Followed Journals
Journal you Follow: 0
 
Sign Up to follow journals, search in your chosen journals and, optionally, receive Email Alerts when new issues of your Followed Journals are published.
Already have an account? Sign In to see the journals you follow.
Similar Journals
Journal Cover
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi
Number of Followers: 3  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Online) 2580-1430
Published by IKIP PGRI Bali Homepage  [1 journal]
  • EFEK LATIHAN MULTIPLE BOX JUMP TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT TUNGKAI

    • Authors: I Gede Dharma Utamayasa
      Abstract: Olahraga didefinisikan sebagai segala aktivitas fisik yang dilakukan dengan sengaja dan sistematis untuk mendorong, membina, dan mengembangkan potensi jasmani, rohani dan sosial. latihan plyometric dianggap sebagai salah satu cara latihan yang paling efektif untuk meningkatkan daya ledak otot, baik pada pelari jarak pendek. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Salah satu ciri penelitian eksperimen adalah adanya perlakukan (treatmen). Berdasarkan metode eksperimen tersebut, maka digunakan rancangan pre test-post test desain group. Penelitian ini menggunakan sampel pembinaan prestasi Bolavoli Mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya yang dibagi dalam 1 kelompok yang berjumlah 30 orang dengan jenis kelamin laki-laki dengan memberikan latihan Multiple Box Jump dengan menggunakan uji analisis Paired sample T test. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat peningkatan explosive power pemain bola voli putra sebelum dan sesudah latihan multiple box jump.Latihan box jump adalah bentuk latihan plyometrik.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • METODE PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES
           TOURNAMENT (TGT) PADA HASIL PEMBELAJARAN PASING BAWAH BOLA VOLI

    • Authors: Edi Irwanto; Puji Setyaningsih
      Abstract: Pembelajaran pasing bawah bola voli tidak akan berhasil tanpa adanya rencana yang matang dalam proses pembelajaranya. Metode pembelajaran dikembangkan dari adanya perbedaan karakteristik siswa yang bervariasi. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan karakteristik masing-masing siswa. Metode yang sering digunakan dalam pembelajaran pasing bawah bola voli adalah metode langsung dan metode Teams Game Tournament (TGT).
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • HUBUNGAN TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN TERHADAP KELINCAHAN TUBUH ATLIT
           KABADDI

    • Authors: I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; Maryoto Subekti
      Abstract: Olahraga Kabaddi merupakan olahraga yang menekankan kerjasama tim dalam pelaksanaannya. Selain kerjasama tim, di dalam olahraga Kabaddi juga perlu memiliki kondisi fisik yang baik. Kondisi fisik yang dimaksud adalah memiliki daya tahan tubuh, kekuatan, kelincahan/agility, kecepatan, speed reaksi, serta kelentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tinggi badan dan berat badan terhadap kelincahan atlit Kabaddi. Dalam penelitian diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara tinggi badan dan berat badan terhadap kelincahan atlit Kabaddi.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU GAYA MENYAMPING MENGGUNAKAN ALAT
           BANTU MODIFIKASI BOLA KASTI

    • Authors: Arya T. Candra; Wawan Setiawan
      Abstract: Penelitian bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran tolak peluru gaya menyamping melalui alat bantu modifikasi bola kasti siswa-siswi kelas VI SDN 4 Sumberberas tahun ajaran 2018/2019. Penelitian tindakan kelas, subyek penelitian adalah siswa kelas VI SDN 4 Sumberberas Kabupaten Banyuwangi yang berjumlah 26 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 13 siswi perempuan. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan tiga aspek yaitu aspek psikomotor, aspek afektif dan aspek kognitif. Hasil peneltian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa-siswi kelas VI pada materi pembelajaran tolak peluru gaya menyamping dengan nenggunakan alat bantu modifikasi bola kasti di SDN 4 Sumberberas tahun ajaran 2018/2018. Berdasarkan hasil tes aspek psikomotor, aspek afektif dan aspek kognitif pada awal pembelajaran nilai ketuntasan siswa sebesar 34,61% siswa yang mampu melakukan tiga aspek dengan benar, pada siklus I ada peningkatan nilai ketuntasan 53,84% siswa yang mampu melakukan tiga aspek dengan benar dilanjutkan pada siklus II juga meningkat mrnjadi 76,92% siswa yang mampu melakukan tiga aspek yang benar.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • HATHA YOGA DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN FLEKSIBILITAS LUMBAL PADA SISWI
           OVERWEIGHT SEKOLAH MENENGAH ATAS

    • Authors: Luh Putu Ayu Vitalistyawati; Indah Pramita
      Abstract: Meningkatnya beban kerja otot punggung pada siswi sekolah menengah akan menimbulkan permasalahan musculoskeletal seperti penurunan fleksibilitas. Permasalahan penurunan fleksibilitas, terutama fleksibilitas lumbal akan semakin memburuk saat siswi mengalami indeks masa tubuh overweight. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hatha yoga dapat meningkatkan fleksibilitas lumbal pada siswi overweight. Metode penelitian penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan desain pre test-post test group design. Terdapat 15 subyek siswi overweight yang akan diberikan Hatha Yoga selama 4 minggu. Pengukuran fleksibilitas menggunakan sit and reach test. Hasil berdasarkan uji deskriptif didapatkan mean pre-test 10,37±1,307 cm dan mean post-test 17,83±0,880 cm dengan presentase peningkatan sebesar 71,9%. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai p=0,001 (p<0,05) yang berarti bahwa ada pengaruh hatha yoga terhadap fleksibilitas lumbal. Kesimpulan hatha yoga dapat dijadikan latihan alternative untuk memperbaiki fleksibilitas lumbal.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • TINGKAT KECEMASAN ATLET BOLA VOLI PUTRA SEMESTER GENAP 2018/2019 IKIP PGRI
           BALI SEBELUM, PADA SAAT ISTIRAHAT DAN SESUDAH PERTANDINGAN

    • Authors: Komang Ayu Tri Widhiyanti; Ni Wayan Ariawati, Ni Wayan Ary Rusitayanti, I Putu Eri Kresnayadi
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan perbedaan tingkat kecemasan atlet bola voli putra semester genap 2018/2019 sebelum, pada saat istirahat dan sesudah pertandingan. Sampel pada penelitian ini adalah 40 atlet bola voli putra semester genap 2018/2019 IKIP PGRI Bali dengan menggunakan teknik random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala level kecemasan SCAT (Sport Competition AnxietyTest). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif dengananalisis uji one way anova dari software SPSS versi 22. Hasil analisis data diketahui bahwa hasil uji perbandingan antara tingkat kecemasan sebelum bertanding dan sesudah bertanding yaitu memiliki signifikansi sebesar p = 0.000, tingkat kecemasan pada saat istirahat bertanding dan sesudah bertanding memiliki signifikansi sebesar p = 0.000, tingkat kecemasan sebelum bertanding dan pada saat istirahat bertanding memiliki signifikansi p = 0.317. Hasil keputusan berdasarkan uji hipotesis yang menunjukkan signifikansi (p<0.05), maka H0 ditolak, yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum bertanding dengan sesudah bertanding dan terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan pada saat istirahat bertanding dengan sesudah bertanding. Sedangkan hasil keputusan berdasarkan uji hipotesis yang menunjukkan signifikansi (p>0.05), maka H0 diterima, yaitu tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum bertanding dengan sesudah bertanding.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • EFEK METODE PASSING DENGAN TEMBOK TERHADAP PENINGKATAN RECEIVE DALAM
           PERMAINAN SEPAK TAKRAW

    • Authors: Moh. Hanafi
      Abstract: Bermain Sepak takraw banyak teknik yang harus dikuasai oleh seorang pemain agar dapat bermain Sepak takraw yang sebenarnya dan dapat dilihat seni-seninya bermain Sepak takraw di antaranya sepak mula (service), smash gulung, smash kedeng, blok, heading, bola pertama (receive). Banyak dari mahasiswa yang sedang mengikuti perkuliahan tidak bisa memainkan sepak takraw dengan baik dikarenakan penerimaan bola (Receive) yang sulit dikuasai. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Salah satu ciri penelitian eksperimen adalah adanya perlakukan (treatmen). Berdasarkan metode eksperimen tersebut, maka digunakan rancangan pre test-post test desain group. Penelitian ini menggunakan sampel pembinaan prestasi Sepak takraw Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya yang dibagi dalam 1 kelompok yang berjumlah 10 orang dengan jenis kelamin laki-laki dengan memberikan latihan receive menggunakan media raket tenis dengan menggunakan uji analisis Paired sample T test. Hasil analisis berdasarkan hasil hitungan analisis ada pengaruh efek metode passing dengan tembok terhadap peningkatan receive dalam bermain sepak takraw. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa kemampuan lebih tinggi pada pretest dibanding posttest dengan tingkat signifikan yang seluruhnya 0,000 (p<0,05). Kemampuan masing-masing individi seteleah diberikan treatment passing dengan tembok dapat meningkatkan receive dalam bermain sepak takraw.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • KORELASI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN
           LARI 100 METER PADA SISWA PUTRA KELAS VIII H DAN I SMP NEGERI 3 MENGWI

    • Authors: I Putu Indra Wirawan; I Komang Adi Palgunadi
      Abstract: Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra kelas VIII H dan I SMP Negeri 3 Mengwi yang berjumlah 34 orang dan jumlah sampel penelitian ditetapkan dengan teknik kuota sampling sebanyak 30 orang. Metode pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan pengukuran. Metode analisis statistik yang diformulasikan dengan teknik korelasi Ganda Product Moment. Pada analisis hasil perhitungan diperoleh nilai (r) yakni rx1y = -0,44431 dengan mengabaikan tanda min (-) yang berada pada tingkat hubungan cukup, rx2y = -0,39912 dengan mengabaikan tanda min (-) yang berada pada tingkat hubungan rendah, rx1x2 = 0,36631 dan berada pada tingkat hubungan rendah. Sedangkan nilai rx1x2y = 0,519386 berada pada tingkat hubungan cukup. Koefisien penentu (Kp) yaitu sebesar 26,97% dan sisanya sebesar 73,03% adalah faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Taraf signifikansi dalam penelitian ini adalah 0,05% dan db = 28. Berdasarkan uji F diperoleh nilai Fhitung sebesar 4,976 lebih besar dari Ftabel sebesar 2,50 sehingga korelasinya signifikan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa ada korelasi yang cukup antara daya ledak otot tungkai dan panjang tungkai terhadap kecepatan lari 100 meter pada siswa putra kelas VIII H dan I SMP Negeri 3 Mengwi sehingga H0 ditolak dan Ha diterima (signifikan).
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • PENGEMBANGAN MODIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN
           JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR

    • Authors: Maris Aka Satriyo Utomo; Muh. Muhyi Faruq, Yoso Wiyarno
      Abstract: Kondisi kesegaran jasmani anak Indonesia masih rendah dengan sedikit kontribusi dari pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (Penjasorkes) terhadap kesegaran jasmani anak. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa tingkat sekolah dasar melalui permainan dengan menekankan pengembangan media pembelajaran yang dimodifikasi. Instrumen penelitian yang digunakan untuk memperoleh data adalah : Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI), Permainan-Permainan yang telah dimodifikasi. Dari hasil analisis data, diskripsi, pengujian hasil penilitian dan pembahasan, dapat diambil kesimpulan, yaitu tingkat kesegaran Jasmani Umur 10-12 Tahun Siswa Kelas V SDN Lemah Putro 1 berada pada kategori “kurang sekali “ dengan presentase sebesar 00.00% (0 siswa), kategori “kurang” presentasi sebesar 8.00% (2 siswa),kategori “sedang“ presentase sebesar 68,00% (17 siswa), kategori “baik” presentase sebesar 24.00% (6 siswa), dan kategori “baik sekali“ dengan presentase sebesar 00.00% (0 siswa).
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEAD
           TOGETHER) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING PERMAINAN
           SEPAK BOLA

    • Authors: I Kadek Yudha Pranata; I Ketut Sumerta, I Putu Merta Yasa, Ni Luh Putu Indrawathi, I Wayan Sugianta, I Nyoman Suarjana
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar pasing permainan sepak bola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) pada siswa kelas VIII B SMP Widya Sakti Denpasar tahun pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Widya Sakti Denpasar berjumlah 40 orang, data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil belajar teknik dasar pasing permainan sepak bola secara klasikal pada observasi awal 68,08, meningkat pada siklus I menjadi 77,09 dan meningkat pada siklus II menjadi 86,1. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, disimpulkan bahwa hasil belajar teknik dasar passing permainan sepak bola  meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII B SMP Widya Sakti Denpasar tahun pelajaran 2018/2019.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • BERMAIN OLAHRAGA TRADISIONAL MAGOAK-GOAKAN MENINGKATKAN KELINCAHAN
           MAHASISWA PUTRA SEMESTER V PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN
           REKREASI FPOK IKIP PGRI BALI TAHUN 2019/2020

    • Authors: I Gst Ngr Agung Cahya Prananta; I Putu Merta Yasa, I Gusti Ngurah Sudiarta
      Abstract: Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-test and post-test groups design. Populasi diambil dari Mahasiswa Putra Semester V Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FPOK IKIP PGRI Bali tahun 2019/2020. Sampel berjumlah 20 orang diambil secara acak sederhana dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dan jumlah sampel keseluruhan dibagi menjadi dua sehingga pada masing-masing kelompok berjumlah 10 orang. Frekuensi pelatihan 4 kali seminggu selama 6 minggu pada Mahasiswa Putra Semester V Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FPOK IKIP PGRI Bali tahun 2019/2020. Data berupa waktu dari lari bolak-balik (shuttle run) dengan alat Stop watch yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan pada masing-masing kelompok. Data yang diperoleh diuji menggunakan program komputer SPSS 16. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya diuji menggunakan uji t-paired untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan antara kedua kelompok, sedangkan uji t-test independent untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0.05). Hasil uji t-test independent didapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok kelincahan berbeda bermakna (p<0,05). Kesimpulannya bahwa pelatihan Bermain olahraga tradisional Magoak-Goakan meningkatkan Kelincahan. Ada perbedaan yang signifikan antara hasil post test, hasil pelatihan Bermain Magoak-Goakan meningkatkan Kelincahan Mahasiswa Putra Semester V Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FPOK IKIP PGRI Bali tahun 2019/2020.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • PENGARUH METODE PELATIHAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN
           ATLET SHORINJI KEMPO UNIT KEGIATAN MAHASISWA IKIP PGRI BALI

    • Authors: Anak Agung Ngurah Putra Laksana; Anak Agung Ngurah Budiadnyana, Ni Luh Gde Widiantari, I Putu Eri Krisnayadi, I Wayan Adnyana, Ida Ayu Kade Arisanthi Dewi
      Abstract: Latar belakang dari permasalahan penelitian ini adalah kurangnya kelincahan atlet Shorinji Kempo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pengaruh metode pelatihan circuit training terhadap peningkatan kelincahan atlet Shorinji Kempo Unit Kegiatan Mahasiswa. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mengikuti UKM Shorinji Kempo sebanyak 18 orang. Penelitian ini merupajan jenis penelitian uji eksperimental dengan rancangan penelitian pretesposttest control group design. Proses pengambilan data dilakukan  dengan tes kelincahan pada saat pretest dan posttes. Selanjutnya data hasil dari penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji t-test independent. Hasil analisis data, diperoleh hasil bahwa eksperimen pertama dapat t-hitung 10,320 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,306 dengan taraf signifikan 5% dan db=8 demikian juga pada kelompok experiment kedua didapat t-hitung sebesar 5,256 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,306 dengan taraf signifikan 5% dan db=8, perbedaan kelompok eksperimen pertama dan kedua dapat t-test sebesar 3,880 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,120 dengan taraf signifikan 5% dan db= 18.Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode pelatihan circuit training berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kelincahan pada atlet Shorinji Kempo Unit Kegiatan Mahasiswa.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • PELATIHAN LOMPAT JINGKAT TIGA KANAN DAN KIRI SEJAUH 30 METER 10 REPETISI 3
           SET TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA LOMPAT JANGKIT

    • Authors: Dewi Ayu Agung Kurniayanti; Komang Ayu Tri Widhiyanti, Anak Agung Octa Perdana, I Wayan Citrawan, I Made Darmada, I Kadek Suryadi Artawan
      Abstract: Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-test and post-test groups design. Populasi diambil dari siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2017/2018. Sampel berjumlah 36 orang di dapat dengan rumus poccok. Jumlah sampel di bagi menjadi dua kelompok yang masing–masing kelompok terdiri dari 18 orang. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pelatihan lompat jingkat tiga kanan dan kiri sejauh 30 meter 10 repetisi 3 set pada kelompok perlakuan dan pelatihan lompat jingkat tiga kanan dan kiri sejauh 30 meter 6 repetisi 5 set pada kelompok kontrol. Hasil uji t-paired  kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0,05). Hasil uji t-test independent di dapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok sampel (perlakuan dan kontrol) menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna (p>0,05). Akan tetapi kelompok perlakuan lebih memiliki rerata lebih besar dari pada kelompok kontrol. Simpulannya bahwa pelatihan lompat jingkat tiga kanan dan kiri sejauh 30 meter 10 repetisi 3 set dan pelatihan lompat jingkat tiga kanan dan kiri sejauh 30 meter 6 repetisi 5 set sama–sama meningkatkan daya ledak otot tungkai dan menyatakan hipotesis alternatif diterima. Untuk hasil post test kedua kelompok ada perbedaan yang signifikan dan alternatif hipotesis diterima. Dari hasil rerata dan persentase pelatihan 30 meter 10 kanan dan kiri 30 meter 10 repetisi 3 set lebih baik dari pada pelatihan lompat 300 meter 6 repetisi 5 set dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • IMPLEMENTASI MATERI PASSING BOLA VOLI DENGAN MEDIA BOLA PLASTIK DAN BOLA
           VOLI ASLI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 KOTA TEGAL
           

    • Authors: Maftukin Hudah; Adlan Nur Rais
      Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh minimnya pengetahuan yang dimiliki siswa SMP mengenai teknik Passing atas dan passing bawah bola voli secara baik dan benar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa peserta didik SMP N 17 Kota Tegal yang berjumlah 30 siswa, terdiri dari siswa laki-laki berjumlah 15 siswa dan siswa perempuan berjumlah 15 siswa di kelas VIII E. Hasil pada penelitian ini adalah terdapat peningkatan hasil belajar passing atas dan passing bawah pada kelas VIII E. Hal ini diketahui dari nilai praktik passing atas dengan media bola voli asli dan modifikasi bola plastik spon nilai Sig. = 0,682, nilai Sig. > α (0,682> 0,05) maka data dikatakan homogen. Karena varian kedua variel tidak homogen maka pada uji t diketahui nilai Sig. (2 –tailed) = 0,568 yang mana nilai Sig. (2-tailed)>α dan hasil dari nilai praktik passing bawah dengan media bola voli asli dan modifikasi bola plastik spon nilai Sig. = 0,825, nilai Sig. > α (0,825>0,05) maka data dikatakan homogen. Karena varian kedua variel tidak homogen maka pada uji t diketahui nilai Sig. (2 –tailed) = 0,192 yang mana nilai Sig. (2-tailed)>α. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar passing atas dan passing bawah pada kelas VIII E yang diberi perlakuan menggunakan modifikasi bola plastik spon memiliki peningkatan hasil belajar yang lebih signifikan jika dibandingkan menggunakan perlakuan bola voli asli.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • KORELASI PANJANG LENGAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP JAUHNYA LEMPARAN
           CAKRAM GAYA MENYAMPING DI SMP GANESHA DENPASAR

    • Authors: I Made Bagia
      Abstract: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) korelasi panjang lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping; (2) korelasi kekuatan otot lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping; dan (3) korelasi panjang lengan dan kekuatan otot lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping peserta putra kelas IX di SMP Ganesha Denpasar Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan rancangan korelasional design. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa putra kelas IX SMP Ganesha Denpasar yang berjumlah 116 siswa. Sampel diambil sejumlah 31 orang ditentukan melalui nonprobability sampling dengan menggunakan tehnik sampling sistematis. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes dan pengukuran panjang lengan dengan alat antrophometer dalam satuan sentimeter, tes dan pengukuran kekuatan otot lengan dengan alat expanding dynamometer dalam satuan kilogram, tes dan pengukuran jauhnya lemparan cakram diukur dengan alat roll meter dalam satuan meter. Data penelitian diolah menggunakan teknik korelasi product moment dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada hubungan yang signifikan antara panjang lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping; (2) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping; dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping peserta putra kelas IX di SMP Ganesha Denpasar Tahun Ajaran 2017/2018.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
  • PELATIHAN ICKEY SHUFFLE DENGAN JARAK 6 METER 4 REPETISI 3 SET TERHADAP
           KELINCAHAN SISWA PUTRA KELAS X SMA NEGERI 2 MENGWI BADUNG

    • Authors: I Putu Rega Padmawan; I Made Darmada, Ni Luh Gde Widiantari, I Gusti Putu Ngurah Adi Santika, Ni Wayan Ariawati, Agustinus Dei Segu
      Abstract: Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan kelincahan dengan pelatihan ickey shuffle dan lari zig – zag terhadap dua kelompok siswa putra yaitu, kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-tes dan post-tes group design. Populasi diambil dari siswa putra kelas X SMA Negeri 2 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018. Sampel berjumlah 36 orang diambil menggunakan Ordinal Pairing dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini ialah pelatihan ickey shuffle dengan jarak 6 meter 4 repetisi 3 set dan pelatihan lari zig – zag. Data berupa hasil kelincahan shuttle run 5 meter 8 kali yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji menggunakan program SPSS 16. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya diuji menggunakan uji t-paired untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan antara masing-masing kelompok, sedangkan uji t-tes independent untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0,05). Hasil uji t-tes independent didapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok kelincahan ada perbedaan yang bermakna (p<0.05). Simpulan bahwa pelatihan ickey shuffle dengan jarak 6 meter 4 repetisi 3 set meningkatkan kelincahan . Untuk hasil post test menunjukan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dan menyatakan hipotesis nol ditolak.
      PubDate: Fri, 31 Jan 2020 00:00:00 +080
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 3.228.10.17
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-