for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help
Followed Journals
Journal you Follow: 0
 
Sign Up to follow journals, search in your chosen journals and, optionally, receive Email Alerts when new issues of your Followed Journals are published.
Already have an account? Sign In to see the journals you follow.
Journal Cover Scientific Pinisi
  [0 followers]  Follow
    
  This is an Open Access Journal Open Access journal
   ISSN (Print) 2476-9568
   Published by Universitas Negeri Makassar Homepage  [6 journals]
  • Cover dan Daftar Isi

    • Authors: Dewan Redaksi
      Issue No: Vol. 1, No. 1
       
  • PERILAKU PETANI TEGALAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN DI
           KABUPATEN SOPPENG

    • Authors: Muhammad Ardi
      Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perilaku petani  dalam meningkatkan kualitas lingkungan,  pengetahuan lingkungan,  sikap terhadap lingkungan, motivasi memelihara  lingkungan pada daerah pertanian tegalan di Kabupaten Soppeng; (2) pengaruh pengetahuan lingkungan, sikap terhadap lingkungan, motivasi memelihara lingkungan  baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama terhadap perilaku petani meningkatkan kualitas lingkungan pada daerah pertanian tegalan di Kabupaten Soppeng.  Penelitian ini termasuk penelitian korelasional yang berlokasi di daerah pertanian tegalan, dimana wilayah sampel dipilih secara sengaja dan responden sebanyak 50 kepala keluarga dipilih dengan metode systematic random sampling.  Variabel yang diperhatikan adalah: (a)  perilaku petani  dalam meningkatkan kualitas lingkungan (variabel terikat); (b) pengetahuan lingkungan, sikap terhadap lingkungan, motivasi memelihara  lingkungan (variabel bebas). Analisis yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan regresi ganda. Ditemukan bahwa perilaku petani meningkatkan kualitas lingkungan, pengetahuan lingkungan, motivasi memelihara  lingkungan tergolong rendah, dan sikap terhadap lingkungan negatif.  pengetahuan lingkungan, motivasi memelihara  lingkungan, dan  sikap terhadap lingkungan berpengaruh terhadap perilaku petani meningkatkan kualitas lingkungan pada daerah pertanian tegalan di Kabupaten Soppeng, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama.
      Issue No: Vol. 1, No. 1
       
  • ANALISIS KARAKTERISTIK KEDALAMAN PERAIRAN, ARUS DAN GELOMBANG DI PULAU
           DUTUNGAN KABUPATEN BARRU

    • Authors: Hasriyanti Hasriyanti, Erman Syarif, Maddatuang Maddatuang
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik kedalaman perairan, arus dan gelombang di pulau Dutungan Kabupaten Barru. Proses analisis rencananya akan dilakukan dengan mengumpulkan data oseanografi fisika yang ada di perairan pulau Dutungan Kabupaten Barru. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatif dengan menggambarkan dan menjelaskan hubungan/gejala yang ada. Populasi pada penelitian ini adalah keseluruhan obyek penelitian, dalam hal ini adalah wilayah perairan pulau Dutungan yang meliputi aspek oseanografi fisika menurut variabel kedalaman perairan, kondisi arus, dan gelombang di Pulau Dutungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kedalaman Perairan Pulau Dutungan berada pada kisaran kedalaman 1,2 m hingga 43 meter sehingga sinar matahari masih dapat mencapai dasar laut pada tempat yang sempat diukur kedalamannya. Dari data kedalaman yang didapatkan menunjukkan terdapat palung yang mengelilingi Pulau Dutungan. Kecepatan arus di semua titik pengamatan rata-rata berkisar antara 0,017 m/s hingga 0,053 m/s. Pengukuran arus juga dilakukan di perairan dalam, Pulau Dutungan diperoleh hasil bahwa kecepatan terkecil pada titik A1 dengan kecepatan arusnya 0,04 m/s dengan arah 81o, dan terbesar terdapat pada titik D1 dengan kecepatan arusnya 0,45 m/s dengan arah 185o. Berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan, rata-rata tinggi gelombang disekitar Dermaga Pulau Dutungan pada pagi, siang dan sore hari adalah sebesar 5,13 cm, 10 cm, dan 16,02 m. Tinggi gelombang signifikan dan tinggi gelombang pecah yang paling tinggi rata-rata terjadi pada sore hari. Hal ini disebabkan oleh faktor angin yang berhembus dengan kecepatan yang lebih besar yang menjadi pembangkit gelombang, serta adanya pasang surut air laut. Gelombang menjadi lebih tinggi ketika permukaan laut menuju pasang naik pada  malam hari. Selain itu, bentuk topografi dasar perairan juga sangat menentukan tinggi gelombang air laut yang terbentuk.
      Issue No: Vol. 1, No. 1
       
  • ANALISIS PENGELOLAAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI KABUPATEN SOPPENG

    • Authors: Bakhrani Rauf
      Abstract: Penelitian ini  bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan lingkungan permukiman di Kabupaten Soppeng pada aspek: (1) penyediaan dan penanganan lahan terbuka hijau (open space); (2) penyediaan dan penanganan drainase; (3)  penanganan sampah; (4) penyediaan dan penanganan pembuangan veses (septic tank). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei.  Sampel wailayah penelitian ini adalah satu RW di ibu kota kabupaten dan satu RW di desa yang dipilih dengan metode purpossive sampling,  yaitu RW yang sudah maju di ibu kota kabupaten dan RW yang tertinggal di desa. Responden sebanyak 50 kepala keluarga yakni masing-masing 25 kepala keuarga di setiap RW, dipilih dengan  systematic random sampling.  Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melakukan observasi langsung dan dilengkapi dengan wawancara terhadap responden. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan permukiman di Kabupaten Soppeng pada aspek: (1) ketersediaan dan penanganan lahan terbuka hijau (open space) ditemukan belum memadai; (2) ketersediaan drainase (air kotor dan air hujan) ditemukan belum memadai; (3) Penanganan sampahbelum memadai; dan (4) penanganan veses dan penyediaan septic tankbelum memadai.
      Issue No: Vol. 1, No. 1
       
  • ANALISIS KEKERINGAN KABUPATEN BULUKUMBA DENGAN MENGGUNAKAN METODE
           THORNTHWAITE

    • Authors: Rosmini Maru
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kekeringan di wilayah Kabupaten Bulukumba Propinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah metode Thornthwaite dengan pendekatan neraca air dan indeks kekeringan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang meliputi data karakteristik iklim selama 10 tahun terakhir (2004-2014). Hasil kajian menunjukkan bahwa Indeks kekeringan di Kabupaten Bulukumba didominasi oleh tingkat kekeringan sedang (16.7-33.3%) dengan rerata  adalah 20.71%. namun demikian, terdapat pula kawasan yang mempunyai rerata indeks kekeringan yang cukup tinggi yaitu 47.60%  (kekurangan air berat) terjadi di Stasiun Padang Loang.  Sementara itu, rerata nilai indeks kekeringan terendah adalah 14.02% (kekurangan air ringan atau tanpa kekurangan air) diperoleh di Stasiun Sangkala. Oleh karena itu, perlu pengelolaan air yang baik sehingga kebutuhan air terutama untuk keperluan domestik dan pertanian terpenuhi dengan baik.
      Issue No: Vol. 1, No. 1
       
  • KENDALI PERALATAN LISTRIK BERBASIS SMARTPHONE

    • Authors: Yunus Tjandi, Syarifuddin Kasim
      Abstract: Banyak kecelakaan dan kerugian yang diakibatkan oleh pemanfaatan dan pengontrolan yang tidak benar. Kebakaran adalah salah satu akibat dari kurangnya pengontrolan penggunaan peralatan listrik pada suatu bangunan/rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) membuat Software Sistem Kendali berbasis Smartphone untuk mengendalikan peralatan listrik Rumah Tangga, 2) membuat prototype Alat Kendali berbasis Smartphone, dengan menggunakan Software yang telah dibuat, 3) membuat Interface dan Aplikasi sistem kendali berbasis Smartphone untuk mengendalikan peralatan Listrik yang terdapat pada suatu gedung/rumah tangga sehingga aman dari bahaya Hubung Singkat. Berdasarkan pada Desain Aplikasi dan Desain Instalasi Listrik tergambar bahwa Prototype Alat yang dibuat dapat mengendalikan dan mengamankan perangkat peralatan listrik dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototype alat yang dibuat dapat mengendalikan semua perangkat peralatan listrik (MCB, KKB dan Lampu-lampu) baik dari jarak dekat dengan menggunakan tombol-tombol Saklar, maupun dari jarak jauh dengan menggunakan Smartphone telah berfungsi dengan baik.
      Issue No: Vol. 1, No. 1
       
  • STUDI TENTANG PENGARUH NANOPARTIKEL ZnO TERHADAP SOLIDIFIKASI DAN WAKTU
           SETTING GEOPOLIMER BERBAHAN DASAR METAKAOLIN

    • Authors: Subaer Subaer, Nurhayati Nurhayati, A. Irhamsyah, Nurfadil Nurfadil
      Abstract: Telah dilakukan penelitian untuk mempelajari pengaruh nanopartikel ZnO terhadap solidifikasi dan waktu setting geopolimer berbahan dasar metakaolin. Nanopartikel ZnO disintesis melalui metode presipitasi hidrotermal kristal ZnSO4. Ukuran rata-rata partikel ZnO berdasarkan pengukuran dengan X-Ray Diffraction (XRD)  sebesar 28 nm. Geopolimer disintesis dengan metode aktivasi alkali metakaolin dan curing pada suhu 70oC dan  dengan penambahan nanopartikel ZnO hingga 3% relatif terhadap massa metakaolin. Waktu setting terbaik yang diperoleh adalah pada penambahan ZnO sebesar 1% yakni sebesar 38 menit. Karakterisasi dengan Scanning Electron Microscope (SEM) memperlihatkan matriks geopolimer yang semakin homogen dengan bertambahnya massa ZnO.
      Issue No: Vol. 1, No. 1
       
  • ANALISIS PENERANGAN PADA RUANGAN DI GEDUNG PROGRAM PASCASARJANA UNM
           MAKASSAR

    • Authors: Abdul Muis Mappalotteng, Syahrul Syahrul
      Abstract: Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui intensitas penerangan alam pada ruangan di gedung program pascasarjana UNM Makassar; (2) Mengetahui  intensitas penerangan buatan pada ruangan di gedung program pascasarjana  UNM Makassar; (3) Mengetahui kesesuaian intensitas penerangan pada ruangan di gedung program pascasarjana  memenuhi standar SNI, Menkes, dan standar UNEP; (4) Merancang penempatan lampu, jumlah lampu, intensitas cahaya pada ruangan di gedung program pascasarjana  yang memenuhi standar SNI, Menkes, dan standar UNEP. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskrptif, yang akan mendeskripsikan hasil pengukuran intensitas penerangan pada ruangan-ruangan di gedung program pascasarjana UNM Makassar. Selain itu juga akan dihitung sistem penerangan yang ideal, yang sesuai dengan standar SNI, Menkes dan UNEP, dengan demikian penelitian ini juga dapat dikelompokkan ke dalam jenis penelitian evaluatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) intensitas penerangan pada siang hari (alam) pada ruangan di PPs UNM 20,83% Tidak Baik, 37,50% Kurang Baik, 25,00% Baik, dan 16,67% Sangat Baik; (2) intensitas penerangan buatan menggunakan penerangan lampu listrik 78,9% dalam kategori Tidak Baik, dan 21,1% kategori Kurang Baik; (3) untuk kondisi pencahayaan alam dengan mengandalkan cahaya matahari pada siang hari telah memenuhi standar sebesar 41,67%; (4) Intensitas penerangan yang baik untuk ruangan kelas adalah lebih besar dari 250 lux, dan sangat baik jika berada di atas 500 lux.
      Issue No: Vol. 1, No. 1
       
  • MODEL SEIR PADA PENULARAN HEPATITIS B

    • Authors: Syafruddin Side
      Abstract: Penyakit Hepatitis B dapat ditafsirkan dengan persamaan matematika. Paper ini membahas pemodelan matematika pada penularan Hepatitis B dengan membagi kelompok populasi menjadi empat bagian yaitu Suspectible, Exposed, Infected dan Recovered (SEIR). Model matematika yang digunakan pada penularan Hepatitis B adalah model SEIR dengan mengasumsikan bahwa laju kelahiran dan kematian adalah sama. Model SEIR yang digunakan juga memperhatikan faktor vaksinasi, imigrasi dan emigrasi yang terjadi pada populasi. Hasil yang diperoleh pada pemodelan SEIR adalah persamaan matematika yang merupakan system persamaan differensial biasa tidak linear berdimensi empat (4-D). Sistem persamaan tersebut kemudian disederhanakan menjadi sistem persamaan differnsial tidak linear  tiga dimensi (3-D). Sistem dapat disederhanakan karena asumsi bahwa populasi yang telah sembuh dari Hepatitis B menjadi kebal dan tidak lagi terinfeksi penyakit tersebut.
      Issue No: Vol. 1, No. 1
       
  • PENGARUH KOMPOSISI BAHAN PENGISI STYROFOAM PADA PEMBUATAN BATAKO MORTAR
           SEMEN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK DAN KUAT TEKAN

    • Authors: Heru Winarno, Rully Pujantara
      Abstract: Penelitian ini dimaksudkan untuk memanfaatkan limbah styrofoam untuk dijadikan sebagai alternatif salah satu bahan pengisi campuran pembuatan batako mortar semen. Dengan menganalisis variasi komposisi bahan pengisi styrofoam  untuk campuran mortar beton semen terhadap karakteristik dan kuat tekan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dibandingkan batako biasa. Penelitian ini direncanakan dalam masa empat bulan, dengan menganalisis variasi komposisi bahan pengisi styrofoam  untuk campuran mortar beton semen terhadap karakteristik dan kuat tekan. Penelitian ini menggunakan metode eksprimen yang dilakukan di Laboratorium Uji Bahan dan Beton Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Urgensi penelitian ini dengan memanfaatkan limbah styrofoam untuk dijadikan sebagai alternatif salah satu bahan pengisi campuran pembuatan batako mortar semen, dapat menekan kerusakan lingkungan dimana limbah styrofoam  merupakan salah satu bagian dari pencemaran lingkungan.
      Issue No: Vol. 1, No. 1
       
  • ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENGHAMBAT PENYELESAIAN STUDI MAHASISWA FMIPA
           UNM

    • Authors: Hisyam Ihsan, Ahmad Zaki
      Abstract: Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji prosedur analisis matematis analisis faktor (Factor Analysis) dan mengkaji faktor-faktor yang menghambat penyelesaian studi mahasiswa FMIPA UNM. Output dari penelitian ini yaitu (1) mengetahui prosedur analisis matematis analisis faktor, (2) mengetahui faktor-faktor yang menghambat penyelesaian studi mahasiswa FMIPA UNM, dan (3) menghasilkan karya tulis ilmiah yang dapat dipublikasi pada jurnal atau seminar. Penelitian ini merupakan gabungan dua jenis penelitian yaitu penelitian dasar dan penelitian terapan. Penelitian murni (pure research) yaitu mengkaji prosedur matematis analisis faktor. Tahapan penelitian terdiri atas (1) identifikasi, pemilihan, dan perumusan masalah, (2) kajian kepustakaan dan hasil penelitian yang relevan, (3) melakukan kajian penelitian, (4) menyusun pembahasan, dan (5) menyusun kesimpulan dan saran. Selanjutnya penelitian terapan yaitu penerapan analisis faktor dalam mengkaji faktor-faktor yang menghambat penyelesaian studi mahasiswa FMIPA UNM. Hasil penelitian diperoleh model umum analisis faktor sebagai berikut: Xi  = Bi1F1 + Bi2F2 + Bi3F3 + ... + BijFj +  ViI selanjutnya hasil analisis faktor menunjukkan variabel-variabel yang signifikan mempengaruhi lama studi mahasiswa yaitu: kesehatan, intelegensi, kesiapan, bakat, minat, hubungan orangtua dan anak, hubungan antar anggota keluarga, keadaan ekonomi keluarga, latar belakang budaya, hubungan antara dosen dengan mahasiswa, hubungan antara mahasiswa dengan mahasiswa yang lain, kurikulum, disiplin kampus, lingkungan tetangga, aktivitas dalam masyarakat, dan organisasi. Hasil analisis faktor merekomendasikan faktor-faktor yang dominan dapat dikelompokkan menjadi 4 bagian yang terdiri atas: (1) faktor pertama diberi nama faktor intern dan pembelajaran; (2) faktor kedua diberi nama faktor kesiapan dan potensi diri; (3) faktor ketiga diberi nama faktor ekonomi dan manajemen kampus; dan (4) faktor keempat diberi nama faktor ekstern lingkungan masyarakat.
      Issue No: Vol. 1, No. 1
       
  • PENERAPAN ANALISIS DISKRIMINAN DALAM PENGELOMPOKAN DESA MISKIN DI
           KABUPATEN WAJO

    • Authors: Suwardi Annas, Irwan Irwan
      Abstract: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplorasi yang bertujuan untuk mengelompokkan objek dengan menggunakan metode pengelompokan Two Step Cluster (TSC) sebagai pengelompokan awal terhadap objek penelitian (desa/kelurahan) berdasarkan variabel pencirinya. Selanjutnya dilakukan analisis Diskriminan untuk memperjelas hasil pengelompokan dan interpretasi hasil TSC. Data sekunder y ang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumentasi tertulis dan identifikasi peubah yang digunakan  tentang desa/kelurahan di kabupaten Wajo provinsi Sulawesi Selatan adalah data Potensi Desa (PODES) tahun 2014 yaitu: X1 (jumlah penduduk), X2 (keluarga tani), X3 (keluarga buruh tani), X4 (keluarga pengguna listrik), X5 (fasilitas pendidikan), X6 (tenaga kesehatan), X7 (kematian penduduk). Objek dalam terapan penelitian ini adalah seluruh desa/kelurahan di kabupaten Wajo. Tahapan analisis data yang dilakukan yaitu  (1) melakukan pengelompokan awal dengan metode TSC terhadap data-data yang diperoleh berdasarkan variabel yang ditentukan, (2) melakukan analisis Diskriminan terhadap hasil pengelompokan TSC untuk memperjelas hasil pengelompokan TSC. Hasil penelitian diperoleh bahwa desa/kelurahan yang tergolong desa miskin dengan kriteria: rendahnya persentase rumah tangga yang menggunakan listrik, rendahnya keikutsertaan penduduk usia sekolah, rendahnya kepadatan penduduk, tingkat kematian yang tinggi, banyaknya anggota rumah tangga tani, tingginya persentase rumah tangga buruh pertanian.
      Issue No: Vol. 1, No. 1
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 50.19.34.255
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-