Publisher: Universitas Udayana (Total: 68 journals)   [Sort alphabetically]

Showing 1 - 68 of 68 Journals sorted by number of followers
E-J. of Tourism     Open Access   (Followers: 11)
E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana     Open Access   (Followers: 10)
Matrik : Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis dan Kewirausahaan     Open Access   (Followers: 7)
Sport and Fitness J.     Open Access   (Followers: 5)
Advances in Tropical Biodiversity and Environmental Sciences     Open Access   (Followers: 5)
e-J. of Linguistics     Open Access   (Followers: 4)
Buletin Studi Ekonomi     Open Access   (Followers: 4)
Buletin Veteriner Udayana     Open Access   (Followers: 3)
J. of Marine and Aquatic Sciences     Open Access   (Followers: 2)
Agrotrop : J. on Agriculture Science     Open Access   (Followers: 2)
J. of Food Security and Agriculture     Open Access   (Followers: 2)
Majalah Ilmiah Peternakan     Open Access   (Followers: 2)
Simbiosis : J. of Biological Sciences     Open Access   (Followers: 2)
E-Jurnal Medika Udayana     Open Access   (Followers: 2)
Jurnal Master Pariwisata (J. Master in Tourism Studies)     Open Access   (Followers: 2)
Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian J. of Ergonomic)     Open Access   (Followers: 2)
E-J. of Cultural Studies     Open Access   (Followers: 2)
Majalah Ilmiah Teknologi Elektro : J. of Electrical Technology     Open Access   (Followers: 2)
J. of Veterinary and Animal Sciences     Open Access   (Followers: 1)
Linguistika : Buletin Ilmiah Program Magister Linguistik Universitas Udayana     Open Access   (Followers: 1)
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana     Open Access   (Followers: 1)
COPING (Community of Publishing in Nursing)     Open Access   (Followers: 1)
itepa : Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan     Open Access   (Followers: 1)
Humanis : J. of Arts and Humanities     Open Access   (Followers: 1)
E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (J. of Tropical Agroecotechnology)     Open Access   (Followers: 1)
J. of Health Sciences and Medicine     Open Access   (Followers: 1)
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis     Open Access   (Followers: 1)
Archive of Community Health     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Matematika     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan     Open Access   (Followers: 1)
Indonesia Medicus Veterinus     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Veteriner     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law J.)     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Spektran     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Ilmu dan Kesehatan Hewan (Veterinary Science and Medicine J.)     Open Access   (Followers: 1)
Public Health and Preventive Medicine Archive     Open Access   (Followers: 1)
Bumi Lestari J. of Environment     Open Access  
E-Jurnal Akuntansi     Open Access  
Jurnal Biologi Udayana     Open Access  
Jurnal Farmasi Udayana     Open Access  
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian)     Open Access  
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri     Open Access  
Piramida     Open Access  
Jurnal Kimia (J. of Chemistry)     Open Access  
Indonesian J. of Legal and Forensic Sciences     Open Access  
Kertha Patrika     Open Access  
Jurnal Destinasi Pariwisata     Open Access  
Lingual : J. of Language and Culture     Open Access  
Jurnal Arsitektur Lansekap     Open Access  
Buletin Fisika     Open Access  
Intl. J. of Engineering and Emerging Technology     Open Access  
Jurnal Analisis Pariwisata     Open Access  
Udayana J. of Law and Culture     Open Access  
J. of Electrical, Electronics and Informatics     Open Access  
Jurnal IPTA     Open Access  
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas     Open Access  
Jurnal Ilmu Komputer     Open Access  
Lontar Komputer : Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi     Open Access  
JBN (Jurnal Bedah Nasional)     Open Access  
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi)     Open Access  
Intisari Sains Medis     Open Access  
Jurnal Energi Dan Manufaktur     Open Access  
Jurnal Ilmiah Mahasiswa SPEKTRUM     Open Access  
Jurnal Udayana Mengabdi     Open Access  
Ecotrophic : J. of Environmental Science     Open Access  
Ruang-Space: Jurnal Lingkungan Binaan (J. of The Built Environment)     Open Access  
Cakra Kimia (Indonesian E-J. of Applied Chemistry)     Open Access  
Similar Journals
Journal Cover
Indonesia Medicus Veterinus
Number of Followers: 1  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2301-7848
Published by Universitas Udayana Homepage  [68 journals]
  • Umur Pubertas Sapi Bali Dara di Desa Galungan, Kecamatan Sawan, Kabupaten
           Buleleng, Provinsi Bali

    • Authors: I Gusti Ayu Puji Mahasanti, I Gusti Ngurah Bagus Trilaksana, Desak Nyoman Dewi Indira Laksmi
      Pages: 544 - 552
      Abstract: Pubertas merupakan salah satu bagian penting dari penampilan reproduksi ternak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umur pubertas pada sapi bali betina yang dipelihara di Desa Galungan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.  Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2020 sampai Februari 2021.  Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah sapi bali betina sebanyak 105 ekor.  Penelitian ini merupakan penelitian observasional, data yang digunakan adalah data hasil wawancara secara langsung kepada peternak atau responden sebanyak 73 orang dengan menggunakan kuisioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang sesuai dengan tujuan penelitian.  Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata umur pubertas pada sapi bali di Desa Galungan adalah 22,09±6,01 bulan.  Pubertas diartikan sebagai umur atau waktu dimana organ-organ reproduksi mulai berfungsi.  Pubertas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor manajemen pemeliharaan yang meliputi kandang dan pakan, genetik dan faktor lingkungan.  Nutrisi yang cukup baik dapat mempercepat munculnya pubertas pada sapi bali.  Pakan sapi bali di Desa Galungan adalah pakan hijauan berupa rumput gajah, rumput benggala, daun gamal dan batang pisang.  Rata-rata umur pubertas sapi bali 22,09±6,01 bulan menunjukkan bahwa manajemen pemeliharaan sapi bali di Desa Galungan tergolong baik.
      PubDate: 2021-07-31
      DOI: 10.19087/imv.2021.10.4.544
       
  • Jarak Beranak Sapi Bali yang Dipelihara di Desa Galungan, Kecamatan Sawan,
           Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali

    • Authors: Ni Putu Gita Kristyari, I Gusti Ngurah Bagus Trilaksana, Desak Nyoman Dewi Indira Laksmi
      Pages: 553 - 563
      Abstract: Calving interval atau jarak beranak merupakan jarak antara kelahiran satu anak sapi dengan kelahiran anak sapi berikutnya.  Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui lama calving interval sapi bali yang dipelihara di Desa Galungan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali.  Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2020 sampai Februari 2021.  Penelitian menggunakan sampel sebanyak 75 ekor sapi bali betina yang sudah melahirkan lebih dari satu kali.  Penelitian ini merupakan penelitian observasional, dan data diperoleh dari hasil wawancara secara langsung berdasarkan pertanyaan terstruktur (kuisioner) kepada para peternak di Desa Galungan.  Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan nilai yang cukup baik, dengan rata-rata calving interval pada sapi bali yang dipelihara di Desa Galungan, yaitu 12,64±1,48 bulan.  Sistem kandang yang digunakan, yaitu kandang tunggal dengan tipe terbuka dan tertutup, serta menggunakan kawin alam.  Jenis pakan yang diberikan berupa rumput gajah, rumput benggala, rumput setaria, daun gamal, dan batang pohon pisang.  Rata-rata calving interval pada sapi bali yang dipelihara di Desa Galungan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, yaitu 12,64±1,48 bulan yang tergolong baik.
      PubDate: 2021-07-31
      DOI: 10.19087/imv.2021.10.4.553
       
  • Histopatologi Hepar Ayam Broiler yang Diberikan Infusa Daun Dadap
           (Erythrina subumbrans) dan Mengalami Stres Pengangkutan

    • Authors: Ihsanul Firdaus, Putu Suastika, I Made Merdana, Luh Made Sudimartini
      Pages: 564 - 575
      Abstract: Stres pengangkutan pada ayam broiler yang akan mengakibatkan penurunan bobot badan dan mortalitas yang tinggi.  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian infusa daun dadap (Erythrina subumbrans) dengan sediaan 10% sebagai antioksidan pada ayam broiler yang diberi stress pengangkutan pada suhu 33o-35oC selama 4 jam.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 3x2x5 dengan tiga ulangan.  Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 ekor ayam broiler fase grower-finisher yang dibagi kedalam lima kelompok perlakuan.  P0: kontrol negatif; P1: sebagai kontrol positif diberikan vitamin C 2 gram/L; P2 diberikan: infusa daun dadap 1000 ppm; P3 diberikan: infusa daun dadap 2000 ppm; dan P4 diberikan: infusa daun dadap 3000 ppm.  Pada hari kedelapan setelah perlakuan stress pengangkutan dilakukan pengambilan organ hepar dibuat preparat dengan pewarnaan Hematoksilin Eosin.  Data skoring histopatologi dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis, dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney.  Hasil penelitian menunjukkan rerata degenerasi melemak dan nekrosis hepar memiliki perbedaan nyata (P<0,05) pada masing-masing perlakuan.  Perubahan histopatologi dengan kerusakan paling parah terjadi pada kelompok P0, sementara pada kelompok P1 dan P2 menunjukkan hasil yang sama, sedangkan kerusakan yang ringan terjadi pada kelompok P4.  Hal ini dapat disimpulkan bahwa pemberian infusa daun dadap 10% dapat mengurangi kerusakan hepar ayam broiler akibat stress pengangkutan.
      PubDate: 2021-07-31
      DOI: 10.19087/imv.2021.10.4.564
       
  • Pemunculan Birahi Pascamelahirkan pada Sapi Bali di Beberapa Kelompok
           Ternak Wilayah Kerja Puskeswan Sobangan, Badung, Bali

    • Authors: Ni Luh Evy Dhayanti, Desak Nyoman Dewi Indira Laksmi, I Putu Sampurna
      Pages: 576 - 588
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah munculnya birahi pascamelahirkan atau estrus post partum dipengaruhi oleh manajemen pemeliharaan sapi bali pada kelompok ternak wilayah kerja Puskeswan Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan 72 ekor sapi bali pascamelahirkan/post partum.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuntitatif dengan metode survei menggunakan teknik sampling jenuh.  Data yang dikumpulkan adalah data primer.  Pengumpulan data dengan cara wawancara menggunakan kuisioner dan melakukan observasi secara langsung.  Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif distribusi frekuensi kuantitatif dan dilanjutkan dengan hierarchial cluster dengan waktu muncul birahi pascamelahirkan/estrus post partum sebagai variable dan manejemen pemeliharaan sebagai objek, hasil yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel dan grafik dendrogram. Prosedur analisis menggunakan SPSS IBM versi 25.  Hasil penelitian menunjukkan munculnya estrus post partum pada sapi bali yang dipelihara di beberapa kelompok ternak wilayah kerja Puskeswan Sobangan adalah 3,24±1,12 bulan.  Berdasarkan analisis klaster diperoleh enam keanggotaan klaster dan keanggotaan klaster tidak berpengaruh oleh manajemen pakan dan manajemen kandang, hal ini dapat terlihat dari skor manajemen pakan dan manajemen kandang tersebar merata pada tiap klaster.
      PubDate: 2021-07-31
      DOI: 10.19087/imv.2021.10.4.576
       
  • Kualitas Daging Babi yang Diistirahatkan Sebelum Disembelih Lebih Baik
           dalam Konsistensi, Warna, pH, Daya Ikat Air dan Kadar Air

    • Authors: I Gede Arya Mas Sosiawan, Kadek Karang Agustina, I Ketut Suada
      Pages: 589 - 598
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas daging babi yang diistirahatkan dan tidak diistirahatkan sebelum disembelih.  Parameter yang digunakan untuk menentukan perbandingan kualitas daging meliputi uji warna, uji bau, uji konsistensi dan tekstur, uji penetapan pH, uji daya ikat air dan uji kadar air.  Penelitian ini mengambil daging babi di bagian paha belakang (muskulus biceps femoris), seberat ±100 g.  Sebanyak 40 sampel daging diambil dari RPH Pesanggaran dan Tempat Pemotongan Hewan Rumahan di Br. Taman, Darmasaba.  Sampel daging babi diuji secara subjektif terhadap warna, bau, konsistensi dan tekstur menggunakan 10 orang panelis yang telah memenuhi syarat dan di uji secara objektif terhadap pH, daya Ikat air dan kadar air.  Data kemudian diolah dan dianalisis menggunakan uji statistik non parametric (uji Mann Whitney) di SPSS versi 25.0.  Hasil penelitian perbedaan kualitas daging babi yang diistirahatkan dan tidak diistirahatkan sebelum disembelih didapatkan bahwa warna, pH, DIA, dan kadar air berbeda sangat nyata dan konsistensi berbeda nyata, sedangkan untuk tekstur dan bau tidak berbeda nyata.  Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa kualitas daging babi yang diistirahatkan sebelum disembelih lebih baik dari yang tidak diistirahatkan sebelum disembelih.
      PubDate: 2021-07-31
      DOI: 10.19087/imv.2021.10.4.589
       
  • Daging Sapi Bali yang Diistirahatkan Berdasarkan Tingkat Keasamannya
           Berkualitas Lebih Baik Dari pada yang Tidak Diistirahatkan Sebelum
           Disembelih

    • Authors: Ketut Elok Sukardika, Kadek Karang Agustina, I Ketut Suada
      Pages: 599 - 611
      Abstract: Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan menggunakan 38 sampel daging sapi bali.   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas daging sapi bali yang diistirahatkan dengan yang tidak diistirahatkan sebelum dipotong.  Sampel daging diambil pada bagian gandik (M. biceps femoris), masing-masing sebanyak 100 g.  Sampel daging diuji kualitasnya dengan uji subjektif (warna, bau, konsistensi, dan tekstur) dan objektif (pH, daya ikat air, dan kadar air).  Hasil uji warna daging sapi bali yang diistirahatkan dan yang tidak diistirahatkan berturut-turut 8,2 dan 8,1, uji bau sama-sama memiliki skor 1, uji konsistensi memeliki skor 1,9 dan 2,0, uji tekstur memiliki skor 1,3 dan 1,2, uji pH masing-masing sebesar 5,8 dan 6,1, uji daya ikat air berturut-turut sebesar 77,29% dan 76,97%, dan uji kadar air sebesar 76,02% dan 76,63%.  Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Chi-Square, T test, dan Mann-Whitney.   Dapat disimpulkan bahwa pengistirahatan ternak sebelum dipotong meningkatkan kualitas daging yang dihasilkan.
      PubDate: 2021-07-31
      DOI: 10.19087/imv.2021.10.4.599
       
  • Aktivitas Aminotranfirase Anak Babi Peranakan yang Diberikan Suplementasi
           Enzim dan Tepung Kunyit

    • Authors: I Gusti Ngurah Dwipayana Putera, I Made Merdana, Anak Agung Sagung Kendran
      Pages: 612 - 621
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kombinasi enzim xylanase, amylase, protease dan tepung kunyit pada pakan terhadap aktivitas alanin aminotranferase (ALT) dan aspartate aminotranferase (AST).  Menggunakan rancangan acak lengkap.  Sebanyak 32 ekor anak babi peranakan/crossbreed umur empat minggu dengan bobot 7-9 kg dibagi menjadi empat kelompok (P0, P1, P2, dan P3) dengan delapan ulangan. Perlakuan berupa penambahan enzim dan tepung kunyit melalui pakan selama lima minggu.  Pada P0 sebagai kontrol diberikan pakan tanpa perlakuan, P1 diberikan kombinasi enzim dosis 0,1% campuran pakan, P2 diberikan tepung kunyit dosis 1% campuran pakan dan P3 diberikan kombinasi enzim dan tepung kunyit dengan dosis 0,1% dan 1% campuran pakan. Pemeriksaan ALT dan AST dilakukan setelah pengambilan darah.  Pemeriksaan ALT dan AST dilakukan menggunakan alat semiautomatic hematology analyzer.  Hasil pemeriksaan aktifitas ALT dan AST pada P0 adalah110.00 u/L dan 62,67 u/L, pada P1 yaitu anak babi yang diberikan enzim (0,1%) adalah 98,67 u/L dan 61,63 u/L, pada P2 yaitu anak babi yang diberikan tepung kunyit (1%) adalah 101,00 u/L dan 61,67 u/L dan pada P3 yaitu anak babi yang diberikan enzim (0,1%) dan tepung kunyit (1%) adalah 88,67 u/L dan 61,67u/L.  Dapat disimpulkan bahwa suplementasi enzim kombinasi xylanase, amylase, protease dan tepung kunyit pada pakan anak babi peranakan/crossbreed periode nursery aman diberikan dan tidak memengaruhi aktivitas enzim ALT dan AST anak babi.
      PubDate: 2021-07-31
      DOI: 10.19087/imv.2021.10.4.612
       
  • Laporan Kasus: Babesiosis pada Anjing Pomeranian

    • Authors: Ni Luh Putu Diah Septianingsih, Sri Kayati Widyastuti, I Nyoman Suartha
      Pages: 622 - 632
      Abstract: Babesiosis atau piroplasmosis merupakan penyakit parasit didalam sel darah merah akibat infeksi protozoa dari genus Babesia.  Kejadian babesiosis pada anjing umumnya disebabkan oleh Babesia canis dan B. gibsoni.  Caplak merupakan vektor penting dalam penyebaran penyakit protozoa darah.  Jenis caplak daerah tropis dan subtropis yang mejadi vektor penyakit adalah Rhipicephalus sanguineus.  Hasil pegamatan ditemukan kasus babesiosis pada anjing pomeranian, berjenis kelamin jantan, usia satu tahun dengan gejala klinis penurunan nafsu makan dan ditemukan infeksi caplak di seluruh tubuhnya.  Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan Capillary Refill Time >2 detik, mukosa mulut pucat, peningkatan suhu tubuh dan dehidrasi.  Hasil pemeriksaan Complete Blood Count (CBC) diinterpretasikan bahwa anjing mengalami anemia mikrositik hiperkromik, leukositosis, eritrositopenia dan trombositopenia.  Hasil pemeriksaan mikroskopik ulas darah menunjukkan adanya infeksi protozoa Babesia sp. yang ditandai dengan stadium merozoit dengan bentuk piriform secara khas berpasangan membentuk buah pir (the pear shaped form) dan tropozoit berbentuk lingkaran pada eritrosit.  Terapi yang diberikan yaitu ivermectin (0,2-0,5 mg/kg BB, q: 7-14 hari, SC) setiap seminggu selama empat kali, diphenhydramine (1 mg/kg BB, q: 8-12 jam, SC), Clindamycin (25 mg/kg BB, q: 12 jam, PO) diberikan selama 14 hari dan hematopoetik  sekali sehari 1 tablet yang diberikan selama 7 hari.  Kondisi anjing membaik setelah 14 hari.
      PubDate: 2021-07-31
      DOI: 10.19087/imv.2021.10.4.622
       
  • Laporan Kasus: Skabiosis Akibat Infeksi Tungau Sarcoptes scabiei pada
           Anjing Kampung

    • Authors: Putu Adi Guna Purwaka Putra, I Gede Soma, I Gusti Made Krisna Erawan
      Pages: 633 - 643
      Abstract: Skabiosis adalah penyakit kulit menular, bersifat zoonosis yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Anjing lokal berumur tujuh tahun dengan bobot 8 kg mengalami masalah kulit berupa alopesia, kerak, penebalan dan pelipatan kulit di seluruh badan.  Hasil pemeriksaan kerokan kulitnya dengan metode pemeriksaan kerokan kulit ditemukan tungau Sarcoptes scabiei. Anjing tersebut didiagnosis menderita skabiosis. Terapi kausatif diberikan dengan cara menginjeksikan ivermectin dengan dosis 300 mcg/kg BB secara subkutan (SC) dan untuk terapi simptomatisnya digunakan difenhidramin. Ivermectin diberikan satu kali dalam satu minggu selama empat minggu. Difenhidramin diberikan untuk mengurangi rasa gatal, pengobatan topikal dengan lime sulfur. Selain itu pengobatan topikal lainnya adalah dengan pemberian permethrin 5% untuk membantu kerja ivermectin.
      PubDate: 2021-07-31
      DOI: 10.19087/imv.2021.10.4.633
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 35.172.217.174
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-