for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help
Journal Cover
Manajemen Pendidikan
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 1907-4034 - ISSN (Online) 2548-6780
Published by Universitas Muhammadiyah Surakarta Homepage  [19 journals]
  • Peningkatan Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan Tutor
           Sebaya Berbasis Diskusi pada Guru SLB B YPALB Karanganyar

    • Authors: Yuliati Farida
      Pages: 1 - 14
      Abstract: Tujuan penelitian ini untuk meningkatan penguasaan teknologi informasi dan
      komunikasi (TIK) pada guru SLB – B Karanganyar dengan tutor sebaya berbasis
      diskusi. Subyek penelitian 12 orang guru. Penelitian ini merupakan Penelitian
      Tindakan Sekolah. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan
      dokumentasi. Validitas data menggunakan trianggulasi sumber dan metode. Analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian siklus 1, guru mengalami peningkatan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi setelah dilakukan kegiatan diskusi dengan tutor sebaya. Prosentase keaktifan peserta setelah siklus 1, 56,25 % atau berada pada rentang 50% < P ≤ 60% atau cukup meningkat menjadi 82,50 %, atau berada pada rentang 80% < P ≤ 100% atau sangat tinggi setelah siklus 2. Prosentase keaktifan peneliti setelah siklus 1, 83,30 % atau berada pada rentang 80% < P ≤ 100% atau sangat tinggi meningkat menjadi 95,80 % atau berada pada rentang 80% < P ≤ 100% atau sangat tinggi setelah siklus 2. Jumlah guru yang menguasai TIK juga mengalami peningkatan. Sebelum dilakukan tindakan, guru yang menguasai TIK baru 25 %. setelah siklus 1 meningkat menjadi 58,33 % dan menjadi 83,33 % setelah siklus 2. Kesimpulan penelitian, kegiatan tutor sebaya berbasis diskusi dapat meningkatkan kemampuan penguasaan TIK pada guru SLB-B YPALB Karanganyar.
      PubDate: 2018-07-09
      DOI: 10.23917/jmp.v13i2.6361
      Issue No: Vol. 13, No. 2 (2018)
       
  • Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan dalam Pembelajaran di SD

    • Authors: N. Nasrudin, M. Maryadi
      Pages: 15 - 23
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen sarana dan prasarana pendidikan dalam proses pembelajaran. Objek penelitian terdiridari:(1) perencanaan,(2) penetapan, (3) inventarisasi, (4) pemeliharaan dan (5) penghapusan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, subyek penelitian adalah guru yang berjumlah tiga orang. Data yang dikumpulkan melalui tiga cara yaitu: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan sarana dan prasarana pendidikan dalam proses pembelajaran melalui analisis kebutuhan (evaluasi diri sekolah), pembiayaan, dan analisis prioritas. (2) pengadaan sarpras dalam proses pembelajaran bersumber pada reparasi, dana pemerintah, sumbangan masyarakat, peminjaman barang; dan dengan memperhatikan kualitas serta fungsi pada proses pembelajaran.(3) penginventarisasi sarpras dalam proses pembelajaran seperti pencatatan kode, jumlah, harga barangdan lain sebagainya dengan tujuan untuk pengendalian sarana dan prasarana sekolah.(4) pemeliharaan sarpras dalam proses pembelajaran melalui pemeliharaan sehari-hari melibatkan guru dan siswa sasarannya buku pelajaran, ruang kelas, alat pembelajaran; dalam pemeliharaan berkala mencakup pemeliharan gedung sekolah, penggantian plafon, kursi, meja, LCD dan komputer.(5) penghapusan sarpras dalam proses pembelajaran sudah dilakukan dengan baik melalui prosedur penghapusan dan memperhatikan beban kerja tenaga pendidik.
      PubDate: 2018-07-09
      DOI: 10.23917/jmp.v13i2.6363
      Issue No: Vol. 13, No. 2 (2018)
       
  • Pengelolaan Full Day School dalam Membentuk Karakter Siswa SD

    • Authors: Wahid Iskandar, Sabar Narimo
      Pages: 24 - 33
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian full day school dalam membentuk karakter siswa di SD Muhammadiyah Program Khusus Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Perencanaan full day school dalam membentuk karakter siswa dimulai dengan penyusunan kalender akademik agar waktu pembelajaran yang diterima oleh siswa dapat diterima secara penuh; pengondisian lingkungan dan fasilitas sekolah menjadi media dalam rangka membentuk karaktersiswa; mengembangkan silabus dan RPP dengan memuat nilai-nilai karakter; serta pengintegrasian pengembangan karakter dalam kurikulum pada setiap mata pelajaranmengacu pada kurikulum nasional yang diperkaya dengan kurikulum Depag dan kurikulum mandiri yang memuat nilai-nilai keislaman, program pengembangandiri, dan budaya sekolah. 2) Pelaksanaan full day school dalam membentuk karakter siswa terdiri atas kerjasama seluruh guru dan tenaga kependidikan bertanggungjawab dalam membentuk karakter siswa; membangun komunikasi dan kerjasama dengan orang tua siswa melalui buku penghubung dan pertemuan rutin; menjalin hubungan harmonis antara guru siswa dengan meniadakan ruang guru agar guru dapat mengawasi dan mengontrol aktivitas siswa; mengintegrasikan nilai karakter ke dalam mata pelajaran sesuai dengan standar proses dan penilaian yang ada di sekolah; pelaksanaan pengembangan diri melalui kegiatan ekstrakurikuler; dan pelaksanaan program budaya sekolah melalui kegiatan rutin sekolah dan keteladanan guru. 3) Pengendalian full day school dalam membentuk karakter siswa terdiri atas penilaian terhadap tenaga pendidik dan kependidikan melalui monitoring internal, monitoring eksternal dan observasi; kerjasama dengan orang tua siswa dengan mengadakan POMG dan menyediakan buku penghubung; dan penilaian keberhasilan siswa melalui nilai harian, bulan dan akhir semester. Adapun aspek karakter siswa yang dinilai dalam pengembangan diri dan pembiasaan yaitu: kedisiplinan dan tanggung jawab, kebersihan dan kerapian, kerjasama, sopan santun, kemandirian, kerajinan, kejujuran, kepemimpinan, dan ketaatan.
      PubDate: 2018-07-09
      DOI: 10.23917/jmp.v13i2.6393
      Issue No: Vol. 13, No. 2 (2018)
       
  • Pengelolaan Pendidikan Karakter pada Kegiatan Praktik Kerja Industri di
           SMK

    • Authors: Nur Mei Melasi
      Pages: 34 - 43
      Abstract: Penelitian ini memiliki empat tujuan untuk mendeskripsikan: (1) perencanaan
      pendidikan karakter pada kegiatan prakerin kelas XI. (2) perencanaan pendidikan
      karakter pada kegiatan prakerin kelas XI. (3) penilaian pendidikan karakter pada
      kegiatan prakerin kelas XI, dan (4) pengembangan nilai-nilai spiritual dalam pendidikan karakter pada kegiatan prakerin kelas XI di SMK N 1 Gondang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Perencanaan pendidikan karakter pada kegiatan prakerin dilakukan dengan mengadakan perjanjian kerjasama dengan DU/ DI, seleksi penempatan siswa di tempat DU/ DI disesuaikan dengan bidang keahlian siswa, dan berdasarkan nilai tes di tempat prakerin dan nilai raport. Sekolah memberikan pembekalan pengetahuan moral kepada siswa selama dua kali pertemuan di sekolah bersama-sama dengan siswa lainnya dan di kost atau mess yang lokasinya dekat dengan DU/ DI. (2) Pelaksanaan pendidikan karakter pada kegiatan prakerin dilakukan melalui penyerahan siswa prakerin ke DU/ DI dengan mengingatkan kembali siswa bertindak sopan santun, ramah, jujur, berperilaku baik, menjaga nama baik sekolah dan keluarga. Siswa mengisi buku jurnal. Guru pembimbing melakukan monitoring sebanyak 4 kali untuk mengetahui perkembangan siswanya di tempat DU/ DI. Selama pelaksanaan kegiatan prakerin terdapat permasalahan adanya siswa yang membolos, datang terlambat, berpacaran, dan penampilan tidak rapi. (3) Penilaian pendidikan karakter pada kegiatan prakerin dilakukan melalui penilaian siswa yang mencakup penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator penilaian sikap ini adalah jujur, tanggung jawab, disiplin, dan santun. (4) Pengembangan nilai-nilai spiritual dalam pendidikan karakter pada kegiatan prakerin yaitu tanggung jawab, jujur, disiplin, dan kerja keras.
      PubDate: 2018-07-09
      DOI: 10.23917/jmp.v13i2.6394
      Issue No: Vol. 13, No. 2 (2018)
       
  • Dukungan Kepemimpinan Guru, Kondisi Lingkungan dan Minat Belajar terhadap
           Kemandirian Siswa SMA

    • Authors: A Astuti
      Pages: 44 - 51
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dukungan (1) kepemimpinan guru, kondisi
      lingkungan dan minat belajar terhadap kemandirian siswa dalam pembelajaran
      Akuntansi kelas XII jurusan IPS SMA Batik 2 Surakarta (2) kepemimpinan guru
      terhadap kemandirian siswa dalam pembelajaran Akuntansi kelas XII jurusan
      IPS SMA Batik 2 Surakarta (3) kondisi lingkungan terhadap kemandirian siswa
      dalam pembelajaran Akuntansi kelas XII jurusan IPS SMA Batik 2 Surakarta (4)
      minat belajar terhadap kemandirian siswa dalam pembelajaran Akuntansi kelas
      XII jurusan IPS SMA Batik 2 Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian
      kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah 60 siswa. Teknik pengumpulan
      data menggunakan dokumentasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan
      analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) secara simultan kepemimpinan guru, lingkungan, dan minat belajar, secara bersama-sama memilikikontribusi terhadap kemandirian siswa dengan signifikansi uji F kurang dari 0,05
      yaitu 0,000. (2) ada kontribusi yang signifikan antara kepemimpinan guru dengan
      kemandirian siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan t nya 3,707. (3)
      ada kontribusi yang signifikan antara lingkungan dengan kemandirian siswa dengan
      nilai signifikansi 0,026 dan thitung hitung nya 2,280. (4) ada kontribusi yang signifikan antara minat belajar dengan kemandirian siswa dengan nilai signifikansi 0,002 dan t sebesar 3,317 hitung
      PubDate: 2018-07-09
      DOI: 10.23917/jmp.v13i2.6395
      Issue No: Vol. 13, No. 2 (2018)
       
  • Gaya dan Hasil Belajar Matematika pada Siswa SMK

    • Authors: S Sutama, Binta Anggitasari
      Pages: 52 - 61
      Abstract: Tujuan penelitian, menguji dampak gaya belajar terhadap hasil belajar matematika
      siswa SMK. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi
      penelitian 101 siswa dan sampel 81 siswa diambil secara proporsional random
      sampling dengan undian. Data dikumpulkan dengan angket dan dokumentasi.
      Teknik analisis data secara keseluruhan dengan analisis variansi dua jalan sel tak
      sama dengan semua uji prasyarat terpenuhi. Hasil penelitian pada taraf signifikansi
      5%, terdapat perbedaan hasil belajar matematika ditinjau dari gaya belajar. Berarti
      terdapat dampak gaya belajar terhadap hasil belajar matematika siswa SMK. Siswa
      dengan gaya belajar auditorial memperoleh hasil belajar yang lebih tinggi dari pada
      siswa dengan gaya belajar visual maupun kinestetik.
      PubDate: 2018-07-09
      DOI: 10.23917/jmp.v13i2.6396
      Issue No: Vol. 13, No. 2 (2018)
       
  • Pengelolaan Sarana Prasarana dalam Implementasi Kurikulum Pendidikan Guru
           Sekolah Dasar: Sebuah Studi Kasus di Universitas Negeri Semarang

    • Authors: Sri Setyaningih
      Pages: 62 - 71
      Abstract: Pengembangan kurikulum di Perguruan Tinggi khususnya pada Program Studi
      Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Negeri Semarang (UNNES)
      pada prinsipnya menyesuaikan dinamika dan perubahan dalam masyarakat.
      Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan sarana dan prasarana
      Program Studi PGSD di UNNES ditinjau dari: perencanaan, pemanfaatan, dan perawatan. Penelitian menggunakan pendekatam kualitatif dengan informan Ketua
      Program Studi dan perwakilan beberapa dosen PGSD. Teknik pengumpulan data
      meliputi: 1) observasi partisipan; 2) wawancara mendalam; dan 3) studi dokumen.
      Analisis data digunakan model interaktif dengan prosedur: reduksi data, sajian
      data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Adapun keabsahan data dilakukan melalui
      pengechekan yang berdasar pada 4 (empat) ukuran, yaitu: 1) tingkat kepercayaan; 2)
      keteralihan; 3) ketergantungan; dan 4) kepastian. Hasil penelitian menunjukkan: 1)
      perencanaan sarana prasarana mengacu pada alokasi anggaran dan kebutuhan yang
      efektif dan responsif terhadap kebutuhan pendidikan, minimal telah menyediakan
      lingkungan fisik yang nyaman, aman, mudah diakses, laboratorium komputer,
      laboratorium bahasa, laboratorium IPA, dministrasi yang terkoordinir dengan baik;
      2) pemanfaatan sarana prasarana mampu menunjang kegiatan Program Studi yang
      didasarkan pada kebutuhan dan tuntutan institusi, baik untuk mahasiswa, dosen,
      maupun pihak lain yang bekerjasama sehingga ada kemitraan; dan 3) perawatan
      sarana prasarana dilakukan berkesinambungan dalam kegiatan Program Studi
      yang didukung oleh kegiatan penjagaan atau pencegahan dari kerusakan suatu
      barang, sehingga suatu barang kondisinya dalam keadaan baik dan siap digunakan.
      Pemeliharaan dimulai pemakaian barang secara hati-hati, termasuk membersihkan
      semua alat dan media pembelajaran dan perkantoran. 
      PubDate: 2018-07-09
      DOI: 10.23917/jmp.v13i2.6397
      Issue No: Vol. 13, No. 2 (2018)
       
  • Pengelolaan Pembelajaran Matematika Studi Kasus pada Siswa kelas X SMK

    • Authors: D Daryana
      Pages: 72 - 81
      Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan kaidah tentang perencanaan,
      pelaksanaan dan penilain pembelajaran matematika kelas X di SMK Negeri 6
      Surakarta.
      Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang
      terjadi di SMK Negeri 6 Surakarta. Informan penelitian ini meliputi kepala sekolah,
      guru matematika kelas X dan siswa kelas X. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah,
      guru matematika kelas X, siswa kelas X Akuntansi dan dokumen kurikulum. Teknik
      pengumpulan data berasal dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisa data mengunakan model mengalir/interaktif.Hasil peneletian ada tiga: 1) Perencanaan
      pembelajaran sangat memperhatikan apek-aspek pembelajaran, diantaranya dengan
      manajemen pembelajaran yang efektif dan pengelolaan kelas. Rencana pelaksanaan
      pembelajaran mengacu pada kurikulum 2013 antara lain memuat: materi pokok dan
      alokasi waktu, tujuan pembelajaran, metode/model pembelajaran, langkah-langkah
      pembelajaran dan penilaian hasil belajar; 2) Pelaksanaan pembelajaran selalu
      diawali dengan pembiasaan pembentukan karakter siswa, diantaranya dengan cara
      berdoa dan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya ketika pembelajaran jam
      pertama dan motivasi serta menyampaikan tujuan pembelajaran. Guru menyuruh
      siswa untuk diskusi kelompok dan mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.
      Akhir pembelajaran, siswa diminta membuat kesimpulan dan tugas mandiri; 3) Hasil
      penilaian pengetahuan diperoleh dari seberapa jauh pemahaman materi, penilaian
      keterampilan diperoleh dari hasil pekerjaan siswa yang berupa proyek dan aktivitas
      siswa, sedangkan penilaian sikap menggunakan jurnal. Guru menggunakan penilaian
      autentik (authentic assessment) dalam menilai seluruh aktivitas siswa dalam proses
      pembelajaran. 
      PubDate: 2018-07-09
      DOI: 10.23917/jmp.v13i2.6398
      Issue No: Vol. 13, No. 2 (2018)
       
  • Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Komputer dan Jaringan Dasar di SMK

    • Authors: Nur Awalludin, Djalal Fuadi
      Pages: 82 - 90
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendiskripsikan Perencanaan Kurikulum
      Pembelajaran Komputer dan Jaringan dasar di SMK Negeri 2 Sragen. (2)
      Mendiskripsikan Pelaksanaan Pembelajaran Komputer dan Jaringan dasar di SMK
      Negeri 2 Sragen. (3) Mendiskripsikan Penilaian Kurikulum Komputer dan Jaringan
      dasar di SMK Negeri 2 Sragen.Penelitian ini menggunakan metode penelitian
      kualitatif yang dilakukan di SMK Negei 2 Sragen. Subyek utama dalam penelitian
      adalah kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam
      penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data
      dalam penelitian ini menggunakan model analisis yaitu pengumpulan data, reduksi
      data, dan penyajian data serta kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian dengan trianggualsi.Hasil dari penelitian ini adalah: (1) perencanaan pembelajaran Komputer
      dan Jaringan Dasar di SMK Negeri 2 Sragen dilaksanakan dengan cara menyiapkan
      perangkat pembelajaran berupa, Silabus, Program Tahunan, Program Semester dan
      rancangan pelaksanaan pembelajaran (RPP). (2) Pelaksanaan pembelajaran Komputer
      dan Jaringan Dasar di SMK Negeri 2 Sragen dilaksanakan dengan menggunakan
      berbagai macam metode pembelajaran. Metode pembelajaran yang digunakan antara
      lain model pembelajaran dengan ceramah, diskusi kelompok, demonstrasi serta
      simulasi. Peran guru dalam pembelajaran Komputer dan Jaringan Dasar sebagai
      fasilitator, sedangkan siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran. (3) penilaian
      kurikulum Komputer dan Jaringan Dasar dilaksanakan oleh kepala sekolah melalui
      kegiatan supervisi untuk mengetahui ketercapaian kurikulum serta sebagai acuan
      dalam melakukan tindak lanjut perbaikan.
      PubDate: 2018-07-09
      DOI: 10.23917/jmp.v13i2.6399
      Issue No: Vol. 13, No. 2 (2018)
       
  • Dukungan Kualitas Input Siswa, Komitmen Guru, Sarana dan Prasarana
           terhadap Kemandirian Belajar Kimia di SMK

    • Authors: Kartika Pratiwi, S Suyatmini
      Pages: 91 - 107
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji dukungan: 1) kualitas input
      siswa, komitmen guru, dan sarana prasarana, 2) kualitas input siswa, 3) komitmen
      guru dan 4) sarana prasarana terhadap kemandirian belajar kimia di SMK Pancasila
      1 Wonogiri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan desain
      korelasional menggunakan proporsional random sampling yang populasinya seluruh
      siswa kelas XI, sebanyak 502 siswa. Data diambil melalui angket tertutup. Teknik
      pengumpulan data dibantu dengan observasi dan wawancara. Teknik Analisis Data
      menggunakan Uji Regresi Linear Ganda. Hasil penelitian ini adalah 1) Dukungan
      Kualitas Input Siswa, Komitmen Guru, dan Sarana dan Prasarana secara serentak
      berpengaruh terhadap Kemandirian Belajar Siswa yaitu dipengaruhi adanya sarana prasarana, dalam hal ini perangkat lunak komputer, 2) Dukungan Kualitas Input Siswa
      berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Belajar Siswa yang bermakna jika
      sumber daya manusia dapat efektif dan efisien maka suatu organisasi akan menjadi
      maju, 3) Dukungan Komitmen Guru berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian
      Belajar Siswa yaitu mempengaruhi kinerja salah satu wujudnya muncul kemandirian
      belajar siswa dan 4) Dukungan Sarana dan Prasarana berpengaruh signifikan terhadap
      Kemandirian Belajar Siswa yaitu mendukung metode guru dalam pembelajaran yang
      salah satu tujuannya membangkitkan sifat kemandirian belajar siswa. 
      PubDate: 2018-07-09
      DOI: 10.23917/jmp.v13i2.6400
      Issue No: Vol. 13, No. 2 (2018)
       
  • Manajemen Praktik Kerja Lapangan di SMK Batik 2 Surakarta

    • Authors: Diyah Setiyaningrum
      Pages: 108 - 116
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan
      penilaian Praktik Kerja Lapangan di SMK Batik 2 Surakarta. Jenis penelitian
      ini kualitatif etnografi. Teknik pengumpulan data, wawancara, observasi, dan
      dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian:
      1) Perencanaan Praktik Kerja Lapangan sudah dilaksanakan dengan baik, meliputi
      tahapan sinkronisasi kurikulum, pembuatan peta DU/DI, koordinasi program kerja
      PKL, sosialisasi program PKL, dan pembekalan PKL. 2) Pelaksanaan PKL di SMK
      Batik 2 Surakarta sudah dilaksanakan dengan baik, yaitu meliputi: penyerahan siswa
      PKL, pengorganisasian siswa PKL di lokasi DU/DI, monitoring PKL, penarikan siswa
      PKL, dan pelaporan PKL. 3) Penilaian PKL di SMK Batik 2 Surakarta dilakukan
      dalam sebuah rapat yang diikuti oleh TIM HKI (Hubungan Kerja Industri) yang
      terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Kurikulum, Wakil Kepala Humas, seluruh
      Ketua Kompetensi Keahlian, dan Wali kelas membahas keseluruhan kegiatan PKL
      tentang perencanaan dan pelaksanaan kegiatan PKL.
      PubDate: 2018-07-09
      DOI: 10.23917/jmp.v13i2.6401
      Issue No: Vol. 13, No. 2 (2018)
       
  • Pengelolaan Pembelajaran Praktek Teknik Pemesinan di SMK

    • Authors: Agung Kurniawan, Achmad Fathoni
      Pages: 117 - 122
      Abstract: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3)
      penilaian pengelolaan pembelajaran praktek Teknik Pemesinan di SMK Pancasila 1
      Wonogiri.Jenis penelitian kualitatif dengan desain etnografi. Teknik pengumpulan
      data wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data analisis model
      interaktif, dengan proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi.
      Keabsahan data dengan triangulasi sumber. Pengujian data dengan menggunakan
      teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian :(1) perencanaan pembelajaran praktek
      pemesinan meliputi penyusunan program, perumusan tujuan dan sasaran program
      dengan tujuan mendapatkan persamaan persepsi seluruh warga sekolah tentang
      perencanaan yang sudah di buat, (2) Pelaksanaan pembelajaran di SMK Pancasila 1 Wonogiri kepala sekolah memberikan penilaian terhadap guru, kepala KompetensiKeahlian (K3) melakukan pengawasan pembelajaran praktek pemesinan secara
      menyeluruh, guru praktek teknik pemesinan melaksanakan pembelajaran praktek
      produktif secara teori dan praktek, pembelajaran teori membekali dan memperkenalkan praktek yang dilaksanakan sedangkan pembelajaran praktek mendemonstrasikan bagian mesin, mengoperasikan mesin, penggunaan alat, pemilihan bahan, dan mengerjakan benda kerja,(3) Penilaian pembelajaran dimonitor oleh kepala sekolah, Ketua Kompetensi Keahlian (K3) melakukan penilaianpelaksanaan dan sarana prasarana pembelajaran praktek pemesinan, guru melakukan evaluasi pelaksanaan pembelajaran dan penilaian hasil kegiatan praktek produktif siswa.
      PubDate: 2018-07-09
      DOI: 10.23917/jmp.v13i2.6402
      Issue No: Vol. 13, No. 2 (2018)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 52.91.185.49
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-