for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help
Followed Journals
Journal you Follow: 0
 
Sign Up to follow journals, search in your chosen journals and, optionally, receive Email Alerts when new issues of your Followed Journals are published.
Already have an account? Sign In to see the journals you follow.
Journal Cover Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi
  [0 followers]  Follow
    
  This is an Open Access Journal Open Access journal
   ISSN (Online) 2527-3604
   Published by Universitas Negeri Semarang Homepage  [76 journals]
  • PENGARUH VARIASI JUMLAH PEREKAT TEPUNG TAPIOKA TERHADAP KARAKTERISTIK
           BRIKET ARANG TEMPURUNG KELAPA

    • Authors: Ahmad Zaenul Amin, Pramono Pramono, Sunyoto Sunyoto
      Pages: 111 - 118
      Abstract: Pencampuran bahan dalam membuat briket merupakan tahap yang menentukan kualitas briket yang dihasilkan, dimana jumlah dan bahan yang digunakan akan berpengaruh terhadap kualitas briket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jumlah perekat tepung tapioka terhadap karakteristik briket yang dihasilkan yang meliputi: nilai kalor, kadar air, dan shatter index. Penggunaan tekanan pengepresan sebesar 150 Kg/cm2 dengan variasi jumlah perekat tepung tapioka 5%, 7%, dan 9%. Pengeringan briket dilakukan di dalam oven bersuhu 100oC selama 2 jam. Briket berbentuk silinder dengan diameter 2,5 cm. Hasil penelitian menunjukan briket paling baik menggunakan pencampuran perekat 7% dengan karakteristik briket sebagai berikut: nilai kalor sebesar 7652,64 kal/g, kadar air sebesar  3,23 %, dan shatter index sebesar 0,18 %.
      PubDate: 2017-12-18
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • ESTIMASI STOK KARBON MANGROVE DI DUKUH TAPAK KELURAHAN TUGUREJO KOTA
           SEMARANG

    • Authors: Andin Irsadi, Nana Kariada Tri Martuti, Satya Budi Nugraha
      Pages: 119 - 128
      Abstract: Peningkatan gas-gas efek rumah kaca menyebabkan terjadinya pemanasan global yang berdampak langsung mengakibatkan perubahan iklim  dan  sea  level  rise.  Upaya  mitigasi dapat  dilakukan dengan meningkatkan peran mangrove sebagai penjerap karbon. Ekosistem mangrove yang banyak terdapat di wilayah pesisir, mempunyai kemampuan yang sangat efektif dalam mengurangi konsentrasi gas karbondioksida (CO2) di alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi karbon tersimpan pada tegakan mangrove di Wilayah Tapak, Kota Semarang. Metode yang digunakan, yakni non destructive Test dengan persamaan allometrik pada mangrove tegakan. Pengumpulan data dilakukan secara  purposive sampling,  dengan  mempertimbangkan  kerapatan  dan  lokasi  tumbuh  yang  terdapat  pada  wilayah penelitian.  Hasil  penelitian  menunjukan  mangrove  di  Dukuh  Tapak  memiliki  kandungan  biomassa sebesar sebesar 1507,91 ton/ha,  kandungan stok karbon sebesar 708,2 ton C/ha, dan mampu menyerap CO2  sebesar 2598,65 ton/ha. Pola hubungan antara kerapatan dengan biomassa, biomassa dengan stok karbon, dan stok karbon dengan serapan CO2 menunjukkan adanya tiga macam persamaan yang memiliki nilai korelasi (R) yang positif masing-masing sebesar 0,67, 1,00, dan 1,00.
      PubDate: 2017-12-18
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • PENGARUH EXHAUST GAS RECIRCULATION (EGR) TERHADAP PERFORMA DAN EMISI
           JELAGA MESIN DIESEL DIRECT INJECTION

    • Authors: Angga Septiyanto, Sonika Maulana, Agus Nugroho, Sudiyono Sudiyono
      Pages: 129 - 136
      Abstract: Kendaraan bermotor sebagai alat transportasi berbahan bakar minyak (bahan bakar fosil) yang menghasilkan emisi gas buang menjadi salah satu faktor terjadinya pencemaran udara yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor akan diikuti juga dengan peningkatan pencemaran udara yang berasal dari emisi gas buang pada kendaraan bermotor Salah satu jenis mesin kendaraan bermotor yang banyak digunakan pada truck, bus dan beberapa mobil penumpang adalah mesin diesel karena efisiensi dan daya tahan yang tinggi. Gas buang yang dihasilkan oleh mesin diesel dapat mengakibatkan permasalahan polusi udara yaitu dalam bentuk emisi jelaga dan NOx. Hal ini mengakibatkan munculnya beberapa penelitian yang bertujuan untuk menurunkan kadar emisi pada mesin diesel salah satunya menggunakan Exhaust Gas Recirculation (EGR). EGR digunakan untuk menurunkan emisi NOx yang dihasillkan dari proses pembakaran, dengan memasukkan kembali sebagian gas buang hasil pembakaran ke dalam intake manifold. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa dan emisi jelaga mesin diesel ketika menggunakan exhaust gas recirculation (EGR) untuk mengurangi emisi NOx pada mesin diesel direct injection. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan dinamometer untuk mengukur performa dengan variasi pembebanan 25%, 50%, 75%, 100%. Nilai yang didapat akan dianalisa dan diolah dalam bentuk grafik dengan menggunakan Software Origin Pro 8. Hasil penelitian menunjukkan performa torsi dan daya mengalami kenaikan dengan penggunaan EGR pada mesin diesel direct injection, dengan peningkatan sebesar nilai torsi dan daya masing-masing sebesar 11,16% dan 11,18% pada laju EGR 15,3% dan variasi pembebanan 50%. Sedangkan emisi jelaga yang diindikasikan dengan smoke opacitymeningkat dengan penggunaan EGR, dengan peningkatan sebesar 24,02% ketika lajur EGR 16,5% dengan pembebanan 25%. 
      PubDate: 2017-12-18
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • PENGARUH VARIASI LARUTAN WATER INJECTION PADA INTAKE MANIFOLD TERHADAP
           PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG SEPEDA MOTOR

    • Authors: Dedi Antoni, M. Burhan Rubai Wijaya, Angga Septiyanto
      Pages: 137 - 146
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan variasi larutan water injection terhadap performa mesin dan emisi gas buang pada sepeda motor Honda vario 125 eSP dengan bahan bakar pertamax. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen penggunaan water injection pada sepeda motor dengan variasi larutan pada alat water injection. Hasil pengujian rata-rata torsi tertinggi dihasilkan oleh water injection dengan variasi larutan A2, sedangkan rata-rata daya tertinggi dihasilkan oleh water injection dengan variasi larutan A1. Hasil pengujian rata-rata emisi gas buang kadar CO terendah dihasilkan oleh water injection dengan variasi larutan A2, sedangkan untuk rata-rata  kadar HC terendah dihasilkan oleh water injection dengan variasi larutan A1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan performa mesin yang meliputi torsi dan daya serta penurunan kadar emisi gas buang yang meliputi CO dan HC.
      PubDate: 2017-12-18
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • INOVASI PEMURNIAN GARAM (NATRIUM KLORIDA) MENGGUNAKAN ZEOLIT ALAM SEBAGAI
           PENGIKAT IMPURITAS DALAM PROSE KRISTALISASI

    • Authors: Jumaeri Jumaeri, Triastuti Sulistyaningsih, Wisnu Sunarto
      Pages: 147 - 156
      Abstract: Garam  merupakan salah satu komuditas strategis yang diprioritaskan untuk  dikembangkan oleh Kementrian Perindustrian.  Kebutuhan garam berkualitas tinggi, utamanya garam industri, masih diimpor dari luar negeri. Penelitian inovasi proses pemurnian garam menggunakan filter zeolit alam sebagai bahan pengikat impuritas dalam proses kristalisasi telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk  mengetahui efektifitas dan kondisi optimal proses  pemurnian garam (natrium klorida) menggunakan zeolit alam dalam proses kristalisasi dan model proses pembuatan uapan air laut. Penelitian ini dimulai dengan pengambilan sampel garam krosok dan karakterisasinya. Sampel garam krosok selanjutnya dimurnikan dengan menggunakan zeolit alam sebagai pengikat impuritas dalam proses kristalisasi. Efektifitas proses pemurnian ditetukan berdasarkan kualitas garam hasil pemurnian yang diperoleh. Kualitas produk garam hasil pemurnian ditentukan berdasarkan standar kualitas garam baku sesuai SNI Garam 2000, yang meliputi kadar NaCl, air, logam berat, Ca, Mg dan sifat fisik garam (warna, rasa dan bentuk kristal). Kemurnian produk garam juga diuji menggunakan XRD dan hasilnya dibadingkan dengan NaCl standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa garam krosok dengan kadar NaCl 82,37% setelah proses pemurnian kadar NaCl meningkat menjadi 92,64, 92,49 dan  91,80% masing-masing untuk kepekatan awal  larutan garam 17, 15 dan 12o Be. Kadar air garam hasil kristalisisasi untuk ketiga larutan garam adalah 1,25, 1,52 dan 1,68%.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa zeolit alam dapat digunakan secara efektif dalam pemurnian garam dapur melalui proses kristalisasi. Aktivasi zeolit dengan larutan HCl 0,1 M dapat meningkatkan kualitas garam hasil rekristalisasi. Garam hasil kristalisasi mempunyai kadar NaCl tertinggi (98,73%) diperoleh dengan menggunakan zeolit lolos ayakan 10/20 mesh yang teraktivasi HCl 0,1 M
      PubDate: 2017-12-18
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFRARED THERMOGRAPHY UNTUK DETEKSI DINI KEGAGALAN
           ISOLASI JARINGAN KABEL LISTRIK UNNES

    • Authors: Kartono Kartono, Agus Suryanto, Eko Bagus Apriyanto
      Pages: 157 - 172
      Abstract: Various phenomena in the maintenance of electricity network things that need to be anticipated include fluctuations in load, vibration, metal damage, extreme environments such as high temperatures, wind, or chemicals. Even dirt or dust in the air can also increase the rate of damage and amount of damage in the power grid. To address these problems, maintenance strategies based on monitoring the condition of an equipment are implemented. Various conditions can be monitored for example vibration / vibration, temperature, performance, chemical condition, and others. One of the practical techniques that will be discussed in this paper is thermography techniques using infrared cameras. Objectives to be gained through this research are: 1) Establish appropriate strategy for maintenance of power grid with application of infrared thermography detection technology, 2) to know the temperature change level that happened at power grid when infrared thermography detection technology applied, 3) Preventive action of temperature monitoring results on the electrical grid after the results of Intrautromal Thermography detection analysis. Stages This research was conducted by infrared thermography method that is shooting with infrared camera on power line which is operating produce a temperature pattern on surface of an object. Equipment that decreased performance will produce an anomaly phenomenon. Through certain interpretations, the heat source that produces such temperature deviation patterns can be traced. By knowing the cause of temperature deviation as early as possible, repair or maintenance of an electrical component can be done long before the component fails. Thus the failure of components or even accidents that may arise can be prevented. The conclusions that can be in this research are as follows: 1) Based on the results of research that have been done the average working temperature of electrical equipment in the panel panel phase experience abnormal, which indicates that the condition of the equipment is not in the best condition, so need to be followed up with 2) By using infrared thermography technology the initial inspection process of maintenance becomes more effective and efficient in terms of time and cost, as well as the use of thermography technology in the maintenance of electricity networks is also quite practical and easy.
      PubDate: 2017-12-18
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • PENGARUH VARIASI BAHAN DAN JUMLAH LILITAN GROUNDSTRAP TERHADAP MEDAN
           MAGNET PADA KABEL BUSI SEPEDA MOTOR

    • Authors: Khabiburrahman Khabiburrahman, Supraptono Supraptono, Dwi Widjanarko
      Pages: 173 - 180
      Abstract: Tujuan penelitian ini menguji pengaruh penggunaan groundstrap dengan variasi bahan dan jumlah lilitan terhadap medan magnet pada kabel busi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, yaitu groundstrap  dengan bahan tembaga dan aluminium berdiameter 0,80 mm dengan variasi lilitan 100, 175, dan 250 dililitkan pada kabel busi dan diuji menggunakan gaussmeter yang di dekatkan pada kabel busi keadaan mesin hidup. Hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan bahan groundstrap dengan hambatan jenis rendah (tembaga) dan jumlah lilitan semakin banyak (250) lilitan pada kabel busi mampu menurunkan medan magnet paling baik dikarenakan mampu mengikat dan men-groundkan lebih maksimal. Rata-rata medan magnet kabel busi terendah dihasilkan groundstrap tembaga 250 lilitan sebesar 2,43 gauss
      PubDate: 2017-12-18
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • THE EFFECT OF RAMBUTAN PEEL EXTRACT (NEPHELIUM LAPPACEUM L) TO TOTAL
           LEUKOCYTES AND HISTOPATHOLOGICAL OF RAT LUNGS EXPOSED BY CIGARETTE SMOKE

    • Authors: Lisdiana Lisdiana, Nugrahaningsih WH, Priyantini Widyaningrum
      Pages: 181 - 192
      Abstract: Cigarette smoke is one of exogenous free radicals sources. When it is inhaled, its activity may damage the structure of lung function. The impacts of free radicals can be reduced through the provision of antioxidants. Rambutan fruit peel contains phenolic compound in the form of polyphenols that are antioxidants.The purpose of this study is to determine the effect of rambutan fruit peel extracts to the number of leukosit and lung structure on rats exposed by cigarette smoke. The research design used Post Test Control Group Design. A sample of 25 rats were divided into 5 groups, each group consisting of 5 rats. The positive control group (K +) were given a standard food and drinking water, the negative control group (K) by 3 cigarettes, the treatment groups (KP1, KP2, KP3) by 3 cigarettes and peel extract of rambutan each treatment group with a dose 15 mg/kg, 30 mg/kg and 45 mg/kg for 30 days. Total leukocyt measured by Auto Hematology Analyzer Mindray BC 2800vet. Total leukocytes and the damage of the lung were tested by one- way ANOVA. The number of leukocytes and damage to the lungs was analyzed by one-way ANOVA. and further tested with LSD. Next, the effective dose was tested by using linear regression. The result has shown that the average of total leukocytes in K+, K-, KP1, KP2, and KP3 was 6.28 x103/µl, 11.98 x103/µl, 9.88 x103/µl, 8.48 x103/µl, and 7.72 x103/µl respectively. Based on ANOVA, the rats have been exposed to cigarette smoke and given the extract of rambutan peel underwent decreasing total leukocytes and decreasing damage on alveolus more significant than those which has been exposed to cigarette smoke with no extract of rambutan peel. The effective dose of the extract of rambutan peel that was foun d to decrease total leukocytes and to protect the damage of the lung caused by cigarette smoke was 45 mg/kg body weight. Conclusion: the extract of rambutan peel was able to decrease the total leukocytes and protect the histopathological of rat lung that has been exposed to cigarette smoke.
      PubDate: 2017-12-18
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • PENGEMBANGAN AKSELEROMETER RUNNING MONITOR BERBASIS ANDROID UNTUK
           MENGETAHUI KARAKTERISTIK LARI JARAK PENDEK

    • Authors: Mugiyo Hartono, Andry Akhiruyanto, Khoirudin Fathoni
      Pages: 193 - 208
      Abstract: Penelitian ini bertujuan: a) merancang   alat pemantau aktifitas lari jarak pendek  menggunakan  akselerometer  berbasis    android    dengan  biaya  murah, akurat  dan  reliable;  b)  Mengetahui  kecepatan  sesaat,  panjang  dan  frekuensi langkah lari jarak pendek; c) Menghasilkan produk akselerometer running monitor berbasis android yang dapat mengetahui karakteristik lari jarak pendek. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode penelitian pengembangan yang meliputi model pengembangan, prosedur pengembangan dan ujicoba produk. Tahap model dan prosedur pengembangan merupakan langkah- langkah pembuatan produk dimulai dari mempersiapkan akselerometer witilt v3.0 tiga sumbu dengan pengaturannya hingga pembuatan program menggunakan Microsoft Visual Basic (VB). Ujicoba produk dilakukan dengan validasi ahli telemetri dan programmer VB. Subjek penelitian merupakan atlet pemula. Lembar obversai dipersiapkan untuk mengambil data Raw ADC sebagi output akselerometer dan kuosioner sebagai respon pengguna produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akselerometer pada android dapat mengirimkan   data   dan   diolah   oleh   program   yang   telah   dibuat.   Program selanjutnya menampilkan informasi karakteristik lari yaitu kecepatan, panjang dan frekuensi langkah. Sistem dan aplikasi untuk mengetahui percepatan, dan mengestimasi kecepatan  dan  jarak  tempuh  pelari  telah  berhasil  diimplementasikan  sehingga pelari maupun pelatih dapat mengetahui kelemahan dari pelari di jarak maupun detik  tertentu  sehingga  dari  sana  dapat  diperbaiki  dan  dilakukan  pelatihan sehingga diharapkan atlet dapat mencapai jarak 100meter dalam waktu yang lebih singkat. Pada sistem ini, di smartphone Android hanya digunakan untuk merekam data percepatan pelari dan disimpan pada memory baik internal maupun eksternal. Namun, untuk pengolah data percepatan, estimasi jarak dan posisi, filter kalman dilakukan pada PC. Untuk tahapan berikutnya dapat dikembangkan pengolahan data, tersebut langsung dilakukan pada smartphone Android sehingga setelah berlari,  atlet  maupun  pelatih  dapat  langsung  menganalisis  hasil  yang  dicapai pelari, tidak perlu memindahkan datanya ke PC terlebih dahulu.
      PubDate: 2017-12-18
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
  • REAKSI ESTERIFIKASI Α-PINENA MENJADI Α-TERPENIL ASETAT DENGAN
           KATALIS ZEOLIT ALAM

    • Authors: Nanik Wijayati, Ristia Purwodiningsih, Nuni Widarti, Ella Kusumastuti
      Pages: 209 - 218
      Abstract: Turpentine is one of the oil obtained from pine tree with composition of 82% α- pinene. Turpentin oil has a high sales value is to make the esterification reaction α-pinene to get α-terpinyl.   Usually esterification α-pinene is carried out with homogeneous catalysts are corrosive and unreusable.   The purpose of the research  are to know the optimum reaction time(2, 3, 4 jam), optimum reaction temperature (30, 40, 60ºC)and optimum mol ratio of reactants (1:5, 1:15, 1:20) between α-pinene and acetic anhydride for esterification α-pinene to α-terpinyl acetate using natural zeolite. Characterization of catalyst involve X- ray   Diffraction,   spectroscopy   IR   and   Scanning   Electron   Microscopy.   Product   of esterification reaction analyzed using spectroscopy IR, gas chromatography, and gas chromatography-mass  spectroscopy.  Result  of  the  analysis  using  spectrocopy  IR  show absorption of C-H at 2923 cm-1, C=O at 1725 cm-1, C=C at 1617 cm-1 and C-O at 1254 cm-1. The reaction time effect the conversion of α-pinena  while reaction temperature and mol ratio of reactants effect on the increased levels of reaction products produced.  The optimum conditions for esterification reaction α-pinene to α-terpinyl acetate is at temperature of 40ºC  during 3 hours with mol ratio of reactants between α-pinene and acetic anhydride is 1:15 to produce α-terpenyl acetate amewweounted to 21,40%. Keywords: α-pinena, esterification, α-terpinyl acetate
      PubDate: 2017-12-18
      Issue No: Vol. 15, No. 2 (2017)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 54.82.78.213
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-