for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help
Followed Journals
Journal you Follow: 0
 
Sign Up to follow journals, search in your chosen journals and, optionally, receive Email Alerts when new issues of your Followed Journals are published.
Already have an account? Sign In to see the journals you follow.
Journal Cover Jurnal Kesehatan
  [0 followers]  Follow
    
  This is an Open Access Journal Open Access journal
   ISSN (Print) 2086-7751 - ISSN (Online) 2548-5695
   Published by Poltekkes Tanjungkarang Homepage  [1 journal]
  • METODE SPEOS (STIMULASI PIJAT ENDORPHIN, OKSITOSIN DAN SUGESTIF) DAPAT
           MENINGKATKAN PRODUKSI ASI DAN PENINGKATAN BERAT BADAN BAYI

    • Authors: diah eka nugraheni, Kosma Heryati
      Pages: 1 - 7
      Abstract: Target pencapaian ASI eksklusif  masih Rendah  yaitu  33,6% (SDKI 2010). ASI eksklusif dimaksudkan untuk menjamin pemenuhan hak bayi untuk 6 bulan dengan memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan, sehingga setiap ibu akan memberikan ASI eksklusif kepada bayi (PP no.23, 2012), masalah ASI  tidak keluar di hari pertama kelahiran harus diantisipasi sejak kehamilan melalui konseling laktasi, tetapi penyebaran informasi di antara petugas belum dioptimalkan sehingga perlu dilakukan  alternatif cara merangsang produksi susu (Wiwin W, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode SPEOS (Pijat endorphin, oksitosin dan sugestif) untuk meningkatkan produksi susu dan berat badan bayi. Desain penelitian ini digunakan Percobaan Quasi dengan sampel ibu nifas primipara diberi metode intervensi SPEOS pada hari postpartum pertama mulai 1-6 jam sampai minggu keempat, produksi ASI diukur sebelum dan setelah intervensi untuk melihat produksi susu dan peningkatan berat badan bayi. Data dianalisis univariat analisis dan analisis Wilcoxon uji bivariat dan analisis multivariat untuk mengontrol faktor pembaur dengan analisis ANCOVA. Hasil menunjukkan efek metode SPEOS rata-rata produksi susu dari 131,87 (p=0,00) dan peningkatan bayi rata-rata berat 483,30 g (p 0,00), umur dan makanan yang dikonsumsi oleh ibu selama studi (gizi ibu) tidak mempengaruhi produksi susu, sedangkan efek IMD pada produksi susu dengan 0,389 r persegi (p 0,04). Kesimpulan: metode SPEOS berpengaruh pada produksi susu dan peningkatan berat badan bayi pada ibu nifas di Kota Bengkulu di BPM, 2016.Diharapkan semua petugas kesehatan yang memberikan bayi untuk dapat menggunakan metode sebagai prosedur standar dalam SPEOS merangsang produksi susu untuk meningkatkan target pemberian ASI eksklusif.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • PERDEDAAN TERAPI MASSAGE DAN TERAPI RELAKSASI DALAM MENGURANGI NYERI
           PERSALINAN DI BIDAN PRAKTIK SWASTA (BPS) ERNAWATI KECAMATAN BANYUMAS

    • Authors: Sunarsih Sunarsih
      Pages: 8 - 12
      Abstract: Nyeri persalinan dapat menyebabkan aktivitas uterus yang tidak terkoordinasi yang akan mengakibatkan persalinan lama, yang akhirnya dapat mengancam kehidupan janin dan ibu. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan nyeri pada persalinan, antara lain dengan terapi massage dan teknik relaksasi. Hasil survey di Bidan Praktik Swasta (BPS) Ernawati  kepada 5 orang ibu bersalin didapat sebanyak 80% orang mengatakan nyeri yang tidak tertahan saat proses persalinan namun berkurang setelah dilakukan massage dan relaksasi. Tujuan penelitian diketahui berbedaan terapi massage dengan terapi relaksasi dalam mengurangi nyeri persalinan di BPS Ernawati Kecamatan Banyumas tahun 2016.Penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 12 Maret 2016 sampai dengan 25 Juli  tahun 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang akan melahirkan rerata 31 orang, sampel berjumlah 40 orang,teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistematik sampling. Variabel penelitian terapi massage, teknik relaksasi dan nyeri persalinan. Analisis data uji statistik dengan uji t. Hasil penelitian didapatkan rata-rata nyeri persalinan sebelum diberikan massage adalah 6,90  dengan dan setelah adalah 4,90 dengan beda mean 2,0, rata-rata nyeri persalinan sebelum diberikan teknik relaksasi  adalah 6,90 dan setelah adalah 5,25 dengan beda mean 1,65. Hasil uji statistik nilai p-value=0,000yang berarti terdapatperbedaan terapi massage dengan terapi relaksasi dalam mengurangi nyeri persalinan di BPS Ernawati Kecamatan Banyumas tahun 2016. Petugas Kesehatan diharapkan lebih meningkatkan keterampilan dalam pengurangan rasa nyeri non farmakologi, seperti massagedan relaksasi dengan benar sehingga pasien merasa nyaman.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP SOSIOEMOSIONAL ANAK TUNARUNGU USIA SEKOLAH

    • Authors: Farial Nurhayati, Ningning Sri Ningsih
      Pages: 13 - 17
      Abstract: Menurut WHO jumlah anak berkebutuhan khusus di Indonesia adalah sekitar 7% dari total jumlah anak usia 0-18 tahun atau sebesar 6.230.000 pada tahun 2007. Banyak yang mencatat adanya keterlambatan pada perkembangan keterampilan berbahasa sehingga mengakibatkan pencapaian prestasi akademik yang rendah. Pola asuh merupakan interaksi anak dan orang tua dalam hal mendidik, membimbing, dan mendisplinkan serta melindungi anak untuk mencapai kedewasaan sesuai dengan norma-norma yang ada dalam masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan sosio emosional anak tunarungu. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian cross sectional dengan jumlah responden 42 responden orang tuaanak tuna rungu di SLB Kota Bogor. Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,183 maka dapat disimpulkan tidak ada hubungan signifikan antara pola asuh dengan sosioemosional anak tuna rungu. Faktor yang memengaruhi sosioemosional anak menurut Artman et al (2008)  adalah sebagai berikut faktor risiko individu, seperti tempramen anak, usia, jenis kelamin, keterlambatan perkembangan, masalah kesehatan serius, faktor keluarga dan faktor lingkungan. 
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • KAJIAN AKTIVITAS INDEKS GLIKEMIK BROWNIES KUKUS SUBSTITUSI TEPUNG UBI
           JALAR TERMODIFIKASI

    • Authors: Sefanadia Putri
      Pages: 18 - 29
      Abstract: Ubi jalar merupakan sumber karbohidrat dengan indeks glikemik rendah.Tepung ubi jalar ungu termodifikasi merupakan tepung yang bertujuan untuk mensubstitusi tepung terigu dalam pembuatan brownies kukus.Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui sifat organoleptik, indeks glikemik serta beban glikemik brownies kukus substitusi tepung ubi jalar ungu termodifikasi. Penelitian  ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan desain true-experiment. Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan empat ulangan. Perlakuan yakni substitusi tepung ubi jalar termodifikasi dengan tepung terigu yaitu 0:100  (F1), 25:75 (F2), 50:50 (F3), 75:25 (F4)dan 100:0(F5) untuk mendapatkan suatu produk yang dapat diterima berdasarkan uji organoleptik yang paling disukai. Brownies kukus yang paling disukai kemudian dilakukan pengujian Indeks glikemik dan beban glikemik. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa konsentrasi substitusi tepung ubi jalar ungu termodifikasi tidak berpengaruh nyata terhadap warna, rasa, aroma dan tekstur namun berpengaruh nyata terhadap penerimaan keseluruhan brownies kukus. Substitusi tepung ubi jalar ungu pada brownies kukus yang paling disukai didapat pada formula 3. Indeks glikemik brownies kukus substitusi tepung ubi jalar ungu termodifikasi yang paling disukai sebesar 53,76% (rendah). Beban glikemik brownies kukus substitusi tepung ubi jalar ungu termodifikasi yang paling disukai sebesar 19,15% (sedang).
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • PEMBERIAN AROMATERAPI BUNGA MAWAR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA
           WANITA LANJUT USIA DI UPTD PANTI SOSIAL LANJUT USIA TRESNA WERDHA NATAR
           LAMPUNG SELATAN

    • Authors: Ana Mariza, Annisa Umi Kalsum
      Pages: 30 - 35
      Abstract: Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian nomor satu dunia. Sekitar 80% kenaikan kasus hipertensi terutama di negara berkembang. Angka kejadian hipertensi di Propinsi Lampung pada Tahun 2014 mengalami peningkatan yaitu 77.521 orang. Sedangkan di Panti Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Lampung Selatan, hipertensi merupakan penyakit terbanyak yaitu sebanyak 32 orang (60,37%). Pengobatan hipertensi dapat dilakukan dengan pemberian aroma therapi. Salah satu tumbuhan yang memiliki fungsi sebagai aromaterapy adalah bunga mawar. Tujuan penelitian ini diketahui pengaruh pemberian aromaterapi  bunga mawar terhadap penurunan tekanan darah pada wanita lanjut usia. Jenis   penelitian   yang   digunakan   adalah   penelitian   kuantitatif.  Desain penelitian quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita lanjut usia di UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Natar sejumlah 53 orang, dengan sampel sebanyak 32 orang. Uji hipotesis dengan uji paired sample t-test. Hasil analisis univariat diperoleh bahwa, sebelum pemberian  aromaterapi  bunga  mawar  rata-rata  tekanan  darah yaitu 121,04 dan setelah pemberian aromaterapi bunga mawar  penurunan rata-rata tekanan darah  menjadi 113,02. Hasil analisis  bivariat  diketahui ada  pengaruh  pemberian  aromaterapi bunga mawar terhadap penurunan tekanan darah pada wanita lanjut usia di UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Natar Lampung Selatan Tahun 2016 (p-value=0,000). Bagi petugas kesehatan diharapkan agar dapat mengajarkan penatalaksanaan hipertensi kepada lansia yaitu dengan menggunakan aromaterapi bunga mawar.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • HUBUNGAN ANEMIA DEFISIENSI BESI PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI
           RUANGAN KASUARI RUMAH SAKIT UMUM ANUTAPURA PALU

    • Authors: lisda widianti
      Pages: 36 - 40
      Abstract: Faktor-faktor yang dapat menyebabkan abortus diantaranya adalah faktor janin, faktor ibu, faktor bapak, faktor infeksi dan faktor gizi. Penyebab dari faktor ibu yang sering terjadi adalah anemia defisiensi zat besi. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan anemia defisiensi besi pada ibu hamil dengan kejadian Abortus. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan desaincross sectional study. Sampel diambil sebanyak 46 orang dengan teknik consecutive sampling. Data dianalisis dengan uji chi square dengan nilai p 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan anemia defisiensi besi pada ibu hamil dengan kejadian abortus di ruangan nifas Rumah Sakit Umum Anutapura Palu.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISMENORHEA

    • Authors: Sadiman Sadiman
      Pages: 41 - 49
      Abstract: Dismenorhea membuat wanita tidak bisa beraktivitas secara normal dan memerlukan obat. Keadaan tersebut menyebabkan menurunnya kualitas hidup wanita. Angka kejadian dismenorhea tipe primer di Indonesia adalah sekitar 54,89%, sedangkan sisanya dengan tipe sekunder.Hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Program Studi Kebidanan Metro dari 74 mahasiswa yang dilakukan survey 63% (47) mahasiswa pernah mengalami dismenorhea. Sedangkan dari  47 mahasiswa yang pernah mengalami dismenorhea ada 9% atau 4 mahasiswa yang tidak mengikuti kuliah karena dismenorhea. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenorhea. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Kebidanan Metro dengan jumlah 280 mahasiswa. Besar sampel pada penelitian ini ditentukan berdasarkan rumus pengambilan sampel menggunakan rumus Lemeshow. Sampel kasus sama dengan sampel kontrol yaitu sampel kasus 53mahasiswa dan sampel kontrol 53mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling atau pengambilan sampel secara acak atau random. Analisis untuk mengetahui hubungan usia menarche dan riwayat dismenorhea keluarga dengan kejadian dismenorheadengan menggunakan uji Chi-square dengan nilai alfa 0,05. Tidak ada hubungan antara usia menarche dengan kejadian dismenorheanilai p=0,301. Ada hubungan antara lama menstruasi dan riwayat keluarga dengan kejadian dismenorhea dengan nilai p=0,032 dannilai p=0,000. Upaya untuk  mengurangi rasa nyeri saat dismenorhea, mahasiswa perlu menerapkan gaya hidup sehat seperti: rutin melakukan olah raga,  memenuhi kebutuhan gizi seimbang, tidak mengkonsumsi minuman yang mengandung kofein dan banyak minum air putih. 
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • PENGALAMAN IBU MERAWAT ANAK DENGAN TUNAGRAHITA DI BANDAR LAMPUNG

    • Authors: marliyana marliyana
      Pages: 50 - 57
      Abstract: Tunagrahita adalah kondisi dengan intelengsi yang signifikan berada di bawah rata-rata dan disertai dengan ketidakmampuan dalam adaptasi perilaku yang muncul dalam masa perkembangan. Perlakuan orang tua dengan anak tunagrahita seringkali tidak memperhatikan faktor pertumbuhan dan perkembangan anak tunagrahita. Penelitian ini bertujuan mengekspolrasi secara mendalam pengalaman ibu merawat anak dengan tungrahita. Di Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak dengan tunagrahita dengan jumlah 6 orang. Pengumpulan data dengan cara in depth interview. Analisa data menggunakan analisa tematik menurut Collaizz’s methode. Hasil penelitian terdapat enam tema yaitu 1) Respon ibu memiliki anak tunagrahita, 2) mengasuh anak tunagrahita, 3) usaha keluarga mengasuh anak dengan tunagrahita,4) jenis dukungan keluarga dengan anak tunagrahita, 5) Hikmah spiritual keluarga dengan anak tunagrahita, 6) harapan keluarga dengan anak tunagrahita.Berdasarkan hasil penelitian direkomendasikan bahwa keluarga dengan anak tunagrahita perlu bergabung dalamself help group. Perawat anak dapat membentuk self Help Group bagi keluarga dengan anak tunagrahita. Bagi peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang spiritual keluarga dan pengaruhnya pada anak dengan tunagrahita.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • STUDI KOMPARATIF PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) DAN GLUKOSA 30% TERHADAP
           RESPON NYERI NEONATUS YANG DILAKUKAN TINDAKAN INVASIF DI RUMAH SAKIT ABDUL
           MOELOEK PROVINSI LAMPUNG

    • Authors: Sri Suharti
      Pages: 58 - 68
      Abstract: Neonatus yang dirawat di rumah sakit sering mendapatkan tindakan invasif yang menimbulkan nyeri. Prosedur invasif pada 54 neonatus yang dirawat di NICU terjadi 3283 kali tindakan yang menyebabkan nyeri selama masa perawatan. Nyeri adalah pengalaman tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan bersifat subjektif dapat dinilai dari ekspresi wajah, gerakan tubuh, menangis dan istirahat dengan skala nyeri yang dapat digunakan adalah Neonatal Infant Pain Scale (NIPS). Tujuan penelitian untuk membandingkan pemberian kombinasi NNS dengan ASI dan kombinasi NNS dengan glukosa 30% terhadap respon nyeri neonatus saat pemasangan infus atau pengambilan spesimen darah di rumah sakit A Provinsi Lampung. Desain penelitian adalah quasi experimental dengan rancangan perbandingan kelompok (static group comparism). Sampel yaitu neonatus usia 0-28 hari yang dilakukan tindakan pemasangan infus atau pengambilan spesimen darah yang terdiri dari 16 responden kelompok kombinasi NNS dengan ASI dan16 responden kelompok intervensi kombinasi NNS dengan glukosa 30%. Analisis perbedaan respon nyeri saat pemasangan infus atau pengambilan spesimen darah menggunakan independent sampel t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok kombinasi NNS dengan ASI dan kelompok kombinasi NNS dengan glukosa 30% (p=0,076). Berdasarkan hasil penelitian direkomendasikan bahwa NNS dengan ASI atau NNS dengan glukosa 30% sama-sama dapat digunakan sebagai manejemen terapi non farmakologi pada neonatus yang dilakukan pemasangan infus atau pengambilan spesimen darah.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN IMPLAN OLEH AKSEPTOR KB
           DI PUSKESMAS RAWAT INAP SUKABUMI KOTA BANDAR LAMPUNG

    • Authors: Marlina Marlina
      Pages: 69 - 77
      Abstract: Secara kuantitas, jumlah akseptor implan termasuk dalam kategori yang rendah dibandingkan akseptor non implan. Rendahnya akseptor KB implan di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Sukabumi adalah dikarenakan munculnya banyak keluhan diantaranya 65% mengalami perubahan pola menstruasi dan 21% menyatakan implan yang digunakan efek kesuburan yang relatif lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan implan pada akseptor KB di Puskemas Rawat Inap Sukabumi Kota Bandar Lampung Tahun 2016. Desain penelitian ini adalah survei yang bersifat analitik dengan rancangan case control dan penelitian kualitatif. Populasi penelitian ini adalah Wanita Usia Subur di Puskesmas Rawat Inap Sukabumi Kota Bandar Lampung sebanyak 1.716 orang. Jumlah sampel sebanyak 36 responden yang menggunakan implan di tahun 2015. Teknik sampling menggunakan proporsional random sampling. Analisis data kuantitatif menggunakan distribusi frekuensi, chi square dan regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan umur (p=0,002), pendidikan (p=0,000), pekerjaan (p=0,012),  jumlah anak (p=0,000), jarak kelahiran (p=0,004),  sikap (p=0,000), biaya (p=0,016), keterampilan petugas kesehatan  (p=0,000), dengan penggunaan implan pada akseptor KB di Puskemas Rawat Inap Sukabumi Kota Bandar Lampung Tahun 2016. Hasil secara multivariate menunjukkan bahwa umur merupakan variabel paling dominan berhubungan  (p=0,000 dan OR=6,39). Penelitian ini menyarankan kepada Petugas Kesehatan perlunya peningkatan pengetahuan tentang KB implan bagi calon akseptor KB baru dan pasangannya, yang dapat dilakukan melalui pemberian informasi secara lengkap tentang KB implan.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • BACK-EFFLUERAGE MASSAGE (BEM) TERHADAP NYERI DAN TEKANAN DARAH IBU
           BERSALIN KALA I

    • Authors: Halimatussakdiah Halimatussakdiah
      Pages: 78 - 83
      Abstract: Nyeri merupakan pengalaman emosional dan sensori yang tidak menyenangkan yan dirasakan seseorang sehingga sangat diperlukan penanganan. Nyeri persalinan menyebabkan ibu merasa khawatir tidak akan mampu melewati proses persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Back Effluerage Massage (BEM) terhadap perubahan nyeri dan tanda-tanda vital ibu bersalin sebelum dan sesudah dilakukan intervensi Back Effluerage Massage. Jenis penelitian ini adalah Quasi experiment. Populasi pada penelitian ini adalah ibu bersalin kala I fase aktif di Ruang Bersalin Rumah Sakit Pemerintah Aceh, jumlah sampel 30 orang, pengambilan sampel secara teknik Accidental sampling. Alat pengumpulan data berupa Numeric Rating Scale (NRS) dan Spigmomanometer. Metode pengumpulan data dengan wawancara terpimpin. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat: paired t-test. Hasil penelitian diketahui bahwa Back effluerage massage (BEM)dapat menurunkan intensitas nyeri pada ibu bersalin dengan nilai p=0,000, perbedaan tekanan darah sistole dengan nilai p=0,000, perbedaan tekanan darah diastol dengan nilai p=0,016. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh Back efflurage massage terhadap perubahan nyeri dan Tekanan Darah  ibu pada persalinan kala I. Oleh karena itu, diharapkan kepada penolong persalinan agar memberikan teknik Back Effluerage Massage kepada ibu bersalin untuk meminimalkan rasa nyeri. 
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI PADA BAYI USIA
           0-6 BULAN

    • Authors: Rafika Oktova
      Pages: 84 - 90
      Abstract: Menurut SDKI (2012) di Indonesia pemberian MP-ASI dini : usia 0-1 bulan sebesar 49,3%, pada usia 2-3 bulan 51%, dan usia 4-5 bulan sebesar 73%. Bila MP-ASI diberikan saat usia dibawah 6 bulan, sistem pencernaan bayi belum memiliki enzim untuk mencerna makanan sehingga memberatkan kerja pencernaan dan ginjal, dapat menimbulkan reaksi batuk, diare, kolik, dan alergi. Persentase cakupan pemberian ASI eksklusif terendah adalah di Puskesmas Rumbai Pesisir yaitu sebanyak 37,27%.Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian MP-ASI dini pada bayi usia 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai Pesisir Pekanbaru. Penelitian ini adalah analitik desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi 0-6 bulan berjumlah 1135 orang.Sampel berjumlah 92 orang.Analisis datadengan uji chi-square (α<0,05).Hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan pendidikan dengan pemberian MP-ASI dini dan tidak terdapat hubungan antara pekerjaan dan pendapatan keluarga dengan pemberian MP-ASI dini.Diharapkan tenaga kesehatan dapat bekerjasama dengan kader kesehatan dan tokoh masyarakat dalam memberikan penyuluhan atau bimbingan terarah tentang pemberian MP-ASI yang tepat waktu.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • ANALISIS KADAR TIMBAL (Pb) PADA RAMBUT PEKERJA BENGKEL TAMBAL BAN DAN IKAN
           MAS DI SEPANJANG JALAN SOEKARNO-HATTA BANDAR LAMPUNG SECARA
           SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM

    • Authors: Samsuar Samsuar, M Kanedi, Sherly Pebrice, Widhalita Ari P
      Pages: 91 - 97
      Abstract: Timbal sering disebut sebagai timah hitam atau plumbum, logam ini disimbolkan dengan Pb. Timbal logam berat dapat menyebabkan keracunan dan terakumulasi dalam tubuh manusia. Proses masuknya timbal ke dalam tubuh dapat melalui makanan dan minuman, udara, dan penetrasi pada kulit. Penyerapan lewat kulit ini dapat terjadi disebabkan karena senyawa ini dapat larut dalam minyak dan lemak. Timbal melalui udara masuk ke saluran pernafasan akan terserap dan berikatan dengan darah paru-paru kemudian diedarkan ke seluruh jaringan dan organ tubuh, sedangkan lewat maknan dapat terjadi karena makana khusunya ikan sebagai sumber protein telah terpapar timbal. Pada rambut timbal dapat terikat pada gugus sulfhidril sehingga kandungan timbal pada rambut dapat dijadikan indikator pencemaran timbal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar timbal pada rambut pekerja bengkel tambal ban dan ikan mas yang dipelihra di sepanjang jalan Soekarno-Hatta Bandar Lampung. Pemeriksaan dilakukan secara analisis kuantitatif menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom. Pada penetapan konsentrasi timbal secara Spektrofotometri Serapan Atom diperoleh persamaan regresi linier larutan standar timbal yaitu y : 0,0100x- 0,00933, koefisien korelasi (rx,y) sebesar 0,999. Timbal memberikan serapan maksimum pada panjang gelombang 283,3 nm. Hasil penelitian menunjukan bahwa pekerja bengkel tambal ban positif telah tercemar timbal. Kadar timbal tertinggi yaitu 4,813 ppm sedangan kadar timbal terendah 0,258 ppm. Pada insang dan daging ikan kadar tertinggi 0,15878 dan 0,1160 ppm, kadar terendah 0,11636 dan 0,0539 ppm.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI SUAMI DALAM MENJAGA
           KESEHATAN KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GADING REJO KABUPATEN
           PRINGSEWU

    • Authors: Aprina Aprina, Nurul Aziza
      Pages: 98 - 107
      Abstract: Partisipasi dan dukungan suami yang diterima sangat mempengaruhi aspek psikologisnya, maka dalam hal ini, ibu yang bersalin harus ditemani oleh orang yang ia percaya dan membuatnya merasa nyaman agar persalinan berjalan normal. (Bobak, 2005). Tujuan penelitian diketahui faktor faktor yang berhubungan dengan partisipasi suami dalam menjaga kesehatan kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Gading Rejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2016. Jenis penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian analitik pendekatan cross sectional. Populasi seluruh suami yang isterinya sedang hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Gading Rejo Kabupaten Pringsewu pada bulan Januari sampai dengan Juni 2016 sebanyak 273 orang, sampel 121 orang. menggunakan metode Probability Sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Analisis Multivariat yang digunakan adalah multiple regression logistic. Ada hubungan pengetahuan dengan partisipasi suami (p-value=0,002). Ada hubungan sikap dengan partisipasi suami (p-value=0,030). Ada hubungan tingkat pendidikan dengan partisipasi suami (p-value=0,020). Ada hubungan pekerjaan dengan partisipasi suami (p-value=0,007). Ada hubungan pendapatan dengan partisipasi suami (p-value=0,000). Variabel pendapatan merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan partisipasi suami dalam menjaga kesehatan kehamilan istri (p-value=0,000; OR = 7.142). Saran untuk pelayanan kesehatan lebih tingkatkan upaya sosialisasi partisipasi suami seperti Penerimaan Bantuan Iuran (PBI) BPJS kepada suami, dan mensosialisasikan jenis jenis makanan yang dibutuhkan ibu hamil melalui demonstrasi langsung.  
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN
           PREOPERATIVE DI RS MITRA HUSADA PRINGSEWU

    • Authors: diny vellyana vellyana, Arena Lestari, Asri Rahmawati
      Pages: 108 - 113
      Abstract: Semua tindakan perawatan di rumah sakit dengan segala macam tindakan belum tentu  dapat diterima secara positif oleh semua pasien. Kemampuan adaptasi seseorang berbeda beda, sehingga bisa muncul kondisi stress atau kecemasan. Angka kejadian kecemasan di Amerika 28% atau lebih. Usia yang mengalami kecemasan 9-17 tahun. 13% usia 18-54 tahun, 16% usia 55 dan lansia 11,4%. Jenis kelamin wanita 2 kali lebih banyak beresiko mengalami kecemasan dibandingkan laki laki. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan pasien preoperative di RS Mitra Husada Pringsewu Lampung Tahun 2016. Metode Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Preoperative sebanyak 58 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode accidental sampling. Analisis data univariat dan bivariatnya menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin, usia dan status ekonomi dengan tingkat kecemasan pasien Preoperative  di RS Mitra Husada Pringsewu dengan p-value<0,05 namun pada  variabel tingkat pendidikan tidak terdapat hubungan dengan tingkat kecemasan p-value>0,05. Implikasi dari penelitian ini diharapkan perawat dapat memberikan treatment relaksasi untuk menurunkan kecemasan pada pasien Preoperative yang mengalami kecemasan supaya persiapan preoperasi dapat berjalan dengan baik.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • PENGARUH PEMBERIAN MINYAK ZAITUN TERHADAP KEJADIAN STRIAE GRAVIDARUM PADA
           IBU HAMIL DI BPS DA., Str. Keb BUMI WARAS BANDAR LAMPUNG

    • Authors: Susilawati Susilawati, Julia Julia
      Pages: 114 - 119
      Abstract: Akibat dari banyaknya perubahan yang dihadapi ibu selama kehamilan, tidak jarang ibu merasa cemas dan depresi menghadapi perubahan tersebut. Di USA pada tahun 2004, dari 8000 wanita hamil terdapat 21,9% yang menderita kecemasan. Di Indonesia terdapat data wanita hamil yang mengalami kecemasan ada sebanyak 107.000 orang (28,7%). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian minyak zaitun terhadap kejadian striaegravidarum pada ibu hamil di BPS DA, Str. Keb Bumi Waras Bandar Lampung Tahun 2016. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah menggunakan metode surveyanalitik dengan pendekatan eksperimen dengan rancangan pretest-posttest with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil primigravida dengan usia kehamilan 20-28 minggu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan accidental sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis bivariat dengan Uji t-independent. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil dari 30 responden ibu hamil yang mengalami striae gravidarum di BPS DA., Str. Keb Bumi Waras Bandar Lampung Tahun 2016 diketahui bahwa nilai rata-rata (mean) striae gravidarumpada ibu hamil dari 15 responden yang tidak diberikan minyak zaitun adalah 2.93 dengan standar deviasi 1.831 sedangkan nilai rata-rata (mean) striae gravidarum pada ibu hamil dari 15 responden yang diberikan minyak zaitun adalah 3.13 dalam sehari dengan standar deviasi 1.642. Hasil uji statistik dengan uji independent sample t-test diperoleh p-value=0.007 (p-value<α=0,05), hasil ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pemberian minyak zaitun terhadap striae gravidarum pada ibu hamil di BPS DA.Str. Keb Bumi Waras Bandar Lampung Tahun 2016. 
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • FAKTOR PENYAKIT INFEKSI, PENGGUNAAN OBAT DAN GIZI IBU HAMIL TERHADAP
           TERJADINYA KELAINAN KONGENITAL PADA BAYI BARU LAHIR

    • Authors: Anita Anita
      Pages: 120 - 126
      Abstract: Angka kejadian kelainan kongenital berkisar 15 per-1000 kelahiran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor infeksi, obat dan gizi ibu terhadap kelainan congenital pada bayi baru lahir di ruang Perinatologi RSAM Bandar Lampung tahun 2016. Jenis penelitian kuantitatif, desain studi kasus kontrol, data sekunder. Populasi adalah seluruh bayi yang dirawat di Ruang Perinatologi RSAM Bandar Lampung tahun 2016, sampel sejumlah 112 (56 kasus dan 56 kontrol), variabel penelitian meliputi faktor infeksi, obat, gizi dan kelainan kongenital.Hasil penelitian faktor infeksi 27 (48%), faktor obat 24 (43%), dan  faktor gizi kurang sejumlah 25 (45%). Ada hubungan faktor infeksi (p-value=0,001), faktor penggunaan obat (p-value=0,001), faktor gizi  (p-value=0,000) dengan kelainan kongenital pada bayi baru lahir. Faktor paling dominan adalah faktor gizi (p-value=0,000) dengan nilai OR=10,132.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU BALITA MENIMBANG
           ANAKNYA KE POSYANDU

    • Authors: Achmad Djamil
      Pages: 127 - 134
      Abstract: Studi ini bertujuan ntuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu balita menimbang anaknya ke Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Way Panji Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil Menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p-value=0,027) ada hubungan sikap (p-value=0,027), tidak ada hubungan jarak posyandu (p-value=0,027), ada hubungan tenaga kesehatan (p-value=0,009), ada hubungan dukungan keluarga (p-value=0,010), tidak ada hubungan dukungan teman (p-value=0,067). Ada hubungan dukungan tokoh masyarakat (p-value=0,013) dan ada hubungan dukungan kader (p-value=0,010) dengan perilaku ibu menimbang anaknya ke Posyandu. Ada hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga, tokoh masyarakat serta dukungan kader dengan perilaku ibu menimbang anaknya ke Posyandu.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • PENGARUH PENGGUNAAN ANKLE FOOT ORTHOSE (AFO) DAN BACKSLAB TERHADAP
           KUALITAS HIDUP PADA PASIEN CEREBRAL PALSY

    • Authors: Prasetyo Catur Utomo, S.Th Susilowati, Retno Azizah
      Pages: 135 - 138
      Abstract: Diperkirakan anak dengan kondisi Cerebral Palsy membutuhkan alat bantu untuk mempermudah mobilitas dan mencegah kecacatan lebih lanjut. Diperbandingkan antara pengaruh penggunaan alat bantu dan tanpa alat bantu berupa AFO dan Backslab, terhadap kemudahan mobilitas yang terkait dengan kualitas hidup anak Cerebral Palsy. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode cross sectional two group post only design.  Subjek penelitian adalah 15 anak dengan Cerebral Palsy yang menggunakan AFO dan Backslab dan 15 anak Cerebral Palsy yang hanya melakukan Treatment Fisioterapi, jenis penelitian ini adalah dua kelompok tidak berpasangan. Penelitian bertempat di Klinik Pediatric & Neurodevelopmental Therapy Center (PNTC) Surakarta, dalam masa Januari-Maret 2016. Kelompok AFO dan Backslab diberikan kuesioner kualitas hidup, demikian juga kelompok Treatment Fisioterapi. Kuesioner kualitas hidup terdiri dari 6 domain dan 36 pertanyaan. Uji hipotesis menggunakan Independent Sampel T Test. Masing-masing kelompok di uji normalitas dengan menggunakan Shapiro-Wilk, kelompok yang menggunakan AFO dan Backslab mempunyai nilai p=0,408 dan kelompok yang hanya melakukan Treatment Fisioterapi mempunyai nilai p=0,168. Hasil kedua kelompok tersebut menunjukkan data sebaran normal karena mempunyai nilai p>0,05. Uji hipotesis menggunakan independent sampel t-test dengan hasil p=0,000 dimana nilai p<0,05 maka dinyatakan terdapat pengaruh penggunaan AFO dan Backslab terhadap kualitas hidup pada pasien Cerebral Palsy. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan AFO dan Backslab terhadap kualitas hidup pada pasien Cerebral Palsy.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • SIKAP DAN KETERAMPILAN PERAWAT TENTANG PIJAT BAYI DI ST. LUKE’S MEDICAL
           CENTER, QUEZON CITY, PHILIPPINES

    • Authors: Yektiningtyastuti Yektiningtyastuti, Roberto C. Sombillo, Annabelle R. Borromeo
      Pages: 139 - 143
      Abstract: Salah satu bentuk pelayanan kesehatan pada bayi baru lahir, yang baru-baru ini banyak dikembangkan di beberapa Negara adalah pijat bayi. Melalui beberapa penelitian, pijat bayi telah terbukti memberikan banyak manfaat untuk bayi dan ibu bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan sikap dan keterampilan perawat tentang pijat bayi di St. Luke’s Medical Center, Quezon City, Philippines. Metodologi penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Desain penelitian untuk menilai sikap perawat tentang pijat bayi menggunakan pre dan post-test, sedangkan untuk menilai keterampilan perawat dalam pijat bayi, menggunakan post-test only. Uji statistik untuk menilai sikap perawat menggunakan paired t-test, untuk membandingkan nilai pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rerata sikap perawat tentang pijat bayi pre-test adalah 81.17 (SD=7.378), sedangkan nilai rerata sikap perawat post-test adalah 91.17 (SD=6.839). Nilai rerata keterampilan perawat dalam pijat bayi (post-test) adalah 82.00. Hasil uji paired t-test menunjukkan p-value (sig. 2-tailed)=0,001. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test sikap perawat tentang pijat bayi.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • PENGARUH EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP TESTIS
           TIKUS PUTIH YANG DIBERI PAPARAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK HANDPHONE

    • Authors: Muhartono Muhartono, Andrian Rivanda, Anggraeni Janar Wulan, Susianti Susianti
      Pages: 144 - 149
      Abstract: Gelombang elektromagnetik handphone dapat menyebabkan peningkatan reactive oxygen species (ROS) sehingga merubah struktur histopatologi testis. Untuk mengatasinya dibutuhkan senyawa antioksidan yang terkandung dalam kulit manggis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol kulit manggis (Garcinia mangostana L.) dalam memperbaiki gambaran histopatologi testis terhadap sel spermatozoa dan spermatogenik tikus putih (Rattus norvegicus) galur Sprague dawley yang diberi paparan gelombang elektromagnetik handphone. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus putih galur Sprague dawley dengan berat badan 200-300 gram yang dibagi ke dalam 5 kelompok, yaitu kontrol 1 (K1) tikus yang tidak diberikan perlakuan, kontrol 2 (K2) diberikan NaCl 0,9% dan paparan gelombang elektromagnetik handphone, pada kelompok perlakuan (P1), (P2) dan (P3) diberikan ekstrak etanol kulit manggis dengan dosis bertingkat 50, 100, 200 mg/kgBB dan dilakukan paparan gelombang elektromagnetik handphone selama 3 jam/28 hari. Hasil penelitian ini didapatkan rerata jumlah sel spermatozoa pada K1=173,75±16,978 SD, K2=101,75±7,455 SD, P1=148,50±10,149 SD, P2=162,50±10,247 SD, P3=180,75±7,365 SD dan rerata jumlah sel spermatogenik pada K1=306,75±11,955 SD, K2=157,00±7,303 SD, P1=243,50±21,672 SD P2=266,75±10,340 SD P3=294,75±13,150 SD. Pada uji One Way Anova (p<0,005) didapatkan masing-masing sel spermatozoa dan sel spermatogenik menunjukkan hasil yang bermakna p=0,000. Ekstrak etanol kulit manggis (Garcinia mangostana L.) dapat memperbaiki gambaran histopatologi testis dengan meningkatkan jumlah sel spermatozoa dan sel spermatogenik tikus putih (Rattus norvegicus) galur Sprague dawley yang diberi paparan gelombang elektromagnetik handphone.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • ANALISIS PRAKTEK KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH DENGAN PENDEKATAN TEORI
           ADAPTASI ROY PADA PASIEN GANGGUAN PERSYARAFAN DI RSUPN DR. CIPTO
           MANGUNKUSUMO JAKARTA

    • Authors: Pujiarto Pujiarto
      Pages: 150 - 160
      Abstract: Praktek keperawatan medikal bedah ini melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan persyarafan menggunakan model adaptasi Roy. Masalah keperawatan yang umumnya terjadi pada pasien dengan gangguan neurologis diantaranya gangguan perfusi jaringan serebral, gangguan mobilitas fisik, dan defisit perawatan diri. Kemudian menyusun intervensi keperawatan yang bertujuan untuk mengatasi masalah keperawatan tersebut. Model adaptasi Roy dapat mengembangkan perilaku yang tidak efektif menjadi perilaku adaptif pada pasien dengan gangguan persyarafan.
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
  • PAPILLOMA DAN KARSINOMA SINONASAL

    • Authors: Rizki Hanriko, Muhartono Muhartono
      Pages: 161 - 164
      Abstract: Papilloma sinonasal jarang ditemukan yaitu hanya 0,5-4% dari tumor sinonasal dengan etiopatogenesis belum diketahui pasti. Karsinoma sinonasal merupakan keganasan yang jarang terjadi dengan jenis yang paling sering ditemukan adalah Squamous cell carcinoma (SCC). Transformasi keganasan pada papilloma sangat rendah, yaitu tipe inverted dilaporkan insiden sisekitar 2-27%, dengan perkembangan papilloma menjadi karsinoma sekitar 63 bulan (6 bulan-13 tahun). Dari beberapa penelitian didapatkan adanya transformasi keganasan pada 11% dari rekurensi inverted papilloma, yaitu 7% syncronous SCC dan 3,6% metachronous SCC. Pada inverted papiloma yang unilateral dengan karsinoma sel skuamous sinonasal umumnya terjadi pada usia lanjut. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam transformasi papilloma menjadi keganasan adalah rekurensi, gambaran atipia dan etiologi HPV. Perokok, besar tumor dan lokasi lesi di daerah sinus frontal memiliki kecenderungan untuk rekurensi berulang. Keganasan berhubungan dengan invasi ke tulang, invertedpapilloma bilateral, sel skuamous hiperplasia, adanya ketiga tipe sel epitel (metaplasia skuamosa, skuamosa matur dan silindris), hyperkeratosis berat, indeks mitotik ≥ 2/HPF, tidak adanya polip peradangan, banyaknya sel plasma, rendahnya eosinofil dan absennya netrofil. 
      PubDate: 2017-04-30
      Issue No: Vol. 8, No. 1 (2017)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 54.81.139.235
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-2016