Journal Cover
Jurnal Pustaka Budaya
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2355-1186 - ISSN (Online) 2442-7799
Published by Universitas Lancang Kuning Homepage  [16 journals]
  • Makna Kearifan Lokal Arsitektur Rumah Tradisional Melayu Bengkalis Negeri
           Junjungan

    • Authors: Boby Samra, Imbardi Imbardi
      Abstract: AbstractPada tahun 1512, Sultan Mahmud Syah mengutus Hang Nadim ke Bengkalis, Bukit Batu dan Siak-Gasib. Pada hakikatnya sejarah dan tamadun Bengkalis tidak terputus, bahkan data-data yang mendukung tentang kewujudan Bengkalis dapat ditemui dalam beberapa buku sejarah. Bengkalis maju dan berkembang seiring dengan kemajuan daerah-daerah lain yang ada di pesisir Selat Malaka, Pertumbuhan penduduk dan ekonomi pada masa ini menjadikan bangunan-bangunan arsitektur tradisional bercirikas melayu pada kawasan tersebut sudah mulai hilang dimakan usia dan tergusur oleh kebijakan. kebudayaan material dan spiritual dari berbagai etnik, strata sosial, ekonomi dan system pemerintahan kejayaan pada masa lalu yang sekarang disebut negeri junjungan, yang dapat dilihat melalui bentuk-bentuk bangunan dengan susunan lingkungan yang ada. Dengan melakukan analisis dan pendataan tentang budaya lokal serta implementasi perwujudan rumah sebagai identitas. Sehingga rumah bukan saja sebagai tempat kehidupan keseharian, tetapi juga menjadi kebanggaan dan lambang kesempurnaan hidup masyarakat yang bermukim pada lingkungan tersebut.
      PubDate: 2018-02-26
      Issue No: Vol. 5 (2018)
       
  • Evaluasi Penggunaan E-DDC dalam Mengklasifikasi Bahan Pustaka di
           Lingkungan Perpustakaan Universitas Lancang Kuning

    • Authors: Dwiyantoro Dwiyantoro, Nining Sudiar, Vita Amelia
      Abstract: AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan e-DDC dalam mengklasifikasi bahan pustaka di lingkungan Perpustakaan Universitas Lancang Kuning. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dari bulan Februari 2016 sampai April 2016. Subjek penelitian ini adalah nomor klasifikasi yang ada di UPT Perpustakaan Unilak dengan jumlah sampel 97 judul, Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dengan jumlah sampel 88 judul, Perpustakaan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) dengan jumlah sampel 94 judul, Perpustakaan Fakultas Hukum dengan jumlah sempel 96 judul. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ke empat Perpustakaan yang di jadikan sampel perpustakaan yang memiliki data persentase 21-40% dengan ketidak sesuaian nomor klasifikasi dapat dikatakan rendah yaitu perpustakaan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) sebesar (21,27%) dan Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dengan persentase sebesar (22,72%). Sedangkan untuk perpustakaan yang memiliki ketidak sesuaian nomor klasifikasi dengan data persentase 41-60% dapat dikatakan sedang yaitu UPT Perpustakaan Unilak sebesar (41,23%), dan Perpustakaan Fakultas Hukum dengan persentase sebesar (45,83%). Kata Kunci: Evaluasi Penggunaan e-DDC di Perpustakaan Lingkungan Universitas Lancang Kuning AbstractThis study titled Evaluation of Use of E-DDC classifying library materials in the environment Lancang Kuning University Library. The purpose of this study to evaluate the use of e-DDC classifying library materials in the Lancang Kuning University Library. This research type is descriptive quantitative. This research was conducted on the month in February 2016 to May 2016. The subject of this research is the classification number contained in the Library Unit Unilak with a sample of 97 titles, the Library FIB with a sample of 88 titles, the FIA Library with a sample of 94 titles, the Law Library with a number semple 96 titles. The results showed that of the four library made in sample libraries with 21-40% percentage compliance with classification number can be said to be low at the library FIA for (21.27%) and FIB Library with a percentage of (22.72 %). As for the library that has a non classification number with a percentage of 41-60% of data can be said to be that of Unilak Library Unit (41.23%), and the Law Library with a percentage of (45.83%). Keyword : The use of e - DDC evaluation at Community Library Lancang Kuning University
      Issue No: Vol. 5
       
  • Pekerjaan Pustakawan di Bagian Layanan Teknis Pada Era Teknologi Digital:
           Sebuah kajian fenomenologi tentang pengalaman pustakawan di bagian layanan
           teknis Di Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah (DIPUSIPDA) Provinsi Jawa
           Barat

    • Authors: Niar Surry Nafizah, Yunus Winoto
      Abstract: Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman pustakawan dispusipda dalam kegiatan-kegiatan layanan teknis pada era teknologi digital. lokasi penelitian ini dilakukan di perpustakaan dispusipda provinsi jawa barat. fokus penelitian ini meliputi 3 (tiga) aspek yakni pengalaman pustakawan dalam kegiatan inventarisasi di perpustakaan dispusipda, pengalaman pustakawan dalam kegiatan klasifikasi di perpustakaan dispusipda, dan pengalaman pustakawan dalam kegiatan katalogisasi di perpustakaan dispusipda. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. untuk teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan layanan teknis di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jawa Barat belum berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari pengalaman pustakawan di bagian penyeleksian dan pengadaan bahan pustaka yang masih mengerjakan tugasnya secara manual. Begitu juga di bagian pengolahan seperti bagian inventarisasi masih dilakukan secara manual dengan menggunakan buku induk, pengklasifikasi masih menggunakan buku DDC manual dan belum menggunakan DDC elektronik apalagi mengguakan DDC on-line. Sedangkan untuk kegiatan pengkatalogan sudah menggunakan software pengolahan data perpustakaan namun belum terintegrasi.  Kata kunci: layanan teknis, teknologi informasi, pengalaman, pustakawan, perpustakaan umum. AbstractThis study aims to determine the experience of librarians dispusipda in technical service activities in the era of digital technology. The location of this research is done in library dispusipda west java province. The focus of this research includes 3 (three) aspects of librarian experience in inventory activities in library dispusipda, librarian experience in classification activities in library dispusipda, and librarian's experience in cataloging activities in library dispusipda. Research method used is qualitative method with phenomenology approach. For its data collection techniques is done through interviews, and observation. Based on the results of research known that the use of information technology in technical service activities in the Office of Library and Regional Archives of West Java province has not run well. This is evident from the experience of librarians in the selection and procurement of library materials that are still doing their work manually. Similarly in the processing part such as the inventory section is still done manually by using the parent book, the classifier is still using the manual DDC book and have not used the electronic DDC let alone using DDC on-line. While for pengkatalogan activities already using data processing software library but not yet integrated. Keywords: technical services, information technology, experience, librarians, public libraries.
      Issue No: Vol. 5
       
  • Model Pembelajaran Role Play Dalam Meningkatkan Kemampuan Bermain Drama
           Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing (STIBA)
           Persada Bunda

    • Authors: Qori Islami Aris
      Abstract: AbstrakMata kuliah drama jurusan sastra inggris Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing Persada Bunda hanya menitikberatkan pada analisis teks dan dialog. Sementara bermain drama juga dapat meningkatkan empat kemampuan yang harus dimiliki oleh mahasiswa sastra Inggris yaitu speaking skill, listening skill, reading skill, dan writing skill. Melalui speaking skill mahasiswa telah melakukan kegiatan berbicara. Sementara listening skillmahasiswa telah melakukan kegiatan menyimak. Pada saat membacakan penggalan dialog dalam naskah drama, mahasiswa melakukan kegiatan membaca dan tentu saja dibutuhkan reading skill yang mumpuni. Sementara pada writing skill mahasiswa diharapkan dapat menulis naskah teks drama yang ingin dipentaskan. Berdasarkan masalah ini, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Model Pembelajaran Role Play dalam Meningkatkan Kemampuan Bermain Drama Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing (STIBA) Persada Bunda”. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk melihat bagaimana model pembelajaran Role Play dapat meningkatkan kemampuan bermain drama. Berdasarkan data yang diperoleh, Penerapan model pembelajaran Role Play membantu meningkatkan kemampuan bermain drama mahasiswa jurusan sastra inggris Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing Persada Bunda dengan peningkatan Persentase Penilaian Hasil sebesar 29,20%. Kata Kunci : Role Play, Peningkatan Bermain DramaAbstractDrama course of English Literature of Foreign Language School Persada Bunda focuses on text analysis and dialogue. Playing the drama can also increase the four skills that must be possessed by students of English literature that is speaking skills, listening skills, reading skills, and writing skills. Through the speaking skills, students have been doing the talking activity. While listening skills, the student has been doing a listening activity. When reading a snippet of dialogue in a drama script, students do reading and of course, required a qualified reading skill. While the writing skill students are expected to write a drama text script to be staged. Based on this problem, the authors are interested in conducting research under the title "Role Play Learning Model in Enhancing the Ability to play Drama Students of English Literature of Foreign Language School of Foreign Studies (STIBA) Persada Bunda". The purpose of this research is to see how the Role Play learning model can improve the ability to play drama. Based on the data obtained, Implementation of Role Play learning model helps to improve the ability to play drama majoring in English Literature of Foreign Language School Persada Bunda with an increase of the percentage of Result Assessment of 29.20%. Key Words: Role Play, Improved Drama Play
      Issue No: Vol. 5
       
  • Perilaku Knowledge Sharing (Berbagi Pengetahuan) Pada Unit Kegiatan
           Mahasiswa Islam (UKMI) Al-Fatah Universitas Lancang Kuning

    • Authors: Rosinta Rosinta, Rosman H. Rosman H.
      Abstract: AbstrakPenelitian ini berjudul “Perilaku Knowledge Sharing(Berbagi Pengetahuan) pada Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) AL-Fatah Universitas Lancang Kuning”. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisa bagaimana perilaku knowledge sharing (berbagi pengetahuan) pada Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) AL-Fatah Universitas Lancang Kuning dan perubahan apa yang dialami setelah mengikuti kegiatan halaqah dan belajar bahasa Arab. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian ini adalah dalam kegiatan halaqah dan belajar bahasa Arab yaitu dalam kegiatan halaqah, yang sering menjadi pemberi pengetahuan adalah anggota keputrian UKMI AL-Fatah yang sudah tinggi kajian islamnya yaitu sekitar 75 %, sedangkan untuk penerima pengetahuan lebih sering anggota keputrian UKMI AL-Fatah yang baru bergabung yaitu 25 %. Sedangkan dalam kegiatan belajar bahasa Arab seperti proses pembelajaran, yang lebih sering membagikan pengetahuan yaitu musrifah (guru), sedangkan anggota keputrian UKMI AL-Fatah lebih sering membagikan pengetahuan yang mereka dapatkan kepada teman, serta anggota keputrian UKMI AL-Fatah yang baru bergabung. Perubahan yang dialami setelah mengikuti kegiatan halaqah adalah 40 % perubahan dalam berpakaian yaitu memakai rok, dan 60 % perubahan dalam hal berpakaian juga dan sholat lima waktu tidak ditinggalakan lagi sedangkan dalam kegiatan belajar bahasa Arab perubahan yang di alami tidak begitu terlihat, karena penerima belum menerapkan dalam keseharian materi yang didapat dari pemberi. Kata Kunci: Perilaku, berbagi pengetahuan, UKMI AL-Fatah AbstractThe title of the research is "Behavior Knowledge Sharing(Sharing Knowledge) at Unit Kegiatan Mahasiswa Islam(UKMI) AL-Fatah University of Lancang Kuning". The purpose of this study is to analyze how the behavior of knowledge sharing in Unit Kegiatan Mahasiswa Islam(UKMI) AL-Fatah University Lancang Kuning and what changes experienced after following Halaqah activities andlearn Arabic. The method in this study uses descriptivequalitative research method. The results of this study are inHalaqah activities and learning Arabic which informantsgiver of knowledge exchange knowledge and experience, while the receptor knowledge but to accept the knowledgeof the generator knowledge, they also share the acquiredknowledge to others, especially family, relatives, and closefriends recipients of knowledge, so that knowledge on tothe recipient can not just knowledge alone but shared withothers as well. Changes experienced after followingHalaqah activity is 40% change in the dress is wearing a skirt, and a 60% change in dress as well, and no abandonedsholat longer while the Arabic learning in the naturalchanges that are not so noticeable, because the recipienthas not implemented in everyday materials obtained from the generator. Keywords: Behavior, Knowledge Sharing, UKMI AL-Fatah.
      Issue No: Vol. 5
       
  • Unsur Ekstrinsik dalam Kumpulan Cerpen Keremunting “ Malam Indah
           “ Karya Rus Abrus

    • Authors: Tengku Muhammad Sum
      Abstract: AbstrakAnalisis ini membuktikan bahwa dalam kumpulan cerpen keremunting, khususnya dalam cerpen Rus Abrus yang berjudul “ Malam Indah “, terdapat tiga unsure ekstrinsik, yaitu unsur social, unsur ekonomi dan unsur pendidikan. Dalam penelitian ini sosok Dullah menjadi barometer baru yang menggandeng masyarakat untuk melihat tiga sisi kehidupan yang berbeda mulai dari sisi social, ekonomi dan pendidikan. Dengan demikian, cerpen “Malam Indah “, memberikan pengaruh kepada masyarakat yang ada di daerah Riau umumnya untuk dapat membentuk suatu sikap yang konstan di dalam menjalani kehidupan ini, terutama dari segi social, ekonomi dan pendidikan. Kata Kunci: Unsur Ekstrinsik, Keremunting, Malam Indah. AbstractThis analysis proves that in a collection of Keremunting short stories, especially in the short story of Rus Abrus entitled "Malam Indah", there are three extrinsic elements, namely social elements, economic elements and elements of education. In this study Dullah figure into a new barometer that took the community to see the three sides of different lives ranging from the social, economic and educational. Thus, the short story "Malam Indah", gives influence to society in Riau area generally to be able to form a constant attitude in living this life, especially in social, economy and education. Keywords: Extrinsic Element, Keremunting, Beautiful Night.
      Issue No: Vol. 5
       
  • Peran Perpustakaan Umum Kabupaten Gunung Kidul dalam Meningkatkan Kualitas
           Hidup Masyarakat Pesisir Daerah Istimewa Yogyakarta

    • Authors: Yanuar Yoga Prasetyawan, Ika Krismayani, Mecca Arfa, Arina Faila Saufa
      Abstract: AbstrakSebagai lembaga yang berfungsi menyimpan dan menyebarluaskan informasi, perpustakaan juga mempunyai andil besar untuk turut serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam hal ini, perpustakaan diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat tidak hanya dalam bidang pendidikan namun juga bidang lainnya seperti sosial dan ekonomi. Melalui penelitian ini diharapkan mampu mengkaji dan menganalisis peran Perpustakaan Umum Kabupaten Gunungkidul dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir Gunungkidul yang relatif masih rendah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti melakukan wawancara kepada 4 (empat) informan; yaitu Kepala Perpustakaan Umum Kabupaten Gunungkidul, seorang pustakawan Perpustakaan Umum Kabupaten Gunungkidul, dan 2 (dua) orang anggota pelatihan membatik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat pesisir Gunungkidul Yogyakarta relatif masih memprihatinkan, karena mayoritas pekerjaannya sebagai nelayan yang hasilnya belum mencukupi kebutuhan kesehariannya. Selain itu, minimnya kesadaran akan pentingnya pendidikan di wilayah setempat mengakibatkan banyaknyaanak usia sekolahyang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, lalu memutuskan untuk merantau ke kota-kota besar untuk mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu, Perpustakaan Umum Kabupaten Gunungkidul telah melakukan beberapa program layanan berbasis pemberdayaan masyarakat; seperti perpustakaan keliling ke daerah-daerah terpencil, perpustakaan keliling pantai,One Home One Library, pelatihan membatik, dan pelatihan pemasaran produk secara online. Dengan kegiatan-kegiatan tersebut, Perpustakaan Umum Kabupaten Gunungkidul tidak hanya berhasil memenuhi kebutuhan informasi masyarakat setempat, namun juga mampu memperbaiki kualitas hidup terutama dalam bidang pendidikan dan ekonomi. Kegiatan yang telah berjalan tersebut mampu menjadi role model bagi perpustakaan umum lainnya agar turut membantu memperbaiki kualitas hidup masyarakat penggunanya melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kata Kunci: Perpustakaan Umum, Pemberdayaan masyarakat, masyarakat pesisir AbstractAs an institution that functions and disseminates information, a library also has a big part to participate in improving the quality of life of community. In this case, the library is expected to be able to solve the problems that exist in society not only in the field of education but also other areas, such as social and economic areas. This research is expected to study and analyze the role of the Public Library of Gunungkidul Regency in improving the quality of life of Gunungkidul coastal communities which is still relatively low.This research uses qualitative method with case study approach. The researchers interviewed 4 (four) informants; namely the Head of Public Library of Gunungkidul Regency, the librarian of Public Library of Gunungkidul Regency, and 2 (two) members of the training of batik. The result of this research indicate that the economic condition of Gunungkidul coastal communities Yogyakarta is relatively still concerned, because the majority of their work as a fisherman does not meet the need of their daily needs. In addition, the lack of awareness of the importance of education in the local area resulted in the number of school-age children who did not continue their education to a higher level, then decided to urbanize to get job in big cities. Therefore, the Public Library of Gunungkidul Regency has undertaken some community empowerment based on service programs; such as mobile libraries to remote areas, coastal libraries, One Home One Library, batik training, and online product marketing training. With these activities, the Public Library of Gunungkidul Regency not only succeeds in meeting the information needs of the local community, but also is able to improve the quality of life, especially in education and economy areas. Activities that have been undertaken are able to become a role model for other public libraries to help improve the quality of community life through community empowerment activities. Key Words: public library; community empowerment;coastal communities
      Issue No: Vol. 5
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 3.214.224.224
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-