A  B  C  D  E  F  G  H  I  J  K  L  M  N  O  P  Q  R  S  T  U  V  W  X  Y  Z  

  Subjects -> SCIENCES: COMPREHENSIVE WORKS (Total: 374 journals)
The end of the list has been reached or no journals were found for your choice.
Similar Journals
Journal Cover
PENDIPA : Journal of Science Education
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2086-9363 - ISSN (Online) 2622-9307
Published by Universitas Bengkulu Homepage  [25 journals]
  • Pengembangan Media Edukatif Monopoly pada Pembelajaran IPA di Kelas VII
           SMP Tema Pelestarian Lingkungan

    • Authors: Shafira Meilani Rahma Tri Cahyani, Sjaifuddin Sjaifuddin, Adi Nestiadi
      Pages: 315 - 321
      Abstract: Monopoly educational media with the theme of environmental preservation is an educational media adapted from the game of monopoly as a learning support, thus helping in growing students' learning motivation to get better learning outcomes. The purpose of this study is to develop and determine the level of validity of the monopoly educational media that has been made. The research method used is Research and Development (R&D) according to Borg and Gall (1983) which was adapted into three stages, namely (1) searching and collecting data, (2) planning, and (3) developing the initial product form. The results of the study based on the validity test of the monopoly educational media with the theme of enviromental preservation for class VII SMP obtained an average score of 81,45% with a very valid category.Media edukatif monopoly tema pelestarian lingkungan merupakan media edukatif yang diadaptasi dari permainan monopoli sebagai penunjang pembelajaran, sehingga membantu dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa untuk mendapatkan hasil belajar yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan dan mengetahui tingkat kevalidan media edukatif monopoly yang telah dibuat. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) menurut Borg and Gall (1983) yang diadaptasi menjadi tiga tahapan yaitu (1) pencarian dan pengumpulan data, (2) perencanaan, dan (3) mengembangkan bentuk produk awal. Hasil penelitian berdasarkan uji kevalidan media edukatif monopoly tema pelestarian lingkungan untuk kelas VII SMP memperoleh nilai rata-rata 81,45% dengan kategori sangat valid.
      PubDate: 2022-01-05
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.315-321
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Science Process Skills dengan Tema
           Transportasi si-Hijau untuk Melatih Keterampilan Komunikasi Sains Siswa
           SMP Kelas VIII

    • Authors: Lilis Suryani, Siti Romlah Noer Hodijah, Annisa Novianti Taufik
      Pages: 322 - 330
      Abstract: Latar belakang dari penelitian ini didasari dengan permasalahan saat studi kasus lapangan mengenai pelaksanaan pembelajaran IPA di SMP. Bahan ajar yang digunakan belum tepat untuk melibatkan peserta didik dalam proses pembelajarannya sehingga keterampilan proses sains siswa belum maksimal. Tujuan dari penelitian ini yakni mengembangkan bahan ajar e-modul berbasis SPS untuk melatih keterampilan komunikasi sains siswa SMP kelas VIII serta mengukur tingkat validitas dari produk yang dikembangkan tersebut. Metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) model 3-D yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Pada tahap pengembangan telah dihasilkan e-modul IPA yang divalidasi oleh 2 validator ahli dari dosen IPA Untirta dan 3 validator praktisi dari guru IPA kelas VIII di 3 sekolah yang berbeda. Produk divalidasi berdasarkan penilaian dari aspek materi dan media penyajian. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa persentase kevalidannya produk sebesar 87,3% yang termasuk dalam kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa E-Modul IPA Berbasis Science Process Skills (SPS) dengan Tema Transportasi si-Hijau untuk Melatih Keterampilan Komunikasi Sains Siswa SMP Kelas VIII dapat dinyatakan sangat valid.
      PubDate: 2022-01-09
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.322-330
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengaruh LKS Kimia Berbasis Problem Solving terhadap HOTS (Higher Order
           Thinking Skills)

    • Authors: Faizah Faizah, Suciati Rahayu Widyastuti
      Pages: 331 - 337
      Abstract: Pentingnya keterampilan abad 21 yang harus dimiliki oleh siswa diantaranya berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/ HOTS), berbagai upaya telah dilakukan agar Indonesia tidak lagi menempati peringkat bawah saat mengikuti tes Programme
      Internationale for Student Assesment (PISA) diantaranya melalui kurikulum 2013. Dalam kurikulum 2013 siswa diajak lebih aktif, mampu berpikir kritis, mampu memecahkan masalah dengan baik serta menggali kemampuan HOTS. Kemampuan menganalisis, mengkreasi dan mencipta merupakan komponen HOTS. Dalam kegiatan pembelajaran, salah satu media yang dapat membuat siswa aktif serta mendukung keterampilan HOTS siswa adalah dengan menggunakan LKS. Adapun Tujuan Penelitian ini sebagai berikut; 1) Mengetahui analisis deskripsi HOTS siswa sebelum dan setelah pembelajaran menggunakan LKS kimia berbasis problem solving, 2) Menemukan pengaruh penggunaan LKS kimia berbasis problem solving terhadap HOTS siswa Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Lokasi penelitian dilakukan di SMA Negeri 3 dengan subjek penelitian kelas XII MIPA sebanyak 2 (kelas) masing-masing sebagai kelas kontrol dan eksperimen. Teknik pengumpulan meliputi metode dokumentasi dan tes HOTS. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, tingat kesukaran dan daya beda Terhadap soal HOTS serta uji hipotesis uji hipotesis setelah melakukan pengujian prasyarat. Uji hipotesis menggunakan uji statistic parametrik yaitu uji independent Sample t-test. hasil analis uji hipotesis menunjukan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,047, artinya nilai sig.(2-tailed) 0,047 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada penerapan LKS problem solving terhadap HOTS pada siswa SMA Negeri 3 Cirebon.
      PubDate: 2022-01-11
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.331-337
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengembangan E-modul Berbasis Flip Pdf Professional Tema Global Warming
           Sebagai Sumber Belajar Mandiri Siswa Kelas VII

    • Authors: Eha Lestari, Lukman Nulhakim, Dwi Indah Suryani
      Pages: 338 - 345
      Abstract: Pengembangan e-modul dapat digunakan sebagai sumber belajar mandiri peserta didik dalam menunjang
      belajar ditengah pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul berbasis flip pdf
      professional tema global warming dan untuk mengetahui seberapa valid media tersebut.Sebagai sumber
      belajar mandiri siswa kelas VII.Penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D).
      Desain penelitian yang digunakan Borg and Gall. Jenis data yang digunakan adalah kuantitatif
      pengumpulan data dilakukan dengan lembar instrumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah
      deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Hasil sumber belajar e-modul yang telah
      dikembangkan berupa aplikasi app berbentuk offline dan link berbentuk online mencangkup materi global
      warming. (2) Hasil media e-modul valid digunakan menurut para ahli materi, ahli media dan guru IPA
      dengan persentase 76%, 85%, 100%. Sehingga media yang telah dikembangkan valid digunakan sebagai
      sumber belajar mandiri siswa dalam proses pembelajaran.
      PubDate: 2022-01-24
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.338-345
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Analisis Pembelajaran IPA Berbasis Praktikum di SMP Negeri se–Kecamatan
           Pontang Kabupaten Serang

    • Authors: Khaerunnisah Khaerunnisah, Mudmainah Vitasari, Dwi Indah Suryani
      Pages: 346 - 352
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran IPA berbasis praktikum di SMP Negeri se – Kecamatan Pontang Kabupaten Serang, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, sampel penelitian ini adalah guru mata pelajaran IPA dan peserta didik kelas IX yang diambil dengan teknik pengambilan sampling random hingga mencapai jumlah sampel secara keseluruhan 150 responden. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Data hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa : 1) Persiapan pembelajaran IPA berbasis praktikum sebesar 3,921 ; 2) Pelaksanaan pembelajaran IPA berbasis praktikum sebesar 4,612 ;, dan 3) Tindak lanjut pembelajaran IPA berbasis praktikum sebesar 5,455. Jumlah keseluruhan hasil skor pembelajaran IPA berbasis praktikum sebesar 13,988 berada pada kategori baik.
      PubDate: 2022-02-05
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.346-352
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Analisis Buku Teks IPA SMP Kelas VII Berdasarkan Muatan Kemampuan Berpiki
           Kreatif pada Tema Udaraku Bersih

    • Authors: Neneng Giniati Rohmah, Suroso Mukti Leksono, Adi Nestiadi
      Pages: 353 - 360
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemunculan muatan kemampuan berpikir kreatif dan mendeskripsikan aspek kemampuan berpikir kreatif dalam buku teks IPA SMP kurikulum 2013 kelas VII pada tema udaraku bersih yang digunakan di Provinsi Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan statistik deskriptif. Intrumen yang digunakan yaitu instrumen muatan aspek kemampuan berpikir kreatif yang dimodifikasi dari Munandar (2009) pada masing-masing buku teks. Hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa kemunculan tiap aspek pada buku IPA kelas VII tema udaraku bersih terbitan Kemendikbud adalah aspek kelancaran (fluency) yaitu sebesar 75% kategori sesuai, aspek keluwesan (flexibility) 66,67% kategori sesuai, aspek keaslian (originality) 66,67% kategori sesuai, dan aspek elaborasi (elaboration) 66,67% kategori sesuai. Kemunculan aspek pada buku IPA kelas VII tema udaraku bersih terbitan Yudhistira yaitu aspek kelancaran (fluency) 50% kategori cukup sesuai, aspek keluwesan (flexibility) 33,33% kurang sesuai, aspek keaslian (originality) 33,33% kurang sesuai, dan aspek elaborasi (elaboration) 100% sangat sesuai. Kemunculan aspek pada buku IPA kelas VII tema udaraku bersih terbitan Erlangga yaitu aspek kelancaran (fluency) 50% cukup sesuai, aspek keluwesan (flexibility) 66,67% sesuai, aspek keaslian (originality) 33,33% kurang sesuai, dan aspek elaborasi (elaboration) 66,67% kategori sesuai
      PubDate: 2022-02-14
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.353-360
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengembangan Videoscribe Tema Transportasi Si-Hijau Untuk Melatih
           Keterampilan Komunikasi Sains Siswa SMP Kelas VIII

    • Authors: Kevin Ledya, Lukman Nulhakim, Vica Dian Aprelia Resti
      Pages: 361 - 370
      Abstract: ABSTRAKBerdasarkan analisis masalah pada latar belakang dibuatlah produk media pembelajaran videoscribe tema transportasi si-hijau sebagai salah satu alternatif solusi untuk melatih keterampilan komunikasi sains siswa. Kemudian dilakukan validasi oleh ahli dan praktisi untuk memperoleh data kevalidan produk media pembelajaran videoscribe. Model penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan (Research & Development) yang mengacu pada model pengembangan dari Thiagarajan (1974) yang terdiri dari 3 tahap yaitu define, design dan development. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara dan lembar validasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kevalidan produk media pembelajaran videoscribe tema transportasi si-hijau diperoleh nilai rata-rata sebesar 77,13% dengan kategori valid. Berdasarkan hasil validasi ahli dan praktisi pengembangan videoscribe tema transportasi si-hijau untuk melatih keterampilan komunikasi sains siswa SMP kelas VII ini valid untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
      PubDate: 2022-02-20
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.361-370
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengembangan Lembar Kerja Siswa Learning Cycle 7E Berbantuan QR Code Untuk
           Menumbuhkan Keterampilan Proses Sains Tema Air Tercemar Menjadi Bersih

    • Authors: Riama Br Pakpahan, Suroso Mukti Leksono, Adi Nestiadi
      Pages: 371 - 378
      Abstract: Pengembangan LKS Learning Cycle 7E berbantuan QR Code untuk menumbuhkan keterampilan proses sains tema air tercemar menjadi bersih bertujuan untuk menyajikan hasil pengembangan dan mendeskripsikan tingkat kevalidan LKS yang telah dibuat. Metode penelitian yg digunakan adalah penelitian dan pengembangan Research and Development (R & D) dengan model penelitian dan pengembangan yang digunakan mengacu pada Borg and Gall (1983) melalui modifikasi yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan peneliti dengan dibatasi pada 3 tahapan saja yaitu: tahap pencarian dan pengumpulan data (research and information collecting), perencanaan (planning), pengembangan awal produk (develop preliminary form of product). Instrumen yang digunakan yaitu lembar instrumen angket untuk uji kevalidan yang akan dilakukan oleh ahli materi dan desain. Data dianalisis secara deskripstif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil kevalidan LKS Learning Cycle 7E berbantuan QR Code untuk menumbuhkan keterampilan proses sains tema air tercemar menjadi bersih bahwa nilai rata-rata keseluruhan sebesar 89,72 dengan kategori “sangat valid”.
      PubDate: 2022-02-25
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.371-378
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Studi Korelasi Pengetahuan Sains dan Sikap Terhadap Sains di SMA Santo
           Paulus Pontianak

    • Authors: Suliono Suliono, Afandi Afandi, Indri Astuti
      Pages: 379 - 385
      Abstract: Indonesian education currently focuses on improving 21st-century skills, one of which is scientific literacy. This study aims to provide information related to the profile of general science knowledge and attitudes towards science and the relationship between scientific knowledge and attitudes towards science. This research was a quantitative descriptive study using the High School General Science Knowledge Survey and Modified Attitudes toward Science Inventory instrument. The correlation of the two variables has been tested by the Pearson Product moment test using SPSS with a significance level of 5%. The results showed that the student's general science knowledge achievement was in the medium category with an average score of 44.06. Students have the lowest achievement in the aspect of designing and evaluating scientific investigations and the highest in the aspect of explaining scientific phenomena. Attitudes towards science on the indicators of perception of the teacher and the value of science to society showed positive approval in the high category, while attitudes toward the indicators of anxiety towards science, confidence in science, and the desire to do science were in the medium category. The results of the correlation test found the value of sig. (2-tailed) 0.114 > 0.05. Thus, it was concluded that there was no significant effect between attitudes towards science and knowledge of science.
      PubDate: 2022-03-02
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.379-385
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Scientific
           Approach Menggunakan Macromedia Flash untuk Meningkatkan Kemampuan
           Pemecahan Masalah Matematika

    • Authors: Indri EkaYulia Sari, Irwan Irwan, Edwin Musdi, Yerizon Yerizon
      Pages: 386 - 393
      Abstract: This research was a development research using the Plomp model with 3 phases, namely preliminary research consisting of: needs analysis, curriculum analysis, concept analysis and analysis of student characteristics. The development or prototyping phase consists of: self evaluation and expert review, one-to-one evaluation and small group evaluation. And the assessment phase consists of testing the effectiveness by testing the results of learning mathematics. The results of this study indicate that the average score of the material aspect by mathematicians is 85.84%; educational technology expert 81.82%; and linguists 93.75%. Therefore, multimedia obtained a total average score of 89.10% or very valid criteria. Based on the multimedia practicality test conducted by an educator and 6 students, it shows that multimedia gets an average score of 86.15% or very practical criteria with an average of 81.67% by the teacher's response and 90.63% by the student's response. Based on the multimedia effectiveness test by giving math problem solving test questions obtained 78.26% of students who meet completeness, this shows that multimedia mathematics meets the criteria of being very valid, very practical and very effective for improving mathematical problem solving for students of MTs Muhammadiyah Class VIII.
      PubDate: 2022-03-10
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.386-393
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Perbandingan Analisis Biaya Penggunaan Antibiotik Seftriakson Tunggal
           Dengan Kombinasi Antibiotik Lain Pada Pasien Pneumonia Komunitas

    • Authors: Septianita Hastuti, Zainul Islam, Zamzamy Amaliah, Dandung Ruskar
      Pages: 394 - 403
      Abstract: Community Acquired Pneumonia (CAP) menurut IDSA adalah infeksi akut parenkim paru yang ditandai dengan adanya cairan paru pada foto toraks atau terdeteksinya perubahan suara nafas dan atau ronki basah lokal bila pemeriksaan fisik paru konsisten dengan pneumonia pada pasien yang belum dirawat di rumah sakit atau tempat perawatan kesehatan lainnya dalam waktu 1 hari sejak timbulnya gejala. Pneumonia yang didapat dari komunitas telah menunjukkan perbaikan klinis dalam 72 jam pertama setelah penggunaan antibiotik awal. Pada penelitian ini antibiotik yang digunakan adalah seftriakson tunggal dan seftriakson dengan antibiotik kombinasi lain sebagai terapi pengobatan pneumonia komunitas yang dilakukan di RS X tahun 2020. Berdasarkan data di RS X, pasien dengan penderita pneumonia komunitas lebih dominan diderita oleh pasien perempuan. Pengobatan pada pneumonia komunitas bertujuan untuk membandingkan penggunaan antibiotik menggunakan Cost Effectiveness Analysis (CEA). Kategori outcome yang dibandingkan dari hasil penelitin ini adalah berdasarkan kondisi pasien saat pulang, biaya medik langsung dan lama perawatan. Berdasarkan hasil Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) yang menggunakan terapi antibiotik seftriakson tunggal lebih rendah sebesar Rp. 281.113/hari dengan lama perawatan 4 hari dan pasien dengan terapi seftriakson dengan antibiotik kombinasi lain lebih tinggi sebesar Rp. 720.276/hari dengan lama perawatan 3 hari. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terapi antibiotik yang lebih cost effectiveness adalah dengan menggunakan terapi seftriakson tunggal dibandingkan dengan terapi seftriakson dengan antibiotik kombinasi lain.
      PubDate: 2022-03-20
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.394-403
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Analisis Faktor Kesulitan Belajar IPA Konsep Kelistrikan Kelas IX SMP Di
           Kabupaten Pandeglang

    • Authors: Aas Rosita, Suroso Mukti Leksono, Lulu Tunjung Biru
      Pages: 404 - 409
      Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil analisis faktor kesulitan belajar IPA konsep kelistrikan kelas IX SMP di Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini di latar belakangi oleh adanya kesulitan belajar yang di alami oleh siswa sehingga menyebabkan kurangnya hasil belar yang memuaskan. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 guru IPA kelas IX dan 30 siswa kelas IX. Penelitian ini di laksanakan di SMP di Kabupaten Pandeglang yaitu SMPN 1 Cimanggu, SMPN 1 Sumur dan SMPN 1 Cibaliung. Penelitian ini di laksanakan pada tahun ajaran 2020-2021 semester ganjil. Hasil yang di dapatkan dalam penelitian ini berasal dari hasil angket dan wawancara. Perolehan data hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor kesulitan belajar konsep kelistrikan SMP di Kabupaten pandeglang adalah rendahnya pemahaman konsep sebanyak 77,8%, kemampuan matematis sebanyak 83,4% dan kemampuan mengkonversi satuan sebanyak 78,0%.
      PubDate: 2022-03-27
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.404-409
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengembangan E-Modul berbasis Pola Argumentasi Toulmin untuk Meningkatkan
           Argumentasi Siswa pada Materi Asam Basa

    • Authors: Rahmah Widiastiningsih, Asrial Asrial, Muhammad Haris Effendi-Hasibuan
      Pages: 410 - 414
      Abstract: Penelitian ini merupakan bagian dari proyek penelitian pengembangan bahan ajar berbasis argumentasi untuk membantu meningkatkan kemampuan argumentasi peserta didik dalam mata pelajaran kimia. Sementara itu, erdapat pula penelitian lain yang telah mengembangkan model pembelajaran, bahan ajar dan kumpulan soal argumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengembangan e-modul, kelayakan e-modul berdasarkan persepsi konsep dan praktisi, serta keefektifan e-modul yang dikembangkan sebagai bahan ajar berdasarkan pola argumentasi Toulmin. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development), dengan menggunakan kerangka ADDIE. Uji coba produk dilakukan di SMA Negeri 5 Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konseptual oleh ahli materi dan ahli media mencapai kelayakan dilihat dari persentase skala interval yang meningkat dengan kategori sangat baik. Hasil kelayakan praktisi berdasarkan respon guru kategori sangat baik dan siswa dari kedua kelompok dengan hasil uji korelasi nilai Sig. (2-tailed) 0,003, maka terdpat korelasi, kemudian intaclass correlation coefficient adalah sebesar 0,629 dalam kategori “tinggi”. Uji keefektifan dilihat dari rata-rata N-Gain score untuk kelas eksperimen adalah sebesar 43,7387 termasuk dalam kategori “kurang efektif”. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dilihat dari hasil belajar dengan nilai Sig. (2-tailes) adalah 0,000 < 0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar kelas eksperimen (menggunakan e-modul berbasis pola argumentasi toulmin) dan kelas kontrol (menggunakan e-modul tanpa pola argumentasi toulmin).
      PubDate: 2022-03-29
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.410-414
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengembangan E-Modul Pelestarian Lingkungan Berbasis Problem Based
           Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP

    • Authors: Nia Nia, Suroso Mukti Leksono, Adi Nestiadi
      Pages: 415 - 421
      Abstract: Pengembangan e-modul pelestarian lingkungan berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siwa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan e-modul pelestarian lingkungan berbasis PBL yang telah dibuat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research & Development), dengan model penelitian menurut Borg & Gall (1983) tetapi tahapannya dibatasi oleh peneliti dan dimodifikasi sesuai kebutuhan. Tahapan dalam penelitian ini terdiri dari tahap pertama yaitu pencarian dan pengumpulan data, Tahap kedua yaitu tahap perencanaan, Tahap ketiga yaitu pengembangan produk awal, yang terdiri dari pembuatan desain E-Modul, validasi dan revisi produk. E-modul yang dikembangkan kemudian divalidasi dan dilakukan revisi berdasarkan saran ahli. Tingkat kevalidan e-modul yang dikembangkan berdasarkan hasil validasi ahli mempeoleh nilai persentase ahli materi sebesar 82,8% dengan kategori sangat valid. Sedangkan validasi ahli media memperoleh nilai persentase sebesar 83,3% dengan kategori sangat valid. berdasarkan hasil penilaian ahli tersebut maka E-Modul Pelestarian Lingkungan berbasis Problem Based Learning ini dinyatakan valid dan layak digunakan di lapangan setelah dilakukan revisi berdasarkan saran ahli.
      PubDate: 2022-03-30
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.415-421
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Analisis Miskonsepsi Siswa SMP pada Konsep Getaran dan Gelombang

    • Authors: Haerunnisa Haerunnisa, Prasetyaningsih Prasetyaningsih, Lulu Tunjung Biru
      Pages: 428 - 433
      Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil Ujian Nasional (UN) tahun 2018/2019 di SMP Kabupaten Serang pada konsep materi gelombang, listrik, dan magnet memperoleh nilai rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana miskonsepsi siswa SMP pada konsep getaran dan gelombang menggunakan four tier test. Penelitian ini dilakukan di SMP Kabupaten Serang. Metode yang digunakan yaitu mixed methods dengan desain squential explanatory design, dan sampel dalam penelitian ini yaitu 60 siswa yang berasal dari satu kelas terpilih dari ketiga sekolah tersebut. Instrumen yang digunakan adalah instrumen four tier test, lembar validasi ahli, dan pedoman wawancara siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat miskonsepsi siswa SMP pada konsep getaran dan gelombang di Kabupaten Serang sebesar 58,7% dengan kategori sedang. Persentase miskonsepsi tertinggi terdapat pada indikator membedakan karakteristik gelombang transversal dan gelombang longitudinal sebesar 64,2% dengan kategori tinggi, persentase terendah terdapat pada indikator menentukan bentuk gelombang transversal dan gelombang longitudinal sebesar 56,7% dengan kategori sedang. Adapun penyebab miskonsepsi yaitu berasal dari siswa, guru, dan lingkungan seperti teman sekelas.
      PubDate: 2022-04-12
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.428-433
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pemanfaatan Hasil Penelitian Pengaruh Logam Berat Cu Terhadap Pertumbuhan
           Udang Windu (Penaeus monodon) Sebagai Sumber Belajar Biologi Pada
           Subkonsep Pencemaran Lingkungan SMA

    • Authors: Hesti Hesti, Etty Riani, Rida Oktorida Khastini, Sjaifuddin Sjaifuddin
      Pages: 434 - 442
      Abstract: Sumber pembelajaran biologi berdasarkan hasil penelitian dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan aktivitas ilmiah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil penelitian pengaruh logam berat Cu terhadap pertumbuhan udang windu untuk diterapkan sebagai sumber belajar. Penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UNTIRTA Kota Serang, Banten. dan beberapa sekolah negeri di Provinsi Banten, antara lain SMAN 4 CILEGON, SMAN 5 Cilegon, SMAN 1 Anyer, dan SMAN 1 Cinangka. Tiga tahapan dilakukan: identifikasi proses dan produk penelitian, seleksi dan modifikasi hasil penelitian, serta penerapan dan pengembangan hasil penelitian untuk diimplementasikan sebagai sumber belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah awal dalam mengimplementasikan temuan penelitian sebagai sumber belajar adalah merancang tahapan pembelajaran yang menitikberatkan pada keterampilan proses sains melalui mengamati, menganalisis, menyimpulkan, dan mengomunikasikan dengan menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Hasil penelitian pengaruh logam berat Cu terhadap pertumbuhan udang windu terkait KD 3.11 dan 4.11 pada subkonsep pencemaran lingkungan kelas X SMA dapat dijadikan sebagai fakta dan konsep. Pencemaran lingkungan baik yang disebabkan oleh aktivitas manusia maupun alam mengganggu keseimbangan alam lingkungan, sehingga perkembangan biota terhambat akibat cemaran logam berat Cu menjadi masalah utama yang dibahas dalam proses pembelajaran.
      PubDate: 2022-04-15
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.434-442
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Implementasi Model Inkuiri Terbimbing Berbasis Blended Learning Untuk
           Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Laju Reaksi

    • Authors: Resti Diah Sugita, Muchlis Muchlis
      Pages: 443 - 450
      Abstract: Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing berbasis blended learning, aktivitas peserta didik saat dilaksanakannya pembelajaran, respon peserta didik terhadap pembelajaran dan peningkatan nilai hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental dengan One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI-MIPA 1 SMAN 1 Gedangan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 33 orang. Setelah dilakukannya penelitian, didapatkan hasil yang berupa 1) Keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan pertama adalah 98,45% serta pada pertemuan kedua adalah 98,23% dengan kategori sangat baik; 2) Aktivitas peserta didik pada kegiatan pembelajaran yang dilakukan pada pertemuan satu sebesar 94,61% dan pada pertemuan kedua sebesar 95,38% dengan keduanya berada pada kategori sangat baik. 3) Respon peserta didik pada kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan memiliki persentase 96,97 dengan kategori sangat baik. 4) Terjadi peningkatan nilai hasil belajar dengan persentase N-gain sebesar 77,94% termasuk kategori tinggi dan persentase ketuntasan klasikal hasil belajar peserta didik sebesar 87,88%. Berdasarkan data hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi laju reaksi.
      PubDate: 2022-04-17
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.443-450
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Penggunaan Aplikasi OKTAVE Sebagai Alat Bantu Pembelajaran Topik Sistem
           Persamaan Linier

    • Authors: Nia Maharani
      Pages: 451 - 456
      Abstract: Matematika merupakan salah satu mata kuliah wajib yang ada di kampus STMIK STIKOM Indonesia. Mata kuliah ini membahas berbagai macam topik salah satunya adalah sistem persamaan linier. Dalam sistem pesamaan linier dibahas bagaimana cara memecahkan sistem persamaan linier untuk 2 variabel dan 3 variabel serta variabel yang lebih tinggi menggunakan cara analitik dan cara numerik. Dalam nencari solusi sistem persamaan linier semakin banyak variabel yang digunakan dalam sistem persamaan linier maka semakin banyak tahapan – tahapan yang ditempuh untuk mencari solusi dan waktu yang dibutuhkan juga akan semakin lama. Disamping itu tingkat ketelitian juga semakin tinggi. Dari uraian di atas maka diperlukan suatu alat bantu sebagai salah satu pilihan dalam proses pembelajaran yaitu dengan memanfaatkan aplikasi OKTAVE. OKTAVE merupakan perangkat lunak bebas GNU yang dipakai untuk analisis numerik dan setara dengan kemampuan MATLAB yang dikembangkan oleh Jhon E Waton dan rilis perdana 1988. Alasan menggunakan OKTAVE online agar mahasiswa dapat mengkakses kapan saja dan dimana saja selama ada koneksi internet. Data dalam penelitian ini adalah berupa hasil tes dari 56 orang mahasiswa jurusan Sistem Komputer. Soal tes terdiri dari 2 soal sistem persamaan linier dengan 4 variabel dan 5 variabel lalu diselesaikan dengan menggunakan metoda invers matriks mengunakan OKTAVE. Lalu hasilnya dianalisis secara deskriptif. Disamping itu data berupa kuisioner terbuka yang diberikan secara daring untuk melihat kecocokan antara data hasil tes dan kondisi di lapangan. Dari hasil penelitian terlihat bahwa penggunaan aplikasi OKTAVE membantu mahasiswa dalam pembelajaran topik persamaan linier.Kata kunci: Aplikasi OKTAVE;sistem persamaan linier; invers matriks.
      PubDate: 2022-05-05
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.451-456
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Analisis Sistem Peringatan Dini Tsunami di Zona Megathrust Selat Sunda
           Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional

    • Authors: Wahyu Kurniawan, Daryono Daryono, IDK Kerta, Triwinugroho Triwinugroho
      Pages: 457 - 464
      Abstract: Gempabumi merupakan fenomena alam yang tidak dapat dihindari, dan tidak dapat dicegah. Gempabumi hingga saat ini belum dapat diprediksi secara akurat meskipun telah banyak penelitian mengenai prekursor gempabumi. Oleh karena itu, untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh ancaman gempabumi dibutuhkan sistem info gempabumi dan peringatan dini tsunami yang cepat dan akurat. Kejadian gempabumi yang terjadi pada tanggal 02 Agustus 2019 tepatnya pukul 19:03:21 WIB dengan kekuatan (magnitudo) 7,4 yang berpusat di laut pada arah 147 km BaratDaya Sumur Provinsi Banten, dan memiliki kedalaman (hiposenter) 10 km telah membuktikan bahwa zona megathrust selat sunda merupakan daerah seismik yang aktif. Dengan adanya kejadian gempabumi tersebut, Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) langsung merespon dengan mengeluarkan peringatan dini tsunami 1 dengan waktu pengiriman informasi kurang dari 4 menit setelah gempabumi terjadi. Peringatan dini tsunami yang dinyatakan berakhir (peringatan dini tsunami 4) setelah 2 jam 31 menit dari kejadian gempabumi berdasarkan konfirmasi yang didapat dari data-data tide gauge yang lokasi berada di sekitar pusat gempabumi. Dengan cepatnya informasi peringatan dini yang diberikan oleh InaTEWS kepada pemangku kepentingan dan masyarakat setelah kejadian gempabumi tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi dari ketahanan nasional dengan tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana sesuai dengan teori panca daya tangguh.
      PubDate: 2022-05-10
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.457-464
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Validitas E-Modul Interaktif sebagai Media Pembelajaran untuk Melatih
           Kecerdasan Visual Spasial pada Materi Ikatan Kovalen

    • Authors: Arina Sukma Tanjung Asri, Kusumawati Dwiningsih
      Pages: 465 - 473
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas e-modul interaktif sebagai media pembelajaran untuk melatihkan kecerdasan visual spasial peserta didik pada materi ikatan kovalen dilihat dari validitas isi dan konstruk. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 (lima) langkah, yaitu analyze (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Namun hanya sampai pada tahapan development (pengembangan). Penelitian ini menggunakan instrumen lembar validasi E-modul Interaktif. Berdasarkan hasil validasi menunjukkan bahwa E-modul Interaktif yang dikembangkan memperoleh persentase 83% untuk validitas isi termasuk kategori sangat valid dan mendapatkan persentase sebesar 83% untuk validitas konstruk termasuk kategori sangat valid digunakan sebagai media pembelajaran untuk melatihkan visual spasial peserta didik.
      PubDate: 2022-05-17
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.465-473
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengembangan Instrumen Asesmen Literasi Sains Untuk Mendeskripsikan Profil
           Peserta Didik

    • Authors: Nur Chasanah, Wahono Widodo, Nadi Suprapto
      Pages: 474 - 483
      Abstract: Dalam rangka pengembangan literasi sains peserta didik, pengembangan Instrumen Asesmen Literasi Sains sangat penting untuk melatih siswa lebih literat.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan instrumen asesmen literasi sains yang valid dan andal untuk mengukur kemampuan literasi sains siswa kelas VI sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau sering disebut juga dengan 4D ( Define, Design, Development, Desimination) dengan dilakukan penyederhanaan tahapan pengembangan menjadi 3D ( Define, Design, Development). Produk akhir dalam penelitian pengembangan ini adalah Instrumen Asesmen Literasi Sains untuk mengukur kemampuan literasi sains yang dinyatakan valid dan layak oleh pakar berupa 20 butir soal.Tahapan pengembangan Instrumen diawali dengan melakukan analisis kebutuhan, Hasil validitas instrumen tes oleh ahli aspek mendapat rerata persentase sebesar 93%, aspek literasi sains mendapat rerata persentase sebesar 93%, aspek konstruksi mendapat rerata persentase sebesar 99%, dan aspek tata bahasa mendapat rerata persentase sebesar 95%. Hasil siswa terkait kepraktisan instrument sebesar 93%. Hasil uji empiris, bisa didapatkan data 18 soal dinyatakan valid dan 2 soal kategori drop. Hasil koefisian reliabilitas sebesar 0, 499. Keefektifan instrumen tes berada pada kategori dan sangat sesuai dengan demikian dapat mengungkap atau menjenjangkan kemampuan literasi sains siswa dalam 3 kriteria, yaitu tinggi, sedang, dan rendah.Instrumen tes yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengukur kemampuan literasi sains kelas VI jenjang sekolah dasar.
      PubDate: 2022-05-30
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.474-483
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengembangan Bahan Ajar Pada Sofware G-Suite For Education Untuk
           Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Kelas VIII

    • Authors: Zul Futria Wati, Yerizon Yerizon
      Pages: 484 - 492
      Abstract: The purpose of this study was to produce characteristics of mathematics teaching materials in the G-Suite For Education Software to improve critical thinking skills in valid, practical and effective grade VIII junior high school students. The teaching material developed is the Student Worksheet (LKPD) on the G-Suite For Education Software. This development research uses the Plomp development model which consists of 3 stages, namely preliminary research, development phase, and assessment phase. The subjects of this study were students of class VIII SMP El-Ma'arif Boarding School. The instruments used are validation sheets, student response questionnaires, and ability tests. The teaching materials developed are said to be valid if they meet content and construct validity. The instrument used is a validation sheet that contains aspects of presentation, feasibility of content and material, appearance and language. Validation was carried out by experts in mathematics education, educational technology, and Indonesian language. The practicality of teaching materials is seen from the participants' practicality questionnaire educate. The effectiveness of teaching materials is seen from the competence of students which consists of aspects of knowledge. The results of the validity data analysis indicate that the teaching materials in the G-Suite For Education Software produced have met the very valid criteria in terms of content and constructs. Teaching materials are practical in terms of implementation, convenience and processing time. Teaching materials have also been effective seen from student learning outcomes. Based on these results, it can be concluded that the teaching materials in the G-Suite For Education class VIII SMP that have been produced can be stated as valid, practical and effective.
      PubDate: 2022-05-31
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.484-492
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Lesson Learned Dari Kecelakaan Reaktor Nuklir Fukushima Daiichi Untuk
           Meningkatkan Mitigasi Reaktor Serba Guna Gerrit Augustinus Siwabessy
           (RSG-GAS)

    • Authors: Dewi Prima Meiliasari, Berton Suar Panjaitan, I Dewa Ketut Kerta Widana, Rio Khoirudin Apriadi, Dwi Cahyadi
      Pages: 493 - 500
      Abstract: Indonesia dengan wilayah geografi yang relatif sama dengan Jepang dan sangat dipengaruhi oleh pergerakan lempeng tektonik menyebabkan Indonesia rawan terhadap gempa tektonik, terlebih Serpong Kota Tangerang Selatan lokasi Reaktor Serba Guna - G.A. Siwabessy (RSG-GAS) berada tercatat dalam buku Katalog Gempabumi Signifikan dan Merusak Tahun 1821-2018, sebagai wilayah berisiko terdampak gempa. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis upaya mitigasi yang dilakukan untuk mengurangi risiko ancaman bencana akibat kegagalan teknologi di RSG-GAS. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif eksploratif, mengeksplorasi fenomena baru dan mendeskripsikan sesuai pengamatan langsung dari data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan narasumber, dan data sekunder melalui studi dokumen milik narasumber dan studi pustaka. Validasi data dilakukan dengan teknik triangulasi dengan melakukan investigasi data dari berbagai sumber yang di analisis sesuai dengan kerangka penelitian. Tindakan mitigasi sudah dilakukan sebelum desain disusun, tepatnya pada penentuan calon tapak sampai pada saat ini tahap operasi. Pemutakhiran evaluasi tapak reaktor dilakukan pada aspek kejadian eksternal (aspek kegempaan, kegunungapian, geoteknik, meteorologi dan hidrologi, ulah manusia, serta dispersi zat radioaktif). Pemutakhiran evaluasi tapak dari aspek kejadian eksternal menjadi pertimbangan dalam desain RSG-GAS berbasis mitigasi, termasuk simulasi station balckout yang telah dilakukan di RSG-GAS, untuk mengetahui kapasitas dan kerentanan RSG-GAS terhadap bahaya eksternal yang terjadi seperti di Fukushima Daiichi. Peraturan Perundang-undangan terkait desain mempertimbangkan bahaya eksternal seperti gempabumi dan bahaya lainnya juga sudah diundangkan. Untuk memperkuat kapasitas pemerintah dan pemangku kepentingan perlu dilakukan revisi Peraturan Pemerintah untuk mengatur tanggung jawab dan kewenangannya dalam penanggulangan kedaruratan nuklir untuk menjamin keselamatan masyarakat guna tercipta keamanan nasional.
      PubDate: 2022-05-31
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.493-500
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengembangan Media Praktikum PCT (Paper Chromatography Techniques)
           

    • Authors: Mellyta Uliyandari, Emilia Candrawati, Nurlia Latipah
      Pages: 501 - 507
      Abstract: The purpose of this study was to develop an android-based PCT (Paper Chromatography Techniques) practicum media with QR code technology on mixed separation materials to help improve the quality of learning, especially in general chemistry practicum courses. This development is carried out using a 4D (four-D) research design, namely defining, designing, developing, and disseminating. At the definition stage, the formulation of the practicum objectives is carried out, the design stage is carried out by designing practicum media, while at the development stage the practicum media content validation is carried out by media experts and material experts, the dissemination stage is carried out through e-learning at Bengkulu University. The distribution of practicum media is carried out after the media is declared valid by the validator, namely material experts and media experts. The practicum media validation score by material experts is 70 which is in the "Eligible" category, while the validation results by media experts get 52 which is in the "Eligible" category. The results of the feasibility assessment of practicum media by students also showed results that were in the "appropriate" category with a conversion value of 31.93. Student responses to the PCT practicum media show an average score of 207.5 with a conversion value of 3.98 in the "agree" category. This can be interpreted that in general students agree with the aspects contained in the PCT practicum media so that the PCT media developed can be used in the learning process.
      PubDate: 2022-05-31
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.501-507
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan
           Literasi Sains Peserta Didik Melalui Metode Blended Learning pada Materi
           Laju Reaksi

    • Authors: Wulan Pryanti, Harun Nasrudin
      Pages: 508 - 515
      Abstract: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan (1) keterlaksanaan model pembelajaran yang diterapkan, (2) aktivitas peserta didik, (3) kemampuan literasi sains peserta didik, serta (4) respon peserta didik. Jenis One Group Pretest-Posttest Design digunakan dalam penelitian ini. Pretest diberikan terlebih dahulu. Kemudian, diberikan perlakuan pembelajaran menggunakan model kooperatif tipe STAD melalui metode blended learning. Setelah itu, posttest diberikan untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi sains. 30 orang peserta didik dari kelas XI MIPA 4 SMAN 1 Gedangan menjadi subjek dalam penelitian ini. Hasil penelitian yang didapatkan menyatakan: (1) Model pembelajaran yang diterapkan dapat terlaksana dengan sangat baik, (2) Aktivitas peserta didik ketika melakukan diskusi memiliki persentase paling tinggi yaitu 17,71%, (3) Kemampuan literasi sains peserta didik meningkat. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan N-gain skor secara klasikal yaitu sebesar 0,93 dengan kategori tinggi. Selain itu, diperoleh hasil uji wilcoxon dengan taraf signifikansi (2-tailed) < 0,05. Artinya, terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, serta (4) Sebanyak 48,63% peserta didik merespon setuju terhadap model pembelajaran yang diterapkan. Sehingga dapat dikatakan, model pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui metode blended learning dapat diterapkan dalam pembelajaran sub materi faktor laju reaksi untuk meningkatkan literasi sains peserta didik.
      PubDate: 2022-06-01
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.508-515
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pemanfaatan Sistem Informasi Bencana Banjir di Kabupaten Bandung Untuk
           Mewujudkan Masyarakat Tangguh Bencana

    • Authors: Dewi Wahyuni, Syamsunasir Syamsunasir, Adi Subiyanto, Mir’atul Azizah
      Pages: 516 - 521
      Abstract: Bandung Regency often experiences flooding and the number of Early Warning System (EWS) equipment is still not sufficient. One of the targets of the Sendai Framework is to increase the coverage and access to the EWS until 2030. To prevent natural disasters and determine the efforts that must be made during a disaster to post-disaster, a disaster information system is needed. The purpose of the study was to determine the implementation of a flood disaster information system as an effort to reduce disaster risk and to determine the use of a flood disaster information system to create a disaster-resilient society. This research was a qualitative research with an exploratory research design. The research was conducted in May 2021 – January 2022 in Bandung Regency. Data collection techniques used were interviews, documentation, and observation, with analytical techniques using the Miles and Huberman model. There was no specific flood disaster information system however the information collected and processed by the Pusdalops was used as the basis for the preparation of a disaster risk reduction plan in Bandung Regency. Information on the potential for flooding was conveyed by the Pusdalops to the community so that people were alert and evacuate if it is not possible to stay at home. Community resilience, especially in three flood-prone villages, was in the primary category. A disaster information system is needed to support disaster risk reduction efforts and create a disaster-resilient society.
      PubDate: 2022-06-01
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.516-521
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT Berbasis Blended Learning
           Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi
           Laju Reaksi

    • Authors: An-Nabila Aulia Shofa, Utiya Azizah
      Pages: 522 - 530
      Abstract: ABSTRAKPenelitian ini memiliki tujuan yang diharapkan untuk menguraikan (1) keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis Blended Learning, (2) aktivitas peserta didik, (3) motivasi belajar, (4) hasil belajar, dan (5) respon peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sasaran yang dituju adalah peserta didik kelas XI MIPA 2 di SMA Negeri 19 Surabaya. Hasil penelitian diperoleh (1) Keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis Blended Learning diperoleh persentase pertemuan pertama sebesar 95,24% dan pertemuan kedua sebesar 98,81% dengan keduanya termasuk kategori sangat baik. (2) Aktivitas peserta didik sangat baik dengan persentase pada pertemuan I dan II adalah 98,53% dan 98,64%. (3) Peningkatan motivasi belajar sebelum dan sesudah diberikan model pembelajaran dengan persentase dari 74,88% menjadi 85,32%, (4) Peningkatan hasil belajar peserta didik dapat dilihat dari skor N-Gain sebesar 0,749 dengan kriteria tinggi. (5) Respon peserta didik dalam kategori sangat baik dengan persentase sebesar 95,83%. Simpulan penelitian ini yakni motivasi dan hasil belajar peserta didik pada materi laju reaksi mengalami peningkatan sebagai akibat dari penerapan model pembelajaran koopearatif tipe NHT.
      PubDate: 2022-06-02
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.522-530
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengembangan Instrumen Soal Lomba Cerdas Cermat IPA SMP Berbasis ICT
           (Information and Communication Technology) dengan Aplikasi Quizizz

    • Authors: Sintha Martya Lestari, Sjaifuddin Sjaifuddin, Vica Dian Aprelia Resti
      Pages: 531 - 540
      Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh instrumen soal Lomba Cerdas Cermat IPA SMP yang masih bersifat konvensional dan belum berbasis HOTS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh dan mendeskripsikan data kevalidan instrumen soal lomba cerdas cermat IPA SMP berbasis ICT dengan aplikasi Quizizz yang telah dikembangkan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang memodifikasi model pengembangan dari Thiagarajan et al. (1974) menjadi tahap define, design, dan develop sehingga dihasilkan sebuah prototype. Penelitian ini menghasilkan prototype berupa 60 butir soal pilihan ganda bertipe HOTS yang dikembangkan berbasis ICT dengan aplikasi Quizizz. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prototype memiliki tingkat kevalidan sebesar 86,7% (sangat valid) pada aspek materi, 89,5% (sangat valid) pada aspek konstruksi, dan 90% (sangat valid) pada aspek bahasa maupun penyajian. Sehingga jika ditinjau secara keseluruhan aspek, prototype yang dikembangkan memiliki tingkat kevalidan sebesar 89% dengan kriteria sangat valid dan dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
      PubDate: 2022-06-03
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.531-540
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Bencana Hidrometeorologi di Kecamatan
           Cisarua - Kabupaten Bogor

    • Authors: Mir'atul Azizah, Adi Subiyanto, Sugeng Triutomo, Dewi Wahyuni
      Pages: 541 - 546
      Abstract: Bencana selama tahun 2010 - 2020 di Indonesia didominasi bencana hidrometeorologi. Bencana tersebut meliputi longsor, puting beliung, dan banjir. Bencana hidrometeorologi tidak lepas dari akibat perubahan iklim yang terjadi. Kecamatan Cisarua, salah satu wilayah di Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah yang berisiko terhadap bencana hidrometeorologi, di sisi lain pembangunan pariwisata dan permukiman semakin bertambah. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji pengaruh perubahan iklim terhadap bencana hidrometeorologi di Kecamatan Cisarua - Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer hasil wawancara dengan informan, dan menggunakan data sekunder berupa data/informasi dari instansi terkait serta studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan suhu di Kecamatan Cisarua – Kabupaten Bogor selama sepuluh tahun terakhir yaitu 0,61ºC. Nilai tersebut masih dalam batas normal dibandingkan dengan standar internasional yang dikeluarkan oleh United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) yaitu maksimal kenaikan suhu bumi 1,5ºC. Curah hujan di wilayah tersebut tergolong sedang, meskipun demikian tren bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut cenderung naik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perubahan iklim selama sepuluh tahun terakhir di wilayah Kecamatan Cisarua berpengaruh pada jumlah kejadian bencana hidrometeorologi khususnya bencana longsor, banjir, banjir bandang, dan puting beliung. Aktivitas untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi pun dilakukan diantaranya melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan mengoptimalkan desa tangguh bencana.
      PubDate: 2022-06-05
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.541-546
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Implementasi Pembelajaran Berbasis Assessment for Learning untuk
           Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Laju Reaksi

    • Authors: Dewi Laili Safithri, Muchlis Muchlis
      Pages: 547 - 555
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan pembelajaran berbasis assessment for learning terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik materi laju reaksi. Jenis dari penelitian ini adalah pre experimental dan rancangan yang digunakan adalah One Group Pretest Posttest Design. Subjek pada penelitian ini yaitu sebanyak 36 peserta didik kelas XI IPA 4 SMAN 14 Surabaya pada tahun ajaran 2021/2022. Hasil dari penelitian yaitu (1) Keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan pertama sampai ketiga mendapat hasil berturut-turut sebesar 97,47%; 98,47%; dan 98,74% pada kriteria sangat baik. (2) Aktivitas relevan peserta didik lebih besar dibanding aktivitas tidak relevan dengan rata-rata persentase aktivitas relevan sebesar 96,03%. (3) Ketuntasan klasikal pada hasil belajar peserta didik mendapat hasil sebesar 100%. Analisis N-gain terhadap hasil pretest dan posttest peserta didik menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar, dengan persentase N-Gain pada kriteria tinggi sebesar 97,22%, dan pada kriteria sedang sebesar 2,78%. (4) Peserta didik merespon positif terhadap pembelajaran yang diimplementasikan dengan hasil sebesar 88,51% pada kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis assessment for learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi laju reaksi.
      PubDate: 2022-06-05
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.547-555
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Respon Siswa SMA Terhadap Pembelajaran Fisika Berbasis Kearifan Lokal Pada
           Alat Musik Tradisional Rebana Untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi
           Sains

    • Authors: Bagus Susetya Nugraha, Prabowo Prabowo
      Pages: 556 - 564
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis respon siswa SMA terhadap pembelajaran berbasis kearifan lokal pada alat musik tradisional rebana untuk meningkatkan keterampilan literasi sains. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, adapun subjeknya merupakan siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas (SMA) di daerah Gresik. Proses pengambilan data pada penelitian ini dilakukan di bulan Januari 2022 dengan menggunakan teknik Cluster rundom sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 150 siswa dari kelas XII di SMAN 1 Sidayu, SMAN 1 Dukun, dan SMAN 1 Driyorejo. Berdasarkan dari hasil data penelitian yang diperoleh penulis melalui penyebaran angket respon dan tes soal, dapat disimpulkan bahwa tingkat keterampilan literasi sains siswa SMA di daerah Gresik khususnya pada materi elastisitas dan gelombang bunyi termasuk dalam kategori rendah. Gagasan yang ditawarkan penulis terkait hal tersebut yakni dengan menerapkan pembelajaran berbasis kearifan lokal terkait kehidupan sehari-hari, hal tersebut di dukung oleh data angket respon dari siswa yang membuktikan bahwa sebesar 88,6% siswa membutuhkan adanya inovasi baru dalam pembelajaran fisika, dan khususnya sebesar 84,7% siswa tertarik jika pembelajaran pada materi elastisitas dan gelombang bunyi dilakukan melalui media alat musik tradisional rebana. Oleh karena itu pentingnya bagi guru dalam mengikuti polah belajar siswa dalam kehidupan sehari-hari.
      PubDate: 2022-06-07
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.556-564
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Implementasi Pembelajaran
           Berbasis Assessment for Learning pada Materi Kesetimbangan Kimia

    • Authors: Puja Cahya Dini, Muchlis Muchlis
      Pages: 565 - 572
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran berbasis assessment for learning, aktivitas peserta didik pada saat kegiatan pembelajaran, peningkatan hasil belajar materi kesetimbangan kimia dan respon peserta didik terhadap kegiatan pembelajaran berbasis assessment for learning. Subyek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI MIPA 4 di SMAN 3 Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra-eksperimen dengan menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (1) Kualitas keterlaksanaan pembelajaran berbasis assessment for learning mendapatkan kriteria sangat baik dalam tiga kali pertemuan dengan rata-rata persentase secara berturut-turut sebesar 91,08%, 95,16%, dan 95,76%; (2) Selama pembelajaran, aktivitas peserta didik yang relevan memiliki persentase lebih besar dibanding aktivitas peserta didik yang tidak relevan yaitu sebesar 93,47% pada pertemuan ke-I, 94,34% pada pertemuan ke-II, dan 94,44% pada pertemuan ke-III; (3) Hasil belajar peserta didik telah mencapai ketuntasan klasikal sebesar 90,91% dan telah mengalami peningkatan dengan persentase peserta didik yang memperoleh N-gain pada kriteria tinggi sebesar 87,88%, sedangkan persentase yang memperoleh N-gain pada kriteria sedang sebesar 12,12%; (4) Respon peserta didik setelah diterapkan pembelajaran berbasis assessment for learning mendapatkan persentase respon positif sebesar 90,12% dengan kriteria sangat baik.
      PubDate: 2022-06-07
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.565-572
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Analisis Soal Fisika Berbasis High Order Thinking Skill dalam Penilaian
           Akhir Tahun di SMA

    • Authors: Naufal Syafa Aflah, Titin Sunarti
      Pages: 573 - 579
      Abstract: Pemerintah merancang Kurikulum 13 dalam mengatasi permasalahan di dunia pendidikan yang belum terselesaikan di abad 21. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan soal HOTS pada Penilaian Akhir Tahun (PAT) fisika di SMA Surabaya, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menganalisis dokumen soal PAT secara kualitatif dan mengkategorikan berdasarkan level kognitif menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Sasaran penelitian adalah dokumen naskah soal PAT kelas 10,11, dan 12 untuk tahun ajaran 2018/2019, TA 2019/2020, TA 2020/2021 di SMAN 11 Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada soal fisika PAT di SMAN 11 Surabaya berdasarkan klasifikasi level kognitif kategori soal C4 mendominasi nilai persentase soal PAT pada tiga tahun ajaran terakhir, yaitu 2018/2019, 2019/2021, 2020/2021. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa soal PAT setiap tingkatan kelas diperoleh perbedaan level kognitif pada jumlah soal HOTS dengan persentase lebih kecil dibandingkan soal LOTS dan tidak ditemukan kriteria soal mencipta (C6), dan soal C4 mendominasi persentase soal PAT dalam tiga tahun ajaran terakhir.
      PubDate: 2022-06-10
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.573-579
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Profil Gaya Mengajar Guru IPA Menurut Persepsi Siswa Kelas VII di SMP
           Bi'rul Ulum

    • Authors: Muhammad Amanuddin, Septi Budi Sartika
      Pages: 580 - 585
      Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil gaya mengajar dari seorang guru IPA menurut persepsi siswa kelas VII di SMP Bi’rul Ulum. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif jenis survey. Populasi penelitian menggunakan seluruh siswa kelas VII (60 peserta didik) di SMP Birul Ulum. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dalam bentuk google form yang diberikan kepada peserta didik kelas VII di SMP Bi’rul Ulum. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya mengajar yang dilakukan oleh seorang guru IPA di SMP Birul Ulum menggunakan gaya mengajar secara klasikal dengan memperoleh persentase 69% yang termasuk kedalam kategori baik, hasil ini ditinjau dari indikator peran guru dominan dengan persentase 61,3% dengan kategori baik, isi pelajaran berupa sejumlah informasi yang paling populer dan dipilih dari dunia yang diketahui anak dengan memperoleh persentase 77% dalam kategori baik, cara penyampaian bahan pelajaran dengan komunikasi secara lisan memperoleh persentase 54,% dalam kategori cukup baik, penyampaian bahan pelajaran yang disertai dengan contoh yang konkret diikuti dengan pertanyaan memperoleh nilai 76,7% dalam kategori baik, guru menyampaikan ikhtisar yang berfungsi sebagai informasi mengenai bahan pelajaran secara garis besar memperoleh nilai 73,5% dalam kategori baik. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa gaya mengajar yang dilakukan oleh guru IPA menurut persepsi siswa kelas VII di SMP Birul Ulum menggunakan gaya mengajar secara klasikal. Saran dari penelitian ini untuk peneliti selanjutnya yaitu peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengungkap fenomena lebih mendalam tentang hasil analisis data karena dalam penelitian ini hasil angket untuk gaya mengajar klasikal dan indikator yang diteliti mendekati hanya terpaut kecil.
      PubDate: 2022-06-12
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.580-585
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Implementasi Blended Learning Berbasis Inkuiri untuk Meningkatkan
           Keterampilan Berpikir Kritis Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

    • Authors: Laila Nur Cholifatul Isnaini Sabila, Muchlis Muchlis
      Pages: 586 - 593
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan implementasi blended learning berbasis inkuiri pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit, aktivitas peserta didik ketika pembelajaran, ketuntasan klasikal, peningkatan berpikir kritis, dan respon peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek penelitian merupakan 34 peserta didik kelas X IPA 3 SMAN 14 Surabaya tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental dengan One Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian yaitu (1) Keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan pertama 95,37% sedangkan pertemuan kedua 94,73%, keterlaksanaan kedua pertemuan berada pada kriteria sangat baik. (2) Aktivitas relevan peserta didik pada pertemuan pertama 90,12% sedangkan pertemuan kedua 93,83%, keduanya berada pada kriteria sangat baik. (3) Ketuntasan klasikal sebesar 94,12%. (4) Keterampilan berpikir kritis peserta didik indikator analysis, inference, dan explanation mengalami peningkatan dilihat dari nilai N-Gain berturut-turut 0,92, 0,87, dan 0,84, ketiganya berada pada kategori tinggi. (5) Respon peserta didik terhadap blended learning berbasis inkuiri sangat memuaskan dengan persentase jawaban positif sebanyak 90,12%. Sehingga, dapat dikatakan implementasi blended learning berbasis inkuiri efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis.
      PubDate: 2022-06-25
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.586-593
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Implementasi Metode Bandongan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta
           Didik pada Materi Asam Basa

    • Authors: Ratih Miftakhur Rosidah, Rinaningsih Rinaningsih
      Pages: 594 - 598
      Abstract: Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar asam basa setelah peserta didik mengikuti pembelajaran yang dikenai implementasi metode pembelajaran bandongan. Diketahui bahwa pemahaman dan hasil belajar asam basa peserta didik belum maksimal dikarenakan pasif dan rendahnya minat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran kimia. Salah satu solusi yang dapat guru lakukan untuk mengatasi hal tersebut yakni dengan mengimplementasikan metode yang tepat dalam pembelajaran. Metode pembelajaran yang dipilih pada riset ini adalah salah satu metode yang menjadi ciri khas pembelajaran pesantren yakni metode bandongan. Metode bandongan dipilih dengan mempertimbangkan bahwa MAN 3 Kediri merupakan sekolah madrasah dan latar belakang mayoritas peserta didik yang merupakan santri. Riset ini dikategorikan dalam tipe riset pra eksperimen dengan subjek riset yakni peserta didik kelas XI MIPA 4 tahun ajaran 2021/2022 di MAN 3 Kediri. Riset ini menggunakan instrumen berupa lembar pretest serta posttest. Hasil belajar asam basa peserta didik yang meningkat ditunjukkan dengan data riset berupa nilai N-gain rata-rata sebesar 0,61 yang masuk dalam kriteria sedang. Hal tersebut menunjukkan bahwa metode bandongan dapat meningkatkan hasil belajar asam basa peserta didik. Kata kunci: Implementasi; Metode; Bandongan; Hasil belajar; Asam basa.
      PubDate: 2022-06-25
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.594-598
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Analisis Kapasitas Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Semeru

    • Authors: Anggiat Purba, Siswo Hadi Sumantri, Anwar Kurniadi, Dimas Raka Kurniawan Putra
      Pages: 599 - 608
      Abstract: Kepulauan Indonesia termasuk ke dalam wilayah pacific ring of fire ( daerah gunung berapi pasifik) yang bentuknya melengkung dari utara Pulau Sumatra-Jawa, Nusa Tenggara hingga ke Sulawesi Utara. Secara umum penanggulangan bencana terbagi menjadi tiga filosofi, pertama menjauhkan masyarakat dari ancaman bencana (hazard); kedua menjauhkan bencana dari masyarakat; apabila kedua sikap tersebut sulit untuk dilakukan maka pilihan selanjutnya adalah hidup harmoni dan bersahabat dengan ancaman serta mengembangkan kearifan lokal. Tujuan penelitian ini untuk melihat kapasitas masyarakat terdampak erupsi Semeru dan meminimalkan dampak erupsi bagi masyarakat di sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode kualitatif bergantung pada teks dan data visual, Adapun teknik pengumpulan data yang dilaksanakan melalui observasi, wawancara, studi literatur, serta dilakukan pula focus group discussion (FGD). Secara nyata peran masyarakat itu terlibat pada pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana. Kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana erupsi Semeru terbukti dengan peran serta masyarakat dalam penanggulangan bencana baik pada saat pra bencana, saat bencana dan pasca bencana. Terdapat keterdadakan yang dihadapi masyarakat sehingga banyak korban jiwa dan hilangnya harta benda yang cukup luar biasa, sehingga perlu dilakukan evaluasi dalam peningkatan kapasitas masyarakat sadar bencana, dengan peningkatan kapasitas ini kita berharap akan mengurangi kerugian korban jiwa dan harta benda dari masyarakat, juga hal penting lainnya mengurangi risiko bencana dengan menjauhkan masyarakat dari ancaman erupsi dengan cara merolokasi penduduk setempat pada daerah yang aman dari erupsi.
      PubDate: 2022-06-28
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.599-608
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Manajemen Mitigasi Bencana Pada Pendidikan Anak Usia Dini untuk Mengurangi
           Risiko Bencana Gempa Bumi

    • Authors: Irawan Irawan, Yuli Subiakto, Bambang Kustiawan
      Pages: 609 - 615
      Abstract: Penelitian ini memiliki tujuan guna menganalisis upaya mitigasi dalam penanganan gempa bumi pada pendidikan anak usia dini dengan menggunakan pendekatan pembelajaran model PURINA yang didasari memalui penguatan manajemen bencana melaui pendidikan sejak dini dalam bentuk penerapan kurikulum pembelajaran kebencanaan di tingkat satuan PAUD. Bencana merupakan salah satu bentuk ancaman non-militer dalam keamanan nasional. Dalam keamanan nasional, bencana sebagai salah satu tolak ukur bahwa negara tersebut aman atau tidak. Bencana sangat mengancam kehidupan sosial masyarakat yang berlaku yang pada akhirnya mengancam keamanan nasional suatu negara. Ancaman yang dirasakan penduduk Indonesia adalah semakin marak terjadinya kejadian bencana yang terjadi di hampir seluruh Indonesia. Gempa bumi secara pola mekanisme adalah salah satu bencana alam yang dalam siklus tertentu akan terus berulang kemabli, ketika akumulasi energy tabrakan maksimum berada pada suatu titik lapisan bumi sudah tak sanggup menahan tumpukan energy yang kemudian energy tersebut akhirnya akan dilepas dalam bentuk guncangan gempa bumi (literasipublik.com). Mengenal istilah mitigasi asal katanya dari Bahasa Latin, yaitu mitis (jinak) dan agare (melakukan). Mitigasi dilakukan untuk menjinakkan sesuatu dimana dalam pembahasan ini berarti bencana. Oleh karena itu, serangkaian tindakan yang dilakukan secara sistematis untuk mengurungi risiko dan dampak bencana. Mitigasi bencana menjadi bagian dari tahap awal penanggulangan bencana (sebelum bencana) (wikipedia.org). Gempa bumi dan yaitu satu dari sekian banyak bencana alam yang secara terus menerus terulang di daerah-daerah di Indonesia menimbulkan kerugian materi, korban jiwa dan taruma yang berkepanjangan. Berdasarkan kenyataan itulah harus ada upaya preventif semua pihak yang dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak kerugian yang ditimbulakannya dengan manajemen mitigasi bencana sejak dini di satuan pendidikan.
      PubDate: 2022-06-29
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.609-615
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
  • Analisis Pembangunan Hunian Tetap Pascabencana Tsunami Selat Sunda 2018 di
           Kabupaten Lampung Selatan

    • Authors: Dedy Setyawan, Syamsul Maarif, Dody Ruswandi, Rio khoirudin Apriyadi, Sobar Sutisna, Lasmono Lasmono
      Pages: 616 - 623
      Abstract: Indonesia merupakan negara kepulauan dengan potensi risiko di dalamnya. Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat bahwa semua daerah di Indonesia memiliki risiko bencana yang beragam, tidak terkecuali Kabupaten Lampung Selatan. Kabupaten ini adalah salah satu daerah dengan potensi multi risiko bencana yang tinggi di Indonesia. Bencana tsunami 2018 merupakan sebagian bencana yang terjadi di kabupaten ini dengan nilai estimasi kerugian mencapai 231,4 Miliar. Permasalahan selanjutnya adalah bagaimana pembangunan hunian tetap bagi masyarakat yang terdampak di kabupaten ini. Alasan inilah yang mendasari perlunya analisis pembangunan hunian tetap pascabencana tsunami selat sunda di Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif analitis, penelitian dilaksanakan pada mei 2021 hingga Januari 2022 di Kabupaten Lampung Selatan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi 524 masyarakat penerima manfaat hunian tetap sesuai Surat Keputusan Bupati Lampung Selatan No. B/375.1/VI.02/HK/2020 Tahun 2020. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pemulihan atau pembangunan hunian tetap pascabencana tsunami selat sunda telah mencapai tingkat pemulihan sebesar 107,33 % pada 2021 jika dibandingkan dengan keadaan sebelum terjadinya bencana. Hal ini memberikan arti bahwa terdapat build back better and safer pada sub sektor perumahan atau hunian tetap pada masyarakat yang terdampak bencana tsunami di Kabupaten Lampung Selatan. build back better and safer merupakan salah satu metode atau pendekatan pengurangan risiko bencana melalui pembangunan yang lebih baik dalam membentuk masyarakat Indonesia yang tangguh akan bencana.
      PubDate: 2022-06-30
      DOI: 10.33369/pendipa.6.2.616-623
      Issue No: Vol. 6, No. 2 (2022)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 100.25.42.211
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-