for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help
Followed Journals
Journal you Follow: 0
 
Sign Up to follow journals, search in your chosen journals and, optionally, receive Email Alerts when new issues of your Followed Journals are published.
Already have an account? Sign In to see the journals you follow.
Similar Journals
Journal Cover
NERS Jurnal Keperawatan
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 1907-686X - ISSN (Online) 2461-0747
Published by Universitas Andalas Homepage  [6 journals]
  • Efektifitas Edukasi Tentang Jajanan Sehat Terhadap Peningkatan Pengetahuan
           dan Sikap Siswa Overweight

    • Authors: Firnaliza Rizona, Karolin Adhisty, Fuji Rahmawati
      Pages: 1 - 13
      Abstract: AbstractOverweight on children can result an obesity. Obesity on children have become a global problem which should be handled immediately. One of the precipitation of overweight is food intake thatis unhealthy snacking. The method for increasing the knowledge and attitude of school aged children is health education. Peer could influencing the children habit in consuming snacking, so that group discussion can give impact on health education process. This research aim was to know the efektivity of education through Focus Group Discussion (FGD) to overweihght children’s knowledge and attitude about healthy snacking. This research was used approach of quasi experiment with one group pre-posttest design. The number of respondent was 50 overweight student divided become five group. Sample election used purposive sampling and FGD process conducted twice meeting. Data collected by using quessioner on pretest and posttest. The statistic result with Wilcoxon test showed that there were effectiveness of education with the differences of knowledge value and attitude value pre and post FGD  with p value =0,000. Education concerning healthy snacking with group discussion can improve the value of knowledge and attitude school aged children with overweight for comprehending about healthy snacking.Key word : attitude, education, healthy snacking, knowledge, overweight.AbstrakOverweight pada anak dapat mengakibatkan obesitas. Obesitas pada anak telah menjadi masalah global yang harus ditangani segera. Salah satu faktor pencetus kelebihan berat badan adalah asupan makanan yaitu jajanan tidak sehat. Metode untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pada anak sekolah yaitu pendidikan kesehatan. Teman sebaya mampu mempengaruhi kebiasaan anak dalam mengkonsumsi jajanan, sehingga diskusi kelompok dapat memberikan dampak saat proses pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi melalui Focus Group Discussion (FGD) terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap anak overweight tentang jajanan sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experiment dengan one grup pre-posttest design. Jumlah responden sebanyak 50 siswa overweight yang dibagi menjadi lima kelompok. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan pelaksanaan FGD dilakukan sebanyak dua kali pertemuan. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner pada pretest dan posttest. Hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat efektivitas edukasi dengan adanya perbedaan nilai pengetahuan dan sikap sebelum dengan sesudah dilakukan FGD dengan nilai p=0,000. Edukasi mengenai jajanan sehat dengan diskusi berkelompok dapat meningkatkan nilai pengetahuan dan sikap anak sekolah overweight untuk memahami tentang jajanan sehat Kata Kunci: edukasi, jajanan sehat, overweight, pengetahuan, sikap.
      PubDate: 2019-03-24
      Issue No: Vol. 15, No. 1 (2019)
       
  • Hubungan Keputusasaan dengan Depresi pada Pasien Diabetes Melitus di
           Padang

    • Authors: Rika Sarfika
      Pages: 14 - 24
      Abstract: Diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang dapat menimbulkan depresi pada penderitanya. Depresi sering dikaitkan dengan perasaan keputusasaan. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara keputusaan dengan depresi pada pasien diabetes melitus. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Sebanyak 122 orang pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Pauh dan Puskesmas Andalas Padang ditetapkan sebagai sampel penelitian dengan kriteria inklusi tidak memiliki riwayat gangguan mood atau gangguan jiwa, berusia dalam rentang 25 sampai 65 tahun serta bersedia menandatangani format informed consent. Pengumpulan data dilakukan pada bulan September sampai Oktober tahun 2016 dengan menggunakan kuesioner SDS (Self-rating Depression Scale) dan kuesioner BHS (Beck Hopelessness Scale). Data dianalisis menggunakan Uji Chi-Square. Ada hubungan yang signifikan antara keputusasaan dengan depresi pada pasien diabetes melitus (Pv = 0.001). Pasien diabetes melitus yang mengalami keputusasaan memilki resiko 7.03 kali terjadi depresi dibanding pasien yang tidak mengalami keputusasaan. Keputusasaan pada pasien diabetes melitus terjadi karena pikiran negatif terhadap kondisi penyakit pada masa yang akan datang, kurangnya motivasi dalam pengontrolan gula darah serta harapan yang negatif terhadap kondisi penyakit. Perasaan-perasaan ini membuat pasien menjadi depresi. Berdasarkan hal ini, maka perlu diberikan edukasi mengenai diabetes melitus dan perawatannya agar keputusasaan dapat di antisipasi.Keywords: Diabetes melitus, keputusasaan, depresi, dewasa, lansia
      PubDate: 2019-03-20
      Issue No: Vol. 15, No. 1 (2019)
       
  • Dukungan Keluarga Dan Lama Dialisis Sebagai Variabel Yang Berhubungan
           Dengan Kepatuhan Pembatasan Cairan Pasien Gagal Ginjal Kronik

    • Authors: tiurmaida simandalahi
      Pages: 25 - 35
      Abstract: Disobedience is a big problem, especially in patients undergoing hemodialysis. The Data of RISKESDAS in 2013, the patients  if Chronic Kidney Failure in Indonesian mencapai 30,7 million society. In West Sumatera as many as 368 patients.  The objective of the research to knows The Relationship of Family Support and Duration of Dialysis with Compliance with Liquid Restrictions in Patients with Chronic Kidney Failure (CRF) at RST Dr. Reksodiwiryo Padang in 2018. This type of research is descriptive analytic with cross sectional design. Data collection was conducted in August 2018 in the RST hemodialysis unit room Dr. Reksowidiryo Padang. The population in this study were all CRF patients who underwent hemodialysis therapy at RST Dr. Reksodiwiryo Padang, April to June 2018 with an average patient visit of 42 peoples. Sampling was done by total sampling as many as 42 people. Data were collected by questionnaire and documentation study on patients. Data has been collected manually and analyzed in univariate and bivariate. The results obtained 76.2% of patients did not adhere to the liquid limitation, 52.4% of patients get poor family support, 66.7% of patients undergoing hemodialysis have long dialysis There is a significant relationship between family support (p=0.030) and duration of dialysis (p=0.001) with compliance with fluid restriction at RST Dr. Reksodiwiryo Padang in 2018. It can be concluded that there is a relationship between family support and length of dialysis with adherence to fluid restriction in RST Dr. Reksodiwiryo Padang in 2018. It is recommended that officers handling patients undergoing hemodialysis pay more attention to the re-control schedule that has been determined on the control sheet, include and educate patients and families regarding fluid restriction, and provide alternatives that can be done for fluid replacement in controlling thirst. Keywords: Chronic Kidney Failure, Compliance with Liquid Restrictions, Duration of Dialysis, Family Support
      PubDate: 2019-03-20
      Issue No: Vol. 15, No. 1 (2019)
       
  • Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Orang Tua pada Anak
           Pra-operasi Di Ruang Bedah Anak

    • Authors: Dwi Novrianda; S.Kep, M.Kep, Hermalinda Hermalinda, Musymiratul Fauziah
      Pages: 36 - 47
      Abstract: Parental anxiety in the child's preoperative phase is influenced by various factors. This study aimed to determine the factors that affect parents' anxiety in preoperative children in the child's surgery room. Quantitative research with cross sectional study approach has been done in dr. M. Djamil Hospital Padang. The sampling technique used accidental sampling with 30 samples. This research took time from June 20 – July 30, 2016. Data were analyzed using independent sample t-test, with p <0.05. t-Test results showed the variables that influence anxiety of parents in pre operative children were parents’s education (p=0,006), parents’ knowledge (p=0,001), family support (p=0,03), and nurse’s support (p=0,001). Suggested to the nurses in pediatric surgery room to increase the information support like counseling face to face with the parents during the preoperative period, so that can increasing the knowledge of parents.
      PubDate: 2019-04-20
      Issue No: Vol. 15, No. 1 (2019)
       
  • Perbandingan Kualitas Hidup Berdasarkan Status Gizi Pada Remaja

    • Authors: Susmiati Susmiati, Ilfa Khairina, Hanny Oktavia Rahayu
      Pages: 48 - 53
      Abstract: Masalah status gizi di dunia meningkat setiap tahunnya. Indonesia menempati ke-108 di dunia dengan kasus status gizi tidak normal terbanyak. Pada Tahun 2013 terdapat 1,6% remaja dengan obesitas di Indonesia, dan  obesitas di Sumatera Barat terdapat 7,9%. Remaja obesitas cendrung memiliki kualitas hidup yang buruk. Beberapa masalah mental dapat ditimbulkan oleh kondisi kualitas hidup yang buruk, seperti frustasi, kecemasan, ketakutan, dan khawatir  Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan kualitas hidup pada berbagai status gizi pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain penelitian crosssectional study. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI dan XII SMA N 9 Kota Padang  yang berjumlah 245 siswa dan pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified random sampling.  Penelitian ini menggunakan kuesioner Pediatric Quality Of Life Inventory (PedsQL) Generic Score versi 4.0 dan lembar data untuk menentukan kalsifikasi Indeks Massa Tubuh. Prevalensi angka status gizi tidak normal pada penelitian ini 44,9%. Prevalensi remaja yang memiliki kualitas hidup yang baik sebanyak 140 responden (57,1%). Dari uji t test didapatkan kualitas hidup remaja dengan status gizi normal lebih tinggi secara signifikan dibandingkan remaja dengan status gizi tidak normal dengan nilai (p = 0,000). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara status gizi dengan kualitas hidup pada remaja. Oleh karena itu diharapkan adanya upaya untuk mencegah status gizi tidak normal yang dilakukan oleh perawat untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada sekolah.
      PubDate: 2019-04-20
      Issue No: Vol. 15, No. 1 (2019)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 18.207.255.49
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-