Publisher: Universitas Airlangga   (Total: 51 journals)   [Sort by number of followers]

Showing 1 - 51 of 51 Journals sorted alphabetically
Amerta Nutrition     Open Access  
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia     Open Access  
Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin / Periodical of Dermatology and Venereology     Open Access  
Biomolecular and Health Science J.     Open Access   (Followers: 1)
Critical, Medical and Surgical Nursing J.     Open Access  
Dental J. (Majalah Kedokteran Gigi)     Open Access   (Followers: 2)
Etnolingual     Open Access   (Followers: 2)
Folia Medica Indonesiana     Open Access  
Fundamental and Management Nursing J.     Open Access  
Global & Strategis     Open Access   (Followers: 2)
Indonesian J. of Occupational Safety and Health     Open Access   (Followers: 3)
Indonesian J. of Public Health     Open Access   (Followers: 2)
Indonesian J. of Tropical and Infectious Disease     Open Access  
INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental     Open Access  
Intl. J. of Applied Business     Open Access   (Followers: 1)
J. of Developing Economies     Open Access   (Followers: 5)
J. of Halal Product and Research     Open Access   (Followers: 1)
J. of Information Systems Engineering and Business Intelligence     Open Access   (Followers: 1)
J. of Parasite Science     Open Access   (Followers: 2)
J. of Public Health Research and Community Health Development     Open Access  
J. of Stem Cell Research and Tissue Engineering     Open Access  
J. of Vocational Health Studies     Open Access   (Followers: 1)
Jurist-Diction     Open Access  
Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia     Open Access  
Jurnal Berkala Epidemiologi     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Biometrika dan Kependudukan     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Biosains Pascasarjana     Open Access  
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (J. of Islamic Economics and Business)     Open Access  
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan     Open Access  
Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia     Open Access  
Jurnal Hubungan Internasional     Open Access  
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan / Scientific J. of Fisheries and Marine     Open Access  
Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan     Open Access  
Jurnal Kesehatan Lingkungan     Open Access  
Jurnal Kimia Riset     Open Access  
Jurnal Lakon     Open Access  
Jurnal Manajemen Teori dan Terapan | J. of Theory and Applied Management     Open Access  
Jurnal Medik Veteriner     Open Access  
Jurnal Ners     Open Access  
Jurnal PROMKES : Jurnal Promosi Kesehatan dan Pendidikan Kesehatan Indonesia (The Indonesian J. of Health Promotion and Health Education)     Open Access  
Jurnal Respirasi     Open Access  
Juxta : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga     Open Access  
Majalah Obstetri & Ginekologi     Open Access  
Masyarakat, Kebudayaan dan Politik     Open Access   (Followers: 1)
Media Gizi Indonesia     Open Access   (Followers: 1)
Media Iuris     Open Access  
Mozaik Humaniora     Open Access  
Notaire     Open Access  
Pediomaternal Nursing J.     Open Access  
Record and Library J.     Open Access   (Followers: 8)
Yuridika     Open Access   (Followers: 1)
Similar Journals
Journal Cover
Mozaik Humaniora
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2442-8469 - ISSN (Online) 2442-935X
Published by Universitas Airlangga Homepage  [51 journals]
  • Praktik Sistem Keamanan Swakarsa pada Masa Pascakolonial di Jawa Timur

    • Authors: Arya W. Wirayuda, Koko Srimulyo
      Pages: 137 - 148
      Abstract: Artikel ini bertujuan untuk melihat bagaimana sistem keamanan yang diorganisasi secara informal bekerja di Jawa Timur, dan menjadi bagian tidak terpisahkan dari sejarah panjang Indonesia pascakolonial. Artikel ini menggunakan metode sejarah yang terdiri atas heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Tulisan tentang sistem keamanan swakarsa sebenarnya telah disinggung oleh beberapa peneliti, akan tetapi pembahasan yang secara lebih khusus mengeksplorasi peristiwa di Jawa Timur masih kurang. Artikel ini menunjukkan bahwa sistem keamanan swakarsa menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia memberlakukan sistem yang secara normatif tidak hanya tergantung kepada hukum negara yang positif dan detail, melainkan juga kesepakatan kesepakatan informal antarmasyarakat dan aparatur negara untuk membuat situasi masyarakat lebih kondusif. Sepanjang periode tersebut, sebagian masyarakat Jawa Timur percaya bahwa sistem keamanan swakarsa yang hampir tidak pernah tertulis dengan jelas merupakan modal penting bagi pembentukan keteraturan di masyarakat. Dinamika sistem ini menunjukkan bahwa banyak golongan masyarakat yang berkepentingan, baik secara politis maupun tidak, memfasilitasi pemerintah untuk memegang pengaruh. Sistem keamanan swakarsa pada gilirannya menginspirasi pembentukan pamswakarsa yang memiliki kecenderungan lebih militeristis. Tulisan ini menunjukkan bahwa topik historiografi tentang sistem keamanan masyarakat perlu ditinjau secara lebih dalam.

      PubDate: 2018-12-31
      DOI: 10.20473/mh.v18i2.10928
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Konseptualisasi Metafora dalam Rubrik Opini Kompas Tahun 2018: Kajian
           Semantik Kognitif

    • Authors: Baiq Haula, Tajudin Nur
      Pages: 149 - 156
      Abstract: Penelitian ini berjudul “Konseptualisasi Metafora dalam Rubrik Opini Kompas Tahun 2018: Kajian Semantik Kognitif”. Pembahasannya diorientasikan pada kajian semantik kognitif dengan tujuan mendeskripsikan jenisjenis metafora dan skema citra. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari rubrik opini Kompas tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, sedangkan teori yang
      diacu dalam penelitian ini adalah semantik kognitif, berkaitan dengan jenis-jenis metafora yang dikemukakan
      oleh Lakoff dan Johnson (1980) serta teori tentang skema citra yang dikemukakan oleh Cruse dan Croft
      (2004). Berdasarkan analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa dalam rubrik opini Kompas tahun 2018
      ditemukan 3 jenis metafora, yaitu (1) metafora struktural sebanyak tiga data, (2) metafora orientasional
      sebanyak empat data, dan (3) metafora ontologis sebanyak delapan data. Skema citra yang tergambarkan dari
      jenis metafora tersebut sebanyak lima macam, yaitu skema citra identitas (identity) sebanyak satu data, ruang
      (space) sebanyak satu data, kekuatan (force) sebanyak dua data, wadah (container) sebanyak dua data, dan
      keadaan (excistence) sebanyak enam data. Selain itu, berdasarkan sebaran data penjenisan metafora yang

      PubDate: 2018-12-31
      DOI: 10.20473/mh.v18i2.10929
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Historiografi dan Identitas Ulu di Sumatera Selatan

    • Authors: Dedi Irwanto
      Pages: 157 - 166
      Abstract: ; "> Kajian ini suatu usaha untuk merekonsepsikan makna ulu sebagai sebuah identitas masyarakat di pedalaman
      Sumatera Selatan dengan menelaah kembali pada sumber-sumber tulisan tentangnya pada masa lampau.
      Diyakini bahwa studi tentang identitas lokal merupakan suatu refleksi kecil dari sebuah identitas nasional.
      Dalam realitas kehidupan sehari-hari, terutama di masa lampau, identitas ulu ini dianggap setara, bahkan tidak
      jarang diposisikan dibawah identitas ilir. Studi historiografi ini dilakukan dengan menganalisis kembali
      sumber-sumber kolonial dan juga lokal yang mengkaji tentang dunia ulu tersebut. Berdasarkan hal tersebut
      akan dilihat konsep-konsep apa yang ada dalam perspektif agama, politik, ekonomi dan budaya tentang ulu
      dari tulisan-tulisan tersebut. Perspektif apa yang mendominasi dan menjadi penguat dalam konsep ulu
      tersebut. Mengapa tulisan-tulisan yang ada dapat menjadi sebuah penanda dari identitas ulu tersebut, sehingga
      terlihat konsep ulu seperti apa, baik dalam kepala dan pikiran penulis asing dan juga penulis lokal. Sejarah
      nasional terkait erat dengan legitimasi negara dan identitas nasional, demikian sejarah lokal akan terkait
      dengan legitimasi dan identitas sebuah kelokalan yang ada, maka dengan merekonsepsikan kembali konsep
      ulu, akan dapat dilacak identitas ulu tersebut seperti apa. Beberapa fakta tulisan asing dan lokal sendiri
      menunjukkan bahwa ada usaha penyetaraan terhadap other identitas yang menjadi dikotominya, Ilir. Namun,
      ternyata ada juga narasi yang justru menjadi “pelemah” dari usaha penyetaraan tersebut, sehingga identitas
      yang terlihat konsep ulu dalam jangka waktu yang lama selalu dibawah hegemoni konsep ilir.
      PubDate: 2018-12-31
      DOI: 10.20473/mh.v18i2.10930
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Alat-alat Kesantunan Kritik dalam Masyarakat Jawa Surabaya: Kajian
           Pragmatik

    • Authors: Edy Jauhari
      Pages: 167 - 177
      Abstract: Kritik merupakan tindak tutur yang rawan mengancam muka. Oleh karena itu, diperlukan alat-alat kesantunan untuk menurunkan kadar ancaman tersebut. Artikel ini bermaksud mengkaji alat-alat kesantunan kritik dalam masyarakat Jawa Surabaya. Data dikumpulkan melalui Discourse Completion Test (DCT), yakni metode elisitasi yang wujudnya seperti kuesioner. DCT ini disebar kepada informan untuk mendapatkan pengisian. Pengisi DCT (informan) adalah para pegawai yang bekerja di lingkungan kantor pemerintah di wilayah Surabaya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dalam masyarakat Jawa Surabaya, khususnya di dalam ranah perkantoran, terdapat berbagai macam bentuk linguistik yang sering digunakan sebagai alat untuk
      memperlunak daya sengat kritik. Bentuk-bentuk linguistik tersebut di antaranya berupa modifier, penggunaan pasif bentuk di- untuk persona kedua, serta penggunaan pronomina persona pertama inklusif.

      PubDate: 2018-12-31
      DOI: 10.20473/mh.v18i2.10931
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Selling Sacredness: Representation of Sedekah Gunung Ritual in Lencoh
           Village, Boyolali in New Media

    • Authors: Julianne Indah Rachmawati, Warto Warto, Titis Srimuda Pitana
      Pages: 178 - 188
      Abstract: Sedekah Gunung Ritual adalah upacara selametan yang menjadi tradisi masyarakat di Desa Lencoh, Selo, wilayah Boyolali. Ritual ini dilakukan sebagai ungkapan terima kasih dan meminta untuk dijauhkan dari bahaya terutama sejak meletusnya Gunung Merapi. Ritual sakral menjadi daya tarik wisata atau mengalami komodifikasi. Proses ini membutuhkan ruang media sehingga pesan, informasi, dan pengetahuan yang dikonstruksikan dapat diterima oleh audiens. Ada tiga masalah yang dibahas. (1) Bagaimana bentuk representasi ritual Sedekah Gunung' (2) Bagaimana fungsi representasi amal ritual' (3) Apa arti representasi gunung amal ritual' Metode yang digunakan
      adalah analisis data kualitatif interpretatif dengan metode pengumpulan data observasi dan wawancara. Penelitian menunjukkan bahwa bentuk representasi ritual ritual Sedekah Gunung disajikan dalam berbagai artikel, berita, dan video di ruang media baru. Fungsinya adalah promosi pariwisata alternatif di wilayah Selo khususnya desa Lencoh, mengundang wisatawan, dan meningkatkan pendapatan ekonomi dari sektor pariwisata. Artinya adalah
      konstruksi pengetahuan yang disebarluaskan sebagai daya tarik dalam konteks pariwisata alternatif untuk menarik wisatawan lokal dan asing. Pergeseran nilai-nilai ritual dari sakral ke komoditas.

      PubDate: 2018-12-31
      DOI: 10.20473/mh.v18i2.10933
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Peran Pondok Pesantren dalam Pemberdayaan Sosial Ekonomi di Jawa Timur
           pada Abad ke-20

    • Authors: Muhamad Nafik Hadi Ryandono
      Pages: 189 - 204
      Abstract: Pondok pesantren merupakan pusat pendidikan agama Islam yang berkembang selama berabad-abad. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lingkungan pesantren memberi beberapa dampak terhadap perubahan social, budaya, politik dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pondok pesantren terhadap pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat dalam perspektif sejarah. Ruang lingkup eksplorasi mencakup kondisi sosial ekonomi pondok pesantren berdasarkan kompetensi dan keahlian, perkembangan jumlah santri, lamanya berdiri, sumber pendanaan, dan amal usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif diskriptif, dengan obyek penelitian yaitu 17 pondok pesantren di Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren berdasarkan kompetensi dan keahlian, jumlah santri, dan usia pondok pesantren dan amal usaha telah mampu memberikan sumbangsih nyata dalam perjalanan dan pembangunan masyarakat. Sumbangsih tersebut berwujud pemberdayaan sosial ekonomi di lingkungan pondok pesantren dan pembangunan nasional. Keberhasilan pemberdayaan sosial ekonomi tanpa meninggalkan kearifan lokal dan karakter budaya Indonesia dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai ajaran Islam secara menyeluruh.

      PubDate: 2018-12-31
      DOI: 10.20473/mh.v18i2.10934
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Studi Etnografi tentang Nilai-Nilai dan Simbolisasi Tradisi Seblang
           Olehsari untuk Mencegah Kerawanan Pangan

    • Authors: Meirina Hapsah, Siti Mufaidah, Inriza Yuliandari, Susy Katikana Sebayang
      Pages: 205 - 213
      Abstract: Walaupun pembangunan di Indonesia mengalami peningkatan, masih ada wilayah di Indonesia yang tergolong dalam status rawan pangan atau waspada rawan pangan. Ketersediaan bahan pangan, keterbatasan akses dan penggunaan bahan pangan menjadi tiga faktor penyebab kerawanan pangan. Salah satu faktor tersebut mungkin berakar dari budaya masyarakat yang tidak mendukung. Namun sebaliknya, mungkin juga terdapat nilai-nilai yang terkandung dalam budaya yang dapat dikembangkan untuk mencegah kerawanan pangan. Tradisi Seblang Olehsari di Banyuwangi dikenal sebagai tradisi yang dilaksanakan untuk mensyukuri hilangnya penyakit, gagal panen dan kerawanan pangan yang pernah terjadi di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis simbolisasi dan nilai-nilai yang terkandung dalam Tradisi Seblang Olehsari yang dapat digunakan dalam upaya pencegahan kerawanan pangan di kawasan ini ataupun di wilayah lain di Indonesia yang memiliki budaya serupa. Penelitian ini menggunakan motode etnografi dengan pendekatan kualitatif menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi. Wawancara mendalam dilakukan pada 12 informan kunci yang terdiri dari pelaku tradisi seblang, warga desa (petani dan ibu rumah tangga), dan budayawan tradisi Seblang. Hasil penelitian berupa informasi mengenai cara pandang masyarakat melihat seblang Olehsari dan Simbolisasi di dalam seblang olehsari yang berhubungan dengan kerawanan pangan. Terdapat 4 simbolisasi utama dalam ritual Seblang yang berhubungan dengan kerawanan pangan, yaitu anjuran bercocok tanam, kesuburan, perlindungan dan keanekaragaman pangan. Berbagai simbolisasi
      yang berhubungan dengan kerawanan pangan dapat menjadi pesan penting untuk intervensi pencegahan kerawanan pangan, misalnya menggiatkan bercocok tanam, melindungi dan merawat tanaman dan dorongan untuk mendiversifikasi pangan dan mengkonsumsi bahan pangan non-beras seperti yang digelar pada ritual Seblang.

      PubDate: 2018-12-31
      DOI: 10.20473/mh.v18i2.10935
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Abstraksi dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia Ilmiah dan
           Implikasinya bagi Penulisan Artikel Berbahasa Inggris

    • Authors: Ni Ketut Mirahayuni
      Pages: 214 - 224
      Abstract: Ragam bahasa Inggris ilmiah tulis bercirikan tingkatan abstraksi tinggi sebagai sarana kebahasaan untuk membangun teori. Abstraksi ditandai dengan fenomena penominalan yang mengubah pembahasaan pengalaman yang kongruen menjadi suatu entitas abstrak sehingga dapat diklasifikasi sebagai suatu objek. Studi ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik abstraksi dalam bahasa Indonesia ilmiah tulis melalui analisa struktur frasa nomina kompleks dalam teks ilmiah berbahasa Inggris dan padanannya dalam bahasa Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan berfokus pada struktur frasa nomina kompleks dalam bahasa Inggris dan padanannya dalam bahasa Indonesia. Studi ini melibatkan 35 kalimat dalam bahasa Inggris yang memiliki struktur frasa nomina kompleks dan padanannya dalam bahasa Indonesia, yang diseleksi secara purposive dari teks ilmiah berbahasa Inggris dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Dalam studi ini ditemukan beberapa strategi membangun dan mempertahankan tingkatan abstraksi dalam bahasa Indonesia, antara lain dengan mempertahankan struktur frasa dalam bahasa Inggris dan menggunakan bentuk nomina pinjaman. Menariknya, studi ini juga menemukan bahwa sebagian besar data menunjukkan penurunan tingkatan abstraksi dalam kalimatkalimat bahasa Indonesia, artinya, (sebagian) struktur frasa nomina kompleks diuraikan menjadi klausa. Implikasi bagi penulisan ilmiah dalam bahasa Inggris adalah bahwa penulisan dan/atau penerjemahan teks ilmah dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris perlu mempertimbangkan peningkatan taraf abstraksi demi mencapai dan memenuhi konvensi kebahasaan dalam bahasa Inggris ilmiah tulis.

      PubDate: 2018-12-31
      DOI: 10.20473/mh.v18i2.10936
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Pendidikan Domestik dan Konstruksi Peran Perempuan Indian Amerika Inferior
           dalam The School Days of an Indian Girl dan The Wide Spread Enigma of Blue
           Star Woman Karya Zitkala-Sa

    • Authors: Olga Rorintulus
      Pages: 225 - 234
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan konstruksi peran perempuan Indian Amerika inferior dalam masyarakat kulit putih melalui pendidikan domestik bagi anak-anak perempuan Indian Amerika di akhir abad ke-19 sampai awal abad ke-20 seperti terefleksi dalam karya sastra Zitkala-Sa, The School Days of an Indian Girl and The Widespread Enigma of Blue Start Woman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengumpulkan data-data kualitatif melalui tehnik penelitian kepustakaan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan sastra feminisme yang mengaplikasikan teori feminisme liberal tentang gender. Hasil analisa menunjukkan bahwa pendidikan domestik bagi anak-anak perempuan Indian Amerika merupakan suatu konstruksi gender yang menanamkan budaya patriarki masyarakat kulit putih yang memposisikan peran perepuan Indian Amerika inferior dalam masyarakat kulit putih Amerika di akhir abad ke-19 sampai awal abad ke-20 seperti terefleksi dalam karya-karya Zitkala-Sa.

      PubDate: 2018-12-31
      DOI: 10.20473/mh.v18i2.10937
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Konstruksi Keluarga oleh Tokoh Anak dalam Novel Di Tanah Lada Karya Ziggy
           Zezsyazeoviennazabrizkie

    • Authors: Usma Nur Dian, Bramantio Bramantio, Denny Prastyawanto
      Pages: 235 - 243
      Abstract: Artikel ini bertujuan mengungkap makna keluarga melalui sudut pandang tokoh anak dalam novel Di Tanah Lada kartya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. Penelitian ini memanfaatkan teori struktural Tzvetan Todorov yang memuat tiga pokok pemikiran, yaitu aspek verbal, sintaksis, dan semantik. Untuk mengungkap makna keluarga yang terdapat dalam struktur novel ini, analisis berfokus pada salah satu aspek verbal, yaitu sudut pandang. Melalui analisis terhadap sudut pandang tersebut, dapat diungkap pandangan Salva mengenai tokoh-tokoh lain dan keluarga. Analisis dilanjutkan dengan mengungkap makna keluarga dalam novel Di Tanah Lada. Berdasarkan hasil penelitian ini, novel ini merupakan kritik atas kehidupan orang-orang dewasa yang terlalu sibuk mengejar kebahagiaan dan mengabaikan keluarga kecil mereka. Sesuai judulnya, Di Tanah Lada adalah keluarga yang bukan terberi, melainkan terbentuk oleh hubungan antartokoh yang bahkan pada awalnya tidak saling mengenal. Dengan demikian, keluarga bukan lagi sekumpulan orang yang diikat oleh hubungan darah, melainkan mereka yang memiliki visi yang sama tentang kehidupan dan menjadikan satu
      sama lain manusia-manusia yang lebih baik.

      PubDate: 2018-12-31
      DOI: 10.20473/mh.v18i2.10938
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 18.234.97.53
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-