for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help
Followed Journals
Journal you Follow: 0
 
Sign Up to follow journals, search in your chosen journals and, optionally, receive Email Alerts when new issues of your Followed Journals are published.
Already have an account? Sign In to see the journals you follow.
Journal Cover Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
  [0 followers]  Follow
    
  This is an Open Access Journal Open Access journal
   ISSN (Print) 1858-330X - ISSN (Online) 2548-6373
   Published by Universitas Negeri Makassar Homepage  [6 journals]
  • IMPLEMENTASI DISCOVERY LEARNING DAN PENELITIAN AUTENTIK UNTUK MENINGKATKAN
           KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS VIII D SMP NEGERI 1 SINJAI
           TIMUR

    • Authors: Rustan Rustan
      Pages: 219 - 232
      Abstract: This research is a classroom action research (PTK), which aims to determine the increase science process skills of students in grade VIII D SMPN 1 Sinjai East Academic Year 2015/2016 through the implementation of discovery learning and authentic assessment. The subjects were students in grade VIII D SMPN 1 East Sinjai academic year 2015/2016. Procedures classroom action research was conducted in two cycles and each cycle consisting of four meetings. From the second cycle is a series of interrelated activities. At each cycle is held three times face to face meeting and the meeting measurement of Science Process Skills (KPS) to see an increase in science process skills of learners. This study is successful if the students in the classical obtain an average value of science process skills of 60. The results showed science process skills of students in the first cycle and the second cycle is 58.73 77.62. Based on the indicators of the success of the study was halted in the second cycle having already meet or exceed the specified indicators of success.Keywords: discovery learning, science process skills, authentic assessmentPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 1 Sinjai Timur Tahun Pelajaran 2015/2016 melalui implementasi discovery learning dan penilaian autentik. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 1 Sinjai Timur tahun pelajaran 2015/2016. Prosedur penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dan disetiap siklus terdiri dari empat pertemuan. Dari kedua siklus ini merupakan rangkaian kegiatan yang saling berkaitan. Pada setiap siklus diadakan tatap muka sebanyak tiga kali pertemuan dan satu pertemuan pengukuran Keterampilan Proses Sains (KPS) untuk melihat peningkatan keterampilan proses sains peserta didik. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila peserta didik secara klasikal memperoleh nilai rata-rata keterampilan proses sains sebesar 60. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan proses sains peserta didik pada siklus I adalah 58,73 dan siklus II 77,62. Berdasarkan pada indikator keberhasilan maka penelitian ini dihentikan pada siklus II karena telah memenuhi bahkan melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan.Kata Kunci: discovery learning, keterampilan proses sains, penilaian autentik
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
  • PEMBELAJARAN BERBASIS LEARNER AUTONOMY UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN
           PROSES SAINS

    • Authors: Abdul Salam, Sarah Miriam
      Pages: 233 - 239
      Abstract: This study tried to give an alternative to teachers or educators a kind of instruction that gives their students the learning autonomy gradually, and also to improve the students’ Science Process Skill (SPS). The subject of this study is the second (2nd) semester students of Physics Education Study Program of FKIP ULM at the academic year of 2015/2016. This study was conducted in pretest and postest group design. The study result showed that the developed teaching materials were declared: (1) valid according to the expert judgment with good category, (2) practical based on the application of the lesson plan in classroom which beeing of very good category, and (3) effective based on the students’ Science Process Skill (SPS) giving the gain score of 0.77 which being of high category. Based on the finding of the research, it can be concluded that the developed teaching materials based on the learner autonomy levels were declared feasible to be used to improve Students’ Science Process Skill (SPS).Keyword: science process skill, learner autonomy, learningPenelitian ini mencoba memberikan alternatif pilihan kepada guru/dosen agar secara bertahap memberi otonomi kepada peserta didiknya dalam proses belajar mengajar, sekaligus untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa/mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester dua (2) program studi Pendidikan Fisika FKIP ULM tahun akademik 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan  pretest and postest group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan: (1) valid berdasarkan penilaian pakar yang kesemuanya berkategori baik, (2) praktis berdasarkan keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran yang berkategori sangat baik, (3) efektif berdasarkan perolehan gain score sebesar 0,77 yang berkategori tinggi. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis learner autonomy yang dikembangkan dinyatakan layak untuk meningkatkan keterampilan proses sains.Kata Kunci:  keterampilan proses sains, learner autonomy, pembelajaran
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
  • PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY-INQUIRY UNTUK MEREDUKSI
           MISKONSEPSI IPA PESERTA DIDIK SMP

    • Authors: Basman Tompo, M Arifin Ahmad, Muris Muris
      Pages: 240 - 253
      Abstract: Misconceptions in the field of science in many areas ranging from primary level to higher education. However, the efforts made to overcome or reduce the occurrence of science misconceptions have not been successful. Therefore, the main problem of this study were (i) how the implementation of learning science at the junior high school today' (ii) how to develop the discovery inquiry learning model is valid, practical and effective way to reduce students  science misconceptions at junior high school. This research is a study of R & D (research and development), which refers to the stages of development Four-D (4-D), which is the stage of define, stage of design, stage of development and the stage of dissemination. The main objective of this research is to develop a learning model discovery inquiry for reducing science misconceptions at junior high school students are valid, practical, and effective. To obtain a valid model, practical, and effective, well developed instruments and learning devices. The products resulting from this research is the model book documents and supporting learning device models. The results showed that this happens science misconception adult students in SMP Negeri 2 Maros South Sulawesi for conception of Vibration and Light. Based on trial results indicate that the discovery inquiry  learning model developed have valid criteria, practical and effective. Discovery inquiry learning model is said to be valid for the assessment of all components of the learning model validator meet the elements of validity. Said to be practical for learning component discovery inquiry  implemented in full, and the ability of teachers to manage learning at the high category. While discovery inquiry  learning model is effective, because students experiencing science misconceptions reduction in the medium category, the activities of students in the learning achievement fulfilled the ideal time and students give positive response to the discovery inquiry  learning model.Keywords : learing model, discovery inquiry, science misconception, model developmentKesalahan konsep dalam bidang IPA terjadi di banyak tempat mulai dari tingkat pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi. Namun, upaya yang dilakukan untuk mengatasi atau mereduksi terjadinya miskonsepsi IPA belum banyak membuahkan hasil. Oleh karena itu masalah utama penelitian ini adalah (i) bagaimana pelaksanaan pembelajaran IPA pada tingkat SMP' (ii) bagaimana mengembangkan  model pembelajaran discovery inquiry  yang valid, praktis dan efektif untuk mereduksi miskonsepsi IPA peserta didik SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian R&D (research and development) yang  mengacu pada tahapan pengembangan Four-D (4-D), yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap diseminasi (disseminate). Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan model pembelajaran discovery inquiry untuk mereduksi miskonsepsi IPA peserta didik tingkat SMP yang valid, praktis, dan efektif. Untuk memperoleh model yang valid, praktis, dan efektif, dikembangkan pula instrumen dan perangkat pembelajaran. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini adalah dokumen buku model dan perangkat pembelajaran pendukung model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi miskonsepsi IPA pada peserta didik di SMP Negeri 2 Maros Sulawesi Selatan untuk materi Getaran dan Cahaya. Berdasarkan hasil uji coba menunjukkan bahwa model pembelajaran discovery inquiry  yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Model pembelajaran discovery inquiry dikatakan valid karena penilaian seluruh komponen model pembelajaran oleh validator memenuhi unsur kevalidan. Dikatakan praktis karena komponen pembelajaran discovery inquiry terlaksana seluruhnya, dan kemampuan guru mengelola pembelajaran berada pada kategori tinggi. Sedangkan model pembelajaran discovery inquiry efektif, karena peserta didik mengalami reduksi miskonsepsi IPA pada kategori sedang, aktivitas peserta didik dalam pembelajaran memenuhi unsur pencapaian waktu ideal serta peserta didik memberikan respon positif terhadap model pembelajaran discovery inquiry.Kata Kunci:  model pembelajaran, discovery inquiry, miskonsepsi IPA, pengembangan model
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
  • PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING
           MATERI GERAK UNTUK PESERTA DIDIK KELAS VII SMPN 1 BULUKUMBA

    • Authors: Rostina Rostina, Ahmad Yani
      Pages: 254 - 269
      Abstract: This study included research and development (research and development) based on guided discovery that aims to determine: (1) profile learning device physics-based guided discovery are valid, (2) an assessment practitioners / teachers to the learning device physics-based guided discovery have been developed, ( 3) the response of students to use learning device physics-based guided discovery have been developed, (4) how much the result of studying physics using guided discovery-based learning tools in class VII students of SMPN 1 Bulukumba the academic year 2015/2016. The result of the development of the learning device physics-based guided discovery material movement for students of class VII SMPN 1 Bulukumba that meet validity, practicality, and effectiveness, shows that (1) the process of software development model of R2D2 includes six phases, material analysis, requirements analysis, the structure of matter , prototypes, research, and testing. (2) Based on the results of validation experts, learning tools which have been developed are Subjects of Students (BAPD), Implementation Plan eLearning (RPP), Activity Sheet Students (LKPD), and test results for Learning (THB) has valid criteria, practical, and effective. (3) Keterlaksanaan learning device in the category entirely implemented, (4) Ratings RPP teachers to the average percentage of 96.00%, BAPD average percentage of 96.00%, LKPD average percentage of 90.00%, the learning process the average percentage of 97.50%, so overall are in good category (5) the response of students to the learning device generated 88.21% are in a very positive interpretation, (6) Analysis of the results of the completed study 28 and 4 participants students are not complete. The maximum score is of 100, a minimum score is of 63 with an average of 85. Based on the analysis of validity, practicality, and effectiveness of the above then the resulting device unfit for use.Keywords: guided-discovery, learning toolsPenelitian ini termasuk penelitian pengembangan (research and development) berbasis penemuan terbimbing yang bertujuan untuk mengetahui: (1)profil perangkat pembelajaran fisika berbasis penemuan terbimbing yang valid, (2)penilaian praktisi/guru terhadap perangkat pembelajaran fisika berbasis penemuan terbimbing yang telah dikembangkan, (3)respon peserta didik terhadap penggunaan perangkat pembelajaran fisika berbasis penemuan terbimbing yang telah dikembangkan,  (4)seberapa besar hasil belajar fisika menggunakan perangkat pembelajaran berbasis penemuan terbimbing pada peserta didik kelas VII SMPN 1 Bulukumba tahun ajaran 2015/2016. Hasil pengembangan perangkat pembelajaran fisika berbasis penemuan terbimbing materi gerak untuk peserta didik kelas VII SMPN 1 Bulukumba yang memenuhi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan, menunjukkan bahwa (1)proses pengembangan perangkat model R2D2 meliputi enam tahap yaitu, analisis materi, analisis kebutuhan, struktur materi, prototipe, telaah, dan ujicoba. (2)Berdasarkan hasil validasi para ahli, perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan adalah Bahan Ajar Peserta Didik (BAPD), Rencana Pelaksanaan Pembelajatan (RPP), Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD),  dan Tes Hasil Belajar (THB) telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. (3)Keterlaksanaan perangkat pembelajaran berada pada kategori terlaksana seluruhnya, (4) Penilaian guru terhadap RPP rata-rata persentase 96,00%,  BAPD rata-rata persentase 96,00%, LKPD rata-rata persentase 90,00%, Proses pembelajaran rata-rata persentase 97,50% sehingga secara keseluruhan berada pada kategori baik, (5)Respon peserta didik terhadap perangkat pembelajaran yang dihasilkan 88,21% berada pada interpretasi sangat positif, (6)Analisis hasil belajar 28 orang tuntas dan 4 orang peserta didik tidak tuntas. Skor maksimum 100, skor minimum 63 dengan rata-rata 85. Berdasarkan hasil analisis kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan tersebut diatas maka perangkat yang dihasilkan layak untuk digunakan.Kata Kunci:  penemuan terbimbing, pengembangan perangkat pembelajaran
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
  • PENGEMBANGAN PERANGKAT BERBASIS PENDEKATAN ILMIAH UNTUK MENINGKATKAN
           KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN 1 BANTAENG

    • Authors: Rusmi Rusmi, Jasruddin Daud Malago
      Pages: 270 - 283
      Abstract: This study included research and development (research and development), wherein the desired product is a learning device that is valid and deserves to be used .. These products are: (1) lesson plan (RPP), (2) Worksheet learners (LKPD) and (3) test science process skills. Development of the device model refers to a model of four-D (Model 4-D), which consists of four phases: (1) definition (define), (2) design (design), (3) development (develop), and ( 4) deployment (disseminate). This study uses four D software development models to determine the achievement of science process skills on the subject of light after being taught by using a scientific approach. This research was conducted at SMPN 1 Bantaeng. Analysis of the data used in this research is descriptive statistical analysis. Descriptive statistics were used to analyze the validity of the study and describe the results of observations of the test results. From these results it can be said that all the components of the learning device that includes lesson plans, LKPD, science process skills test along with an assessment instrument meets the criteria of validity based on an assessment team of experts. Thus the device is being developed viable for use in teaching physics, especially in light of the material. Based on the results of research and development is found characteristics of the learning device (RPP and LKPD) oriented scientific approach. Based on the analysis we found that the enforceability of the device is in the category implemented entirely, the ability of teachers to manage learning are in the very good category, the questionnaire responses of learners and teachers are in the category of very positive. And based on the analysis of test scores shows the science process skills Science Process Skills attainment levels are at very high category.Keywords: science process skill, scientific approachPenelitian ini termasuk penelitian pengembangan (research and development), dimana produk yang diinginkan adalah perangkat pembelajaran yang valid dan layak untuk digunakan. Produk tersebut adalah: (1) rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), (2) Lembar kerja peserta didik (LKPD), dan (3) tes keterampilan proses sains. Pengembangan model perangkat yang digunakan mengacu pada model four-D (Model 4-D) yang terdiri dari empat tahap yaitu: (1) pendefinisian (define), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (develop), dan (4) penyebaran (dessimenate). Penelitian ini menggunakan pengembangan perangkat model four D untuk mengetahui pencapaian keterampilan proses sains pada pokok bahasan cahaya setelah diajar dengan  menggunakan pendekatan ilmiah.  Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Bantaeng. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif. Statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis kevalidan perangkat pembelajaran dan mendeskripsikan hasil pengamatan hasil uji coba. Dari hasil  penelitian ini dapat dikatakan bahwa semua komponen perangkat pembelajaran yang meliputi RPP, LKPD, tes keterampilan proses sains beserta instrumen penilaian memenuhi kriteria kevalidan berdasarkan penilaian tim ahli. Dengan demikian Perangkat yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran fisika khususnya pada materi cahaya. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan ditemukan karakteristik dari perangkat pembelajaran (RPP dan LKPD) yang berorientasi pada pendekatan ilmiah. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa keterlaksanaan perangkat berada pada kategori terlaksana seluruhnya, kemampuan guru mengelola pembelajaran berada pada kategori sangat baik, angket respon peserta didik dan guru berada pada kategori sangat positif. Dan berdasarkan hasil analisis skor tes keterampilan proses sains menunjukkan tingkat pencapaian Keterampilan Proses Sains  berada pada kategori sangat tinggi.Kata Kunci:  keterampilan proses sains, pendekatan ilmiah  
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
  • PENERAPAN PEMBELAJARAN BERORIENTASI KONSTRUKTIVISTIK UNTUK MENINGKATKAN
           KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK KELAS X MIA 5 SMA NEGERI 1
           SUNGGUMINASA

    • Authors: Andi Ati, Muhammad Tawil
      Pages: 284 - 299
      Abstract: This study is a classroom action research which aims at obtaining the description of constructivist-based learning process that can improve problem solving skills in Physics subject of grade X MIA 5 students at SMAN 1 Sungguminasa in Gowa district. The subject of the study were the students of grade X MIA 5 on the second semester of academic year 2015/2016 with the total of 46 students, consisted of 17 female students and 29 male students. The study was conducted in two cycles which consisted of four activities, namely the planning, the implementation of treatment, observation, and reflection. The result of the study reveal that (1) the learning activities of the students using constructivist-based learning approach improve from cycle I 52.00% (fairly active category) to cycle II 81.73% (very active category); (2) the observation result of learning management by the teacher in cycle I and II is at the range of 90.00%< NR< 100% which categorized as very good; (3) the average score of LKPD (students’ worksheet) improves from cycle I 2.96 to 4.08 in cycle II; (4) the average score of problem solving skills of students improve from cycle I 2.37 to 4.12 in cycle II or improve by 73.84%. The conclusion based on the result of the study is the constructivist-based learning can improve problem solving skills of grade X MIA 5 students at SMAN 1 Sungguminasa.Keywords: constructivist, problem  solving skillsPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk memperoleh gambaran proses pembelajaran berorientasi konstruktivistik yang dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah fisika peserta didik kelas X MIA 5 SMA Negeri 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelas X MIA 5 semester genap tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah peserta didik 46 orang terdiri dari 17 laki-laki dan 29 perempuan.Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari empat kegiatan, yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan tindakan,observasi, dan refleksi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktifitas pembelajaran peserta didik dengan pendekatan pembelajaran berorientasi konstruktivistik mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 52,00% (kategori cukup aktif) menjadi 81,73% (kategori sangat aktif) pada siklus II, (2) hasil observasi pengelolaan pembelajaran oleh guru pada siklus I dan II berada pada rentang 90,00 % ≤ NR ≤ 100 %, sehingga dikategorikan sangat baik, (3) skor rata-rata LKPD mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 2,96 menjadi 4,08 pada siklus II, (4) skor rata-rata keterampilan pemecahan masalah peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 2,37 menjadi 4,12 pada siklus II atau mengalami peningkatan sebesar 73,84%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berorientasi konstruktivistik dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah peserta didik kelas X MIA 5 SMA Negeri 1 sungguminasa.Kata Kunci: konstruktivistik, keterampilan pemecahan masalah. 
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
  • RANCANG BANGUN ALAT PEMURNI AIR LAUT MENJADI AIR MINUM MENGGUNAKAN SISTEM
           PIRAMIDA AIR (GREEN HOUSE EFFECT) BAGI MASYARAKAT PULAU DAN PESISIR DI
           KOTA MAKASSAR

    • Authors: Muhammad Said L, Iswadi Iswadi
      Pages: 300 - 310
      Abstract: This research aims to design and make tools purifying sea water became drinking water using water pyramid system and applying to islands and coastal communities in Makassar. The method is performed comprising the steps of selecting the right tools and materials, designing and construction tools, analysis quality testing of water result evaporated and application of tools. The results research show that the water pyramid system is only counting on solar power can turn sea water in to drinking water. The evaporated water quality by using a pyramid system has resulted in the water ready to drink as eligible by the standards of No: 492/MENKES/PER/IV/2010 of April 19th 2010 concerning the quality of drinking water. The result of the application of system tools purifying sea water into drinking water using solar energy has produced an alternative solution for coastal communities and islands to reduce the difficulty of obtaining clean water, so that expenditure needs the purchase of clean water can be reduced.Keywords: Pyramid of water, evaporation, clean water crisis, coastal communities and islands.Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat alat pemurni air laut menjadi air minum menggunakan sistem piramida air sekaligus menerapkan ke masyarakat pulau dan pesisir di kota Makassar. Metode yang dilakukan terdiri dari tahap pemilihan alat dan bahan yang tepat, perancangan desain dan konstruksi alat, analisis pengujian kualitas air hasil evaporasi dan penerapan alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem piramida air yang hanya mengandalakan tenaga matahari dapat mengubah air laut menjadi air minum. Kualitas air melalui hasil evaporasi menggunakan sistem piramida telah menghasilkan air yang siap diminum karena memenuhi syarat berdasarkan standar No: 492/ MENKES/PER/IV/2010 tanggal: 19 April 2010 tentang kualitas air minum. Hasil penerapan alat sistem pemurni air laut menjadi air minum dengan menggunakan energi surya telah menghasilkan solusi alternatif bagi masyarakat pesisir dan pulau untuk mengurangi kesulitan memperoleh air bersih, sehingga pengeluaran kebutuhan pembelian air bersih dapat berkurang.Kata Kunci:  Piramida air, evaporasi, krisis air bersih, masyarakat pesisir dan pulau.
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
  • INTRUSI AIR LAUT PANTAI BAROMBONG MAKASSAR DENGAN METODE KONDUKTIVITAS
           LISTRIK

    • Authors: Haswida Yanti, Muhammad Arsyad
      Pages: 311 - 315
      Abstract: We reported the coastal sea water intrusion of Barombong Beach Makassar by using electrical conductivity method. The purpose of this study was to analyze the occurrence of intrusion of sea water wells along Barombong beach area of Makassar and identifying the citizen well water in terms of its physical properties. To determine the level of seawater intrusion in wells, it was been conducted the measurment of electrical conductivity (EC) of the water wells. Sample of well water took at home inhabitants of coastline that was 500m-1500m far. Based on the results of testing that was done on 15 samples taken from populations’ wells in Barombong, Tamalate District, it has been known that the intrusion of seawater has reached the area 3. In area 1, the water was brackish and even salty category, area 2 was in the category of slightly brackish water as well as in the region 3. From the analysis of the observation results it could be seen that conductivity was decreasing with the increasing of distant regions from the waterfront and vice versa, the value of conductivity was increasing when the distance was closer to the waterfront. The water quality, based on its physical condition, was of temperatures ranging from 29,5oC to 33,0oC and the degree of acidity (pH) of the entire sample was alkaline.Keywords : sea water intrusion, water wells, electrical conductivityTelah dilakukan penelitian mengenai Intrusi Air Laut Pantai Barombong Makassar dengan  Metode  konduktivitas  listrik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis besar intrusi air laut sumur warga disepanjang kawasan Pantai Barombong Makassar dan mengidentifikasi air sumur warga ditinjau dari sifat fisiknya di kawasan Pantai Barombong Makassar. Untuk mengetahui tingkat intrusi air laut pada sumur gali, dilakukan pengukuran Daya Hantar Listrik (DHL) air sumur. Pengambilan sampel air sumur dirumah penduduk dari garis pantai yaitu berjarak 500m-1500m. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan terhadap 15 sampel yang diambil dari sumur-sumur  penduduk di Pantai Barombong Kecamatan Tamalate diketahui bahwa intrusi air laut sudah mencapai wilayah 3. Pada wilayah 1 air berada dengan kategori payau bahkan asin, wilayah 2 dalam kategori air agak payau demikian halnya pada wilayah 3. Dari analisis pengamatan dapat dilihat nilai konduktivitas menurun seiring dengan semakin jauhnya daerah dari tepi pantai, dan sebaliknya nilai konduktivitas listrik membesar dan meningkat apabila jarak semakin dekat dari tepi pantai.Kualitas air berdasarkan keadaan fisiknya mempunyai nilai suhu berkisar antara 29,5oC - 33,0oC dan untuk derajat keasaman atau (pH) air dari keseluruhan sampel yaitu bersifat basa.Kata Kunci:  intrusi air laut, air sumur, konduktivitas listrik
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
  • PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTIR
           MIKRO GEOPOLIMER BERBAHAN DASAR LEMPUNG LATERITE

    • Authors: Khusnul Khatimah, Andi Irhamsyah
      Pages: 316 - 323
      Abstract: This research was amied to study the influence of rice husk ash addittion to the mechanical and micro structure properties of geopolymer based on laterite soil. Geopolymers were synthesized through alkali activation method of laterite soil varying the amount of rise husk ash mass (0%, 1.5%, 3%, 4.5% and 6%) relative to the mass of laterite. The addition of 4.5% rice husk ash showed the highest comppressive strength namely 41.07 Mpa. The result of X-Ray diffraction analysis phased that the presence of rise husk ash did not change the structure of geopolymers. Scanning electron microscopy (SEM) was used to study to morphology of geopolymers.Keywords: geopolymers, laterite soils, rise husk ash, mechanical properties, microstructurePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu sekam padi terhadap sifat mekanik geopolimer berbahan dasar lempung laterite. dan  untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan abu sekam  padi terhadap struktur mikro geopolimer berbahan dasar lempung laterite. Sintesis geopolimer dilakukan dengan menggunakan metode aktivasi alkali berbahan dasar lempung laterite dengan menvariasikan penambahan abu sekam padi (0%, 1.5%, 3%, 4.5% dan 6%) yang di panaskan pada suhu 200oC selam 4 jam. Dengan penambahan abu sekam padi 4.5% memiliki kekuatan tekan tertinggi yaitu sebesar 41.07 MPa. Hasil analisis X-Ray Diffraction (XRD) memperlihatkan fase amorf dan seiring penambahan abu sekam padi  relatif terhadap massa bahan dasar tidak menunjukkan adanya perubahan fase dan struktur yang terbentuk. Citra SEM menunjukkan morfologi dari geopolimer seiring penambahan abu sekam padi  relatif terhadap massa bahan dasar.Kata Kunci:  geopolimer, lempung laterit, abu sekam padi, sifat mekanik, struktur mikro
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
  • ANALISIS PENGARUH MADDEN JULIAN OSCILLATION (MJO) TERHADAP CURAH HUJAN DI
           KOTA MAKASSAR

    • Authors: Nensi Tallamma, Nasrul Ihsan, A. J. Patandean
      Pages: 324 - 329
      Abstract: The Study with the analysis of Madden Julian Oscillation (MJO) effect to rainfall in Makassar had been done. This study was to determine how the relation between Madden Julian Oscillation (MJO) and intensity of rainfall in city of Makassar. This study using daily rainfall years 1990-2015 data were obtained from Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) of Makassar and RMM index (real-time multivariate MJO) daily in 1990-2015 from BMRC (Bureau of Meteorology Research Centre). Based on the analysis using FFT method can be seen the power of the period MJO phenomenon is worth weak meaning MJO not weak affect rainfall in Makassar. So that Madden Julian Oscillation (MJO) less influence to word increasing and decreasing of rainfall in Makassar.Keywords: Madden Julian Oscillation (MJO), RMM-index, FFTTelah dilakukan penelitian tentang Analisis Pengaruh Madden Julian Oscillation (MJO) Terhadap Curah Hujan di Kota Makassar. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan Madden Julian Oscillation (MJO) dan intensitas curah hujan di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan data curah hujan harian tahun 1990-2015 yang diperoleh dari Kantor PU (Pekerja Umum) Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Selatan dan Indeks RMM (Real-time Multivariate MJO) harian tahun 1990-2015 dari BMRC (Bureau of Meteorologi Research Centre). Berdasarkan hasil analisis data dengan mengunakan metode Fast Fourier Transform (FFT) curah hujan, analisis fase MJO terhadap anomali curah hujan, dan analisis korelasi pearson anomali curah hujan dan amplitudo indeks RMM maka dapat diketahui bahwa hubungan Madden Julian Oscillation (MJO) dan curah hujan di Kota Makassar berada pada tingkatan yang lemah. Atau dengan kata lain Madden Julian Oscillation (MJO) berpengaruh kecil terhadap peningkatan dan penurunan curah hujan di Kota Makassar.Kata Kunci:  Madden Julian Oscillation (MJO), indeks RMM, FFT
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
  • SURVEI SEBARAN AIR TANAH DENGAN METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS DI
           KELURAHAN BONTO RAYA KECAMATAN BATANG KABUPATEN JENEPONTO

    • Authors: Rosmiati S, Pariabti Palloan
      Pages: 330 - 336
      Abstract: This study aimed to determine the distribution of subsurface resistivity values and identify subsurface structures in Bonto Raya village, Batang district, Jeneponto regency based on the value of resistivity. This study used Wenner-Schlumberger geoelectric configuration method. Data obtained was processed by using Res2Dinv program. The result of data processing showed that the resistivity values are rock layers in the form of alluvium, clay and limestone. Research sites are shallow and deep aquifers. Shallow aquifer allegedly was spreaded all over track with a depth of up to ±20 meters, whereas for the deeply aquifer, it was only found in one track that was on the track 3 at Balombong with over 30 m in depth.Keywords: resistivity, Wenner-Schlumberger configuration, aquiferPenelitian tentang sebaran air tanah bertujuan untuk menentukan nilai resistivitas bawah permukaan dan mengidentifikasi struktur bawah permukaan di Kelurahan Bonto Raya Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto berdasarkan nilai resistivitas. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengolahan data menggunakan program Res2Dinv. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa dari nilai resistivitas terdapat lapisan batuan berupa aluvium, lempung dan gamping. pada lokasi penelitian terdapat akuifer dangkal dan dalam. Akuifer yang dangkal diduga tersebar di semua lintasan dengan kedalaman sampai ±20 m, sedangkan untuk akuifer yang dalam, hanya terdapat pada satu lintasan yaitu di lintasan 3 di Dusun Balombong dengan kedalaman di atas 30 m.Kata Kunci:         resistivitas, konfigurasi Wenner-Schlumberger, akuifer
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
  • PENGEMBANGAN GEOPOLIMER TIPE POLY (FERRO-SIALATE) BERBAHAN DASAR LEMPUNG
           LATERIT UNTUK APLIKASI MATERIAL STRUKTURAL

    • Authors: Fitria Pebriyanti San, Subaer Subaer, Eko Hadi Sujiono
      Pages: 337 - 345
      Abstract: Geopolymer was synthesized from raw material clay using alkali activation method. Laterite clay characterization of  at  temperature  750 °C during 4 hours and then analyzed by using XRF and SEM-EDS to see elemental composition (in wt%) of  three clay.  SEM-EDS analysis shows that highest of hematite contained in laterite clay samples Tanah Karaeng with 30.42 wt%. The results of FTIR analysis is used to see the clay laterite oxide clusters, showing that span the range of owave number hydroxyl groups for the raw material such as DTK, DPT, DMW, ranging from 3400, 3388.98 cm-1, 3398.59 cm-1, after made geopolymer STK, SPT, SMW, ranging from 3376.88 cm-1, 3367.72 cm-1, 3393.04 cm-1. According to analysis of  X-Ray Diffraction (XRD), the three of laterite clay formed semikristal phase. To see the mechanical properties of geopolymer, it was conducted compressive strength testing. Based on test results obtained for basic, ingredients of  clay laterite Tanah Karaeng (STK) has a compressive strength at 39.91 MPa, laterite clay of Pakatto (SPT) at 31.97 MPa, and laterite clay of Mawang (SMW) at 30.42 MPa.Keywords: FTIR, compressive strength, laterite clayGeopolimer disintesis  dari bahan  dasar lempung dengan menggunakn metode aktivasi alkali. Hasil karakterisasi lempung laterite pada suhu 750 ˚C  selama 4 jam kemudian dianalisis menggunakan XRF dan SEM-EDS untuk melihat komposisi elemental (dalam wt%) dari ke tiga lempung. Hasil analisis  SEM-EDS memperlihatkan bahwa kandungan hematite tertinggi terdapat pada sampel lempung laterite Tanah Karaeng  sebesar 30,42 wt%. Hasil analisis FTIR dilakukan untuk melihat gugus oksida lempung laterite, memperlihatkan bahwa rentang rentang bilangan gelombang gugus hidroksil O-H untuk bahan dasar DTK, DPT, DMW, berkisar 3400 cm-1, 3388,98 cm-1 , 3398,59 cm-1, setelah dibuat geopolimer STK, SPT, SMW, berkisar 3376,88 cm-1, 3367,72 cm-1, 3393,04 cm-1 . Berdasarkan hasil analisis X-ray Diffraction (XRD), ketiga lempung laterit tersebut membentuk fasa semikrista. Untuk melihat sifat mekanik geopolimer dilakukan pengujian kuat tekan. Berdasarkan hasil pengujian maka diperoleh, untuk bahan dasar lempung laterite Tanah Karaeng (STK)  memiliki kuat tekan sebesar 39,91 MPa, lempung laterite Pakatto (SPT) sebesar 31,97 MPa, dan lempung laterite Mawang (SMW) sebesar 30,42 MPa.Kata Kunci:  FTIR, kekuatan tekan, lempung laterit, XRF 
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
  • PENDUGAAN RESERVOIR DAERAH POTENSI PANAS BUMI PENCONG DENGAN MENGGUNAKAN
           METODE TAHANAN JENIS

    • Authors: Erwin Erwin
      Pages: 346 - 355
      Abstract: Research on prediction of geothermal area reservoir at Pencong aimed to determine the position of geothermal reservoir by using geoelectric resistivity method in geothermal area of Pencong Gowa. This study used geoelectric resistivity method with Schlumberger configuration. Measurement at location was done by using GPS equipment and resistivitymetre Naniura NRD 22 S with 5 points sounding. Data obtained in the form of current value, potential difference, and the coordinate position of the measuring area. Data processing was performed by using Microsoft Excel program and IP2win software. The results showed that at the location of research, there exist geothermal reservoir at the point of sounding 4 at a depth of 21.5-46.4 meters and at sounding point 5 at a depth of 16.7-46.4 meters. At the locations, there was suspected argillaceous sandstones as geothermal reservoirs.Keywords: IP2win, Schlumberger configuration, geothermal reservoir, resistivityPenelitian tentang pendugaan reservoir daerah panas bumi Pencong bertujuan untuk menentukan posisi reservoir panas bumi dengan metode geolistrik tahanan jenis pada daerah panas bumi Pencong Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Schlumberger. Pengukuran ini dilakukan di lapangan menggunakan peralatan GPS dan Resistivitymeter merek Naniura NRD 22 S dengan 5 titik sounding. Data yang diperoleh berupa nilai arus, beda potensial, dan koordinat posisi daerah pengukuran. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program Microsoft Excel dan software IP2win. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa pada lokasi penelitian terdapat reservoir panas bumi di titik sounding 4 pada kedalaman 21.5-46.4 meter dan titik sounding 5 pada kedalaman 16.7-46.4 meter, dimana terdapat batu pasir berlempung diduga sebagai reservoir panas bumi.Kata Kunci:  IP2win, konfigurasi Schlumberger, reservoir panas bumi, resistivitas
      PubDate: 2016-12-30
      Issue No: Vol. 12, No. 3 (2016)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 107.20.120.65
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-2016