for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help
Followed Journals
Journal you Follow: 0
 
Sign Up to follow journals, search in your chosen journals and, optionally, receive Email Alerts when new issues of your Followed Journals are published.
Already have an account? Sign In to see the journals you follow.
Journal Cover Journal of Physical Education Health and Sport
  [0 followers]  Follow
    
  This is an Open Access Journal Open Access journal
   ISSN (Print) 2354-8231
   Published by Universitas Negeri Semarang Homepage  [66 journals]
  • Analisis Gerakan Tendangan Ap Chagi Pada Taekwondoin junior Putra
           Kabupaten lombok Timur

    • Authors: NOPI HARI ADI
      Abstract: Taekwondo merupakan cabang olahraga beladiri, yang mengajarkan teknik bertarung dengan tangan kosong dimana kaki adalah alat serang yang dominan dipakai para Taekwondoin. Tendangan Ap Chagi ini merupakan teknik tendangan yang paling mendasar yang harus dikuasai Taekwondoin dan dapat menghasilkan poin tiga. (WTF Competition Rules & Interpretation, 2012: 22).Jenis penelitian yaitu jenis penelitian deskriptif kuantitatif dan bila ditinjau dari jenis pendekatannya termasuk Action Research (Penelitian tindakan). Subjek penelitian adalah Atlet Taekwondo Junior Putra Kabupaten Lombok Timur yang terdiri dari 3 atlet. Data pengukuran diambil dari rekaman video subjek penelitian dalam melakukan tendangan Ap Chagi. Instrumen penelitian dalam penelitian ini menggunakan  Software Dartfish  Handycam dan Laptop. Analisis data menggunakan Analyzer pada  Software Dartfish  serta penilaan dari Expert Judgement yang meliputi sudut tangan, sudut kemiringan punggung, sudut bukaan kaki dan sudut putaran telapak kaki, serta kecepatan dan ketepatan tendangan. Dari 3 atlet yang menjadi subjek penelitian diperoleh satu atlet yang mendapatkan hasil terbaik, pada tendangan Ap Chagi, hasil terbaik diperoleh pada subjek penelitian AKB.Hasil penelitian menyimpulkan perbaikan gerakan berupa pendampingan dan arahan dari peneliti, pelatih dan Expert Judgement, berupa latihan fisik dan latihan teknik dasar tendangan Ap Chagi. Dan hasil tendangan  Ap Chagi yang paling baik atau efektif  terdapat pada refleksi III, dapat dilihat pada Taekwondoin AKB dengan waktu 0,34 s, jarak tendangan dengan sasaran 1,60 m, sehingga menghasilkan kecepatan 5,0 m/s. Berikutnya untuk sudut tangan 51.3°, sudut kemiringan punggung 141,8°, sudut bukaan kaki sebesar 101,0°, sudut putaran telapak kaki sebesar 50,0° dan tepat pada sasaran yang telah ditentukan.Kata Kunci : Analisis Gerakan, Teknik Tendangan  Ap Changi, Taekwondo,  Atlet Junior.
      PubDate: 2016-11-14
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2016)
       
  • Pengaruh Latihan Split Squat Jump dan Standing Jump and Reach terhadap
           Kekuatan dan Power Otot Tungkai

    • Authors: Mahfuz Mahfuz
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang: (1) pengaruh latihan split squat jump terhadap kekuatan dan power otot tungkai; (2) pengaruh latihan standing jump and reach terhadap kekuatan dan power otot tungkai; (3) perbedaan pengaruh antara latihan split squat jump dan standing jump and reach terhadap kekuatan otot tungkai. (4) perbedaan pengaruh antara latihan split squat jump dan standing jump and reach terhadap power otot tungkai. Sasaran penelitian ini adalah siswa laki-laki yang mengikuti ekstrakulikuler bolavoli di MAN Selong Kabupaten Lombok Timur NTB sebanyak 36 siswa.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan matching-only design, dan analisis data menggunakan uji-t dan MANOVA. Proses pengambilan data dilakukan dengan tes leg strength dengan menggunakan alat back leg dynamometer untuk mendapat data kekuatan otot tungkai dan vertical jump untuk mendapat data power otot tungkai pada saat pre-test dan post-test.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan latihan split squat jump terhadap kekuatan dan power otot tungkai; (2) Terdapat pengaruh yang signifikan latihan standing jump and reach terhadap kekuatan dan power otot tungkai; (3) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan latihan  split squat jump dan standing  jump and reach terhadap kekuatan otot tungkai; (4) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan latihan split squat jump dan standing  jump and reach terhadap power otot tungkai, serta latihan split squat jump lebih epektif untuk meningkatkan kekuatan dan power otot tungkai.Berdasarkan analisa di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kekuatan dan power otot tungkai untuk masing-masing kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah diberi latihan split squat jump dan standing jump and reach dilihat dari hasil uji-t. Selain itu terdapat perbedaan pengaruh melalui uji MANOVA, serta program latihan split squat jump lebih signifikan dari pada latihan standing jump and reach dan kelompok kontrol dalam meningkatkan kekuatan dan power otot tungkai.
      PubDate: 2016-11-14
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2016)
       
  • Pengaruh Latihan Core Stability Statis (Plank dan Side Plank) dan Core
           Stability Dinamis (Side Lying Hip Abduction dan Oblique Crunch) Tterhadap
           Keseimbangan

    • Authors: Zulfikar Januarshah
      Abstract: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis tentang: (1) pengaruh latihan Plank terhadap peningkatan keseimbangan; (2) pengaruh latihan Side Plank terhadap keseimbangan; (3). pengaruh latihan Side Lying Hip Abduction terhadap keseimbangan; (4). pengaruh latihan Oblique Crunch terhadap keseimbangan; dan (5) perbedaan pengaruh latihan Plank, Side Plank, Side Lying Hip Abduction dan Oblique Crunch terhadap keseimbangan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh yang signifikan latihan Plank terhadap peningkatan keseimbangan; (2) terdapat pengaruh yang signifikan latihan Side Plank terhadap keseimbangan; (3). terdapat pengaruh yang signifikan latihan Side Lying Hip Abduction terhadap keseimbangan; (4). terdapat pengaruh yang signifikan latihan Oblique Crunch terhadap keseimbangan; dan (5) terdapat perbedaan pengaruh latihan Plank, Side Plank, Side Lying Hip Abduction dan Oblique Crunch terhadap keseimbangan. Berdasarkan analisa di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan keseimbangan untuk masing-masing kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah diberi pelatihan Plank, Side Plank, Side Lying Hip Abduction dan Oblique Crunch dilihat dari hasil uji-t. Terdapat juga perbedaan pengaruh dari setiap latihan terhadap keseimbangan. The purpose of this study is to analyze about: (1) the effects of exercise Plank to the increase in the balance; (2) Side Plank exercise influence on the balance; (3). Side effects of exercise on the balance Lying Hip Abduction; (4). Oblique Crunch exercise influence on the balance; and (5) differences in the effects of exercise Plank, Side Plank, Side Lying Hip Abduction and Oblique Crunch towards equilibrium. This type of research used in this research is quantitative with quasi-experimental methods. The results showed: (1) a significant difference Plank exercises to increase balance; (2) there is a significant effect on the balance of exercise Side Plank; (3). exercise a significant influence Side Lying Hip Abduction towards equilibrium; (4). exercise a significant influence on the balance Oblique Crunch; and (5) there are differences in the effects of exercise Plank, Side Plank, Side Lying Hip Abduction and Oblique Crunch towards equilibrium. Based on the above analysis, it can be concluded that an increase in the balance for each experimental group and the control group after training by Plank, Side Plank, Side Lying Hip Abduction and Oblique Crunch seen from the t-test results. There are also differences in the effect of any exercise of the balance.
      PubDate: 2016-11-14
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2016)
       
  • Pengaruh Rope Langsung 10, 20, dan 30 Second dengan Interval Training 1: 3
           untuk Leg Otot Power dan Agility

    • Authors: Yuyun Dwi Astyorini
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang: (1)pengaruh latihan rope jump 10 detik dengan interval training 1:3 terhadap peningkatan power otot tungkai dan kelincahan, (2) pengaruh latihan rope jump 20 detik dengan interval training 1:3 terhadap peningkatan power otot tungkai dan kelincahan, (3)pengaruh latihan rope jump 30 detik dengan interval training 1:3 terhadap peningkatan power otot tungkai dan kelincahan, (4) perbedaan pengaruh antara latihan rope jump 10, 20, dan 30 detik dengan interval training 1:3 terhadap peningkatan power otot tungkai dan kelincahan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa putra IKOR angkatan 2015 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 40 orang. Proses pengambilan data power otot tungkai menggunakan tes jump DF dan kelincahan menggunakan TLBZ pada saat pretest dan posttest. Analisis data pada penelitian ini menggunakan ANOVA. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) latihan rope jump 10 detik dengan metode interval training 1:3 dapat meningkatkan power otot tungkai sebesar 28,58% dan kelincahan sebesar -0,97%, (2) latihan rope jump 20 detik dengan metode interval training 1:3 dapat meningkatkan power otot tungkai sebesar 35,02% dan kelincahan sebesar -1,42%, (3) latihan rope jump 30 detik dengan metode interval training 1:3 dapat meningkatkan power otot tungkai sebesar 40,28% dan kelincahan sebesar -1,91%, dan (4) latihan Rope Jump 30 detik dengan interval training 1:3 merupakan latihan yang paling efektif untuk meningkatkan power otot tungkai dan kelincahan pada mahasiswa putra IKOR angkatan 2015 Universitas Negeri Surabaya. This study aimed to analyze: (1) the effects of 10 secondrope jump exercise with interval training 1:3 towards leg muscles power and agilityenhancement, (2) the effects of 20 secondrope jump exercise with interval training 1:3 towards leg muscles power and agilityenhancement, (3) the effects of 30 secondrope jump exercise with interval training 1:3 towards leg muscles power and agilityenhancement, and (4) the difference effect betweenrope 10, 20, and 30 second rope jump to wards leg power muscles and agility enhancement.  Type of research used in this research is quasi-experimental methods.Population of this research is male students of Sport Science with the number of sampleare 40man.The data analysis using ANOVA. The data collection process ofagility used the 'TLBZ’ test and leg muscle power using jumpDF tests during the pre-test and post test. Furthermore, the data were analyzed using SPSS version 21. The research results showed that: (1) The 10 second rope jump exercise with interval training 1:3can increase effect on leg muscles power as big as 28,58% and agility as big as -0,97%, (2) The 20 second rope jump exercise with interval training 1:3 can increase effect on leg muscles power as big as 35,02% and agility -1,42%, (3) 30 second rope jump exercise with interval training 1:3 can increase effect on leg muscles power as big as 40,28% and agility as big as   -1,91%, and (4) The 30 second rope jump exercises is the most effective exercise to improve leg muscle power and agility on male sport science students of Surabaya State University.
      PubDate: 2016-11-14
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2016)
       
  • Motivasi Mahasiswa terhadap Aktivitas Olahraga pada Sore Hari di Sekitar
           Area Taman Sutera Universitas Negeri Semarang

    • Authors: Moch Fahmi Abdulaziz, Dhimas Bagus Dharmawan, Dwi Tiga Putri
      Abstract: This study aims to determine the motivation of students to sports activities in the afternoon around the area Taman Sutera Semarang State University. The method used in the study was a survey with quantitative approach and data analysis used is descriptive percentage. The results showed that colleger motivation to do sports activities due to the physiological needs of the average values obtained by 84.27%, 87.61% safety needs, social needs 79.27%, 59.83% appreciation needs and self-actualization needs 77, 55%, while the reasons colleger choose Unnes Sutera park area on the sporting at afternoon as the potential of facilitating the environment enough to engage in sports activities such as safe, comfortable and healthy gives the feel of the availability of O2 (oxygen) and a green and clean environment. Based on the results of this study concluded that the motivation of colleger on the sporting in the Unnes Sutera park as significant because of the need for security and physiological needs, meaning that provide comfort colleger in doing sports activities and can be recommended for Unnes to improve and develop the open space special exercise around the Unnes Sutera park to provide optimal contribution in improving the culture of sports.
      PubDate: 2016-11-14
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2016)
       
  • Analisis Isi dan Kelayakan Penyajian Buku Sekolah Elektronik (BSE) Mata
           Pelajaran Penjasorkes Kelas 2 Sekolah Dasar Tahun Pelajaran 2013/2014

    • Authors: Roas Irsyada
      Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan isi dan kelayakan penyajian  Buku Sekolah Elekronik Penjasorkes SD Kelas 2 di Kota Semarang. Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis isi. Sampel pada penelitian adalah 2 BSE Penjasorkes Kelas 2 SD Insrumen dalam penelitian adalah Instrumen penilaian buku teks Penjasorkes SD. Dari hasil analisis BSE kelas 2 SD buku 1 karangan Deni Kurniadi untuk tingkat kesesuaian isi dengan SK dan KD tergolong pada kategori layak dan sesuai dengan jumlah skor 155, sedangkan buku 2 BSE Penjasorkes karangan Purnomo tergolong pada kategori layak dan sesuai dengan jumlah skor 164. Pada kelayakan penyajian buku 1 tergolong pada kategori layak dan sesuai dengan jumlah skor 127, sedangkan buku 2 tergolong pada kategori sangat layak dan sangat sesuai dengan jumlah skor 143. This research is descriptif kuantitatif with content analysis technic. The sample is 2 electronic book school PE for 2nd grade of primary school. The instrument is used in this research is the instrument of the text book. Based on the research that was done, it was shown that the feasibility content of the 1st electronic book school of PE (by Deni Kurniadi, Suro Prapanca) got score 155 which is in suitable criteria, 2nd book (by Pramono) got score 164 which is in criteria meanwhile the feasibility content 1st book got score 127 wihich in suitable and the 2nd got score 143 in very suitable.
      PubDate: 2016-11-14
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2016)
       
  • Perkembangan Terapi Massage terhadap Penyembuhan Penyakit Vertigo

    • Authors: Rustam Yuliyanto
      Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan terapi massage terhadap penyembuhan penyakit vertigo dan cara penanganan terapi massage untuk membantu penyembuhan vertigo. Penelitian ini merupakan penelitian perkembangan dengan metode silang-sekat (cross-sectional method) dan penelitian kausal komparatif dengan tipe ex post facto. Penelitian ini dilakukan untuk meneliti satu jenis peristiwa yang telah terjadi dan kemudian meruntut ke belakang untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menimbulkan kejadian tersebut. Sampel yang digunakan adalah 11 orang yang memiliki penyakit vertigo dan telah diberikan terapi massage di masa lampau. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif persentase. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa perkembangan terapi massage terhadap penyembuhan penyakit vertigo dikategorikan baik. Hal ini dapat dilihat dari skala mengenai perkembangan terapi massage terhadap penyembuhan penyakit vertigo secara keseluruhan yaitu sebesar 92%, artinya persentase tersebut berada pada kategori baik. Implikasinya bahwa penyembuhan penyakit vertigo merupakan variabel yang mempengaruhi hasil penyembuhan terapi massage. Dalam upaya pengembangan terapi massage harus diperhatikan. Keadaan ini disebabkan karena adanya sensasi gerakan atau rasa gerak dari tubuh atau lingkungan sekitarnya dengan gejala lain yang timbul, terutama dari jaringan otonomik yang disebabkan oleh gangguan keseimbangan tubuh oleh berbagai keadaan atau penyakit. Keadaan ini akan berpengaruh terhadap perkembangan terapi massage.
      The objectives of research are to find out the progress of massage therapist on healing vertigo disease and way handling massage therapist to help healing vertigo. This study belonged to a developmental research with cross-sectional method and a causal comparative research with type ex post facto. The study is done to scrutinize one kind of events that have occurred and than coherent backward to know the factors that could cause of the incident. The whole sample consisted of 11 people who have the vertigo disease and has given massage therapist in the past. Technique of analyzing data employed in this research was a descripstive the percentage. The result of data analysis shows that the progress of massage therapist on healing vertigo disease categorized good. This can be seen from scale on the development of massage therapist on healing vertigo disease overall which is 92%, it means the percentage it is in good category. The implications that the healing of diseases vertigo is variables affecting the results of healing massage therapist. In the effort to develop massage therapist must be considered. This condition caused due to the sensation movement or taste motion from a body or environment surrounding with other symptoms that arise, especially from autonomous tissue caused by a disorder balance of the body by various condition or disease. This condition would affect on the progress of massage therapist.
      PubDate: 2016-11-14
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2016)
       
  • Pengaruh sport massage dan Terapi Bekam Terhadap Penurunan Kadar Asam
           Laktat dan Denyut Nadi

    • Authors: Yuni Fitriah Ningsih
      Abstract: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis perbedaan pengaruh sport massage dan bekam terhadap penurunan asam laktat; Terdapat perbedaan pengaruh sport massage dan bekam terhadap penurunan denyut nadi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan sport massage terhadap penurunan asam laktat; (2) Terdapat pengaruh signifikan sport massage terhadap penurunan denyut nadi; (3) Terdapat pengaruh signifikan bekam terhadap penurunan asam laktat (4) Terdapat pengaruh signifikan bekam terhadap penurunan denyut nadi; (5) Terdapat perbedaann signifikan pengaruh sport massage dan bekam terhadap penurunan asam laktat (6) Terdapat perbedaan signifikan  pengaruh sport massage dan bekam terhadap penurunan denyut nadi. Berdasarkan analisa diatas, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penurunan asam laktat dan denyut nadi untuk masing-masing kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah diberikan sport massage dan bekam dilihat dari hasil uji-t.The purpose of this study is to analyze  differences in the effect of sports massage and cupping to the reduction of lactic acid ; ( 6 ) There are differences in the effect of sports massage and cupping to the decrease of the pulse This type of research used in this research is quantitative with quasi-experimental methods. Research results show: (1) There is a significant effect of sports massage to decrease lactic acid ; ( 2) There is a significant effect of sports massage to decrease the pulse ; ( 3 ) There is a significant effect of cupping to the reduction of lactic acid ( 4 ) There is a significant effect of cupping to decreased pulse rate ; ( 5 ) There is a significant difference in the effect of sports massage and cupping to the reduction of lactic acid ( 6 ) There is a significant difference in the effect of sports massage and cupping to the decrease of the pulse. Based on the above analysis , it can be concluded that there are significant decrease in lactic acid and pulse for each experimental group and the control group after being given a sports massage and cupping seen from the t-test results .
      PubDate: 2016-11-14
      Issue No: Vol. 3, No. 2 (2016)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 54.80.158.127
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-2016