for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help
Followed Journals
Journal you Follow: 0
 
Sign Up to follow journals, search in your chosen journals and, optionally, receive Email Alerts when new issues of your Followed Journals are published.
Already have an account? Sign In to see the journals you follow.
Journal Cover Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health)
  [5 followers]  Follow
    
  This is an Open Access Journal Open Access journal
   ISSN (Print) 1978-3833 - ISSN (Online) 2442-6725
   Published by Universitas Andalas Homepage  [3 journals]
  • PENDEKATAN ANALISIS MULTIVARIABEL DALAM PEMECAHAN MASALAH KESEHATAN
           MASYARAKAT

    • Authors: Ratno Widoyo
      First page: 115
      Abstract: Penggunaan nama analisis multivariabel  memang  kalah  tenar  dengan  nama  analisis  multivariat. Bahkan penggunaannya seringkali bertukar tempat. Menurut Van Belle dan Katz, penggunaan nama analisis multivariabel ditujukan  pada  model  uji  statistik  yang  memiliki dua atau lebih variabel dependen atau respon variabel dengan beberapa variabel independen. Penggunaan nama analisis multivariabel ditujukan kepada model uji statistik yang memiliki banyak variabel independen dengan satu variabel dependen atau respon variabel. Berbagai jenis analisis diatas dapat digunakan dalam melakukan identifikasi terhadap peranan variabel independen ketika dianalisis pada saat yang bersamaan. Melakukan analisis variabel  independen  secara  bersamaan  bertujuan  untuk  menemukan  variabel  yang  paling berhubungan terhadapa permasalahan kesehatan serta jenis peranananya dalam model analisis.  Identifikasi  ini  dapat  pula  menentukan apakah terdapat variabel confounding maupun variabel  interaksi.  Penemuan  penyebab  masalah dengan cara ini akan sangat membantu dalam  perencanaan  dalam  upaya  pemecahan permasalahan kesehatan masyarakat. Program yang terlahir dengan proses ini tentunya akan lebih menjamin untuk lebih fokus dan tepat sasaran.

      PubDate: 2016-05-01
      Issue No: Vol. 10, No. 2 (2016)
       
  • ANALISIS SALING HUBUNGAN ANTARA NILAI TUKAR PETANI DAN ANGKA HARAPAN HIDUP
           DI SUMATERA UTARA

    • Authors: Destanul Aulia, Sri Fajar Ayu
      Pages: 116 - 122
      Abstract: Meskipun sejak dahulu diketahui bahwa sebahagian besar masyarakat miskin Indonesia adalah mempengaruhi tingkat kesehatan para petani tersebut. Kajian-kajian terdahulu menunjukkan bahwa kemiskinan atau penurunan tingkat pendapatan berpengaruh terhadap angka harapan hidup. Kajian ini ingin melihat hubungan timbal balik antara pendapatan petani yang diukur dengan nilai tukar petani (NTP), dengan angka harapan hidup sebagai indikator kesehatan petani di Sumatera Utara. Data yang digunakan dalam kajian ini adalah data nilai tukar petani dan data angka harapan hidup penduduk di Sumatera sejak tahun 1998 sampai dengan tahun 2013. Hasil uji kausalitas Granger menunjukkan bahwa angka harapan hidup mempunyai hubungan kausal dengan tingkat pendapatan petani. Sebaliknya hipotesis yang menyatakan tingkat pendapatan petani mempunyai hubungan kausal dengan angka harapan hidup, tidak dapat diterima. Hal ini menyokong pendapat yang menyatakan bahwa perbaikan kondisi ekonomi dulu, baru akan menyebabkan perbaikan kesehatan, tidak sepenuhnya benar. Kata Kunci: Nilai Tukar Petani, Jangka Hayat dan Uji Kausalitas Granger.
      PubDate: 2016-05-16
      Issue No: Vol. 10, No. 2 (2016)
       
  • FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI
           TAHUN 2015

    • Authors: Vivi Triana
      Pages: 123 - 135
      Abstract: Imunisasi merupakan upaya pencegahan penyakit, Cakupan imunisasi di Indonesia tahun 2013 sebesar 59,2%, sedangkan target renstra (88%), di Sumbar 84,51% dan di Kota Padang 84,8%. Penelitian ini berujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemberian imunisasi dasar lengkap. Desain penelitian ini adalah cross sectional yang dilaksanakan di Kecamatan Kuranji. Sampel penelitian 80 orang diambil secara accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Analisis data secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil analisis univariat diperoleh 47,50% imunisasi tidak lengkap, berpendidikan rendah 5%, bekerja 30%, berpengetahuan rendah 48,75%, sikap negatif 50%, pelayanan kesehatan kurang 10%, hambatan 18,75% dan motivasi kurang 40%. Hasil analisis bivariat diperoleh p-value pengetahuan (0,007), sikap (0,014), motivasi (0,001), informasi (0,04), pendidikan (0,34), pekerjaan (0,66), pelayanan kesehatan (0,47), hambatan (0,43) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan pemberian imunisasi. Hasil analisis multivariat diperoleh p-value variabel motivasi=0,0001. Pengetahuan, sikap dan motivasi orang tua serta informasi tentang imunisasi merupakan faktor yang mempengaruhi kelangkapan pemberian imunisasi dasar pada bayi, oleh karena itu diisarankan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan promosi kesehatan terutama tentang imunisasi.
      Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Motivasi, Informasi Kesehatan
      PubDate: 2016-05-16
      Issue No: Vol. 10, No. 2 (2016)
       
  • HUBUNGAN KADAR MAGNESIUM DENGAN KEJADIAN PREEKLAMASI PADA IBU HAMIL
           TRIMESTER III DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2015

    • Authors: Hendri Devita, Vitri Yuli Afni Amran
      Pages: 136 - 139
      Abstract: Preeklampsia adalah penyakit hipertensi, proteinuria dan edema yang timbul karena kehamilan. Kejadian preeklamsia pada ibu hamil pada tahun 2012 di RSUP Dr. M. Djamil Padang sebanyak 158 orang dan tahun 2013 terdapat 111 orang (41,9%) dari 265 ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar magnesium dengan kejadian preeklampsi pada ibu hamil trimester III di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2015.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain case control Pada Februari-Juni 2015. Populasi semua ibu hamil yang tercatat di rekam medik berjumlah 265 orang. Sampel sebanyak 222 orang dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1. Terdapat hubungan kadar magnesium dengan kejadian preeklampsia (p=0,002). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kadar magnesium berhubungan dengan kejadian preeklampsia, maka diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat melakukan deteksi dini kejadian preeklamsia yang salah satunya dengan melakukan pemeriksaan magnesium dan memberikan terapi magnesium.
      Kata Kunci: Kadar magnesium, Preeklamsia
      PubDate: 2016-05-16
      Issue No: Vol. 10, No. 2 (2016)
       
  • GAMBARAN RASIO LINGKAR PINGGANG PINGGUL, RIWAYAT PENYAKIT DAN USIA PADA
           STAFF PEGAWAI POLRES PEKANBARU

    • Authors: Muharni Harahap, Yuzrizal Mochtar
      Pages: 140 - 144
      Abstract: Obesitas sentral merupakan kondisi kelebihan lemak yang terpusat pada daerah perut. Indeks antropometri dapat digunakan untuk mendeteksi obesitas sentral salah satunya adalah pengukuran Rasio Lingkar Pinggang-Panggul (RLPP) yang menjadi prediktor kuat dalam peningkatan lemak viseral tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran rasio lingkar pinggang pinggul (RLPP), riwayat penyakit dan usia pada pegawai bagian staf di Kantor Kepolisian Resort (Polres) Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain studi cross sectional. Populasi penelitian adalah semua pegawai bagian staf di Kantor Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pekanbaru yang berjumlah 88 orang. Melalui purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 30 orang. Data primer meliputi data identitas responden, pengukuran lingkar pinggang, lingkar pinggul dan riwayat penyakit. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Pengukuran Rasio Lingkar Pinggang Pinggul (RLPP) diharapkan dapat diterapkan secara berkala di Poliklinik Polresta Pekanbaru.
      Kata Kunci: Rasio Lingkar Pinggang Pinggul, Riwayat Penyakit, Usia
      PubDate: 2016-05-16
      Issue No: Vol. 10, No. 2 (2016)
       
  • KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PEKERJA ASPAL MIXING PLANT (AMP) & BATCHING
           PLANT DI PT. LWP PEKANBARU TAHUN 2015

    • Authors: Dwi Sapta Aryantiningsih, Dewi Husmaryuli
      Pages: 145 - 150
      Abstract: Kecelakaan mengakibatkan kerugian jiwa, harta benda dan terjadi akibat adanya kontak dengan sumber energi  yang  melebihi ambang  batas atau  struktur.  Data  di  Provinsi Riau  angka kecelakaan kerja  sebanyak 491 kasus3. Data dari PT. LWP Pekanbaru didapatkan peningkatan kasus kecelakaan kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi sebanyak 40 pekerja dan seluruhnya menjadi responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis yang dilakukan yaitu univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang pernah mengalami kecelakaan kerja sebanyak 23 orang (57,5%). Variabel yang  berhubungan secara signifikan dengan kecelakaan kerja adalah umur dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Peneliti mengharapkan agar pihak perusahaan dapat memberikan informasi kepada pekerja dan membuat peraturan dalam menggunakan APD dan menyediakan APD yang sesuai di setiap unit produksi. Kata Kunci: Umur, Penggunaan APD, Kecelakaan Kerja
      PubDate: 2016-05-16
      Issue No: Vol. 10, No. 2 (2016)
       
  • UNMED NEED KELUARGA BERENCANA PADA PASANGAN USIA SUBUR DI KECAMATAN PADANG
           BARAT TAHUN 2015

    • Authors: Nurul Hudha Fadhila, Ratno Widoyo, Fauziah Elytha
      Pages: 151 - 156
      Abstract: Unmet need merupakan salah hal yang menimbulkan adanya kehamilan yang tidak diinginkan sehingga dapat memicu terjadinya aborsi. Tindakan aborsi turut menyumbang jumlah kematian ibu dan anak, untuk itu diperlukan metode yang dapat digunakan untuk mengatur jumlah dan jarak anak yang di­­­­i­nginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan unmet need KB pada Pasangan Usia Subur di Kecamatan Padang Barat Kota Padang Tahun 2015. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional  pada 152 Pasangan Usia Subur di bulan Mei-Oktober 2015. Pengolahan data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan suami (p=0,014) dengan unmet need KB. Pendidikan, pekerjaan, jumlah anak hidup, pengetahuan  dan sikap responden tentang KB tidak terdapat hubungan yang bermakna dengan unmet need KB. Perlu adanya upaya yang melibatkan dukungan suami dalam rangka  menurunkan angka unmed need KB di Kecamatan Padang Barat. Kata Kunci: unmed need, Dukungan Suami  
      PubDate: 2016-08-01
      Issue No: Vol. 10, No. 2 (2016)
       
  • ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH PADAT DI KECAMATAN BANUHAMPU KABUPATEN AGAM

    • Authors: Putri Nilam Sari
      Pages: 157 - 165
      Abstract: Pencemaran lingkungan menyebabkan meningkatnya penyebaran penyakit, mengurangi estetika lingkungan, dan berdampak pada pemanasan global. Di Kecamatan Banuhampu sebagian besar sampah masih dibuang sembarangan yang berpotensi merusak lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan penelitian berjumlah 9 orang. Hasil penelitian menunjukkan belum adanya perencanaan khusus dalam pengelolaan sampah karena tidak adanya tempat pengelolaan sampah. Untuk pelaksanaan pengelolaan sampah, di daerah pinggir kota telah terdapat masyarakat yang bekerjasama dengan Kota Bukittinggi dan di daerah pedesaan telah ada masyarakat yang mengelola sampah dengan membuat kompos, tetapi sebagian besar sampah masih dibuang sembarangan. Diperlukan perwakilan BPLH untuk memanajemen pengelolaan sampah di Kecamatan Banuhampu, membuat Peraturan Daerah khusus sampah, pengembangan metode pengelolaan sampah dan sosialisasi kepada masyarakat untuk melaksanakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sehingga jumlah sampah dapat diminimalisir. Kata Kunci: perilaku, pengelolaan sampah, sampah padat 
      PubDate: 2016-09-01
      Issue No: Vol. 10, No. 2 (2016)
       
  • ANALISIS KASUS DBD BERDASARKAN UNSUR IKLIM DAN KEPADATAN PENDUDUK MELALUI
           PENDEKATAN GIS DI TANAH DATAR

    • Authors: Masrizal Dt Mangguang, Nova Permata Sari
      Pages: 166 - 171
      Abstract: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan satu penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian. Salah satu faktor yang berhubungan dengan DBD adalah unsur iklim dan kepadatan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan unsur iklim dan kepadatan penduduk dengan kasus DBD di Kabupaten Tanah Datar tahun 2008-2014. Penelitian ini menggunakan desain ekologi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kasus DBD yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar tahun 2008-2014. Sumber data menggunakan data sekunder berupa data kasus DBD, data iklim, dan data kepadatan penduduk. Pengolahan data menggunakan analisis spasial menggunakan Arc Gis dan analisis korelasi regresi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kasus DBD di Kabupaten Tanah Datar tahun 2008-2014 adalah 16,86 kasus, rata-rata suhu 26,930C, kelembaban 88,06%,curah hujan 332,59 mm, kecepatan angin 5,34 Knot. Hasil analisis kasus DBD dengan unsur iklim yaitu suhu (p =0,655 ), curah hujan (p=0,465), kelembaban udara (p=0,20), kecepatan angin (p= 0,001). Hasil analisis kasus DBD de­ngan kepadatan penduduk (p=0,001). Secara spasial distribusi kasus terbanyak terdapat di kecamatan padat penduduk. Variabel faktor risiko dalam kasus DBD yaitu kecepatan angin dan kepadatan penduduk, diharapkan pemberantasan penyakit DBD dapat difokuskan kepada kecamatan padat penduduk. Kata Kunci: DBD, Kepadatan penduduk, suhu
      PubDate: 2016-09-01
      Issue No: Vol. 10, No. 2 (2016)
       
  • IDENTIFIKASI LARVA NYAMUK PADA TEMPAT PENAMPUNGAN AIR DI PADUKUHAN DERO
           CONDONG CATUR KABUPATEN SLEMAN

    • Authors: Fitri Nadifah, Nurlaili Farida Muhajir, Desto Arisandi, Maria D. Owa Lobo
      Pages: 172 - 178
      Abstract: Penyakit menular yang disebabkan oleh vektor seperti demam berdarah   dengue,   malaria,   filariasis,   encephalitis,   masih   menjadi   masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk Indonesia. Demam berdarah dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes sp yang terinfeksi virus Dengue. Nyamuk Aedes sp berkembangbiak di tempat-tempat penampungan   air   yang   mengandung   air   jernih   atau   air   yang   sedikit terkontaminasi.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengidentifikasi  jenis  larva nyamuk yang ditemukan di tempat penampungan air dan menghitung kepadatan larva nyamuk di RT 04 RW 15 Padukuhan  Dero, Desa Condongcatur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan desain penelitian adalah Cross sectional.  Pengambilan sampel dilakukan di 50 rumah yang berada di RT 04 RW 15 Padukuhan Dero Desa Condongcatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis larva nyamuk yang ditemukan di   tempat   penampungan   air   di   RT   04   RW   15   Padukuhan   Dero,   Desa Condongcatur adalah larva Aedes aegypti. Wilayah ini  berisiko tinggi untuk penularan DBD dengan kepadatan larva nyamuk masing-masing untuk House Index (HI) adalah 44%, Container Index (CI) adalah 17,8% dan Angka Bebas Jentik (ABJ) yang di bawah 95%, yaitu sebesar 56%. Kata Kunci: larva, nyamuk, penampungan air 
      PubDate: 2016-09-01
      Issue No: Vol. 10, No. 2 (2016)
       
  • ANALISIS RISIKO K3 DENGAN METODE HIRARC PADA AREA PRODUKSI PT CAHAYA MURNI
           ANDALAS PERMAI

    • Authors: Taufiq Ihsan, Tivany Edwin, Reiner Octavianus Irawan
      Pages: 179 - 185
      Abstract: Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) penting untuk diperhatikan oleh setiap perusahaan. Pencegahan kecelakaan kerja dapat dilakukan dengan mengetahui risiko yang ada, salah satunya melalui metode Hazard Identification, Risk Assesment, and Risk Control (HIRARC). PT Cahaya Murni Andalas Permai (CMAP) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang furniture dengan trademark Bigland Springbed. Analisis risiko dilaksanakan pada area produksi PT CMAP yang memiliki catatan 16 kecelakaan kerja pada tahun 2011–2014. Responden penelitian berjumlah sebanyak 45 orang pekerja area produksi dari 9 sub divisi dengan umur 20–45 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran data sekunder, observasi, wawancara kepala produksi, dan kuesioner tenaga kerja. Data penelitian diuji validitasnya menggunakan Korelasi Pearson Product moment dan juga reliabilitasnya dengan Cronbach’s Alpha. Pada hasil penelitian didapatkan sebanyak 7 sub divisi berada pada level risiko low (78%) sedangkan 2 sub divisi lain yaitu pemotongan busa dan tahap finishing berada pada level risiko moderate (22%). Terdapat 4 faktor penyebab kecelakaan kerja yang dianalisis yaitu: sikap pekerja, material & peralatan, lingkungan kerja, dan tata cara kerja. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan adalah dengan rekayasa/engineering, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri. Kata Kunci: Analisis risiko, kecelakaan kerja, HIRARC
      PubDate: 2016-09-01
      Issue No: Vol. 10, No. 2 (2016)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 54.166.130.22
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-2016