for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help
Followed Journals
Journal you Follow: 0
 
Sign Up to follow journals, search in your chosen journals and, optionally, receive Email Alerts when new issues of your Followed Journals are published.
Already have an account? Sign In to see the journals you follow.
Journal Cover
Jurnal Farmasi Udayana
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Online) 2622-4607
Published by Universitas Udayana Homepage  [72 journals]
  • Cover and Table of Content

    • Authors: Jurnal Farmasi Udayana
      Abstract:     
      PubDate: 2018-09-25
       
  • Potensi Brazilein Potensi Brazilein dari Kayu Secang (Caesalpinia sappan
           L.) Sebagai Agen Depigmentasi Kulit Secara In Silico

    • Authors: Wiratama Nugraha, Wayan Suwartawan, Andika Prayoga, Linda Laksmiani, Pradnyana Putra, Sasi Ani
      Pages: 1 - 6
      Abstract: Hiperpigmentasi dan penggelapan kulit terjadi akibat sintesis melanin yang berlebihan yang disebabkan karena peningkatan aktivitas dari enzim tirosinase. Brazilein merupakan kandungan senyawa mayor yang terdapat dalam kayu secang (Caesalpinia Sappan L.) yang secara empiris mampu mencerahkan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dari brazilein sebagai agen depigmentasi kulit terhadap protein target enzim tirosinase secara in silico dibandingkan dengan hidrokuinon dan asam askorbat. Tahapan penelitian ini meliputi optimasi struktur brazilein, hidrokuinon dan asam askorbat 3D dengan menggunakan program Hyperchem 8, Preparasi protein target dengan menggunakan program Chimera 1.10.1, dan validasi metode molecular docking serta docking brazilein, hidrokuinon dan asam askorbat pada protein target menggunakan Autodock 4.2. Hasil pengujian molecular docking adalah energi ikatan. Analisis data dilakukan dengan membandingkan energi ikatan hasil docking brazilein pada protein target dengan hasil docking antara hidrokuion dan asam askorbat dengan protein target. Nilai energi ikatan brazilein, hidrokuinon dan asam askorbat dengan protein target enzim tirosinase berturut-turut adalah -6,70 kkal/mol, -3,78 kkal/mol dan -3,84 kkal/mol. Nilai energi ikatan brazilein lebih besar dibandingkan hidrokuinon dan asam askorbat pada protein target. Semakin rendah energi ikatan ligan dengan protein target, maka semakin kuat ikatan yang terbentuk antara ligan dengan protein target dan begitu juga afinitas dari ligan terhadap protein target yang berbanding lurus dengan kekuatan dan kestabilan ikatan tersebut. Perbandingan nilai energi ikatan pada table 4.2 menunjukkan bahwa brazilein memiliki potensi lebih besar sebagai agen depigmentasi kulit dibandingkan dengan hidrokuinon dan asam askorbat dengan mekanisme menghambat enzim tirosinase secara in silico dengan metode molecular docking
      PubDate: 2018-09-25
       
  • PENGEMBANGAN KUISIONER KEPUASAN PASIEN UNTUK PELAYANAN FARMASI KLINIK

    • Authors: Luh Putu Febryana Larasanty, I Made Agus Gelgel Wirasuta, Made Ari Sarasmita, Maria Fiani Cahyadi, Ni Wayan Wirayanti, Ni Nyoman Abigail Triastuti, Ni Nyoman Della Yanti, Ni Made Ayu Wistari, Ni Made Rai Sudarni
      Pages: 7 - 12
      Abstract: Latar belakang: Survey kepuasan pasien adalah salah satu metode evaluasi yang dapat digunakan untuk menilai kualitas pelayanan farmasi klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kuisioner penelitian dalam Bahasa Indonesia untuk mengukur kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian pada fasilitas kesehatan tingkat pertama dan tingkat lanjut terutama mengenai pelayanan farmasi klinik. Metode: Pernyataan – pernyataan dalam kuisioner disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia mengenai standar pelayanan kefarmasian di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), apotek dan rumah sakit. Pernyataan dalam kuisioner dibagi menjadi lima kategori kualitas pelayanan yaitu keandalan, responsif, sarana, jaminan, dan empati. Kuisioner kemudian diuji kepada 90 orang responden (masing – masing 30 orang untuk setiap kelompok kriteria) untuk menilai validitas dan reliabilitas instrument kuisioner. Hasil: Terdapat 39 pernyataan untuk kuisioner pelayanan kefarmasian di Puskesmas, 41 pernyataan untuk kuisioner pelayanan farmasi klinik di apotek maupun di rumah sakit. Uji validitas menggunakan korelasi momen produk yang menghasilkan nilai r untuk masing – masing pernyataan > 0,361 (valid). Tes reliabilitas dilakukan dengan menggunakan uji Cronbach Alpha. Hasil uji Cronbach Alpha > 0,6 (reliabel) untuk masing – masing item kuisioner. Kesimpulan: Berdasarkan uji validitas dan reliabilitas menunjukkan kuisioner kepuasaan pasien terhadap pelayanan farmasi klinik yang disusun valid dan reliabel.
      PubDate: 2018-09-25
       
  • PENETAPAN KADAR METANOL HASIL DESTILASI PENGUAP VAKUM PUTAR EKSTRAK
           METANOL DAUN UBI UNGU MENGGUNAKAN RAMAN SPEKTROFOTOMETER

    • Authors: Santi Maha Dewi
      Pages: 13 - 18
      Abstract:    Solvent extracted results are often not utilized for re-extraction. Methanol is a universal solvent which is often used as an extract of simplicia. The result of a rotary vacuum evaporator distillation is not known purity and level. Raman spectrosphotometer is a non destructive method of analysis that can be applied to determine the levels and purity of distilled methanol. The objective of this research is to know the change of vacuum pressure to the level and purity of methanol, so that methanol from rotary vacuum distillation can be reused for re-extraction. Purple sweet potato leaves are macerated using 95% methanol : 3% citric acid. The extract was evaporated using a rotary vacuum evaporator at 100 mbar, 150 mbar, and 200 mbar vacuum pressure with a range of 5 to 180 min. Purity and methanol levels were determined using a Raman Handheld 1064 nm spectrophotometer. Validation of methanol assay method with Raman spectrophotometer was obtained: precision: KV 0.19% -1.70%, accuracy: 94.4-103.8%, limit of detection: 1.77% (v/v), limit of quantification: 5.89% (v/v), the range of linearity of 1.77% -99.9% (v/v), with a calibration curve equation: y = 216,88x + 1437.1 and the value of R2 = 0.9997. Methanol content of distillation product with pressure variation 100 - 200 mbar in the span of 5 to 180 minutes obtained methanol level 59.8-81.2% (v/v). All distilled methanol yields a spectrum similarity of 86-99% when compared with absolute methanol.
      PubDate: 2018-09-25
       
  • PENGARUH JENIS DAN RASIO MALTODEKSTRIN DE 10 DAN GUM ARAB TERHADAP SIFAT
           FISIK, KIMIA, DAN STABILITAS MIKROENKAPSULASI ANTOSIANIN EKSTRAK ETANOL
           UMBI UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.)

    • Authors: Ni Putu Uma Sari Dewi, A.A.I.A. Sica Oktavillariantika, Ni Luh Putu Kris Monika Yanti, Cokorda Istri Sri Arisanti
      Pages: 19 - 27
      Abstract: Lipstik merupakan salah satu produk kosmetika dekoratif yang digemari oleh sebagian besar kaum wanita di Indonesia. Namun, ditahun 2014 BPOM menemukan bahwa beberapa merk kosmetika mengandung pigmen sintetis rhodamin B yang berbahaya serta mampu mengiritasi. Di sisi lain, Indonesia mengalami peningkatan produksi umbi ubi jalar ungu pada tahun 2013. Umbi ubi jalar ungu banyak mengandung senyawa berkhasiat, seperti antosianin yang berpotensi sebagai pewarna alami merah-keunguan (violet) baik pada makanan, obat, maupun kosmetika. Sayangnya, antosianin tidak stabil terhadap pemanasan tinggi, perubahan pH, enzim, cahaya, ion logam, dan oksidasi. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu melindungi antosianin dari proses degradasi dan aplikasi penggunaan antosianin ekstrak umbi ubi jalar ungu termikroenkapsulasi terhadap stabilitas fisik terutama warna sediaan lipstik. Metode yang dilakukan pada penelitian adalah microwave-assisted dengan bantuan pengeringan radiasi gelombang mikro. Rasio perbandingan bahan pelapis  maltodekstrin DE 10; gum arab; kombinasi gum arab maltodekstrin (1:1) dengan ekstrak etanol umbi ubi jalar ungu sebesar (2:1)% dan (3:1)% b/b. Serbuk kering umbi ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) diekstraksi dengan etanol 70% dalam suasana asam, dikentalkan. Ekstrak kental kemudian dimikroenkapsulasi. Formula optimum mikroenkapsulasi kemudian dijadikan lipstik dan diuji sifat fisisnya meliputi uji organoleptis dan homogenitas, kekuatan, uji pH, titik lebur, dan stabilitas fisik. Data dianalisis dengan metode Analysis of Variance (ANOVA) one-way, taraf kepercayaan 95% dengan hasil uji sifat fisik mikroenkapsulasi pada formula III dihasilkan nilai kelembaban 2,44±0,03%, ukuran partikel ±304 µm, serta efisiensi penjerapan tertinggi sebesar 51,78 ±0,06% dengan stabilitas yang lebih baik pada suhu 28oC dibandingkan dengan lima formula lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, tidak ditemukan adanya pengaruh jenis dan rasio bahan pelapis kombinasi maltodekstrin dan gum arab (2:1)%b/b sebagai dinding mikroenkapsulasi pigmen antosianin umbi ubi jalar ungu terhadap warna sediaan lipstik.
      PubDate: 2018-09-25
       
  • Molecular Docking Sianidin dan Peonidin sebagai Antiinflamasi pada
           Aterosklerosis Secara In Silico

    • Authors: Diajeng Putri Dwinda Saputra
      Pages: 28 - 33
      Abstract: Atherosclerosis is a chronic inflammatory disease that begins with endothelial dysfunction resulting in plaque growth in the inner walls of the arteries. Endothelial dysfunction causes endothelial activates NF-'B resulting in a transcription of proinflammatory gene supporting the growth of atherosclerotic plaque. The purple sweet potato anthocyanin is a compound known to have activity inhibiting the inflammatory process. The major anthocyanins contained in purple sweetpotato are cyanidine and peonidine. The cyanidine and peonidin activity test was performed as antiinflammatory at atherosclerosis based on their interaction on NF-'B protein using molecular docking method in silico. The stages of this research are preparation of protein structure database of NF-'B, protein preparation using Chimera1.10.1 application, preparation and optimization of cyanidin and peonidin 3D structure using HyperChem8 application, and validation of molecular docking and docking method of cyanidin and peonidin on NF-'B protein using application Autodock4.2. The results showed that cyanidine and peonidine had affinity and formed a hydrogen bond with the NF-'B protein. The bond energy between cyanidine and peonidine with the NF-'B protein is -7.92 kcal/mol and -7.86 kcal/mol which together form the hydrogen bond with the LEU472 amino acid on the binding site equal to the native ligand. Cyanidin and peonidine have the potential of activity as antiatherosklerosis because it has an affinity with the NF-'B protein so that it prevents the inflammatory process in the formation of atherosclerotic plaque.
      PubDate: 2018-09-25
       
  • DESAIN PRIMER UNTUK AMPLIFIKASI REGIO PROMOTER GEN inhA ISOLAT P016
           MULTIDRUG RESISTANCE Mycobacterium tuberculosis DENGAN METODE POLYMERASE
           CHAIN REACTION

    • Authors: Eka Nata Sari
      Pages: 34 - 39
      Abstract: Mutations in the inhA promoter region are responsible for isoniazid resistance and cross-resistance to ethionamide. To identify mutations with polymerase chain reaction (PCR), a pair of primers that can amplify the target region. This aim of this study was to obtain the best primer pair to amplify the inhA promoter region  using the Clone Manager Suite 6 program. The inhA promoter sequence (Genbank: U66801) obtained from the www.ncbi.nlm.nih.gov was used as a template. The design results obtained the best primer pair tested in vitro using Polymerase Chain Reaction (PCR) method. The PCR amplification process was performed for 40 cycles with the following conditions: predenaturase (95oC for 15 minutes), denaturation (94 oC for 1 minute), annealing (56 oC for 1 minute 30 seconds), elongation (72 oC for 2 minutes), and final elongation (72 oC for 10 minutes). Detection of PCR products was performed in agarose gel electrophoresis 1.3% w / v and visualized by UV transluminator tool. The results obtained were forward primers of 5'-GGTCGAAGTGTGCTGAGTC-3 'and reverse primer 5'-TGCTCTTCTACCGCCGTGA-3' which met the good primary criterion based on Clone Manager Suite 6. The pair of primers has been able to amplify the inhA promoter region by the length of product produced at 373 bp.
      PubDate: 2018-09-25
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 54.164.198.240
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-