for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help
Followed Journals
Journal you Follow: 0
 
Sign Up to follow journals, search in your chosen journals and, optionally, receive Email Alerts when new issues of your Followed Journals are published.
Already have an account? Sign In to see the journals you follow.
Journal Cover Media Komunikasi Geografi
  [0 followers]  Follow
    
  This is an Open Access Journal Open Access journal
   ISSN (Print) 0216-8138 - ISSN (Online) 2580-0183
   Published by Universitas Pendidikan Ganesha Homepage  [4 journals]
  • VARIASI KOMPOSISI SAMPAH BERBASIS SOSIO EKONOMI PEMUKIM PADA KOMPLEKS
           PERUMAHAN DI KELURAHAN BANYUNING

    • Authors: Putu Indra Christiawan
      Abstract: The accelerated of increase in the number of urban migrants adjoining the construction of unplanned housing. The construction of unplanned housing will produce pressure on the environment, especially the pressure of waste that is the outcome of the activity of the resident consumption. The aim of this study was to analyze the influence of resident characteristics with the waste composition in public housing in Banyuning Sub-district. The research method used is analytic survey. The analysis used in this research is descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that the number of family members, education level and income level partially and simultaneously had a significant effect on the waste composition, both organic and non-organic waste in public housing in Banyuning Sub-district. This study concludes that it is necessary to design a form of waste management that is more specialized in urban waste generated by residential.
      PubDate: 2017-07-29
      DOI: 10.23887/mkg.v18i1.10095
      Issue No: Vol. 18, No. 1 (2017)
       
  • STUDI KEMITRAAN DESA ADAT DENGAN PELAKU USAHA WISATA UNTUK PENGEMBANGAN
           EKOWISATA LOVINA DI KABUPATEN BULELENG

    • Authors: Made Arie Wahyuni
      Abstract: Penelitian dilaksanakan di Kawasan Lovina Kabupaten Buleleng dengan tujuan: (1) Mengidentifikasi potensi wisata yang dimitrakan untuk pengembangan ekowisata Lovina, (2) Mendeskripsikan bentuk kemitraan yang dilakukan desa adat dalam pengembangan ekowisata Lovina (3) Menganalisis kontribusi dari bentuk kemitraan dalam pengembangan ekowisata Lovina. Rancangan penelitian menggunakan rancangan deskriptif. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive area sampling dan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan dokumen. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Potensi wisata mencakup 4 aspek yang wajib dikelola. Pengelolaan tersebut akan lebih mudah jika dimitrakan dengan pihak lain. Adapun aspek yang dimitrakan yaitu atraksi wisata berupa atraksi lumba-lumba dan kegiatan budaya, akomodasi wisata berupa hotel dan restauran, akses berupa jalan dan kelembagaan; (2) Terdapat empat bentuk kemitraan yaitu Kontrak Kelola dengan aspek yang dikontrakkan adalah jabatan dalam suatu organisasi/ manajemen saja, Kontrak Sewa terjadi karena lahan yang ditempati oleh pelaku usaha wisata milik pemerintah daerah, maka pelaku usaha wisata menyewa lahan dan minta izin usaha kepada pihak manajemen operasional DTW Lovina, Hak Guna Bangunan (HGB) terjadi karena lahan yang ditempati oleh pelaku usaha wisata adalah milik desa adat, bangunan kios/ toko dibangun oleh pemerintah, dan pelaku usaha wisata membeli/ menyewa kios/ toko saja, Kontrak Konsesi terjadi karena pelaku usaha wisata memiliki lahan sendiri, maka dapat membuka usaha sesuai dengan kemampuannya; (3) Bentuk kemitraan berkontribusi positif dalam pengembangan ekowisata Lovina. Terdapat tiga bentuk kemitraan yang berkontribusi tinggi terhadap pengembangan ekowisata yaitu bentuk kemitraan kelola, HGB, dan konsesi. Bentuk kemitraan kontrak sewa kontribusinya sedang terhadap pengembangan ekowisata. Faktor lokasi dan kepemilikan lahan sangat mempengaruhi interaksi dengan seluruh aspek kepariwisataan. Khusunya tentang penerimaan pendapatan yang rendah dibandingkan dengan pelaku usaha yang berlokasi di dekat situs obyek wisata. 
      PubDate: 2017-07-29
      DOI: 10.23887/mkg.v18i1.10551
      Issue No: Vol. 18, No. 1 (2017)
       
  • ANALISIS POTENSI MATA AIR SEMERU UNTUK KEBUTUHAN AIR BERSIH PENDUDUK DAN
           IRIGASI PERTANIAN DESA NGUTER, KECAMATAN PASIRIAN, KABUPATEN LUMAJANG

    • Authors: Ikaf Fajar Maulana
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air untuk penduduk dan irigasi di Desa Nguter. Selain itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi mata air Semeru untuk pemenuhan kebutuhan air bagi penduduk dan irigasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey meliputi pengukuran kuantitas mata air dengan menggunakan metode WEIR, pengukuran kualitas air, kebutuhan air penduduk dilakukan wawancara, serta kebutuhan irigasi dianalisis menggunakan software cropwat 8.0. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil debit rata-rata mata air Semeru yaitu sebesar 1.564.973,28 liter/hari. Dari segi kualitas mata air Semeru termasuk kedalam kategori layak untuk disuplai kepada penduduk maupun irigasi. Rata-rata kebutuhan air penduduk Desa Nguter pada musim kemarau dan hujan yang 608.569,5 liter/hari. Secara kuantitas perbandingan debit mata air Semeru untuk kebutuhan air bersih penduduk sangat mencukupi dari masa sekarang atau 50 tahun kedepan. Selain itu, mata air Semeru memenuhi kebutuhan dalam jaringan irigasi Umengan.
      PubDate: 2017-07-29
      DOI: 10.23887/mkg.v18i1.10554
      Issue No: Vol. 18, No. 1 (2017)
       
  • PERENCANAAN KELUARGA DAN FERTILITAS SUKU BAJO DI ERA PERUBAHAN (STUDI
           KASUS: SUKU BAJO DI PERKAMPUNGAN MOLA KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN
           KABUPATEN WAKATOBI)

    • Authors: Subardjan Subardjan
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perencanaan keluarga dan fertilitas suku Bajo dengan fokus: (1) pandangan suami-istri terhadap perencanaan keluarga, (2) mengidentifikasi kondisi sosial, ekonomi, demografi dan budaya dalam kaitannya dengan perencanaan keluarga, (3) menganalisis penggunaan alat kontrasepsi KB dan fertilitas. Analisis dilakukan dengan tekhnik statistik kuantitaif (crosstab) dan tekhnik analisis kualitatif (Miller dan Huberman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) nilai keluarga yang berlaku pada pasangan suami-istri suku Bajo di era perubahan adalah nilai “keluarga besar”; (2) aspek- aspek sosial, ekonomi, demografi, dan budaya merupakan aspek-aspek yang menentukan ukuran keluarga di “era perubahan” dalam hal ini jumlah anak yang diinginkan dan preferensi terhadap anak laki-laki yang masih tinggi. (3) dari kondisi tersebut (1 dan 2) sehingga menyebabkan wanita usia subur (15-49) tahun suku Bajo mayoritas tidak menggunakan alat kontrasepsi KB. Dengan demikian, mengakibatkan fertilitas dalam hal ini jumlah rata-rata Anak Lahir Hidup (ALH) dan Anak Masih Hidup (AMH) cenderung lebih tinggi.
      PubDate: 2017-07-29
      DOI: 10.23887/mkg.v18i1.10556
      Issue No: Vol. 18, No. 1 (2017)
       
  • PEMANFAATAN CITRA PENGIDERAAN JAUH PADA GOOGLE EARTH UNTUK PEMBUATAN PETA
           CITRA DI KECAMATAN MARGA, KABUPATEN TABANAN

    • Authors: I Wayan Krisna Eka Putra
      Abstract: Kecamatan Marga merupakan salah satu kecamatan yang sebagian besar desa-desa nya belum memiliki peta desa khususnya peta citra. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar (1) terbentuknya pengetahuan dan keterampilan aparat desa dalam hal membuat peta citra, dan (2) memfasilitasi aparat desa agar dapat menghasilkan peta citra. Tahapan pelaksanaan kegiatan yaitu: (1) persiapan yang meliputi penyusunan materi dan pedoman untuk download data citra penginderaan jauh pada Google Earth menggunakan software StichMaps dan Quantum GIS, penyusunan materi dan pedoman untuk membuat peta citra, serta validasi data citra yang akan digunakan sebagai data dasar, (2) pelaksanaan yang meliputi pemberian bimbingan teknis cara download data citra penginderaan jauh pada Google Earth, (3) evaluasi keberhasilan kegiatan membuat peta citra dari data citra penginderaan jauh pada Google Earth, dan proses print out peta. Kegiatan ini berjalan dengan lancar sesuai rencana, hanya saja peserta masih belum bisa mandiri membuat peta terutama pada saat melakukan proses layout peta.
      PubDate: 2017-07-29
      DOI: 10.23887/mkg.v18i1.10557
      Issue No: Vol. 18, No. 1 (2017)
       
  • REFLEKSI KRITIS KONDISI DEMOGRAFI INDONESIA: ANTARA BONUS DAN BENCANA
           DEMOGRAFI

    • Authors: I Made Sarmita
      Abstract: Indonesia still has various demographic problems. Large population, low population quality, and uneven distribution of population. In quantity, Indonesia can be said will soon enjoy the demographic dividend because the large number of population is a productive age. But the large number of productive age population was not followed by a reliable quality and this can actually be a demographic disaster. This article presents the outlook as a critical reflection of Indonesia's current demographic condition derived from the review of demographic data and related writings. The results obtained are that the demographic conditions of Indonesia are in the "crossroads".  In terms of quantity, Indonesia will enjoy demographic dividend, but in terms of the quality of Indonesia will be faced with the demographic disaster. To avoid the negative impacts of the demographic conditions and to enjoy the momentum, extra effort needs to be done not only by the government, but by all components of the nation. Real, immediate and continuous efforts that can be done include improving the quality of human resources, especially through education and health, creating jobs by all parties, placing the elderly population as an asset, and consolidating the agricultural sector through the empowerment of local farmers as well as cutting wages between agriculture and non-agricultural sectors.
      PubDate: 2017-07-29
      DOI: 10.23887/mkg.v18i1.10558
      Issue No: Vol. 18, No. 1 (2017)
       
  • PERJUANGAN MASYARAKAT PASEBAN DALAM MENJAGA KELESTARIAN PESISIR UJUNG
           BARAT KABUPATEN JEMBER

    • Authors: Fikri Haikal Akbar
      Abstract: Artikel ini membahas perjuangan masyarakat Paseban untuk melakukan konservasi terhadap lingkungan. Permasalahan yang dikaji pada artikel ini adalah faktor penyebab masyarakat melakukan perjuangan untuk menolak pertambangan serta upaya yang dilakukan masyarakat untuk menolak tambang. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial dan pendekatan antropologi. Metode yang digunakan adalah observasi non partisipasi dengan teknik wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Paseban merupakan wilayah dipesisir pantai selatan jawa yang memiliki kandungan pasir besi dan direncanakan sebagai daerah penambangan. Dampak rencana penambangan yakni dalam bidang ekonomi, sosial budaya dan lingkungan. Masyarakat menggunakan kearifan lokal untuk menjaga kelestarian lingkungan di Paseban. Upaya yang dilakukan antara lain dengan cara sosial budaya yakni selametan perempatan, larung sesaji, dan tanggap wayangan. Selain itu dilakukan pula upaya penanaman tanaman mangrove, pemanfaatan sebagai tempat wisata, lahan perkebunan dan penggunaan alat tradisional sebagai kearifan lokal masyarakat. Artikel ini menunjukkan bahwa ada upaya dari masyarakat untuk menjaga agar wilayah pesisir tetap lestari.
      PubDate: 2017-07-29
      DOI: 10.23887/mkg.v18i1.10619
      Issue No: Vol. 18, No. 1 (2017)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 107.20.120.65
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-2016