for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help
Followed Journals
Journal you Follow: 0
 
Sign Up to follow journals, search in your chosen journals and, optionally, receive Email Alerts when new issues of your Followed Journals are published.
Already have an account? Sign In to see the journals you follow.
Journal Cover
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2549-9068 - ISSN (Online) 2579-4558
This journal is no longer being updated because:
    RSS feed has been removed by publisher
  • ADSORPSI Pb2+ DALAM LIMBAH CAIR BATIK MENGGUNAKAN ADSORBEN DAMI NANGKA
           TANPA TERAKTIVASI DAN TERAKTIVASI NaOH: pH DAN WAKTU KONTAK

    • Authors: Bekti Nugraheni, Kyky Herlyanti, Mighfar Syukur
      Pages: 1 - 5
      Abstract: Timbal (Pb2+) merupakan salah satu logam berat yang mempunyai tingkat toksisitas tinggi. Konsentrasi Pb2+ yang melebihi ambang batas yaitu 10 µg/dl dapat mencemari lingkungan. Salah satu cara untuk mengurangi pencemaran Pb2+ yaitu dengan adsorpsi. Bahan adsorben yang digunakan aman untuk lingkungan salah satunya adsorben dami nangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimasi pH dan waktu kontak adsorpsi Pb2+; serta mengetahui persen penyerapan Pb2+ pada limbah cair batik menggunakan adsorben dami nangka tanpa aktivasi (A) dan teraktivasi NaOH (B). Hasil optimasi pH dan waktu kontak  menggunakan adsorben (A) dan (B) yaitu  samasama optimum pada pH 4 dengan persen penyerapan sebesar 93, 25% (A) dan 98,20% (B); demikian juga (A) dan (B) optimum pada waktu kontak 90 menit dengan persen penyerapan sebesar 96,10% dan 99,21%. Selanjutnya hasil tersebut diaplikasikan pada  limbah cair batik. Hasil % penyerapan adsorben (A) dan (B)  sebesar 79,89% dan 100%.
      PubDate: 2017-12-15
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2017)
       
  • BIAYA MEDIK LANGSUNG TERAPI HIPERTENSI PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT X
           YOGYAKARTA

    • Authors: Farida Baroroh, Susi Siti Fathonah
      Pages: 6 - 13
      Abstract: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang menjadi masalah utama di Indonesia maupun dunia. Tingginya prevalensi hipertensi, timbulnya komplikasi, dan perlunya pengobatan jangka panjang menyebabkan biaya pengobatan menjadi isu utama ekonomi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui rata-rata total biaya medik langsung (direct medical cost) dan faktor yang mempengaruhi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sudut pandang pembayar (BPJS) pada pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan untuk melihat ratarata biaya medik langsung dan faktor yang mempengaruhi. Hasil penelitian dari 73 pasien yang dianalisis, 54,79% adalah laki-laki dan 45,21% perempuan, dengan rentang usia antara 23-83 tahun. Pasien terdiagnosa hipertensi tanpa penyakit lain 13,70% dan 86,30% dengan penyakit lain, dengan rata-rata biaya obat antihipertensi berkisar antara Rp.5.833 sampai Rp.313.285. Rata-rata total biaya medik langsung pasien hipertensi tanpa penyakit lain berkisar antara Rp.213.284 sampai Rp.434.632 per bulan, dan dipengaruhi biaya obat antihipertensi (p=0,000). Biaya hipertensi dengan penyakit lain berkisar antara Rp.142.516 sampai Rp.927.207, dan dipengaruhi oleh biaya obat antihipertensi (p=0,000), biaya obat non-antihipertensi (p=0,000) serta jumlah penyakit lain (p=0,001). Kesimpulan penelitian adalah rata-rata total biaya medik langsung antara Rp.142.516 sampai Rp.927.207 dengan dipengaruhi oleh biaya obat (p=0,000) dan jumlah penyakit lain (p=0,001)
      PubDate: 2017-12-15
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2017)
       
  • POLA PENGOBATAN HIPERTENSI PADA PASIEN LANSIA DI PUSKESMAS WINDUSARI,
           KABUPATEN MAGELANG KABUPATEN MAGELANG

    • Authors: Heni Lutfiyati, Fitriana Yuliastuti, Arrum Khotimah
      Pages: 14 - 18
      Abstract: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola peresepan pasien hipertensi pada pasien lanjut usia. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan metode deskriptif dan pengambilan data secara retrospektif .Subyek penelitian adalah resep pasien hipertensi lanjut usia di Puskesmas Sawangan kabupaten Magelang periode desember 2015 sampai maret 2016.. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah resep dan rekam medis pasien hipertensi lansia di Puskesmas Sawangan. Hasil penelitian  dengan menggunakan sampel sebanyak 189 sampel, berdasarkan jenis kelamin, perempuan 59.79% dan laki-laki 40.21%. Berdasarkan umur 72.49% usia 60-74 tahun,  23.28%  usia 75 -84 tahun dan 4.23% usia > 85 tahun. Total resep pasien hipertensi lansia adalah 189 resep dengan jumlah item obat hipertensi 255 obat dan obat non hipertensi 353 obat. Rata – rata item per lembar resep pada pasien hipertensi lansia 3.22 item per lembar resep.  Peresepan tunggal lebih banyak dari pada kombinasi yaitu sebesar 76.72%. Obat anti hipertensi paling banyak diresepkan  adalah golongan ACEI 61.81%,. Golongan ACEI  diresepkan paling banyak adalah captopril sebanyak 79.31%.  Kombinasi obat antihipertensi yang paling banyak diresepkan adalah kombinasi ACEI dan diuretik sebanyak 84.10%.
      PubDate: 2017-12-15
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2017)
       
  • TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN OBAT DI APOTEK WILAYAH
           KECAMATAN MERTOYUDAN KABUPATEN MAGELANG

    • Authors: Puspita Septie Dianita, Elmiawati Latifah
      Pages: 19 - 23
      Abstract: Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian dimana apotek merupakan tempat dilakukannya praktek kefarmasian oleh seorang apoteker. Perkembangan yang pesat telah terjadi di apotek dimana terdapat paradigma apotek yang baru yaitu dari drug oriented (pelayanan obat) menjadi patient oriented (pelayanan pasien) yang mengacu pada asuhan kefarmasian (pharmaceutical care) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan obat di apotek wilayah Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang sehingga apotek dapat meningkatkan kualitas pelayanannya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, dimana data diambil dengan menggunakan kuesioner terhadap pasien yang berkunjung atau membeli obat di apotek tersebut.. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pasien atau masyarakat yang membeli obat di apotek wilayah Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang merasa puas terhadap pelayanan obat yang diberikan oleh apotek tersebut. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pemacu sarana pelayanan kefarmasian yang lain untuk mempertahankan serta memberikan pelayanan kefarmasian kepada pasien untuk menjadi lebih baik lagi.
      PubDate: 2017-12-15
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2017)
       
  • POLA PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN
           BPJS DI RSUD KRT SETJONEGORO WONOSOBO

    • Authors: Widarika Santi Hapsari, Herma Fanani Agusta
      Pages: 24 - 28
      Abstract: Hipertensi dilaporkan terjadi pada ± 50 juta penduduk di Amerika Serikat dan ± 1 milyar di seluruh dunia. Hipertensi merupakan faktor resiko utama gangguan jantung.  Berdasarkan Riskesdas 2013 hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menempati peringkat 6 dimana prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran dengan penderita usia  ≥18 tahun sebesar 25,8%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan obat hipertensi di RSUD KRT Setjonegoro pada pasien pengguna jaminan kesehatan BPJS. Penelitian ini menggunakan rancangan diskriptif dimana data dikumpulkan secara retrospektif. Data yang digunakan berasal dari data rekam medik pasien hipertensi rawat jalan BPJS RSUD KRT Setjonegoro bulan Maret 2015 – Maret 2016. Penelitian menunjukkan hasil yaitu golongan obat terbanyak adalah golongan penghambat kanal kalsium sebesar 35,38% dan jenis obat hipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin yaitu sebesar 22,17%
      PubDate: 2017-12-15
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2017)
       
  • AKTIVITAS ANTIBAKTERI IN VITRO DAN EFEKTIVITAS ANTIDIARE IN VIVO EKSTRAK
           BIJI CARICA (Carica Pubescens ) PADA MENCIT JANTAN (Swiss webster) YANG
           DIINDUKSI MINYAK JARAK

    • Authors: Rina Wijayanti, Maynia Susanti, Anggun Dwi V, Dheanggara Resty, Desi Nurferawati, Saniatul Aeni
      Pages: 29 - 38
      Abstract: Diare salah satu morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Biji Carica menjadi alternatif antibakteri dan antidiare. Tujuan penelitian mengetahui  ekstrak biji Carica memiliki aktivitas antibakteri dan antidiare. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Pada aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar, kelompok konsentrasi 1%, 3%, 5%, kontrol positif dan kontrol negatif. Uji  antidiare menggunakan post-test only control group design 30 mencit dibagi 5 kelompok. Setiap kelompok diinduksi castor oil 0,75 ml, kontrol negatif diberi CMC Na, kontrol positif diberi loperamid dan kelompok 600 mg/kg BB, 700 mg/kg BB dan 800 mg/kg BB diamati selama 4 jam. Analisa data antibakteri, rentang waktu diare, diameter serapan air dan konsistensi fases menggunakan kruskal wallis. Saat mulai diare, frekuensi diare dan berat fases menggunakan one way anova.  Hasil penelitian menunjukkan kadar air simplisia 6.88 %. Presentase rendemen ekstrak 5.45%. Skrining fitokimia ekstrak biji Carica mengandung tanin, flavonoid, terpenoid, alkaloid dan saponin. Aktivitas antibakteri konsentrasi 1%, 3% ,5% , kontrol negatif dan kontrol positif berbeda signifikan (p<0.05). uji saat mulai diare dan frekuensi diare menunjukkan berbeda signifikan  kelompok 600 mg/ Kg BB, 700 mg/Kg BB, 800 mg/Kg BB, kontrol positif dan kontrol negatif berbeda signifikan (p<0.05). Uji rentang waktu diare, berat fases, diameter serapan fases dan konsistensi fases menunjukkan tidak berbeda signifikan antar kelompok 600 mg/Kg BB, 700 mg/Kg BB, 800 mg/Kg BB, kontrol positif dan kontrol negatif (p>0.05). Biji Carica terbukti memiliki aktifitas antibakteri pada konsentrasi 1% dan antidiare pada dosis ektrak 600 mg/Kg BB ditinjau dari parameter frekuensi diare. 
      PubDate: 2017-12-15
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2017)
       
  • AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOLIK DAUN KOPI ROBUSTA (Coffea
           canephora) PADA TIKUS DIABETES TIPE 2 YANG DIBERI DIET LEMAK TINGGI DAN
           SUKROSA

    • Authors: Shaum Shiyan, Herlina Herlina, Della Arsela, Elmiawati Latifa
      Pages: 39 - 46
      Abstract: Daun kopi robusta (Coffea canephora) memiliki potensi sebagai agen antioksidan dan antidiabetes karena kandungan senyawa fenolik yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak etanolik daun kopi robusta (EEDK) terhadap penurunan kadar glukosa darah. Hewan uji dibagi menjadi kelompok normal, kontrol negatif (NaCMC 0,5%), kontrol positif (metformin 34,6 mg/200 gBB), dan tiga perlakuan (EEDK dosis 59, 118, dan 236 mg/kgBB). Pemodelan tikus diabetes dengan pemberian sukrosa dan diet lemak tinggi selama 85 hari. Ekstrak diberikan pada hari ke-86 sampai 100, kadar glukosa darah diukur hari 91; 96 dan 101. Penurunan kadar glukosa darah kelompok kontrol positif sebesar 69,26%. Kelompok perlakuan ekstrak berturut-turut 47,05%; 56,93% dan 72,48%. Ekstrak daun kopi robusta memiliki aktivitas sebagai antidiabetes dan tidak terdapat perbedaan dibandingkan metformin (p>0,05). Rata-rata nilai AUC96-101 yang paling rendah dan mempunyai persentase penurunan kadar glukosa darah yang paling besar ditunjukan oleh EEDK dosis 236 mg/kgBB. Nilai ED50 EEDK yaitu 126,90 mg/kg BB. Daun kopi robusta memiliki potensi sebagai agen antidiabetes.
       
      PubDate: 2017-12-15
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2017)
       
  • KAJIAN DRUG RELATED PROBLEMs PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PEDIATRIK
           DI RSUD KOTA SEMARANG

    • Authors: Willi Wahyu Timur, Lukman Hakim, Fita Rahmawati
      Pages: 47 - 52
      Abstract: Drug Related Problems (DRPs) merupakan masalah yang berhubungan dengan obat yang banyak terjadi di pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil kejadian DRPs, profil antibiotik yang mengalami DRPs, dan hubungan antara Drug Related Problems penggunaan antibiotik dengan luaran terapi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan retrospective cohort study. Subyek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 128 pasien, dimana terdapat 78 kejadian drug related problems pada 64 pasien dengan rincian sebagai berikut; indikasi tanpa obat 0 kejadian, obat tanpa indikasi yang sesuai 5 kejadian (6,41%), pemberian obat tidak tepat 1 kejadian (1,28%), dosis kurang 17 kejadian (21,79%), dosis lebih 7 kejadian (8,97%), adverse drug reaction 14 kejadian (17,95%), interaksi obat 33 kejadian (42,32%), dan kegagalan menerima obat 1 kejadian (1,28%). Terdapat dua antibiotik yang paling banyak mengalami DRPs, yaitu ceftriaxon dan cefotaxim. Pada uji Chi square didapatkan tidak ada hubungan antara jumlah kejadian DRPs terhadap luaran terapi dan lama waktu rawat inap (p>0,05).
      PubDate: 2017-12-17
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2017)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 54.224.166.141
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-