for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help
Journal Cover
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Online) 1858-4543
Published by Universitas Pendidikan Ganesha Homepage  [39 journals]
  • BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PENYELESAIAN MATEMATIKA DITINJAU DARI
           PERBEDAAN TIPE GAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN IMPULSIF

    • Authors: Yuli Aulia Rahayu, Widodo Winarso
      Abstract: The essence of mathematics learning is the ability to solve math problems. Differences in ability, one of which is the suspect cognitive style. Based on the cause of the necessary mathematical problems of the students, cognitive style consists of a type of reflection and impulsive. So that the focus of this research is to analyze students' critical thinking skills in solving mathematical problems based on different types of reflective and impulsive cognitive style. Causal-comparative studies are needed to analyze the problem. The population of this study is composed of students of class VII SMPN 1 Susukan Cirebon. While the sample search uses the intentional sampling technique with the number of research samples 31 students. The technique of data collection using the Cognitive Style TMF test (correspondence familiar figures Test) and description Test (essay) Mathematics of critical thinking. The hypothesis test used is the t-test (T-test for independent samples). The results of the research show that the distribution of cognitive styles of students at SMPN 1 Susukan Cirebon, dominated by reflective-type cognitive style students (74% of students), while a small part of the students type of impulsive cognitive style (26% of students ). Critical thinking ability of reflective type students of cognitive style is better than the type of impulsive cognitive style students
      PubDate: 2018-05-04
      DOI: 10.23887/jipp.v2i1.13279
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2018)
       
  • PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CTL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
           SEKOLAH DASAR PADA MATA PELAJARAN IPA

    • Authors: tutut rahmawati rahmawati
      Abstract:                                    
      The purpose of this research is to describe teacher activity, student activities and student learning outcomes. Improving motivation to learn science by applying CTL learning model. The variable that became the target of change in this research is the learning motivation of IPA, while the variable of action used in this research is CTL learning model. increased motivation to learn science after held a class action using CTL learning model. It can be shown by the increase of students' learning motivation from before and after action. This data is obtained through Metaalalis from various previous penetillors in the same case that is the application of CTL learning model to improve student learning outcomes.Keywords: CTL Learning Model, Learning Outcomes                                         AbstrakTujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Meningkatkan motivasi belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran CTL. Variabel yang menjadi sasaran perubahan dalam penelitian ini adalah motivasi belajar IPA, sedangkan variabel tindakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran CTL. peningkatan motivasi belajar IPA setelah diadakan tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran CTL. Hal itu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya Motivasi belajar IPA siswa dari sebelum dan sesudah tindakan. Data ini diperoleh melalui Metaanalis dari berbagai penetili sebelumnya menganai kasus yang sama yaitu penerapan model pembelajaran CTL untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci : Model Pembelajaran CTL, Hasil Belajar
      PubDate: 2018-05-04
      DOI: 10.23887/jipp.v2i1.13765
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2018)
       
  • PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM PENINGKATAN HASIL
           BELAJARAN SISWA DI SEKOLAH DASAR

    • Authors: Nabila Yuli Ana
      Abstract: Keadaan pendidikan di Indonesia kini dituntut untuk lebih baik lagi guna menyesuaikan tuntutan zaman. Tuntutan zaman ini tentunya masih berhubungan dengan hasil belajar siswa yang diharapkan mampu lebih baik lagi. Dimana hasil belajar siswa sangat dipengaruhi dengan bagaimana cara guru memilih model pembelajaran dalam proses penyampaian materi di kelas. Dengan pemilihan model yang tepat diharapkan akan membantu guru dalam memenuhi tuntutan peningkatan hasil belajar siswa.            Di Indonesia sendiri memiliki berbagai macam model pembelajaran. Tentunya setiap model pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam penerapannya. Namun untuk kesempatan kali ini penulis hanya memilih satu model pembelajaran yang akan dibahas yaitu discovery learning. Penulis memilih model discovery learning ini kerena ingin membuktikan apakah model ini layak digunakan di sekolah dasar atau tidak.            Maka dari itu penulis melakukan riset dengan menggunakan metode meta analisis dengan studi dokumen terhadap 4 data peneliti sebelumnya. Pengumpulan data diperoleh dari penelusuran di jurnal elektronik melalui Google Cendekia dan Scholaria. Dari data yang  didapat dalam bentuk %, dapat penulis simpulkan bahwa model discovery learning mampu membantu meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dengan siswa yang menemukan informasi sendiri sehingga menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa baik di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA).
      PubDate: 2018-05-04
      DOI: 10.23887/jipp.v2i1.13851
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2018)
       
  • PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA
           PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA

    • Authors: Ni Kd Dewiyanti
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan media permainan ular tangga terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD gugus VIII Mengwi, Badung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus VIII Mengwi, Badung yang berjumlah 243 siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 60 siswa yang ditentukan menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian berdasarkan analisis data, diperoleh harga thitung = 4,10> ttabel = 2,000  dengan taraf signifikan 5% dan dk = 58, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada kelas IV SD Gugus VIII Mengwi, Badung. Nilai rata-rata juga menunjukkan bahwa hasil belajar matematika yang diperoleh siswa kelompok eskperimen  = 79,35 >  = 72,85 siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan media permainan ular tangga terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD gugus VIII Mengwi, Badung.
      PubDate: 2018-05-04
      DOI: 10.23887/jipp.v2i1.13977
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2018)
       
  • PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERBANTUAN POWER POINT
           TERHADAP HASIL BELAJAR IPA

    • Authors: I Made Citra Wibawa
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran think pair share berbantuan power point dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan post test only control design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel pada penelitian ini ialah SD Negeri 1 Bukti yang berjumlah 20 siswa dan SD Negeri 8 Kubutambahan yang berjumlah 21 siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda.  Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan rumus polled varians. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara yang mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran think pair share berbantuan power point dan siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Temuan yang diperoleh dalam penelitian ini ialah, kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model think pair share berbantuan power point dapat membuat siswa menjadi lebih tertarik dan menjadi lebih aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
      PubDate: 2018-05-04
      DOI: 10.23887/jipp.v2i1.13975
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2018)
       
  • MOTIVASI BERPRESTASI DAN HASIL BELAJAR IPS DALAM PEMBELAJARAN DENGAN MODEL
           PEMBELAJARAN ACCELERATED LEARNING BERBASIS PETA KONSEP

    • Authors: I.P. Suardipa
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran terhadap motivasi berprestasi dan hasil belajar IPS. Model pembelajaran yang diterapkan adalah Model Accelerated Learning berbasis Peta Konsep. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan populasi siswa kelas V SD Kalibukbuk-Buleleng yang berjumlah 148 siswa dan sampel penelitian berjumlah 74 siswa. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi berprestasi antara siswa yang mengikuti Model Accelerated Learning berbasis Peta Konsep dengan siswa yang mengikuti Model Konvensional pada siswa kelas V di SD Kalibukbuk (F = 7,345; p < 0,05), (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi berprestasi dalam pembelajaran IPS antara siswa yang mengikuti Model Accelerated Learning berbasis Peta Konsep dengan siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V di SD Kalibukbuk (F = 17,580; p < 0,05), dan (3) Secara simultan motivasi berprestasi dan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Accelerated Learning berbasis Peta Konsep secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Konvensional (F = 12.006; p < 0,05).
      PubDate: 2018-05-04
      DOI: 10.23887/jipp.v2i1.13976
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2018)
       
  • PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK
           MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS KELAS 4 SD

    • Authors: Rini Susilowati
      Abstract: This type of research  is a class action research. The purpose of this research enhances students ' critical thinking ability by application of Problem Based Learning with  Audio Visual Media. Data were collected by using a sheet of observation and evaluation tests. The average percentage of critical thinking ability of students overall observation sheet on precyae 13.8% increase in cycle cycle I 69% and increased again in cycle II 96.5%. And the overall percentage on the test results the evaluation cycle I 44.8% increase in cycle II 96.6%. Thus the results showed that the application of problem based learning with audio visual media is able to enhance the critical thinking ability of students.
      PubDate: 2018-05-04
      DOI: 10.23887/jipp.v2i1.13870
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2018)
       
  • UPAYA MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL
           PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING

    • Authors: nada naviana simarmata
      Abstract: Pendidikan di Indonesia saat ini sebernanya masih banyak kekurangan guru dalam mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dibuatnya terutama dalam model pembelajaran yang digunakan terkadang guru hanya melakukan ceramah saja sehingga membuat peserta didik pasif dalam proses belajar mengajar. Disini penelitian yang dibuat menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing dimana peserta didik diharapkan untuk aktif dalam model pembelajaran Snowball Throwing. Berdasarkan hasil penelitian yang ada di bagian pembahasan dan hasil penelitian ini menggunakan Snowball Throwing yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang memuaskan. Dimana Snowball Throwing  mengajak siswa untuk aktif dan berfikir kritis kemudian dalam model pembelajaran ini siswa berfikir untuk membuat pertanyaan yang akan dilemparkan ke siswa lain. Model pembelajaran ini dibentuk menjadi beberapa kelompok sehingga siswa dapat mengeluarkan pendapat untuk memberikan pertanyaan ke siswa yang lainnya. Terutama di sekolah Dasar sangat berhasil jika menggunakan model pembelajaran seperti ini. Model pembelajaran snowball Throwing ini tidak langsung meningkat begitu saja hasil belajar dari peserta didik, melainkan secara bertahap.Kata kunci :  Hasil Belajar, Snowball Throwing, Hasil, Pembelajaran
      PubDate: 2018-05-04
      DOI: 10.23887/jipp.v2i1.13854
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2018)
       
  • UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK
           TERPADU MELALUI PI-MTPS KELAS IV SD

    • Authors: dian suryani
      Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peningkatan keterampilan berbicara tematik terpadu  dapat diupayakan melalui pendekatan inkuiri dan model TPS kelas IV SD semester 2 tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan menggunakan model spiral dari C. Kemmis dan Robin Mc. Taggart. Prosedur penelitian menggunakan 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 tahap yakni, 1) perencanaan tindakan 2) pelaksanaan tindakan dan observasi, 3) refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Tembarak Temanggung dengan 27 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi yang dilengkapi dengan rubrik pengukuran. Teknik analisis data adalah teknik persentase yakni membandingkan keterampilan berbicara dalam pembelajaran tematik terpadu melalui PI-MTPS antar siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan berbicara tematik terpadu, yang diupayakan melalui PI-MTPS antar siklus, yakni sebanyak 44,4% dari seluruh siswa mencapai keterampilan berbicara tinggi di siklus 1 dan meningkat menjadi 81,4% dari seluruh siswa di siklus 2. Keterampilan berbicara dalam pembelajaran tematik terpadu meliputi keterampilan membuat rumusan masalah, keterampilan mengemukakan pendapat, terampil membaca puisi dengan intonasi, pelafalan dan ekpresi yang tepat serta lancar membaca puisi
      PubDate: 2018-05-04
      DOI: 10.23887/jipp.v2i1.13872
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2018)
       
  • PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL MENGGUNAKAN CAMTASIA STUDIO
           8.5 PADA MATAKULIAH SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG)

    • Authors: Riki Rahmad, Eni Yuniastuti, Mona Adria Wirda
      Abstract: ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran dalam bentuk video tutorial menggunakan aplikasi Camtasia Studio 8.5 pada mata kuliah Sistem Informasi Geografi (SIG) di Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Langkah-langkah dalam penelitian pengembangan ini adalah: (1)tahap pendahuluan, (2) tahap perancangan media video tutorial, (3) tahap pembuatan media video tutorial, (4) tahap validasi media, (5) tahap pengujian media video tutorial, dan (6)tahap evaluasi media. Hasil penelitian menunjukkan Hasil uji kelayakan dari segi materi pada pengembangan video tutorial menggunakan Camtasia Studio 8.5 pada matakuliah Sistem Informasi Geografi (SIG) dikategorikan sangat layak untuk digunakan dengan catatan perlu dilakukan revisi. Sedangkan hasil uji kelayakan dari segi media dikategorikan cukup layak digunakan dengan beberapa revisi, diantaranya: penambahan teks dan tulisan, musik, detail petunjuk tombol, dan lain sebagainya. Hasil respon mahasiswa mengenai pengembangan video tutorial menggunakan Camtasia Studio 8.5 pada matakuliah Sistem Informasi Geografi (SIG) masuk dalam kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan video sudah bagus dan mendapatkan respon positif dari mahasiswa. Kata kunci: pembelajaran, media , Camtasia Studio, SIG ABSTRACT This study aims to produce instructional media in the form of video tutorial using Camtasia Studio 8.5 application in Geography Information System (GIS) course in Geography Education Department Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan. The steps in this development research are: (1) preliminary stage, (2) video tutorial design stage, (3) video media tutorial development stage, (4) media validation stage, (5) video media tutorial testing stage, and (6) stage of media evaluation. The results showed that the results of the material feasibility test on the development of video tutorials using Camtasia Studio 8.5 in the Geography Information System (GIS) course are considered very appropriate to be used with the need to revise. While the feasibility test results in terms of media categorized quite feasible to use with some revisions, including: the addition of text and writing, music, detail buttons, and so forth. The result of student's response about video tutorial development using Camtasia Studio 8.5 on Geography Information System (GIS) course in good category. This shows that video development is good and get positive response from students. Keywords: learning, media, Camtasia Studio, GIS
      PubDate: 2018-05-04
      DOI: 10.23887/jipp.v2i1.13040
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2018)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 54.225.26.44
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-