Publisher: Universitas Airlangga   (Total: 51 journals)   [Sort by number of followers]

Showing 1 - 51 of 51 Journals sorted alphabetically
Amerta Nutrition     Open Access  
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia     Open Access  
Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin / Periodical of Dermatology and Venereology     Open Access  
Biomolecular and Health Science J.     Open Access   (Followers: 1)
Critical, Medical and Surgical Nursing J.     Open Access  
Dental J. (Majalah Kedokteran Gigi)     Open Access   (Followers: 2)
Etnolingual     Open Access   (Followers: 2)
Folia Medica Indonesiana     Open Access  
Fundamental and Management Nursing J.     Open Access  
Global & Strategis     Open Access   (Followers: 2)
Indonesian J. of Occupational Safety and Health     Open Access   (Followers: 3)
Indonesian J. of Public Health     Open Access   (Followers: 2)
Indonesian J. of Tropical and Infectious Disease     Open Access  
INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental     Open Access  
Intl. J. of Applied Business     Open Access   (Followers: 1)
J. of Developing Economies     Open Access   (Followers: 5)
J. of Halal Product and Research     Open Access   (Followers: 1)
J. of Information Systems Engineering and Business Intelligence     Open Access   (Followers: 1)
J. of Parasite Science     Open Access   (Followers: 2)
J. of Public Health Research and Community Health Development     Open Access  
J. of Stem Cell Research and Tissue Engineering     Open Access  
J. of Vocational Health Studies     Open Access   (Followers: 1)
Jurist-Diction     Open Access  
Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia     Open Access  
Jurnal Berkala Epidemiologi     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Biometrika dan Kependudukan     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Biosains Pascasarjana     Open Access  
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (J. of Islamic Economics and Business)     Open Access  
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan     Open Access  
Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia     Open Access  
Jurnal Hubungan Internasional     Open Access  
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan / Scientific J. of Fisheries and Marine     Open Access  
Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan     Open Access  
Jurnal Kesehatan Lingkungan     Open Access  
Jurnal Kimia Riset     Open Access  
Jurnal Lakon     Open Access  
Jurnal Manajemen Teori dan Terapan | J. of Theory and Applied Management     Open Access  
Jurnal Medik Veteriner     Open Access  
Jurnal Ners     Open Access  
Jurnal PROMKES : Jurnal Promosi Kesehatan dan Pendidikan Kesehatan Indonesia (The Indonesian J. of Health Promotion and Health Education)     Open Access  
Jurnal Respirasi     Open Access  
Juxta : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga     Open Access  
Majalah Obstetri & Ginekologi     Open Access  
Masyarakat, Kebudayaan dan Politik     Open Access   (Followers: 1)
Media Gizi Indonesia     Open Access   (Followers: 1)
Media Iuris     Open Access  
Mozaik Humaniora     Open Access  
Notaire     Open Access  
Pediomaternal Nursing J.     Open Access  
Record and Library J.     Open Access   (Followers: 8)
Yuridika     Open Access   (Followers: 1)
Similar Journals
Journal Cover
Jurnal Medik Veteriner
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2615-7497 - ISSN (Online) 2581-012X
Published by Universitas Airlangga Homepage  [51 journals]
  • Uji Total Escherichia coli pada Susu Sapi Segar di Koperasi Peternak Sapi
           Perah (KPSP) Karyo Ngremboko Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi

    • Authors: Adhitya Yhoga Pradika, Sri Chusniati, Muhammad Thohawi Elziyad Purnama, Mustofa Helmi Effendi, Aditya Yudhana, Prima Ayu Wibawati
      Pages: 1 - 6
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas susu sapi segar yang disetorkan oleh peternak ke Koperasi dan kemudian dihitung jumlah bakteri Escherichia coli yang selanjutnya dibandingkan dengan SNI.  Pengambilan sampel dilakukan pada saat peternak mengantarkan susu sapi segar ke koperasi. Sampel yang diambil adalah susu yang ada di dalam milk can yang diambil dengan pipet steril dan juga karet penghisap. Sampel selanjutnya disimpan di  dalam botol steril dan dibawa dengan menggunakan coolbox dilengkapi ice gel beku, selanjutnya dilakukan pengujian di Laboratorium. Selanjutnya dilakukan penanaman pada media Lauryl Tryptose Broth (LTB), Escherichia coli Broth (ECB), Levine Eosin Methylen Blue Agar (L-EMBA) dan dilakukan uji biokimia Indole, Methyl Red, Voges Proskauer, Citrate (IMViC) selanjutnya dilakukan pendugaan jumlah bakteri dengan menggunakan Most Probable Number (MPN). Hasil penelitian didapatkan bakteri Escherichia coli yang melebihi standart SNI > 3 APM/g yaitu 5 dari 16 sampel atau 31,25%. Hasil perhitungan berdasarkan MPN, sampel 7 menghasilkan angka 3APM/g, sampel 9 menghasilkan angka 3,6 APM/g, sampel 10 menghasilkan angka 23 APM/g, sampel 13 menghasilkan angka 7,4 APM/g dan sampel 14 menghasilkan angka 3,6 APM/g.
      PubDate: 2019-03-31
      DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.1-6
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2019)
       
  • Pengaruh Subtitusi Tepung Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus L.) dalam
           Pakan Komersial dengan Konsentrasi Tertentu Terhadap Performa Ayam
           Pedaging

    • Authors: Beta Hermansyah, Widya Paramita Lokapirnasari, Faisal Fikri
      Pages: 7 - 12
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian tepung biji bunga matahari (Helianthus annuus L.) di pakan komersial dengan konsentrasi tertentu pada kinerja ayam pedaging. Penelitian ini menggunakan desain acak lengkap. Sampel terdiri dari 20 ekor ayam broiler dibagi secara acak menjadi 5 kelompok. Perlakuan adalah P1, P2, P3, dan P4 masing-masing CP511 pakan komersial yang mengandung tepung biji bunga matahari 25%, 30%, 35%, dan 40% serta kontrol tanpa substitusi P0 tepung biji bunga matahari. Variabel yang digunakan adalah konsumsi pakan, bobot akhir dan konversi pakan kemudian hasilnya dianalisis dengan Analisis Varians. Hasil yang diperoleh rata-rata nilai konsumsi pakan P0 adalah 79,76 gram, P1 adalah 77,90 gram, P2 adalah 77,35 gram, P3 adalah 77,98 gram, P4 adalah 77,58 gram. Hasil nilai rata-rata berat akhir 1545,5 gram yaitu P0, P1 adalah 1296,5 gram, P2 1325,75 gram, P3 1256 gram, P4 1203 gram. Hasil yang diperoleh dari nilai rata-rata konversi pakan adalah P0 1,37, P1 1,69, P2 1,61, P3 1,71, P4 1,88. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa substitusi tepung biji bunga matahari dalam diet komersial tidak meningkatkan asupan pakan, berat badan dan dapat meningkatkan konversi pakan.
      PubDate: 2019-03-31
      DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.7-12
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2019)
       
  • Potensi Ekstrak Daun Afrika (Vernonia amygdalina Delile) Sebagai
           Antibakterial Terhadap Bakteri Escherichia coli ATCC 25922

    • Authors: Fitriani Murjianingsih, Suryanie Sarudji, Amung Logam Saputro, Wiwiek Tyasningsih, Iwan Sharial Hamid, Maya Nurwartanti Yunita
      Pages: 13 - 17
      Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekstrak metanol daun Afrika (Vernonia amygdalina Delile) sebagai antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli ATCC 25922. Isolat E. coli dibiakan pada media Muller Hinton Agar (MHA). Uji antibakteri menggunakan metode difusi sumuran. Kontrol negatif (K-) pada lubang sumuran hanya diberikan pengencer ekstrak CMC Na 0,5%. Kontrol positif (K+) pada lubang sumuran diberi dengan eugenol. Perlakuan (P1, P2, P3, P4) diberikan ekstrak metanol daun Afrika (Vernonia amygdalina Delile) dengan masing - masing konsentrasi 100%, 75%, 50% dan 25%. Rancangan penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan enam perlakuan dan empat pengulangan. Data dianalisis dengan ANOVA, dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil analisis zona hambat menunjukkan, K+ memiliki perbedaan yang nyata dengan semua perlakuan K-, P1, P2, P3, dan P4. Serta K- ditemukan tidak berbeda nyata dengan perlakuan P1, P2, P3 dan P4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlakuan tidak menghasilkan zona hambat sehingga tidak berbeda nyata dengan kontrol negatif (CMC Na 0,5%).
      PubDate: 2019-03-31
      DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.13-17
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2019)
       
  • Identifikasi Perkembangan Virus Infectious Bronchitis Isolat Lokal Dan
           Massachusetts Pada Cairan Allantois TAB Dengan Indirect Fluorescence
           Antibody Technique

    • Authors: Githa Nurma Aziz, Suwarno Suwarno, Ratih Novita Praja, Jola Rahmahani, Prima Ayu Wibawati, Faisal Fikri
      Pages: 18 - 23
      Abstract: Virus Infectious Bronchitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh genus Gammacoronavirus,  subfamili  Coronavirinae,  famili  Coronavirinae  tidak  bersegmen,  sense positif dengan genom SS-RNA. Terdapat lebih dari 30 macam serotip virus infectious bronchitis yang ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan virus infectious bronchitis isolat lokal (PTS-III) dan Massachusetts yang di inokulasikan pada cairan allantois TAB. Identifikasi dilakukan berdasarkan waktu inkubasi virus IB yakni dengan waktu 0 jam, 6 jam, 12 jam, 24 jam, 48 jam, 72 jam, 96 jam dan 120 jam dan kemudian di panen. Isolasi virus IB dilakukan secara in ovo pada telur ayam berembrio (TAB) umur 9 hingga 11 hari. Menggunakan ulangan 3 butir TAB pada setiap waktu inkubasi dengan total TAB berjumlah 50 butir. Inokulum disuntikkan ke dalam cairan allantois dengan spuit 1 ml secara tegak lurus dengan kantung hawa. Metode pemeriksaan yang digunakan menggunakan Indirect FAT dan mikroskop fluorescence dengan melihat adanya perpenderan cahaya neon atau fluoresensi. Hasil data yang digunakan secara kualitatif yang disajikan dalam bentuk tabel dengan hasil berupa positif dan negatif. Pada penelitian ini menunjukkan adanya hasil negatif pada TAB yang di inkubasi hingga jam ke-0 dan jam ke-6. Hasil positif ditunjukkan pada TAB yang di inkubasi pada jam ke-12, 24, 48, 72, 96 dan 120.
      PubDate: 2019-03-31
      DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.18-23
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2019)
       
  • Pengaruh Durasi Waktu Pada Sexing Spermatozoa Sapi Bali Terhadap Kualitas
           Dan Efektivitas Sexing Spermatozoa Dengan Menggunakan Alat Electric
           Separating Sperm (ESS)

    • Authors: Lukman Ashari, Imam Mustofa, Maya Nurwartanti Yunita, Trilas Sardjito, Amung Logam Saputro, Ragil Angga Prastiya
      Pages: 24 - 29
      Abstract: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan kualitas (viabilitas, motilitas dan abnormalitas) spermatozoa Sapi jantan Bali hasil sexing menggunakan alat ESS yang dialiri listrik selama lima menit dan sepuluh menit pada sisi anoda dan katoda dan mengetahui perbedaan efektivitas pemisahan spermatozoa Sapi Bali hasil sexing menggunakan alat ESS yang dialiri listrik selama lima menit dan sepuluh menit pada sisi anoda dan katoda. Penelitian ini menggunakan Sapi Bali yang berumur 4 tahun sampai 7 tahun dengan motilitas di atas 45% dan di bawah 60%. Penelitian ini menggunakan diluter tris kuning telur. Sexing spermatozoa menggunakan alat ESS yang dialiri listrik dengan durasi 5 menit dan 10 menit pada masing-masing anoda dan katoda. Hasil penelitian ini menunjukan kualitas (viabilitas, motilitas dan abnormalitas) mengalami penurunan. Kualitas terbaik pada sexing spermatozoa terdapat pada durasi lima menit.  Efektivitas pemisahan spermatozoa yang paling baik yaitu pada durasi sepuluh menit pada sisi katoda spermatozoa X sebesar 62,17±0,240% dan  pada sisi anoda spermatozoa Y sebesar 67,33± 1,03%.
      PubDate: 2019-03-31
      DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.24-29
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2019)
       
  • Efektivitas Ekstrak Daun Afrika (Vernonia amygdalina) Secara Topikal Untuk
           Reepitelisasi Penyembuhan Luka Insisi Pada Tikus Putih (Rattus novergicus)
           

    • Authors: Rizki Putrianirma, Nusdianto Triakoso, Maya Nurwartanti Yunita, Ira Sari Yudaniayanti, Iwan Sahrial Hamid, Faisal Fikri
      Pages: 30 - 35
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan hubungan konsentrasi pemberian ekstrak daun afrika (Vernonia amygdalina) secara topikal terhadap efektivitas penyembuhan luka dan reepitelisasi penyembuhan luka insisi pada tikus putih. 20 tikus putih jantan di kelompokkan secara acak dibagi dalam 5 kelompok perlakuan yaitu P0 (vaseline + adeps lanae), P1 (povidone iodine), P2 (salep ekstrak daun afrika 16,8 %), P3 (salep ekstrak daun afrika 28 %), dan P4 (salep ekstrak daun afrika 39,20 %). Penelitian ini dilakukan selama 14 hari dengan mengukur dengan skor reepitelisasi pada sediaan histopatologi kulit luka insisi yang telah diberi perlakuan. Hasil penelitian tidak menunjukkan perbedaan yang nyata antara kontrol dengan perlakuan (p>0,05). Perlakuan dengan ekstrak daun afrika (Vernonia amygdalina) tidak menunjukkan reepitelisasi yang berbeda dengan perlakuan kontrol.
      PubDate: 2019-03-31
      DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.30-35
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2019)
       
  • Efektivitas Ekstrak Daun Afrika (Vernonia amygdalina) Secara Topikal
           Terhadap Kepadatan Kolagen dalam Penyembuhan Luka Insisi Pada Tikus Putih
           (Rattus norvegicus)

    • Authors: Rona Taufiqul Rachmanita, Hardany Primarizky, Faisal Fikri, Boedi Setiawan, Bodhi Agustono, Amung Logam Saputro
      Pages: 36 - 41
      Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian ekstrak daun Afrika (Vernonia amygdalina) secara topikal terhadap kepadatan kolagen dalam penyembuhan luka insisi pada tikus putih (Rattus norvegicus). Dua puluh ekor tikus putih dibagi secara acak ke dalam lima kelompok, yaitu kontrol negatif (K-) yang diberi basis salep, kontrol positif (K+) yang diberi salep povidone iodine 10%, kelompok perlakuan (P1, P2, P3) yang diberi perlakuan dengan salep ekstrak daun Afrika 16,8%, 28%, dan 39,2%. Perlakuan diberikan secara topikal pada lokasi luka insisi sebanyak dua kali sehari selama empat belas hari. pada hari keempat belas tikus dieuthanasi dan daerah insisi dieksisi untuk preparasi histopatologi. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis dengan SPSS 20. Hasil uji menunjukkan p=0,077 yang berarti tidak terdapat perbedaan yang nyata (p>0,05) antara keseluruhan perlakuan. Berdasarkan hasil tersebut rata-rata P1 menunjukkan hasil skoring kepadatan kolagen tertinggi dibandingkan perlakuan yang lain. Kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa daun Afrika (Vernonia amygdalina) tidak efektif meningkatkan kepadatan kolagen dalam penyembuhan luka insisi pada tikus putih (Rattus norvegicus).
      PubDate: 2019-03-31
      DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.36-41
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2019)
       
  • Prevalensi Penyakit Surra pada Sapi Potong di Kecamatan Cluring Banyuwangi

    • Authors: Nur Sa’adah Sulaeman, Agus Sunarso, Bodhi Agustono, Poedji Hastutiek, Amung Logam Saputro, Aditya Yudhana
      Pages: 42 - 48
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan data dan informasi tentang prevalensi penyakit Surra di Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi. Penyakit Surra adalah penyakit pada ternak dan hewan liar yang disebabkan oleh Trypanosoma evansi. Jenis pemeriksaan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pemeriksaan parasitologis dengan ulas darah melalui pewarnaan giemsa dan metode Microhematocrit Centrifugation Technique (MHCT). Deteksi T. evansi dinyatakan positif melalui hasil pengamatan ulas darah jika nampak struktur tripomastigote dan undulating membran pada bagian posterior, sedangkan dengan uji MHCT ditunjukkan dengan adanya pergerakan dari T. evansi karena memiliki flagella bebas panjang. Hasil pemeriksaan dari 64 sampel darah sapi potong diperoleh hasil negatif. Angka prevalensi di lokasi penelitian adalah 0%. Faktor pemicu tidak timbulnya penyakit Surra pada ternak sapi potong dilihat dari keberadaan vektor, manajemen pemeliharaan, fase infeksi T. evansi dalam tubuh host, kondisi tubuh dari host, dan waktu viabilitas T. evansi dalam sampel darah.
      PubDate: 2019-03-31
      DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.42-48
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2019)
       
  • Pengaruh Ekstrak Kedelai (Glycine max) Terhadap Proliferasi Lapisan
           Endometrium Mencit (Mus musculus)

    • Authors: Muhammad Soleh Salahuddin, Erma Safitri, Maya Nurwartanti Yunita, Suherni Susilowati, Iwan Sahrial Hamid, Aditya Yudhana
      Pages: 49 - 54
      Abstract: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak kedelai untuk meningkatan proliferasi lapisan endometrium dalam proses perkembangan organ uterus pada mencit (Mus musculus) betina. Kelompok kontrol (K) tidak diberi perlukaan. Kelompok P1 diberi ekstrak kedelai dengan dosis 12,5mg/kgBB. Kelompok P2 diberi ekstrak kedelai dengan dosis 25mg/kgBB. Kelompok P3 diberi ekstrak kedelai dengan dosis 37,5mg/kgBB. Kelompok P4 diberi ekstrak kedelai dengan dosis 50mg/kgBB. Perlakuan dilakukan setiap hari sekali selama empat belas hari. Hasil uji One Way Anova menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Ketebalan endometrium kelompok P2, P3, dan P4 berbeda secara nyata (p<0,05), dengan kelompok kontrol (K), dan kelompok kontrol (K) tidak berbeda nyata dengan kelompok P1 (p>0,05), serta kelompok P1 tidak berbeda nyata dengan kelompok P2 (p>0,05). Kandungan senyawa fitoestrogen yaitu isoflavon berupa daidzein dan genistein bekerjasama dalam mengoptimalkan proliferasi lapisan endometrium pada uterus mencit (Mus musculus) betina. Daidzein bekerja sebagai senyawa estrogenik untuk berikatan dengan reseptor estrogen pada uterus dan genistein bekerja sebagai penghambat pertumbuhan lapisan endometrium yang berlebih pada jumlah tertentu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak kedelai (Glycine max) efektif untuk peningkatan proliferasi lapisan endometrium pada uterus mencit betina.
      PubDate: 2019-03-31
      DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.49-54
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2019)
       
  • Pengaruh Perendaman Daging Sapi dalam Larutan Rimpang Kunyit (Curcuma
           domestica val.) dengan Kombinasi Konsentrasi dan Lama Waktu Penyimpanan
           Terhadap Total Jumlah Bakteri

    • Authors: Tri Lestari, Boedi Setiawan, Ratih Novita Praja, Ratna Damayanti, Ragil Angga Prastiya, Prima Ayu Wibawati
      Pages: 55 - 59
      Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antibakteri dari larutan rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) terhadap total jumlah bakteri pada sapi dengan kombinasi antara konsentrasi dan lama penyimpanan. Sampel daging sapi dibagi menjadi 60 buah dan masing-masing sampel adalah 25 gram. Metode penelitian adalah rancangan acak lengkap dengan menggunakan 4 konsentrasi larutan rimpang kunyit 0 gr 100 ml-1, 20 gr 100 ml-1, 40 gr 100 ml-1, 60 gr 100 ml-1 dan disimpan dalam waktu berdurasi 0 jam, 3 jam, 6 jam. Data yang diperoleh dianalisis oleh menggunakan Anava. Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara kontrol dan perlakuan pada total jumlah koloni bakteri. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa larutan rimpang kunyit berpengaruh pada penurunan jumlah koloni bakteri.
      PubDate: 2019-03-31
      DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.55-59
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2019)
       
  • Uji Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak n-Heksana dan Kloroform Daun Sirsak
           (Annona muricate L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus
           Secara In Vitro

    • Authors: Werenfridus Kono Lake, Iwan Sahrial Hamid, Amung Logam Saputro, Hani Plumeriastuti, Lita Rakhma Yustinasari, Maya Nurwartanti Yunita
      Pages: 60 - 65
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri daun sirsak terhadap Staphylococcus aureus. Ekstraksi diproses dengan metode maserasi terlebih dahulu dengan n-heksana kemudian kloroform. Aktivitas antibakteri diukur secara in vitro dengan menggunakan metode difusi agar menggunakan paperdisk. Aktivitas antibakteri diuji dengan analisis variansi (ANOVA) dengan nilai signifikansi 0,5% untuk mengetahui pengobatan mana yang memiliki efek atau berbeda secara signifikan dengan dosis masing-masing 300 mg/ml, 250 mg/ml, 200 mg/ml, 150 mg/ml, 100 mg/ml dan menghasilkan aktivitas antibakteri dengan zona hambat berturut-turut 16,70 mm; 14,05 mm; 11,45 mm; 9,85 mm; 3,00. Hasil pemeriksaan aktivitas antibakteri menunjukkan ekstrak n-heksana dan kloroform dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus pada konsentrasi 250 mg / ml dengan diameter zona hambat 14,05 mm. Ekstrak dengan aktivitas tertinggi ditentukan konsentrasi hambat tumbuh minimum (MIC). Ekstrak kloroform daun sirsak dari bakteri Staphylococcus aureus yang berada pada konsentrasi 100 mg/ml dengan zona hambat 3,00 mm.
      PubDate: 2019-03-31
      DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.60-65
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2019)
       
  • Isolasi dan Identifikasi Bakteri Escherichia coli Kontaminan Pada Daging
           Ayam Broiler Di Rumah Potong Ayam Kabupaten Lamongan

    • Authors: Anjani Marisa Kartikasari, Iwan Sahrial Hamid, Muhammad Thohawi Elziyad Purnama, Ratna Damayanti, Faisal Fikri, Ratih Novita Praja
      Pages: 66 - 71
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, dan mengidentifikasi bakteri Escherichia coli yang diambil dari daging ayam di Rumah Potong Ayam (RPA) Kabupaten Lamongan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging ayam broiler yang di potong pada Rumah Potong Ayam Kabupaten Lamongan pada bulan Juli 2018. Daging ayam yang digunakan sebagai sampel adalah Musculus pectoralis seberat 25 gram. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 26 sampel daging ayam yang diambil di Rumah Potong Ayam Kabupaten Lamongan. Sampel yang telah diambil dilakukan isolasi secara primer untuk menumbuhkan bakteri pada media Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) kemudian dilakukan isolasi sekunder pada media Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) yang bertujuan untuk memisahkan bakteri terduga Escherichia coli dengan bakteri Coliform lain. Identifikasi bakteri Escherichia coli menggunakan uji biokimia yaitu Uji IMViC yang berguna untuk mengidentifikasi bakteri Enterobacteriaceae terdiri atas Uji Indol, Uji Methyl Red (MR), Uji Voges Proskauer (VP) dan Uji Sitrat. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan terdapat 3 sampel positif Escherichia coli dari 26 sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian adalah sebanyak 3 sampel positif Escherichia coli sedangkan 23 sampel lainnya negatif Escherichia coli dengan persentase sampel positif Escherichia coli adalah 11,5% sedangkan persentase sampel negatif Escherichia coli adalah 88,5%.
      PubDate: 2019-03-31
      DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.66-71
      Issue No: Vol. 2, No. 1 (2019)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 18.207.102.38
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-