Publisher: Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati   (Total: 4 journals)   [Sort alphabetically]

Showing 1 - 4 of 4 Journals sorted by number of followers
Jurnal Kajian Akuntansi     Open Access   (Followers: 3)
Research and Innovation in Language Learning     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Tuturan     Open Access  
Agrosintesa Jurnal Ilmu Budidaya Pertanian     Open Access  
Similar Journals
Journal Cover
Agrosintesa Jurnal Ilmu Budidaya Pertanian
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2621-7619 - ISSN (Online) 2621-6116
Published by Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati Homepage  [4 journals]
  • Pemberian Berbagai Bahan Organik sebagai Media Tanam untuk Pertumbuhan
           Tanaman Bayam (Amaranthus tricolor L.)

    • Authors: Vira Irma Sari, Reno Fasta
      Pages: 38 - 45
      Abstract: Bayam merupakan tanaman sayuran yang memiliki tingkat konsumsi tinggi oleh masyarakat, namun hal ini tidak sejalan dengan data produksi bayam yang menunjukkan nilai penurunan. Teknis budidaya yang tepat perlu diterapkan agar produksi bayam dapat meningkat, salah satunya adalah dengan pemilihan media tanam. Kotoran hewan (sapi), sekam dan arang sekam adalah bahan organik yang ketersediaannya tinggi di lapangan serta memiliki kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Penggunaan tiga bahan organik tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi bayam. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendapatkan alternatif bahan organik sebagai media tanam dan melihat pengaruhnya terhadap pertumbuhan bayam, serta mendapatkan komposisi kotoran sapi dan arang sekam yang tepat. Penelitian ini dilaksanakan di areal percobaan Desa Air Terbit, Riau, mulai bulan Juni sampai Juli 2020. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari enam perlakuan yaitu : P0 (Sub soil, 100% tanah), P1 (Sub soil + Kotoran Hewan, 1:1), P2 (Sub soil + Kotoran Hewan + Sekam, 1:1:1), P3 (Sub soil + Kotoran Hewan + Arang Sekam, 1:1:1), P4 (Sub soil + sekam, 1:1), P5 (Sub soil + arang sekam, 1:1), dan P6 (Kotoran hewan, 100%). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan terdiri dari 3 sampel sehingga total tanaman yang digunakan adalah 63 tanaman. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan apabila berpengaruh nyata pada taraf 5% dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kotoran hewan (sapi), sekam dan arang sekam dapat dijadikan alternatif bahan organik untuk media tanam pada budidaya bayam. Pemberian kotoran hewan (sapi), sekam dan arang sekam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, panjang akar dan bobot basah bayam. Komposisi media tanam yang tepat untuk bayam adalah Sub soil + kotoran hewan + arang sekam dengan perbandingan 1:1:1.  Kata kunci : Bayam, bahan organik, morfologi
      PubDate: 2021-03-16
      DOI: 10.33603/jas.v3i2.4439
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2021)
       
  • Respon Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan Umur Dua Tahun Terhadap
           Pemberian Pupuk Mikro

    • Authors: Ratih Rahhutami, Sudradjat Sudradjat, Sudirman Yahya
      Pages: 46 - 52
      Abstract: Unsur hara mikro seperti B dan Cu merupakan unsur hara essensial yang harus terpenuhi bagi tanaman kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon morfologi dan fisiologi kelapa sawit TBM 2 terhadap pemberian pupuk Borat dan CuSO4.5H2O dan mengetahui kombinasi perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan kelapa sawit TBM 2. Penelitian dilaksanakan di Kebun Pendidikan dan Penelitian Kelapa Sawit IPB-Cargill Jonggol, Bogor pada April 2014 sampai Maret 2015. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok satu faktor dengan tiga ulangan, setiap ulangan terdiri dari 5 tanaman sehingga terdapat 60 satuan percobaan. Perlakuan terdiri dari (M1a) 2250 g urea+1950 g SP-36+2250 g KCl+50 g borat+50 g CuSO4.5H2O vs (M1b) 3600 g NPK+50 g borat+50 g CuSO4.5H2O, serta (M0a) 2250 g urea+1950 g SP-36+2250 g KCl vs (M0b) 3600 g NPK.  Data yang diperoleh dianalisis ragam taraf 5%, apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji kontras ortogonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk mikro hanya berpengaruh  nyata terhadap kadar hara B umur 18 bulan yang terlihat pada perlakuan (M1a) vs (M1b) dan perlakuan (M1b) menghasilkan kadar hara B yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan  (M1a). Kata kunci : boron, fisiologi, morfologi, tembaga
      PubDate: 2021-03-16
      DOI: 10.33603/jas.v3i2.4440
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2021)
       
  • Respons Pertumbuhan Bibit Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.)
           Akibat Pemberian Pupuk Kascing dan Pupuk NPK Berbeda Dosis

    • Authors: Mira Ariyanti, Cucu Suherman, Santi Rosniawaty
      Pages: 53 - 62
      Abstract:
      Pembibitan merupakan salah satu tahapan penting yang akan menentukan tingkat pertumbuhan
      dan perkembangan tanaman kelapa sawit selanjutnya. Oleh karena itu diperlukan perhatian yang
      berfokus pada penyediaan unsur hara bagi bibit kelapa sawit yang cukup baik secara kualitas maupun
      kuantitas. Dilakukan percobaan terkait hal ini yang dilaksanakan di kebun percobaan Ciparanje
      Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat
      dengan ketinggian tempat ± 732 meter di atas permukaan laut. Metode yang digunakan dalam percobaan
      ini adalalah percobaan lapangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari tujuh
      perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan meliputi: A = 10 g pupuk NPK, B = 1 kg pupuk kascing, C = 1
      kg pupuk kascing + 5 g pupuk NPK, D = 1 kg pupuk kascing + 2.5 g pupuk NPK, E = 2 kg pupuk
      kascing, F = 2 kg pupuk kascing + 5 g pupuk NPK, G = 2 kg pupuk kascing + 2.5 g pupuk NPK. Data
      yang diperoleh diuji menggunakan SASM, jika hasil pengujiannya signifikan maka dilanjutkan dengan
      Uji Jarak Berganda Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan memberian
      pupuk kascing pada bibit kelapa sawit mampu mengurangi 50 – 75% dosis pupuk anorganik dengan
      adanya respons pertumbuhan bibit kelapa sawit yang cukup baik. Pemberian 1-2 kg pupuk kascing yang
      dikombinasikan dengan dengan 2.5 – 5 g pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap pertambahan jumlah
      dan luas daun serta luas kanopi bibit kelapa sawit fase pembibitan utama (main nursery).Kata kunci : bibit kelapa sawit, pupuk kascing, pupuk NPK 
      PubDate: 2021-03-16
      DOI: 10.33603/jas.v3i2.4512
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2021)
       
  • Pemanfaatan Pupuk Organik Takakura Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy

    • Authors: Zakiyah Amini, Dina Dwirayani, R. Eviyati
      Pages: 63 - 70
      Abstract: Kesadaran tentang bahaya yang ditimbulkan oleh pemakaian bahan kimia dalam pertanian menjadikan pertanian organik menarik perhatian bagi konsumen. Trend gaya hidup sehat akhir-akhir berkembang pesat di masyarakat. Prinsip dasar takakura adalah fermentasi pada sampah organik. Pertumbuhan tanaman sangat ditentukan oleh kualitas tanah dan  ketersediaan unsur hara. Untuk tanah yang mempunyai unsur hara yang rendah perlu diberi pupuk sehingga tanaman yang dibudidayakan menjadi subur. Penggunaan pupuk organik dapat mengembalikan unsur hara tanah yang berperan menyediakan hara bagi tanaman untuk  mendapat produktifitas yang optimal. Perlakuan pemupukan organik takakura berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, panjang dan lebar daun, bobot konsumsi, volume akar dan panjang akar. Terdapat perbedaan pertumbuhan tanaman pakcoy yang diberi perlakuan pemupukan organik takakura dimana pertumbuhan tanaman terbaik adalah dengan pemberian pupuk takakura lebih banyak. Hasil analisis kandungan unsur hara makro C organik, N total , P205, K20 dan C/N Ratio pada pupuk organik takakura tinggi. Sehingga apabila ditambah dengan tanah maka dapat meningkatkan kesuburan tanah. Kata Kunci : Takakura, Pupuk Organik Tanaman 
      PubDate: 2021-03-16
      DOI: 10.33603/jas.v3i2.4854
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2021)
       
  • Analisis Matematis Pengaruh Umur Panen Jagung Tongkol dan Suhu Ruang
           Terhadap Perubahan Suhu Produk Selama Proses Penyimpanan

    • Authors: Indira Karina, Nursigit Bintoro
      Pages: 71 - 80
      PubDate: 2020-11-01
      DOI: 10.33603/jas.v3i2.4967
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2020)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 18.232.56.9
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-