A  B  C  D  E  F  G  H  I  J  K  L  M  N  O  P  Q  R  S  T  U  V  W  X  Y  Z  

  Subjects -> SOCIAL SERVICES AND WELFARE (Total: 224 journals)
The end of the list has been reached or no journals were found for your choice.
Similar Journals
Journal Cover
Indonesian Journal of Guidance and Counseling
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2252-6374
Published by Universitas Negeri Semarang Homepage  [78 journals]
  • Perilaku Altruisme Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu
           Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

    • Authors: Tuti Wantu, Maryam Rahim, Irvan Usman, Suryadi S.M Jahati
      Abstract: enelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku altruisme mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Anggota populasi adalah seluruh mahasiswa semester II dan IV Tahun Akademik 2019/2020 Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo yang berjumlah 112 orang, dan yang dijadikan anggota sampel sebanyak 54% atau 60 mahasiswa. Penetapan anggota sampel menggunakan teknik srata random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis persentase.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku altruisme mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo memperoleh rata-rata persentase 70,56% (kategori sedang). Kategori ini merupakan akumulasi dari 5 indikator, yaitu: (1) “kerjasama” sebesar 63,7% (kategori sedang), (2) “berbagi” sebesar 78,6% (kategori tinggi), (3) “menolong” sebesar 76,1% (kategori tinggi), (4) “berderma” sebesar 69,7% (kategori sedang), (5), dan “kejujuran” sebesar 64,7% (kategori sedang).
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60824
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Media Online WhatsApp Group Sebagai Sarana Layanan Bimbingan Konseling di
           Masa Pandemi Covid-19

    • Authors: Lulu Nur Inayah, Yusuf Hasan Baharudin
      Abstract: Pembelajaran di saat pandemik covid-19 memiliki kendala dikarenakan penyebaran penyakit ini sehingga kita harus mematuhi peraturan guna memutus penyebaran covid-19. Siswa tetap melakukan aktivitas pembelajaran seperti biasa. Pembelajaran bisa dilakukan secara online maupun offline menggunakan media yang tersedia seperti watshapp group sehingga siswa dapat mengakses dengan mudah materi yang disediakan oleh guru. Guru juga dapat mendesain model pembelajaran sesuai dengan media yang ada sehingga belajar mengajar menjadi efektif dan mudah dipahami oleh siswa dan pembelajaran tetap berjalan seperti biasa.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60853
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Intervensi Psikologi Positif

    • Authors: Rahmad Agung Nugraha
      Abstract: Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (literature research) dengan demikian tujuan penelitian ini adalah menggabarkan analisis deskriptif, yaitu menggambarkan secara naratif data-data yang didapatkan mengenai Intervensi  psikologi positif.  Ada basis bukti yang cukup untuk mendukung intervensi psikologi positif secara luas di sekolah ( Dawood, 2013). Intervensi  psikologi positif terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar siswa dan meningkatkan kinerja akademik mereka ( Muro dkk., 2018 ). Intervensi  psikologi positif menunjukkan bahwa berhasil diterapkan dan menunjukkan beragam manfaat bagi siswa dalam hal pembelajaran dan kesejahteraan siswa ( Shankland & Rosset, 2017 ).   Ada basis bukti yang cukup untuk mendukung intervensi psikologi positif secara luas di sekolah ( Dawood, 2013). Intervensi Psikologis Positif merupakan instruksi, aktivitas, dan rekomendasi yang didasarkan secara teori dan divalidasi secara empiris yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan. Intervensi Psikologis Positif memfokuskan penggunaan emosi dan kekuatan positif untuk mencapai atau meningkatkan kesejahteraan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pada karakter dan kekuatan positif terkait dengan manfaat kesehatan dan kesejahteraan individu di berbagai bidang kehidupan. Intervensi  psikologi positif terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar siswa dan meningkatkan kinerja akademik mereka ( Muro dkk., 2018 ). Intervensi  psikologi positif menunjukkan bahwa berhasil diterapkan dan menunjukkan beragam manfaat bagi siswa dalam hal pembelajaran dan kesejahteraan siswa ( Shankland & Rosset, 2017).
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60797
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Reduksi Bullying di Sekolah dengan Konsep Karep Suryomentaram

    • Authors: Chr. Argo Widiharto
      Pages: 1 - 12
      Abstract: Permasalahan bullying merupakan permasalahan yang sudah lama terjadi dan terjadi diberbagai Negara di dunia. Sampai saat ini permasalahan bullying di sekolah masih merupakan masalah yang sering muncul bahkan bentuk perilakunya juga bertambah misalnya cyber bullying. Di Indonesia masalah ini juga menjadi hal yang masih selalu ada di sekolah dan berbagai upaya telah banyak dilakukan dalam mengatasi bullying. Beberapa upaya penanganan menggunakan pendekatan dan teori dari Barat sehingga perlu ada terobosan menggunakan teori asli Indonesia. Konsep karep dari Suryomentaram menjadi salah satu alternative untuk mereduksi bullying. Guru BK maupun guru kelas dapat menggunakan konsep mawas diri dan junggringan dalam memahami karep pelaku, korban dan saksi dari kasus bullying. Prinsip utama dalam pelaksanan pemahaman karep ini adalah kandha-takon. Guru BK maupun peneliti perlu mengaplikasikan konsep memahami karep dengan mawas diri dan junggringan tersebut agar menemukan format yang efektif dan efisien.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60834
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Intervensi Konseling Terhadap Mahasiswa yang Mengalami Penurunan Motivasi
           dalam Menyelesaikan Tugas Akhir (Skripsi)

    • Authors: Renie Tri Herdiani
      Pages: 13 - 18
      Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa/i yang mengalami penurunan motivasi dalam menyelesaikan tugas akhir (skripsi). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa menurunnya motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir (skripsi) disebabkan oleh beberapa faktor baik dari dalam diri sendiri maupun dari luar akan tetapi faktor dari diri sendiri lebih dominan. Oleh karena itu perlu dilakukan intervensi konseling dengan harapan dapat membantu mahasiswa/i dalam meningkatkan motivasi dalam menyelesaikan tugas akhir (skripsi).
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60799
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Biblio Konseling Sebagai Upaya untuk Meminimalisir Prokrastinasi Akademik
           Mahasiwa

    • Authors: Erik Teguh Prakoso, Usmani Haryanti
      Pages: 19 - 25
      Abstract: Prokrastinasi ini merupakan salah satu bentuk manifestasi dari menurunnya kinerja kerja seseorang, dan meningkatnya stress. Prokrastinasi pada dasarnya disebabkan oleh banyak faktor, seperti kondisi fisik dan psikis individu, teman sebaya, pola pengasuhan orang tua, kondisi lingkungan dan sebagainya.  Pada kenyataannya perilaku menunda pekerjaan tetap saja terjadi dilingkungan sekolah, tak terkecuali di lingkungan Perguruan Tinggi. Perilaku menunda pekerjaan akademik ini dilakukan pada jam-jam mata kuliah tertentu atau penugasan rumah yang dberikan oleh dosen. Perilaku menunda pekerjaan ini terjadi karena adanya beberapa faktor yang menyebabkan mahasiswa enggan untuk mengerjakan tugas dari dosen mata kuliah tertentu. Terkait dengan penjelasan tersebut konselor hendaknya perlu memberikan pelayanan dalam bentuk pengentasan masalah untuk mengurangi tingkat prokrastinasi akademik yang dilakukan oleh mahasiswa. Salah satu pendekatan saat ini yang mulai dikaji adalah bibliokonseling, yakni pendekatan yang menggunakan media cetak. Menurut Nursalim (2013:13) media bahan cetak adalah media visual yang pembuatannya melalui proses percetakan (printing/offset). Media ini menyajikan pesan melalui huruf dan gambar yang diilustrasikan untuk lebih memperjelas pesan atau informasi yang disajikan. Salah satu jenis media bahan cetak adalah buku teks. Bibliokonseling efektif untuk meminimalisir perilaku prokrastinasi akademik, dapat juga dilihat dalam proses yang dilakukan. Pertama, menyiapkan bacaan yang berisi tentang Prokrastinasi. Persiapan bacaan sangat penting dalam menentukan keberhasilan bibliokonseling. Bacaan disesuaikan dengan individu yang diberi treatment. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dideskripsikan menunjukkan bahwa bibliokonseling efektif untuk meminimalisir perilaku prokrastinasi akademik individu.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60800
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Cyber Counseling Sebagai Layanan Bimbingan dan Konseling di Masa Pandemi

    • Authors: Ayu Siska Tri Mayasari
      Pages: 26 - 34
      Abstract: Adanya virus covid-19 yang menyebar sampai ke indonesia, menyebabkan semua kegiatan yang ada di luar terhenti semua. Dengan adanya virus covid-19, pemerintah mengambil kebijakan lockdown agar mencegah berkembangnya virus covid-19, karena penyebarannya sangat cepat. Kebijakan yang pemerintah ambil yaitu dengan mengadakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Adanya PSBB semua bentuk kegiatan terhenti dari mulai pekerjaan sampai dengan pendidikan dilakukan di rumah. Dengan adanya PSBB tersebut memberikan dampak yang besar salah satunya dalam bidang pendidikan. Bimbingan dan konseling merupakan salah satu bagian dari pendidikan yang mana kegiatan bimbingan dan konseling memberikan layanan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi yang ada pada diri peserta didik. Adanya pandemi ini, salah satu cara yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan melalui cyber counseling. Cyber Counseling merupakan proses bantuan yang dilakukan oleh konselor kepada individu dengan tujuan individu dapat menyelesaikan permasalahannya dan mengembangkan dirinya melalui media internet. Tahap-tahap yang dilaksanakan dalam cyber counseling untuk layanan bimbingan dan konseling juga sama dengan tahap yang dilaksanakan dalam layanan bimbingan dan konseling tatap muka, dengan cyber counseling guru bimbingan konseling dapat memberikan layanan secara optimal.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60801
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Analisis Academic Hardiness pada Mahasiswa FKIP ULM Angkatan 2018

    • Authors: Muhammad Arsyad, Sulistiyana Sulistiyana, Elis Setyowati
      Pages: 35 - 43
      Abstract: Academic Hardiness merupakan karakter kepribadian yang diyakini sebagai salah satu faktor internal yang mempengaruhi prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis terhadap academic hardiness pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat Angkatan 2018. Penelitian yang digunakan adalah penelitian survey kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 1982 dengan jumlah sampel 333 berdasarkan Teknik penarikan sampel Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data mengggunakan angket Academic hardiness. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa angkatan 2018 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat, sebanyak 193 mahasiswa lebih dari setengah responden (58%) tergolong memiliki academic hardiness tinggi dengan uraian pada aspek challenge sebanyak 166 mahasiswa (50%) dengan katagori tinggi, pada aspek control sebanyak 195 mahasiswa (59%) dengan katagori tinggi, dan pada aspek comitment sebanyak 181 mahasiswa (54%) dengan katagori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa Sebagian besar mahasiswa FKIP ULM Angkatan 2018 cenderung mampu memprioritaskan kegiatan akademik dan cukup mampu secara stabil dan bertahan pada berbagai tugas atau tuntutan akademik yang dijalaninya.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60803
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Kecemasan Sosial Siswa SMA Ditinjau Dari Pola Asuh Otoriter dan Pola Asuh
           Permissive Indifferent

    • Authors: Ririanti Rachmayanie Jamain, Eklys Cheseda Makaria, Safira Anggithania
      Pages: 44 - 50
      Abstract: Kecemasan sosial merupakan suatu keadaaan yang ditandai dengan ketidaknyamanan emosional, perasaan tak nyaman dalam kehadiran orang-orang lain rasa takut dan khawatir serta perasaan yang tidak mengenakkan pada situasi sosial. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan antara pola asuh otoriter dan pola asuh permissive indifferent yang di tinjau dari kecemasan sosial siswa SMA Negeri 7 Banjarmasin. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif berjenis komparatif. Pengumpulan data dilakukan memanfaatkan angket dengan skala likert. Teknik pengambilan sampel purposive sampling yang dilakukan pada siswa kelas XI SMA Negeri 7 Banjarmasin dengan jumlah populasi sebanyak 398 dan sampel sebanyak 108 siswa/I. Analisis data dengan metode deskriptif dan regresi linear. Hasil penelitian memerlihatkan bahwasanya ditemukan perbedaan antara X1 X2 dan Y yang memerlihatkan R Square sebesar 0,028 atau 2,8% yang artinya terdapat perbedaan dengan kategori rendah diantara pola asuh otoriter dan pola asuh permissive indifferent yang ditinjau dari kecemasan sosial pada siswa SMA Negeri 7 Banjarmasin. Peneliti seterusnya bisa melaksanakan penelitian menggunakan variabel bebas lainnya yang memungkinkan memberikan hasil yang lebih signifikan dalam perbedaan pola asuh dan juga memperbanyak sampel penelitian.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60804
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Bimbingan Kelompok dengan Permainan Egrang Batok Kelapa Meningkatkan
           Karakter Kerja Keras Generasi

    • Authors: Sulistiyana Sulistiyana, Ririanti Rachmayanie Jamain, Nur Aisya Alamarani
      Pages: 51 - 61
      Abstract: Tujuan penelitian ini menguji keefektifan bimbingan kelompok dengan permainan egrang batok kelapa mampu meningkatkan karakter kerja keras siswa kelas VII SMP Negeri 25 Banjarmasin yang lahir pada zaman generasi Z. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen dengan rancangan Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 25 Banjarmasin. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dari angket karakter kerja keras dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 8 orang, 4 orang sebagai kelompok treatment dan 4 orang sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji Mann-Whitney Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan karakter jerja keras sebelum dan sesudah mengikuti bimbingan kelompok dengan Asymp. Sig (2-tailed)/ Significance (0,021 < 0,05). Ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok  dengan permainan egrang batok kelapa efektif dalam meningkatkan karakter kerja keras generasi Z.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60806
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Pelaksanaan Supervisi Bimbingan dan Konseling di Provinsi Gorontalo

    • Authors: Maryam Rahim, Wenny Hulukati, lham Khairi Siregar
      Pages: 62 - 74
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan supervisi penyelenggaraan bimbingan dan konseling di provinsi Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, yang mendeskripsikan tentang pelaksanaan supervisi penyelenggaraan bimbingan dan konseling di provinsi Gorontalo. Anggota populasi adalah seluruh guru Bimbingan dan Konseling di provinsi Gorontalo yang berjumlah 284 orang. Anggota sampel ditetapkan sebanyak  66 orang 20 (%) dengan memperhatikan wilayah tugas guru bimbingan dan konseling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket sebagi teknik utama dan wawancara sebagai teknik pendukung. Analisis data menggunakan teknik persentase. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi penyelenggaraan bimbingan dan konseling belum sesuai dengan ketentuan dalam supervisi bimbingan dan konseling, terutama dalam hal: (1) 95% guru-guru bimbingan dan konseling menyatakan disupervisi oleh supervisor yang tidak memiliki latar belakang keilmuan bimbingan dan konseling, (2) supervisi lebih menekankan pada aspek administrasi layanan, (3) supervisi lebih banyak menggunakan metode tanya jawab, (3) supervisor cenderung tidak mengamati langsung penampilan guru bimbingan dan konseling/konselor pada saat melaksanakan bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok, (4) supervisor cenderung kurang memberikan informasi tentang kemutakhiran perkembangan pelayanan, (5) sebagian besar supervisor tidak memberikan contoh-contoh teknik layanan bimbingan dan konseling yang dapat mengaktifkan siswa (konseli) pada saat layanan, dan (6) supervisor cenderung tidak melaksanakan supervisi klinis.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60823
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Pembanjiran Informasi, Asertivitas Seksual dan Kekerasan Seksual di
           Perguruan Tinggi

    • Authors: Dini Rakhmawati, Desi Maulida, Yovitha Yuliejantiningsih
      Pages: 75 - 82
      Abstract: Data menunjukkan kampus menempati urutan ketiga lokasi terjadinya tindak kekerasan. Kekerasan seksual terhadap mahasiswa memiliki banyak potensi risiko, baik secara fisik maupun psikologis. Edukasi pencegahan kekerasan seksual terbukti membekali pengetahuan kekerasan seksual yang membangun perilaku dan kondisi menolak kekerasan seksual. Upaya edukasi yang dapat diberikan kepada mahasiswa di Perguruan Tinggi adalah pembanjiran informasi dan pelatihan asertivitas seksual. Pembanjiran informasi yang berkaitan dengan gejala-gejala yang dapat menyebabkan terjadinya kasus-kasus pelecehan atau kekerasan seksual di dunia kampus ini secara intensif dan komprehensif dapat dilakukan agar mahasiswa dapat bersikap waspada dan berhati hati ketika melihat gejala-gejala tersebut dan kemudian memiliki mekanisme alami dalam pencegahan diri sedini mungkin. Upaya berikutnya adalah dengan pelatihan asertivitas seksual. Asertivitas seksual adalah penegasan diri secara seksual atau kemampuan seseorang untuk secara tegas mempertahankan hak seksualnya, untuk menghormati hak orang lain tanpa dilecehkan, dan untuk membuat keputusan seksual tanpa menyakiti orang lain atau pasangannya.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60831
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Konseling Islami untuk Perilaku SEX Beresiko

    • Authors: Heri Saptadi Ismanto
      Pages: 83 - 92
      Abstract: Konseling metode tasawufpada pelaku seks berisiko dilakukan pada tiga responden. Hasil penelitian: (1)alasan individu melakukan sex beresiko: terpengaruh pergaulan dengan teman-teman, terpapar pornografi melihat film porno, terpapar paham sex bebas. Subyek berusia remaja, berusia antara usia 22-24 tahun dan tingkat religiusitas subyek tergolong rendah; (2) nilai-nilai tasawufdalam konseling merupakan konsep layanan konseling dengan keilmuan yang dituntut untuk lebih humanistik, empirik dan fungsional (penghayatan terhadap ajaran Islam). Konseling ini mendiskusikan dan membicarakan bagaimana membina moral umat. Konseling metode tasawufdiawali dari kerangka futuwwah dengan mengaplikasikan sikap zuhud terhadap dunia makrokosmos dan mikrokosmos (manusia). Tahapannya: (a) takhalli (pembersihan hati dari sifat-sifat tercela). (b) tahalli (menghiasi diri dengan sifat-sifat terpuji) (c) tahap tajalli, setelah kedua tahap ini dengan dasar pengolahan batin (esoterik) seseorang akan mampu mengatur dirinya berkehidupan sosial dengan baik; (3) Dampak konseling tasawuf dalam kasus perilaku seks berisiko, subyek ada keinginan agar jiwanya bisa tumbuh sehat, ingin memiliki sifat-sifat yang baik, dan jiwa sehat dengan memiliki sifat-sifat yang terpuji. Hambatannya, perilaku individu yang lebih sehat tidak bertahan lama, maka konseling harus dilakukan berulang-ulang.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60836
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Kejenuhan Belajar Mahasiswa Pada
           Pembelajaran Online

    • Authors: Nindya Ayu Pristanti, Mirza Irawan, Miswanto Miswanto
      Pages: 93 - 104
      Abstract: Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh regulasi emosi terhadap kejenuhan belajar mahasiswa pada pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester 4 program studi bimbingan dan konseling dengan jumlah 149 mahasiswa dengan Sampel 108 mahasiswa yang diambil dengan teknik simple random sampling berdasarkan rumus slovin. Instrumen yang diberikan adalah angket regulasi emosi dan angket kejenuhan belajar. Kemudian, Analisis data menggunakan teknik regresi linier sederhana.  Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi  (0,01<0,05) serta nilai thitung 3,278 > ttabel 1,659. sehingga, Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Regulasi Emosi terhadap Kejenuhan Belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60838
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Implementasi Konseling Lintas Budaya dalam Lingkungan Pesantren di MA
           An-Nawawi Berjan Purworejo

    • Authors: Eki Tri Wahyuni, Tatang Agus Pradana
      Pages: 105 - 112
      Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penerapan konseling lintas budaya dalam lingkungan pesantren di salah satu sekolah menengah atas MA An-Nawawi Berjan Purworejo. Hal ini dikarenakan di sana terdapat keragaman latar belakang budaya antara peserta didik, guru, dan staf di sekolah sehingga guru BK atau konselor dituntut untuk bisa menerapkan konseling lintas budaya di sekolah.  Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif wawancara terpusat. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa penerapan konseling lintas budaya di MA An-Nawawi Berjan Purworejo berjalan dengan baik. Baik peserta didik pesantren maupun non pesantren mampu beradaptasi dengan keragaman budaya di sekolah. Tidak jarang konselor memberikan materi toleransi budaya. Hal itulah yang membuat para peserta didik memiliki toleransi yang tinggi terhadap keragaman budaya sehingga di sekolah tidak ada permasalahan serius yang disebabkan oleh keragaman budaya. Meski begitu, sangat diharuskan bagi konselor untuk memahami keberagaman budaya yang dimiliki oleh konseli agar proses konseling lintas budaya dapat berjalan dengan efektif.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60843
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Pengembangan Platform Digital Terpadu untuk Pengelolaan Kesejahteraan
           Psikologis Guru BK: Analisis Kebutuhan

    • Authors: ribut purwaningrung
      Pages: 113 - 121
      Abstract: Kesejahteraan psikologis merupakan kondisi yang harus dimiliki oleh setiap guru BK. Dengan memiliki kesejahteraan psikologis, guru BK diharapkan mampu memberikan layanan terbaik bagi setiap siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis kebutuhan pengembangan  platform digital untuk pengelolaan kesejahteraan psikologis guru BK. Penelitian dilakukan dengan survey pada 153 responden yang terdiri dari guru BK, dosen BK, dan mahasiswa BK. Hasil menunjukkan bahwa pengembangan platform digital sangat diperlukan oleh ketiga kelompok responden dengan menggunakan berbagai usulan platform seperti aplikasi android, youtube, instagram, website, podcast, dan platform lain. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya dilakukan survey dengan jumlah responden yang lebih banyak dan cakupan wilayah yang lebih luas. Namun demikian, data yang diperoleh sudah dapat digunakan untuk memetakan kebutuhan pengembangan platform digital dan dapat digunakan untuk merancang bakal-prototipe.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60855
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Solution Focus Brief Counseling Strategi Meningkatkan Resiliensi Mahasiswa

    • Authors: Paramita Nuraini
      Pages: 122 - 129
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konseling SFBC terhadap peningkatan resiliensi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pre eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa BK UNIMMA semester akhir yang sedang menempuh skripsi. Subyek penelitian dipilih secara purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 12 mahasiswa. Pengukuran dilakukan dengan angket risiliensi yang terstandar yakni Connor Davidson Resilience Scale (CD-RISC). yang diberikan sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan, selanjutnya diberikan perlakuan berupa SFBC untuk meningkatkan resiliensi mahasiswa.. Metode analisis data menggunakan analisis statistik parametrik dengan uji t sampel berpasangan dengan bantuan SPSS 26 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SFBC berpengaruh terhadap peningkatan resiliensi akademik mahasiswa, hal ini dibuktikan dengan hasil uji t sampel berpasangan dengan probabilitas Sig. (2-tailed) 0,000 <0,0.5.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60857
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Layanan Konseling Kelompok Berbasis IT pada Peserta Didik SD untuk
           Menurunkan Tingkat Penggunaan Gadget Freak di Era Study Frome Home

    • Authors: Mulyani Mulyani, Jamilah Jafar
      Pages: 130 - 136
      Abstract: Penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari Layanan Konseling Kelompok Berbasis IT pada Peserta Didik SD untuk menurunkan tingkat Penggunaan Gadget Freak Di Era Study From Home. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan data yang diperoleh terdapat  15 peserta didik yang terbagi menjadi 2 kategori,11 peserta didik  kategori sedang dengan presentase 73,33% dalam penggunaan gadget dan 4 peserta didik kategori tinggi dengan presentase 26,6%. Jadi dengan melihat hasil data  tersebut maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pemberian layanan konseling kelompok berbasis IT semakin rendah kasus gadget freak pada peserta didik
      PubDate: 2022-11-02
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.61345
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Minat Mahasiswa dalam Pembelajaran Daring

    • Authors: Dwi Asih Kumala Handayani, Elfi Rimayati, Dyah Listyarini
      Pages: 137 - 147
      Abstract: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar minat mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran daring. Bagaimana keberhasilan pembelajaran daring. Adakah faktor lain yang mendukung minat belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan regresi, untuk mengetahui hubungan yang bersifat sebab akibat atau kausal antar variabel serta mendeskriskripsikan kualitas dari hubungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi pelaksanaan pembelajaran daring diperoleh angka 4,1% katagori Sangat Tinggi, 57,14% katagori Tinggi, 40% katagori sedang. Sedangkan hasil distribusi frekuensi minat belajar mahasiswa menunjukkan 40,17% kategori Tinggi, 53,63% katagori sedang, 6,2% katagori rendah. Hasil tersebut dapat dijelaskan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring berada dalam katagori Tinggi dengan perolehan prosentase diatas 50%, sedangkan minat belajar mahasiswa berada dalam katagori Tinggi namun perolehan prosentase dibawah 50%, serta masih terdapat 6,2% dalam katagori rendah. Hasil analisis data regresi linier sederhana diperoleh koefisien determinan sebesar 0,605 atau 60,5%, yang artinya terdapat pengaruh pembelajaran daring terhadap minat belajar mahasiswa sebesar 60%. Kondisi ini menjelaskan ada kemungkinan pengaruh dari variable lain terhadap minat belajar mahasiswa sebesar 40%. Simpulan penelitian, bahwa pembelajaran daring mampu mempengaruhi minat belajar mahasiswa, namun perlu didukung variabel lain untuk mempengaruhi minat belajar mahasiswa.
      PubDate: 2022-11-02
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.61346
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Dinamika Perkembangan Konseling Religius

    • Authors: Wahidin Wahidin
      Pages: 148 - 168
      Abstract: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dinamika perkembangan bimbingan dan konseling religius dalam konteks kesejarahan. Jenis penelitian ini termasuk library research, yakni penggalian data yang bersumber dari literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika perkembangan bimbingan dan konseling religius awal abad 21 mengalami peningkatan luar biasa. Beberapa tonggak berdirinya bimbingan dan konseling religius ditandai dengan: (1) berdirinya kelompok profesional, (2) dibukanya jenjang program doktor, (3) diterbitkan jurnal dan buku teks, (4) dilakukan riset, (5) dibuka  pusat penanganan, dan (6) tersebarnya literatur teori bimbingan dan konseling religius. Perkembangan bimbingan dan konseling religius/spiritual sejak 2008 hingga 2019 menunjukkan bahwa terdapat lima obyek penelitian, yaitu (1) landasan konseling religius, (2) penggunaan sumber daya religius dalam praktik bimbingan dan konseling, (3) pelatihan bimbingan dan konseling religius, (4) penerapan bimbingan dan konseling religius untuk kesehatan fisik dan mental, dan (5) bimbingan dan konseling religius dalam perspektif Islami.
      PubDate: 2022-11-02
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60830
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • ndigenous Counseling : Meramu Syiiran Jawa dalam Pemikiran KHR Asnawi

    • Authors: Muhamad Rozikan
      First page: 169
      Abstract: Tujuan utama dalam penulisan ini adalah untuk merumuskan konsep indigenous cuonseling yang didasarkan pada kearifan budaya lokal. Secara khusus, tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: a) Mendiskripsikan dan menganalisis Syirian Jawa dalm pemikiran KHR Asnawi, b) Mengetahui dan menganalisis relevansi nilai nilai konseling dalam pemikiran KHR Asnawi dengan Konseling. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif jenis discourse analysis, atau analisis wacana. Analisis wacana adalah studi tentang struktur pesan dalam suatu komunikasi atau  tela’ah mengenai aneka fungsi (pragmatik) bahasa. Dengan memahami pemikiran KHR Asnawi yang mengajarkan nilai pendidikan akhlak pada Allah, akhlak pada Rasulullah, dan akhlak pada sesama manusia, peran seorang konselor dapat menjadi pendamping bagi klien untuk membantu klien agar dapat mengatasi masalah yang dihadapi.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60829
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Survey Tingkat Academic Dishonesty oleh Siswa SMA di Cilacap pada Masa
           Pandemi Covid-19

    • Authors: Imam Abadan Taufik, Nafisatul Ulumil Mubarokah, Wahab Lana, Susilawati Susilawati
      First page: 186
      Abstract: Academic Dishonesty adalah suatu kecurangan akademik sebagai perilaku yang menyimpang atau menggunakan cara-cara tidak sah seperti mencotek, plagiarisme, bekerja sama dalam kecuranagn ujian, maupun memalsukan data yang dilakukan oleh siswa untuk mencapai hasil ujian yang benar, utuk mencapai keberhasilan atau menghindari kegagalan. Artikel ini bertujuan untuk meneliti tentang tingkat academic dishonesty oleh siswa di Cilacap pada masa pandemic covid-19 dilihat dari perbedaan jenis kelamin dan perbedaan usia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Data penelitian ini diperoleh dengan cara membagikan kuesioner kepada sejumlah siswa sekolah menengah atas, yang dimana responden akan menjadi sampel.
      PubDate: 2022-09-30
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60852
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
  • Studi Literatur: kompetensi multikultural guru BK dalam mendukung
           keberhasilan layanan konseling multikultural

    • Authors: Endang Rifani
      Pages: 196 - 204
      Abstract: Konseling multikultural salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru BK untuk membantu memberdayakan konseli, dalam prosesnya tak jarang guru BK  mengalami banyak hambatan yang mana guru BK kesulitan dalam pelaksanaan konseling multikultural seperti menyelaraskan diri dengan konseli yang memiliki latarbelakang budaya yang berbeda dengan guru BK, ini membutuhkan kompetensi multikultural agar guru BK mampu melaksanakan layanan konseling sesuai dengan tujuan yang direncanakan. Tujuan dari penulisan artikel ini yakni untuk menjabarkan Karakteristik kompetensi multikultural guru BK yang dapat diaplikasikan dan dikuasai oleh guru BK dalam melaksanakan konseling multikultural beserta penyajian beberapa temuan hasil penelitian terkait dengan contoh kasus yang dapat diintervensi melalui konseling multikultural.
      PubDate: 2022-11-03
      DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.61770
      Issue No: Vol. 11, No. 2 (2022)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 44.200.169.3
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-