Publisher: Bogor Agricultural University   (Total: 1 journals)   [Sort by number of followers]

Showing 1 - 1 of 1 Journals sorted alphabetically
Marine Fisheries : J. of Marine Fisheries Technology and Management     Open Access   (Followers: 3)
Similar Journals
Journal Cover
Media Peternakan
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 0126-0472 - ISSN (Online) 2087-4634
This journal is no longer being updated because:
    Journal website is giving errors
  • POTENSI KEMBANG SUSUT LAPISAN TANAH DASAR DI BANJARMASIN

    • Authors: Ahmad Norhadi, Akhmad Marzuki, Surat
      Pages: 53 - 59
      Abstract: Klasifikasi tanah di Banjarmasin pada lapisan permukaan didominasi oleh lapisan lempung sangat lunak yang akan berpotensi kembang susut tanah lempung. Hal ini merugikan stabilitas bangunan di atasnya seperti struktur badan jalan. Nilai potensi ini dapat diketahui dari nilai aktifitas (A) dan prosentase kandungan lempung (%clay) pada lapisan tanah tersebut. Dengan diketahuinya nilai A dan % clay tersebut dapat diprediksi perilaku lapisan tanah dasar sebagai fondasi struktur badan jalan dan dapat dilakukan penanganan masalah kembang susut lapisan fondasi tanah. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut perlu dilakukan penelitian “Potensi Kembang Susut Lapisan Tanah Dasar di Banjarmasin” dengan melakukan serangkaian penyelidikan sifat fisik dan mekanik tanah di lapangan dan di laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian di peroleh nilai activity tanah lempung di kota Banjarmasin memiliki klasifikasi aktivitas kemampuan mengembang dengan plastisitas tinggi PI > 17 adalah normal dengan rata – rata nilai activity sebesar 1.122  dan tidak aktif sebesar 0.479 dengan rentang prosentase lempung 15% - 46%. Potensi pengembangan (S) tanah lempung di Banjarmasin adalah rendah - sedang.. Potensi kembang susut memiliki potensi rentang susut 10 – 12 %  atau memiliki potensi kembang susut sedang (marginal).        
      PubDate: 2021-12-23
      DOI: 10.31961/gradasi.v5i2.1198
      Issue No: Vol. 5, No. 2 (2021)
       
  • ANALYSIS OF LATERITE SOIL WITH PORTLAND CEMENT MIXED VARIATIONS AND THE
           EFFECT ON THE CBR UNSOAKED

    • Authors: Ahmad Ravi, Hurul 'Ain, Betti Ses Eka Polonia, M. Hanif Faisal
      Pages: 60 - 73
      Abstract: Ketapang and Kayong Utara Regency have road construction that often suffers damage before the planned life age caused by the behavior of expansive clay. The subgrade is a fundamental structure in building road construction because the subgrade will support traffic loads or construction loads. The strength and durability of the pavement structure road will depend on the properties and bearing capacity of the subgrade. Practically soil stabilization is a reinforcement engineering against foundation or subgrade by using mixed materials. Therefore, different soil improvement variations are needed. Based on the test result, the CBR value of Sukadana initially gets a 2.95% point. The CBR value for the 6% and 10 % mixture, respectively, gets 17.14% and 25.02%. The CBR value of Sungai Melayu Rayak originally get 4.65% point. Then, for the 6% and 10% mixture, the CBR values increased by 13.78% and 18%. The value of the bearing capacity of the highway soil construction can be know from the results of CBR testing on each variation. The CBR also can measure the strength of the soil. The addition of cement to the earth tends to increase the bearing capacity of the ground. It is because cement can function as a binder between soil particles with chemical compounds contained in cement.
      PubDate: 2021-12-23
      DOI: 10.31961/gradasi.v5i2.1205
      Issue No: Vol. 5, No. 2 (2021)
       
  • RECYCLE GLASS WASTE AS A REPLACEMENT OF FINE AGGREGATE IN CONCRETE MIX
           STANDARD COMPARISON

    • Authors: Syf. Umi Kalsum, Betti Ses Eka Polonia, Hurul 'Ain
      Pages: 74 - 84
      Abstract: Recycling is one way that is used to minimize the amount of waste that exists. Recycling is also a process to reduce the use of new raw materials, reduce energy use, reduce pollution, land degradation and greenhouse gas emissions. Materials that can be recycled consist of waste of glass, plastic, paper, metal, textiles and electronic goods. Glass has characteristics suitable as concrete aggregates, considering that glass is a material that does not absorb water. In addition, glass has high abrasion resistance. Meanwhile, the waste glass flux lowers the temperature to the temperature at which the formers will melt. Stabilizers in glass waste are made of calcium carbonate, which makes the glass waste solid and water-resistant. This glass waste is recycled by mixing it into the concrete mix. The recycling method is done by pounding the glass and putting it into the concrete mix stage. The purpose of mixing the glass waste is expected to increase the compressive strength of concrete. The use of glass waste as a mixed material affects the compressive strength of the concrete. The concrete with the most inferior to highest compressive strength is 4% variation concrete, 2% variation concrete, and traditional concrete. Optimal percentage addition of glass waste impacts on maximum concrete compressive strength is 2% mixture variation which obtained 11,88 Mpa & 11,32 Mpa.
      PubDate: 2021-12-23
      DOI: 10.31961/gradasi.v5i2.1188
      Issue No: Vol. 5, No. 2 (2021)
       
  • ANALISIS PENGGUNAAN BLOK PENYEKAT (BAFFLE BLOCK) UNTUK MEREDUKSI GERUSAN
           PADA ABUTMENT PILAR JEMBATAN

    • Authors: Lutfi Hair Djunur, Kasmawati Kasmawati
      Pages: 85 - 95
      Abstract: Gerusan lokal merupakan proses alamiah yang terjadi disungai akibat perubahan morfologi sungai atau adanya bangunan air yang menghalagi aliran. Adanya bangunan  air tersebut meyebabkan perubahan karakteristik aliran yang berpengaruh terhadap gerusan disekitar abutmen pilar jembatan. Untuk melindungi abutmen pilar jembatan dari penggerusan, diperlukan suatu desain bangunan blok penyekat yang mampu mereduksi gerusan dari derasnya aliran air sehingga abutmen pilar jembatan dapat terlindungi. Pada penelitian ini dibuat model berupa abutmen pilar jembatan dengan blok penyekat. Dengan menggunakan 3 model blok penyekat yang berbeda dimensi ini menggunakan tiga variasi debit yang berbeda dalam empat kali simulasi pengaliran. Berdasarkan hasil analisis dan perencanaan blok penyekat diperoleh efektifitas dalam mereduksi gerusan disekitar abutmen pilar jembatan, yaitu dimensi blok penyekat 1:1, blok penyekat 1:3 dan blok penyekat 1:5. Ketiga model blok penyekat untuk mengetahui perubhan penampang saluran. pola gerusan, volume gerusan dan parameter aliran yang terjadi disekitar abutmen pilar jembatan.Penelitian jembatan adalah tanpa blok penyekat yaitu 32,80%, blok penyekat 1:1 yaitu 43, 32%, blok penyekat 1:3 yaitu 10,01 %  dan blok penyekat 1:5 yaitu 47,77 %. Hasil dari simulasi pengaliran menunjukkan gerusan maksimum bergantung  pada kecepatan  aliran , tinggi aliran,angka Froude, Reynold dan blok penyekat
      PubDate: 2021-12-23
      DOI: 10.31961/gradasi.v5i2.1231
      Issue No: Vol. 5, No. 2 (2021)
       
  • VARIASI PERSENTASE ABU BATU TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL DALAM CAMPURAN
           HRS BASE

    • Authors: Muchtar Salim, Hadi Gunawan
      Pages: 96 - 102
      Abstract: Abu batu terdiri dari butiran-butiran halus dan gradasi yang memenuhi persyaratan gradasi untuk aggregat halus dan filler. fungsi filler adalah untuk mengisi rongga dalam campuran, dan meningkatkan stabilitas dari campuran aspal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi penggunaan abu batu sebagai filler dalam campuran HRS-Base terhadap properties Marshall. Penelitian dilakukan dengan membuat Design mix formula (DMF) untuk mendapatkan Kasar Aspal Optimum (KOA). Menggunakan KOA yang telah didapat, kemudian persentase bahan filler abu batu divariasi sebanyak 1%, 1,5% dan 2%, 2,5% dan 3%. Penambahan filler abu batu dari 1% sampai 3 % meningkatkan nilai stabilitas, rongga terisi apal, dan Marshall Qoutient yaitu masing-masing dari 883,45 kg menjadi1121,66 kg, 69,66 % menjadi 72,68 %, dan 266,10 kg/mm menjadi 299,91 kg/mm dan nilai rongga dalam campuran dan nilai rongga dalam agregat (VMA) mengalami penurunan masing-masing yaitu dari 5,57 % menjadi 4,79 % dan dari 18,36 % menjadi 17,53%. Hasil penelitian menunjukan nilai stabilitas, nilai rongga terisi aspal dan nilai Marshall Qoutient meningkat bersamaan meningkatnya kandungan filler abu batu dalam campuran HRS – Base. Sedangkan nilai rongga dalam campuran dan rongga dalam agregat (VMA) menurun saat kandungan filler abu batu meningkat.
      PubDate: 2021-12-23
      DOI: 10.31961/gradasi.v5i2.1146
      Issue No: Vol. 5, No. 2 (2021)
       
  • PENGARUH GROUTING TERHADAP NILAI LUGEON PADA BATUAN DASAR PONDASI
           BENDUNGAN TAPIN

    • Authors: M. Amril asy'ari, Rachmat Hidayatullah, Dessy Lestari.S, Selo Bhuwono Kahar, Maharto Kristiyono
      Pages: 103 - 116
      Abstract: Bendungan merupakan bangunan air yang dibangun melintang sungai untuk meninggikan elevasi muka air. Salah satu bangunan konstruksi Bendungan adalah Maindam, Fungsi dari  konstruksi maindam adalah sebagai tempat penampungan air Bendungan. Oleh karena itu bendungan harus memiliki pondasi yang kedap air agar tidak terjadi rembesan atau kebocoran. Injeksi semen bertekanan (grouting) adalah proses di mana suatu cairan diinjeksikan dengan tekanan sesuai uji tekanan air ke dalam rongga, rekah dan retakan batuan/tanah, yang mana cairan tersebut dalam waktu tertentu akan menjadi padat secara fisika maupun kimiawi. Setelah dilakukan test grouting kemudian dilakukan perhitungan nilai luegon untuk mengetahui  efektifitas grouting yang dinyatakan dalam %. Pekerjaan pemboran dan grouting pada area maindam Bendungan Tapin dilaksanakan dengan jumlah titik sebanyak 1350 yang dibagi kedalam 12 blok. Dari hasil pekerjaan cek hole untuk pekerjaan grouting maindam kiri untuk 6 blok memiliki angka Lugeon rerata 2.46. Pada pekerjaan grouting di maindam kanan, setelah dilakukan pekerjaan Cek Hole 6 blok didapatkan angka Lugeon rerata 1.18. Hasil perhitungan efektifitas grouting pada zona inti di area maindam didapatkan nilai efektifitas grouting yang diperoleh pada angka 74.38. Angka tersebut dimasukkan kedalam tabel pengaruh Efektifitas grouting masuk kedalam kategoti baik. Kategori tersebut telah menunjukkan bahwa grouting telah berhasil dilaksanakan
      PubDate: 2021-12-23
      DOI: 10.31961/gradasi.v5i2.1186
      Issue No: Vol. 5, No. 2 (2021)
       
  • KEHILANGAN AIR AKIBAT PIPA PENYADAPAN LANGSUNG DI SALURAN IRIGASI RIAM
           KANAN RUAS BRK 0 - 7

    • Authors: Adriani Muhlis, Siti Rahmalia, Herliyani Farial Agoes, Fitriani Hayati
      Pages: 117 - 128
      Abstract: Permasalahan saluran primer pada Irigasi Riam Kanan yang terjadi akibat adanya pengambilan air secara langsung menggunakan pipa penyadap yang dapat berpengaruh pada sulitnya pemeliharaan pada tanggul saluran dan mengakibatkan kapasitas air di saluran berkurang dari yang telah direncanakan. Metode yang digunakan dengan mengambil data langsung di lapangan berupa jumlah, dimensi, jenis serta elevasi tinggi jatuh (outlet) pipa, melakukan analisis nilai koefisien debit serta merekapitulasi debit kehilangan air. Banyaknya pipa penyadap dari ruas BRK 0 sampai BRK 7 berjumlah 1.163 buah dengan jenis pipa PVC AW berdiameter bervariasi. Adapun besarnya kehilangan debit air akibat penyadapan melalui pipa penyadap adalah sebesar 11.299,7 liter/detik dari debit rencana aktual 25.000 liter/detik atau dengan prosentase kehilangan air sebesar 48%. Dalam kurun waktu  5 tahun terakhir, terjadi penambahan banyaknya pipa penyadap yaitu dari 692 buah berdasarkan penelitian sebelumnya, menjadi 795 buah atau bertambah sebanyak 103 buah serta diiringi juga dengan peningkatan jumlah debit pengambilan airnya di saluran primer ruas BRK 1 sampai BRK 4 adalah 7.806,3 liter/detik dari sebelumnya  tahun 2015 hanya 4.682,9 liter/detik, sehingga ada kenaikan sebesar 3.123,5 liter/detik (naik sebesar 40,01 %)  dan untuk penambahan jumlah pipa sebanyak 12,96 %.
      PubDate: 2021-12-23
      DOI: 10.31961/gradasi.v5i2.1228
      Issue No: Vol. 5, No. 2 (2021)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 18.208.186.139
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-