa ajaran-ajaran salah satunya yaitu proses pelaksanaan tradisi A'ratek ke masyarakat di Desa Cikoang ketika ada yang menggelar acara pernikahan. 2). Proses pelaksanaan tradisi A'ratek pada acara pernikahan masyarakat di Desa Cikoang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar yaitu terdapat beberapa tahapan-tahapan dalam proses pelaksanaan tradisi A'ratek yang dimulai dari ammutuli paratek, ammutuli korongtigi, memandikan sang calon pengantin, pembacaan kitab A'ratek, a'pepe'-pepe' dan mapaccing. 3). Faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat di Desa Cikoang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar masih melaksanakan tradisi A’ratek pada acara pernikahan yaitu terdapat dua faktor. Faktor pertama yaitu melestarikan dan mempertahankan kearifan lokal. Sedangkan faktor kedua yaitu mengajarkan kepada anak atau keturunan mereka. 
      PubDate: 2023-09-30
      DOI: 10.26858/ugj.v6i2.45782
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2023)
       
  • ANALISIS PERUBAHAN DAN KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU BERBASIS SISTEM
           INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA JAKARTA BARAT

    • Authors: Hilman Rizq Ratuandyas
      Pages: 94 - 102
      Abstract: Penyediaan dan pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi salah satu persyaratan yang wajib dipenuhi dalam perencanaan tata ruang kota. Meningkatnya alih fungsi lahan dari lahan vegetasi menjadi lahan terbangun seiring dengan pertambahan jumlah penduduk akan berdampak pada ketersediaan ruang terbuka hijau di perkotaan. Salah satu wilayah yang terdampak oleh fenomena tersebut adalah Kota Jakarta Barat yang merupakan wilayah dengan perkembangan yang pesat. Salah satu langkah menanggulangi minimnya ketersediaan ruang terbuka hijau di Kota Jakarta Barat adalah dengan memberikan informasi dan memetakan daerah-daerah ruang terbuka hijau dengan melibatkan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) perubahan RTH di Kota Jakarta Barat tahun 2017 dan 2021, 2) persebaran RTH di Kota Jakarta Barat, dan 3) kebutuhan RTH di Kota Jakarta Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan Citra Sentinel 2A untuk memetakan kondisi eksisting ruang terbuka hijau. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa lahan vegetasi atau ruang terbuka hijau di Kota Jakarta Barat mengalami perubahan sebesar 498,31 ha dari tahun 2017 hingga tahun 2021. Adapun persebaran ruang terbuka hijau dibagi menjadi 6 (enam) klasifikasi yakni Kawasan Hijau Hutan Kota, Kawasan Hijau Taman Kota, Kawasan Hijau Rekreasi, Kawasan Jalur Hijau, Kawasan Hijau Olahraga, dan Kawasan Hijau Pemakaman yang memiliki luas keseluruhan sebesar 21,935 km2 atau 16,93% dari luas wilayah Kota Jakarta Barat. Diketahui juga kebutuhan ruang terbuka hijau berdasarkan jumlah penduduk mengalami kekurangan sebesar 29,791 km2 dan kebutuhan ruang terbuka hijau berdasarkan luas wilayah mengalami kekurangan sebesar 16,927 km². 
      PubDate: 2023-09-30
      DOI: 10.26858/ugj.v6i2.51063
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2023)
       
  • PENGARUH EKSISTENSI TRANSPORTASI UMUM BUS RAPID TRANSIT MAMMINASATA
           TERHADAP DAYA TARIK ANGKOT DI KOTA MAKASSAR

    • Authors: Rusdi Rusdi, Andi Triwenni Wulandari, Ibrahim Ibrahim
      Pages: 103 - 118
      Abstract: This research was conducted to find out: 1) Description of the existence of the mamminasata bus rapid transit public transportation, 2) Description of the attractiveness of public transportation in the city of Makassar, 3) how does the existence of the mamminasata rapid transit bus affect the attractiveness of public transportation in the city of Makassar. The research method used in this study is a descriptive quantitative approach method. The research variables consist of the existence of the mamminasata rapit transit bus(Variable X) and the attractiveness of public transportation (Variable Y). The techniques  used for data collection are observation, questionnaires or questionnaires as well as documentation. The data analysis technique used is descriptive statistics and inferential analysis. Based on the research results, it is known that: 1) The description of the existence of the Mamminasata rapid transit bus (variable X) in the "doubtful" category determines the results of data acquisition from filling out the questionnaire which is presented based on indicators of security, safety, comfort, affordability, repair, service. There were 81 respondents who answered doubtfully from a sample of 100 respondents. This shows that overall the existence of bus rapid transit is still in doubt. 2) The description of the attractiveness of public transportation in Makassar City (variable Y) is in the "doubtful" category. In the data obtained from filling out the research questionnaire based on the comfort of the indicators, the feeling of being comfortable clean, accessibility, facilities and infrastructure. There were 62 respondents who answered in doubt, this shows that those who dominated the filling out of the research questionnaire were in doubt. Therefore, the attractiveness of public transportation in the city of Makassar is included in the "low" category, why is that' "Low" transportation in the city of Makassar is included in the"low" category, why is that' Which shows the level of influence that is "low"
      PubDate: 2023-09-30
      DOI: 10.26858/ugj.v6i2.50718
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2023)
       
  • EFEKTIVITAS PENGGUNAAN OVEN SEBAGAI LAPANGAN PEKERJAAN MASYARAKAT DI DESA
           PADAELO KEC. MATTIRO BULU KAB. PINRANG

    • Authors: Nur Annisa Awaliah, Dalilul Falihin
      Pages: 119 - 124
      Abstract: Penelitian ini dilaksankan tujuannya agar memahami 1). Agar memahami gambaran proses pengeringan gabah menggunakan oven dryer di Desa Padaelo Kec. Mattiro Bulu Kab. Pinrang. 2). Untuk mengetahui efektivitas penggunaan oven dryer sebagai lapangan pekerjaan masyarakat di Desa Padaelo Kec. Mattiro Bulu Kab. Pinrang. Jenis penelitian dipakai yakni kualitatif deskriptif, adapun teknik pengumpulan data dilaksanakan oleh peneliti diantaranya observasi, wawancara, serta dokumentasi. Proses pengumpulan data dilaksanakan peneliti yakni: teknik analisis data memakai reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya menyatakan 1). Gambaran proses pengeringan gabah menggunakan oven dryer di Desa Padaelo Kec. Mattiro Bulu Kab. Pinrang yaitu dengan dimulai memasukkan gabah basah kedalam oven dryer kemudian menyalakan mesin oven dryer, setelah memastikan bak bahan bakar telah terisi maka langkah selanjutnya adalah menyalakan api dengan menekan panel khusus yang ada pada mesin, bahan bakar dipakai pada proses ini yaitu sekam padi. kemudian mesin akan bekerja sendiri hingga gabah menjadi kering sempurna atau memiliki kadar air sekitar 13% sampai 14%. 2). efektivitas penggunaan oven dryer sebagai lapangan pekerjaan masyarakat di Desa Padaelo Kec. Mattiro Bulu Kab. Pinrang yaitu dilihat dari Produktivitas, kemampuan adaptasi, kemampuan berlaba.
      PubDate: 2023-09-30
      DOI: 10.26858/ugj.v6i2.45123
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2023)
       
  • ASPEK SPASIAL MITIGASI DAN PERKIRAAN RESIKO BENCANA GEOLOGI PADA EKS LAHAN
           TAMBANG MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT-8

    • Authors: Tahir Tahir, Daud Yusuf, Hendra Hendra
      Pages: 125 - 137
      Abstract: Mitigation of geological disaster risks in former mining areas is generally defined as an action to reduce the risk of losses due to geological processes (landslides, soil erosion, flooding, and flash floods). In addressing the mitigation of geological disaster risks, planning strategies are required, especially regarding the need for geological disaster mitigation management. The strategic steps of geological disaster mitigation management in former mining areas aim to prevent geological disasters from causing greater impacts. The occurrence of geological disasters is usually given attention only after the disaster has happened. This is a consequence of a lack of understanding and awareness that managing geological disasters, especially those in former mining areas (landslides, soil erosion, flooding, and flash floods), involves a series of geological disaster mitigation management applied at every phase of disaster management activities, including during the formulation of environmental management policies in former mining areas. The character and typology of estimated geological disaster risks in Southeast Sulawesi, especially in former mining areas, include geological disasters causing landslides, soil erosion, flooding, and flash floods. The concept of an action plan for mitigating landslide, soil erosion, flooding, and flash flood disasters, is integrated into the spatial aspect of geological disaster mitigation management. There are four spatial aspects in planning the mitigation of geological disaster risks in former mining areas, namely: (1) hazard identification; (2) vulnerability identification; (3) risk assessment; and (4) land use planning. Geological disaster mitigation management must be able to integrate these four aspects in accordance with prevention strategies and the reduction of geological disaster risks, including the formulation of policies for mitigating geological disasters. Geological disaster mitigation planning should consider processes that are predicted to result in geological disaster risks (landslides, soil erosion, flooding, and flash floods) in former mining areas. Thus, geological disaster mitigation in former mining areas needs to be seriously addressed to avoid negative impacts on the community, especially those living around locations predicted to experience geological disasters
      PubDate: 2023-09-20
      DOI: 10.26858/ugj.v6i2.58967
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2023)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 3.235.182.206
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-
JournalTOCs
 
 

 A  B  C  D  E  F  G  H  I  J  K  L  M  N  O  P  Q  R  S  T  U  V  W  X  Y  Z  

  Subjects -> GEOGRAPHY (Total: 493 journals)
The end of the list has been reached or no journals were found for your choice.
Similar Journals
Similar Journals
HOME > Browse the 73 Subjects covered by JournalTOCs  
SubjectTotal Journals
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 3.235.182.206
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-