Journal Cover
Spektrum Industri : Jurnal Ilmiah Pengetahuan dan Penerapan Teknik Industri
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 1693-6590 - ISSN (Online) 2442-2630
Published by Universitas Ahmad Dahlan Homepage  [16 journals]
  • PENGUKURAN KINERJA UMKM MENGGUNAKAN PERFORMANCE PRISM

    • Authors: Cynthia Agelina Purnomo, Yuswono Hadi
      Pages: 121 - 136
      Abstract: UMKM XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan keripik buah nangka. Pada proses observasi langsung di lapangan, perusahaan mempunyai masalah dalam melakukan pengukuran kinerja. Pengukuran kinerja yang dilakukan hanya berdasarkan Net Profit Margin (rasio laba bersih dibandingkan dengan pendapatan) tiap tahunnya. Pengukuran yang dilakukan oleh perusahaan tidak cukup representatif menilai kinerja perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan alat ukur kinerja yang tepat dan fleksibel, yaitu dengan metode Performance Prism. Proses penentuan Key Performance Indicator (KPI) kinerja berdasarkan persetujuan dari pihak manajer perusahaan. Dengan periode dasar (tahun 2015) didapatkan hasil bahwa terdapat 25 Key Performance Indicator yang terdiri dari: 2 KPI Investor, 8 KPI Konsumen, 4 KPI Suplier, 6 KPI Karyawan, dan 5 KPI Masyarakat Sekitar dengan nilai total kinerja keseluruhan sebagai pembanding dengan periode pengukuran adalah 2,232 (kategori cukup sehingga perlu ditingkatkan lagi pada periode selanjutnya berdasarkan saran-saran pada periode dasar).Kata kunci: kinerja, Performance Prism, Analytical Hierarchy Process (AHP), alat ukur kinerja
      PubDate: 2017-10-11
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • MODEL PENENTUAN OPERASI PASAR UNTUK MENDUKUNG STABILISASI HARGA MINYAK
           GORENG CURAH:STUDI KASUS

    • Authors: Anis Maisyaroh, Ayu Pratiwi, Muh. Hisjam, Wahyudi Sutopo
      Pages: 137 - 150
      Abstract: Operasi pasar murah minyak goreng curah dimaksudkan untuk menstabilkan harga dan membantu menjaga ketersediaannya di masyarakat. Akan tetapi, terkadang penentuan jumlah minyak goreng curah yang dijual di operasi pasar juga belum direncanakan sehingga operasi pasar tidak sesuai sasaran. Tujuan dari artikel ini adalah menentukan lokasi operasi pasar yang strategis atau merupakan titik terdekat dari lima kecamatan dan kuantitas minyak goreng yang dibutuhkan untuk tercapainya operasi pasar dengan harga yang diinginkan dan mencapai stabilisasi harga. Metode yang digunakan untuk menentukan lokasi operasi pasar adalah metode pusat gravitasi satu titik dan dua titik. Sedangkan untuk penentuan kuantitas minyak goreng yang dibutuhkan untuk operasi pasar ditentukan berdasarkan hukum keseimbangan pasar. Dengan pengkombinasian metode pusat gravitasi dan teori keseimbangan pasar dapat ditentukan lokasi dan kuantitas yang tepat untuk operasi pasar minyak goreng curah di Kota Surakarta. Implikasi manajerial dari model yang telah disusun dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam menentukan lokasi dan kuantitas minyak goreng yang dibutuhkan untuk operasi pasar.
      Kata kunci : Hukum Keseimbangan Pasar, Metode Pusat Gravitasi, Minyak Goreng Curah, Operasi Pasar, Stabilisasi Harga
      PubDate: 2017-10-11
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • USULAN PERBAIKAN KESELAMATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS
           (JSA) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA)

    • Authors: Ariel Levi
      Pages: 151 - 167
      Abstract: PT Prima Utama Mitra Anda adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pembuatan box karoseri. Proses produksinya banyak menggunakan alat atau mesin yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Data perusahaan menunjukkan terdapat 73 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2013 dan 107 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2014. Dengan demikian, perlu dilakukan tindakan perbaikan guna menghindari terjadinya kerugian. Dalam penelitian ini digunakan metode Job Safety Analysis (JSA) dengan pendekatan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Berdasarkan tahapan JSA, terdapat 86 jenis kecelakaan kerja dan diperoleh 5 pekerjaan kritis untuk dianalisis menggunakan metode FMEA. Setelah dilakukan perhitungan RPN, didapatkan 3 pekerjaan dengan tingkat kecelakaan paling tinggi, yaitu pekerjaan menggunakan mesin saw blade, pekerjaan menggunakan mesin las dan pekerjaan menggunakan mesin bor. Selanjutnya, pekerjaan tersebut diberi rekomendasi perbaikan berupa penyusunan Instruksi Kerja (IK). IK berisi langkah dasar pekerjaan, potensi bahaya, serta tata cara kerja yang benar. Selain menyusun IK, tingkat disiplin kerja juga perlu diperhatikan untuk membuktikan penyebab pasti kecelakaan kerja. Tingkat disiplin kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu tujuan dan kemampuan, teladan pimpinan, balas jasa, keadilan, pengawasan melekat, sanksi hukuman, ketegasan, dan hubungan kemanusiaan. Selain faktor-faktor tersebut, tingkat disiplin kerja dapat dibentuk melalui 2 cara, yaitu dengan disiplin preventif dan disiplin korektif.Kata Kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Job Safety Analysis (JSA), Failure Mode And Effect Analysis (FMEA), Instruksi Kerja (IK), Disiplin kerja.
      PubDate: 2017-10-11
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • REDESIGN PRODUK PECI MENGGUNAKAN METODE KANSEI ENGINEERING

    • Authors: Saeful Najib, Ida Betanursanti
      Pages: 169 - 184
      Abstract: Peci is one of the typical Indonesian fashion products favored by men. Peci used for a purpose both official and unofficial purposes. Many people want a product that is more than the usual Peci both in terms of materials and motifs. The purpose of this study is to realize the expectations of customers and develop the better design of peci that fit to the customer's feelings. The method used in this study is Kansei Engineering. That is a method that uses image or feeling psychologically from the user of the product. Then observations is looking for Kansei words and samples of product, There are obtained 10 Kansei words that represent the feeling of customers and 5 sampels of products of craftsmen. Then conjoint analysis is use to get the value of the relationship between elements design and Kansei words. The results of conjoint analysis obtained that special Peci is peci with batik embroidery motif with price is Rp35.000,00 and made of quality velvet. That is the highest preference of most favored by respondents. Recommend the design of the peci that has been obtained is with first quality velvet, batik embroidery three-leaved vines, Lidded green six cmyk: 100, 0, 100, 0 velvet, black cmyk: 0,0,0, 100 Flowers, red cmyk: 0,100,100,0. Ventilated at the top with a semicircular, and use the cardboard inside the furing wrapped with satin lining.Keywords: Kansei engineering, Peci design, conjoint analysis
      PubDate: 2017-10-11
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • RELAYOUT GUDANG BARANG JADI UNTUK MEMAKSIMALKAN KAPASITAS PRODUK JADI
           DENGAN MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY RELATION CHART DAN SHARED STORAGE

    • Authors: Moch. Syayidi Sofyan, Atikha Sidhi Cahyana
      Pages: 185 - 197
      Abstract: PT. XYZ constitute a business that move in sector of food in particular of Dry Noodle and Instan Noodle in Jl.Raya Suko KM3 Sidoarjo. In a build C of production that have three line machine of production and have one location warehouse baggage so that eventually Output from the three line machine will be saving in one warehouse the name is Finished Product Warehouse. Placement of the finished product that not organized well, make a build of production become not efficient. Layout is a main base in a industrial world. Plant layout or facilities layout can be defined as ordinances pengauran a facilities of factory to support the fluency. The purpose from this research is to give an suggestion to repair of layout about location of the finished product in a build C of production. In this research use ARC ( Activity Relation Chart ) method. ARC is an method or a simple technical in a planning of layout facility or ministry be based on the degree of relationship activities with qualitative assessment and inclined be based on opinions which is subjective from each facilities or ministry and method ( Shared Storage ). Shared storage is an method of preparation of the storage area be based on warehouse floor area condotions. As for the expected results from this research is can give an suggestion to repair of layout placement of the finished product that less ordinances well. As the result fro this research is the layout suggestion have value greater storage capacity from the initial layout with a capacity of 61 area, meanwhile for the initia capacity have value smaller as many as 44 storage area. In shared storage method the total value mileage on products A,B,C with initial layout is 142.376 m. meanwhile on suggestion of layout there are a total mileage is 94,952 m with a difference 47,424 m from distance of initial layout.Keywords: Layout, Transit Warehouse, ARC, Shared Storage
      PubDate: 2017-10-11
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • PENGUKURAN KINERJA MESIN PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE OVERALL THROUGHPUT
           EFFECTIVENESS GUNA MENINGKATKAN HASIL PRODUKSI DI PT XYZ

    • Authors: Sigit Wahono, Tedjo Sukmono
      Pages: 199 - 210
      Abstract: PT XYZ is one manufacturing company engaged in the production of animal feed. In the production process sometimes product results does not comply with the requests received by the company. There are many factors which could this problem happened. One of them is less than the maximum engine performance production caused by high downtime on a production machine. To find out how well the performance of a production machine, then it is held a performance assessment by using Overall Throughput Effectiveness (OTE) method.Overall Throughput Effectiveness calculations performed on the line pellet machine was obtained 48.97%. This value is still far to the standard value desired by the company which is 70%. For performance improvement can be done by improving the engine damaged and analyzed by using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). From the analysis showed that the failure modes of root dies breaking up with the value of the RPN 224 is a damage that must be repaired immediately because obtaining the highest RPN value compared to other failure modes.
      Keywords: Measurement of engine performance, OEE, OTE, FMEA
      PubDate: 2017-10-11
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • ANALISIS BEBAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE CVL DAN NASA-TLX DI PT. ABC

    • Authors: Renty Anugerah Mahaji Puteri, Zafira Nur Kamilah Sukarna
      Pages: 211 - 221
      Abstract: PT. ABC merupakan perusahaan Jepang yang bergerak di bidang usaha jasa konstruksi mekanikal, elektrikal, dan system komunikasi. Sebagai perusahaan jasa konstruksi, PT. ABC dituntut untuk mencapai tujuan / target perusahaan tiap tahunnya yaitu mendapatkan tender proyek, maka tak jarang karyawannya dituntut untuk lembur. Seringnya karyawan lembur, maka menimbulkan masalah kelelahan terhadap para karyawannya sehingga target tidak tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beban kerja yang dialami oleh engineer leader pada Departemen DesaindanOperasional di PT. ABC. Beban kerja yang diukur adalah beban kerja fisik dan mental. Beban kerja fisik diukur berdasarkan cardiovascular load (CVL). Beban kerja mental diukur dengan menggunakan metode NASA-Task Load Index (NASA-TLX). Berdasarkan hasil analisis CVL, beban kerja fisik yang diterima engineer proyek memiliki presentase CVL sebesar 31,16%, denganhasilperbaikanmenjadi 23,38%. Sedangkan dari hasil analisis NASA-TLX, beban kerja mental yang diterima engineer proyek yaitu dengan skor NASA-TLX 74,2% denganhasilperbaikanmenjadi 51,6%, sedangkan skor NASA-TLX engineer head office 61,5% denganhasilperbaikanmenjadi 47,66%.Kata Kunci : Beban kerja, Cardiovascular load, NASA-TLX
      PubDate: 2017-10-11
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • PEMILIHAN ALTERNATIF PENGHEMATAN ENERGI PADA PROSES PRODUKSI BATIK CAP
           DENGAN MENGGUNAKAN METODE MCDM-PROMETHEE

    • Authors: Much. Djunaidi, Endah Setyaningsih
      Pages: 223 - 231
      Abstract: Batik merupakan budaya tak-benda warisan manusia bagi bangsa Indonesia yang telah diakui oleh dunia. Industri batik cap masih banyak dikelola oleh masyarakat secara tradisional. Penggunaan energi dalam proses pembuatan batik cap perlu ditingkatkan efisiensinya. Artikel ini membahas tingkat efisiensi energi pada pembuatan batik cap, pada UMKM yang ada di Kampung Batik Laweyan, disertai dengan usulan alternatif untuk peningkatan efisiensi energinya. Perhitungan efisiensi energi dilakukan pada tiap proses yang dilakukan dalam pembuatan batik cap. Usulan perbaikan dilakukan pada proses yang kurang efisien, dengan menggunakan metode multi-criteria decision making (MCDM) - Preference Rangking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE). Dari analisis diperoleh bahwa tiap proses memerlukan jenis energi yang berbeda. Usulan perbaikan yang dihasilkan juga berbeda-beda untuk masing-masing jenis energi.Kata kunci: batik cap, penghematan energi, pengambilankeputusan, PROMETHEE
      PubDate: 2017-10-11
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • UPAYA MENINGKATKAN LAYANAN JASA DAN MENURUNKAN CUSTOMER COMPLAIN
           MENGGUNAKAN METODE FUZZY- SERVQUAL DI PT. EUROTRANS CHARTER INDONESIA

    • Authors: Febri Yanti, Ariya Purnamasari Dewi
      Pages: 233 - 244
      Abstract: PT. Eurotrans Charter Indonesia Fowarding Freight is a company engaged in the transportation services that keep in touch with customers. In the development of its PT. Eurotrans Charter Indonesia decreased its shipment (number of document processing requests). To keep keeksistensianya PT. Eurotrans Charter Indonesia Need to maintain the quality of ministry. Thus the need for a method to measure the quality of service PT. Eurotrans Charter Indonesia and the need to improve the quality of services provided so that customers feel comfortable and satisfied so that it can survive to compete with competitors PT Forwarding lainnya.Langkah-steps involved in data collection is done by observation and questionnaires from several criteria. Those criteria obtained through interviews and studies pustaka..Metode used to measure the quality of service using Fuzzy Servqual. The results of data processing, found that the value of fuzzy-servqual per criteria, perdimensi and overall By using 5 Dimensions in servqual namely: direct evidence (Tangibles), Reliability (Reliability), Responsiveness (Responsiveness), Security (Assurance), Empathy (Empathy). After measuring the quality of service PT. Eurotrans Charter Indonesia found the results showed that customers' expectations have not been in accordance with the perception of the services they receive. Results gap of -1.06 and therefore the management of PT. Eurotrans Charter of Indonesia needs to make improvements of service quality for the sake of reducing the existing gap. To make improvements to the company made by using analysis 5W1H (what, why, when where, who and how) .After note 5 biggest gap in ": Various complete facilities provided by the management, .Kemudahan in payment processing, support services revision PT. Eurotrans Charter Indonesia do a double check and do not make mistakes in working document. quotation (supply) that is given an interesting, and hospitality employees to customers, After the PT. Eurotrans Charter Indonesia improve by 5 w 1h and managed by lowering the number of customer complaints were received PT. Eurotrans Charter Indonesia that before the repair amounts to average number of customers complain - 4 Average monthly customer complaints after the transactions are carried out repairs down menejadi two customer complaints per monthKeyword: Fuzzy Servqual Service, perceptions, expectations
      PubDate: 2017-10-11
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • PENINGKATAN KUALITAS PRODUK PADA MESIN PRODUKSI NONWOVEN SPUNBOND DENGAN
           MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN FMEA

    • Authors: Mochammad Damaindra, Atikha Sidhi Cahyana
      Pages: 245 - 255
      Abstract: PT. XYZ merupakan perusahaan yang berkembang dibidang Nonwoven Spunbond, produk yang dihasilkan yaitu kain plastik terbuat dari biji plastik polypropylene. Produk spunbond bisa diaplikasikan pada spring bed kemudian tas, jaket serta masker. Standart kualitas yang ditentukan diantaranya tidak ada cacat produk berupa lubang (hole), bintik polimer (drop) yang menempel pada produk diakibatkan kegagalan transformasi dan tidak ada sobek pada sisi produk yang mengakibatkan bertambahnya reject potongan sisi produk (trim).Penelitian ini menggunakan metode seven tools untuk mengetahui faktor penyebab tingginya reject yang mengakibatkan pemborosan material. kemudian penyelesaiannya menggunakan metode Failure Mode and Effect Analyis (FMEA) untuk memberikan usulan perbaikan pada bentuk kegagalan tertinggi yang diperoleh melalui perhitungan nilai RPN.Dari hasil analisa didapatkan reject tertinggi yaitu jenis reject trim yang dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pegawai baru, order yang bervariasi, metode berdasarkan type mesin lama, kualitas material, desain mesin yang tidak sesuai order. Dari analisa dan perhitungan SOD diperoleh nilai RPN tertinggi yaitu 30 ada pada lebar kain berlebih yang menyebabkan tingginya reject trim. Rekomendasi perbaikan yang diberikan yaitu membuat alat bantu penutup plat tembaga/kuningan untuk menutup sisi samping spinneret dan membuat SOP serta evaluasi kinerja sebagai tahap control.Kata Kunci: Spunbond, Seven Tools, FMEA.
      PubDate: 2017-10-11
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-