Publisher: Universitas Udayana (Total: 70 journals)   [Sort alphabetically]

Showing 1 - 70 of 70 Journals sorted by number of followers
E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana     Open Access   (Followers: 9)
E-J. of Tourism     Open Access   (Followers: 8)
Matrik : Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis dan Kewirausahaan     Open Access   (Followers: 7)
Sport and Fitness J.     Open Access   (Followers: 5)
Buletin Studi Ekonomi     Open Access   (Followers: 4)
e-J. of Linguistics     Open Access   (Followers: 4)
Buletin Veteriner Udayana     Open Access   (Followers: 3)
Advances in Tropical Biodiversity and Environmental Sciences     Open Access   (Followers: 3)
Simbiosis : J. of Biological Sciences     Open Access   (Followers: 2)
E-Jurnal Medika Udayana     Open Access   (Followers: 2)
Jurnal Master Pariwisata (J. Master in Tourism Studies)     Open Access   (Followers: 2)
E-J. of Cultural Studies     Open Access   (Followers: 2)
Majalah Ilmiah Teknologi Elektro : J. of Electrical Technology     Open Access   (Followers: 2)
Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian J. of Ergonomic)     Open Access   (Followers: 2)
J. of Food Security and Agriculture     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis     Open Access   (Followers: 1)
J. of Marine Research and Technology     Open Access   (Followers: 1)
E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (J. of Tropical Agroecotechnology)     Open Access   (Followers: 1)
Humanis : J. of Arts and Humanities     Open Access   (Followers: 1)
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana     Open Access   (Followers: 1)
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana     Open Access   (Followers: 1)
Archive of Community Health     Open Access   (Followers: 1)
Agrotrop : J. on Agriculture Science     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Spektran     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law J.)     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Ilmu dan Kesehatan Hewan (Veterinary Science and Medicine J.)     Open Access   (Followers: 1)
Public Health and Preventive Medicine Archive     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Veteriner     Open Access   (Followers: 1)
Indonesia Medicus Veterinus     Open Access   (Followers: 1)
J. of Marine and Aquatic Sciences     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Matematika     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan     Open Access   (Followers: 1)
Majalah Ilmiah Peternakan     Open Access   (Followers: 1)
Linguistika : Buletin Ilmiah Program Magister Linguistik Universitas Udayana     Open Access  
Bumi Lestari J. of Environment     Open Access  
E-Jurnal Akuntansi     Open Access  
Jurnal Biologi Udayana     Open Access  
Jurnal Farmasi Udayana     Open Access  
COPING (Community of Publishing in Nursing)     Open Access  
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian)     Open Access  
itepa : Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan     Open Access  
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri     Open Access  
Piramida     Open Access  
Jurnal Kimia (J. of Chemistry)     Open Access  
Indonesian J. of Legal and Forensic Sciences     Open Access  
Kertha Patrika     Open Access  
Jurnal Destinasi Pariwisata     Open Access  
Lingual : J. of Language and Culture     Open Access  
Jurnal Arsitektur Lansekap     Open Access  
Buletin Fisika     Open Access  
Intl. J. of Engineering and Emerging Technology     Open Access  
Jurnal Analisis Pariwisata     Open Access  
Udayana J. of Law and Culture     Open Access  
J. of Health Sciences and Medicine     Open Access  
J. of Electrical, Electronics and Informatics     Open Access  
J. of Veterinary and Animal Sciences     Open Access  
Jurnal IPTA     Open Access  
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas     Open Access  
Jurnal Ilmu Komputer     Open Access  
Lontar Komputer : Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi     Open Access  
JBN (Jurnal Bedah Nasional)     Open Access  
Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi)     Open Access  
Intisari Sains Medis     Open Access  
Jurnal Energi Dan Manufaktur     Open Access  
Jurnal Kajian Bali (J. of Bali Studies)     Open Access  
Jurnal Ilmiah Mahasiswa SPEKTRUM     Open Access  
Jurnal Udayana Mengabdi     Open Access  
Ecotrophic : J. of Environmental Science     Open Access  
Ruang-Space: Jurnal Lingkungan Binaan (J. of The Built Environment)     Open Access  
Cakra Kimia (Indonesian E-J. of Applied Chemistry)     Open Access  
Similar Journals
Journal Cover
E-Jurnal Medika Udayana
Number of Followers: 2  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2303-1395
Published by Universitas Udayana Homepage  [70 journals]
  • DETEKSI GEN CbpG PADA ISOLAT KLINIS Streptococcus pneumoniae DI RUMAH
           SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR DARI JANUARI 2012 – MARET 2017 DENGAN
           MENGGUNAKAN POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR)

    • Authors: Ni Kadek Seri Mahayanti, Ni Nyoman Sri Budayanti, Ni Nengah Dwi Fatmawati
      Abstract: Streptococcus pneumoniae adalah bakteri kokus gram positif fakultative anaerob penyebab utama kesakitan dan kematian diseluruh dunia. Bakteri ini dapat menyebabkan Invasive Pneumococcal Disease (IPD) seperti bakterial pneumonia, meningitis dan bakterimia serta penyakit non-IPD seperti otitis media dan sinusitis. S. pneumoniae memiliki beberapa faktor virulensi yang berperan dalam menimbulkan penyakit, salah satunya adalah CbpG. CbpG adalah protein permukaan yang berperan dalam proteolitik dan perlekatan sehingga menimbulkan sepsis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keberadaan gen CbpG pada isolat klinis S. pneumoniae yang terisolasi di Instalasi Mikrobiologi Klinik RSUP Sanglah Denpasar dengan menggunakan tekhnik PCR. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan menggunakan 21 sampel yang diambil dari sputum (42,9%), luka (23,8%), dan darah (33,3%). Sebanyak 3 (14,3%) dari 21 isolat klinis S. pneumoniae membawa gen CbpG, menunjukan bahwa CbpG merupakan salah satu faktor virulensi yang dimilliki isolat klinis S. pneumoniae. Kata kunci: Streptococcus pneumoniae, CbpG, Proteolitik, Perlekatan, PCR  
      PubDate: 2018-11-02
      Issue No: Vol. 7, No. 11 (2018)
       
  • GAMBARAN KUALITAS TIDUR PERAWAT DENGAN SHIFT KERJA DI RUANG RAWAT INAP
           ANAK RSUP SANGLAH DENPASAR TAHUN 2016

    • Authors: Ida Ayu Cindy Agririsky, I Nyoman Adiputra
      Abstract: Perawat merupakan salah satu profesi yang menerapkan sistem shift dalam pekerjaannya. Penerapan shift kerja seringkali berpengaruh terhadap kualitas tidur perawat. Hal ini patut diperhatikan karena kualitas tidur yang buruk dapat mempengaruhi performa kerja, kesehatan, dan dapat mengancam keselamatan kerja, serta keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas tidur perawat dengan shift kerja di ruang rawat inap anak RSUP Sanglah tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif cross-sectional. Pengumpulan data dimulai dari Agustus hingga Oktober 2016. Instrumen pada penelitian ini yakni kuisioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Jumlah sampel pada penelitian ini yakni 70 orang. Hasil penelitian menunjukkan, secara umum sebanyak 47,1% perawat memiliki kualitas tidur buruk dan 52,9% memiliki kualitas tidur baik. Sebanyak 22 orang (73,3%) perawat di ruang rawat intensif memiliki kualitas tidur yang buruk dan 8 orang (26,7%) perawat memiliki kualitas tidur baik, sedangkan di ruang rawat anak non intensif hanya 11 orang (27,5%) perawat yang memiliki kualitas tidur buruk dan 29 orang (72,5%) perawat memiliki kualitas tidur baik. Gangguan tidur yang paling sering dialami oleh perawat yakni bangun untuk ke kamar kecil dan bangun di tengah malam atau dini hari. Kata kunci: kualitas tidur, shift kerja, perawat, PSQI
      PubDate: 2018-11-02
      Issue No: Vol. 7, No. 11 (2018)
       
  • KARAKTERISTIK PASIEN RETINOPATI DIABETIK DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH
           DENPASAR PERIODE APRIL 2016 – APRIL 2017

    • Authors: I Made Satria Wibawa, Putu Budhiastra
      Abstract: Retinopati diabetik merupakan penyakit vaskular pada retina akibat dari komplikasi diabetes mellitus. Kelainan vaskular pada retina dapat berupa mikroaneurisma maupun perdarahan intraretina. Hal tersebut mengakibatkan gejala-gejala seperti pengelihatan kabur, melihat bintik-bintik hitam, pengelihatan di malam hari memburuk, bahkan bisa menyebabkan kebutaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik pasien retinopati diabetik di RSUP Sanglah Denpasar periode April 2016 – April 2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross sectional yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar. Data yang diperoleh berupa data sekunder rekam medis pasien periode April 2016 – April 2017 yang diolah menggunakan program Microsoft Excel 2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 27 pasien, kelompok usia terbanyak yaitu 50-69 tahun (70,4%). Jenis kelamin terbanyak yaitu laki-laki (66,7%). Sebagian besar pasien beralamat di Denpasar (37%). Dari 27 orang pasien, sebesar 55,6 % sudah memiliki riwayat diabetes mellitus selama 5-10 tahun. Jenis keluhan utama terbanyak yaitu pengelihatan yang kabur (77,8%). Tipe retinopati terbanyak adalah retinopati diabetik tipe proliferatif (PDR) (77,8%). Sedangkan tajam pengelihatan terbanyak yaitu <6/60 (44,4%). Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa pasien retinopati diabetik di RSUP Sanglah periode April 2016 – April 2017 lebih banyak berusia 50-69 tahun, jenis kelamin laki-laki, onset diabetes mellitus 5-10 tahun, keluhan utama pengelihatan kabur, tipe yang terbanyak adalah PDR, dan visus <6/60. Kata Kunci: Retinopati Diabetik, Diabetes Mellitus, Pengelihatan Kabur
      PubDate: 2018-11-02
      Issue No: Vol. 7, No. 11 (2018)
       
  • HARRIS HIP SCORE SEBAGAI INDIKATOR KEBERHASILAN AUSTIN MOORE PROSTHESIS
           PADA FRAKTUR KOLUM FEMUR DI BRSUD KABUPATEN TABANAN PERIODE 2016-2017

    • Authors: Mahadhana Sri, Suartika I Wayan
      Abstract: Pengukuran keberhasilan prosedur Austin Moore Prosthesis (AMP) pada fraktur kolum femur yang umumnya diakibatkan oleh trauma minor pada lansia, memerlukan instrumen penilaian multidimensional terhadap fungsi sendi pasca hemiartroplasti dengan Harris Hip Score (HHS). Kami melakukan penilaian terhadap pasien yang menjalani operasi AMP > 6 bulan untuk mengetahui luaran dari pasien-pasien tersebut. Jumlah pasien yang mejalani AMP di BRSUD Kabupaten Tabanan antara Januari 2016 – Desember 2017 sebanyak 8 orang yang seluruhnya masuk dalam kriteria inklusi. Pendataan termasuk melihat karakteristik demografis, Mechanism of Injury, komorbid, hingga interval pra-pasca-operasi. Penilaian HHS dilakukan secara objektif dan seksama diikuti dengan dokumentasi setiap hasil x-ray dari masing-masing pasien. Didapatkan nilai rerata HHS seluruh sampel yaitu 88, dengan nilai terendah 77 dan tertinggi yaitu 96. Mobiliasi dini dan latihan gerak meningkatkan HHS pada pasien. Tidak didapatkan korelasi antara HHS dengan komorbid, interval tunggu operasi, dan lama rawat inap pasca-operasi. Hasil operasi pasien fraktur kolum femur dengan prosedur hemiartroplasti monopolar AMP di BRSUD Kabupaten Tabanan periode 2016 – 2017 berdasarkan Harris Hip Score menunjukan hasil yang baik. Kata kunci: Fraktur kolum femur, Lansia, Austin Moore Prosthesis, Harris Hip Score, BRSUD    Kabupaten Tabanan
      PubDate: 2018-11-02
      Issue No: Vol. 7, No. 11 (2018)
       
  • GAMBARAN PENURUNAN DORONGAN SEKSUAL PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS DENPASAR
           SELATAN II PADA TAHUN 2015

    • Authors: Vashti Saraswati, Wimpie Pangkahila
      Abstract: Dorongan seksual merupakan komponen yang penting dalam kelangsungan aktivitas dan fungsi seksual pada manusia termasuk wanita. Pada wanita yang sedang hamil diketahui adanya perubahan fisiologis terutama pada hormonal wanita yang sangat berpengaruh terhadap fungsi seksualnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya penurunan dorongan seksual pada ibu hamil di Puskesmas Denpasar Selatan II pada tahun 2015.Penelitian cross-sectional ini diikuti oleh 44 orang ibu hamil usia kehamilan trimester satu hingga tiga yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Denpasar Selatan II. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara menggunakan kuisioner FSFI yang disertai dengan kuisioner untuk data demografi berupa usia ibu hamil, trimester kehamilan, tingkat pendidikan, agama, pekerjaan, jumlah paritas, riwayat merokok, riwayat minum alkohol, dan perencanaan kehamilan. Analisis data dilakukan dengan crosstab.Prevalensi penurunan dorongan seksual pada ibu hamil di Puskesmas Denpasar Selatan II adalah 43,2%. Berdasarkan trimester kehamilan, jumlah ibu yang mengalami penurunan dorongan seksual paling besar adalah ibu hamil pada trimester III. Berdasarkan tingkat pendidikan, penurunan dorongan seksual paling besarditemukan pada ibu hamil dengan pendidikan terakhir jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). 57,9% dari responden merupakan kehamilan nulipara.Ibu hamil memiliki kecenderungan untuk mengalami penurunan fungsi seksual, di antaranya yaitu dorongan seksual. Kata kunci : Penurunan dorongan seksual, disfungsi seksual, kehamilan
      PubDate: 2018-11-02
      Issue No: Vol. 7, No. 11 (2018)
       
  • PROFIL KASUS KONDILOMA AKUMINATA DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUP
           SANGLAH DENPASAR PERIODE JANUARI 2014-APRIL 2015

    • Authors: Ida Ayu Ide Nanda Divyani, NLP Ratih Vibriyanti Karna
      Abstract: Kondiloma Akuminata (KA) atau dikenal sebagai genital wart (kutil kelamin)adalah IMS yang disebabkan oleh Humanpapillomavirus (HPV), ditandai dengan adanya kelainan berupa hiperkeratosis pada kulit dan mukosa, ditemukannya butiran keratohialin yang kasar, dan keratosit.Telah dilakukan penelitian dengan desain penelitian deskriptif menggunakan metode total sampling. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui profil kasus kondiloma akuminata di RSUP Sanglah berdasarkan karakteristik sosiodemografi.Pada penelitian ini sampel yang didapatkan adalah 55 orang yaitu 25 orang laki-laki dan 30 orang perempuan dalam pengambilan data sekunder berupa rekam medis pasien yang menderita KA baik pasien baru maupun yang sudah terdiagnosis sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus KA berdasarkan umur dengan prevalensi tertinggi yaitu pada kelompok umur 26-45 tahun sebanyak 30 orang (54,5%), jenis kelamin menunjukkan bahwa jumlah penderita KA pada perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki yaitu sebanyak 30 orang (54,5%), berdasarkan tingkat pendidikan dengan prevalensi tertinggi yaitu pada golongan pendidikan menengah sebanyak 30 orang (54,5%). Lama keluhan rerata pasien KA yaitu 2,5±1,5 bulan, lokasi lesi KA yang paling sering muncul pada laki-laki yaitu di daerah penis sebanyak 20 orang (80,0%) orang dan sebanyak 15 orang (27,3%) perempuan pada daerah vulva, serta penyakit penyerta hanya 7 orang (28,0%) ditemukan pada laki-laki dan  orang 4 orang (13,3%) ditemukan pada perempuan.Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah kasus kondiloma akuminata masih cukup tinggi terjadi di RSUP Sanglah dengan karakteristik dari setiap pasien berbeda-beda. Kata kunci: kondiloma akuminata, infeksi menular seksual, HPV  
      PubDate: 2018-11-02
      Issue No: Vol. 7, No. 11 (2018)
       
  • PREVALENSI DAN KARAKTERISTIK PENDERITA REAKSI KUSTA TIPE 1 DI POLIKLINIK
           KULIT DAN KELAMIN RSUP SANGLAH PERIODE JANUARI – DESEMBER 2014

    • Authors: Luh Putu Venny Cempaka Sari, I Gusti Ketut Darmada
      Abstract: Kusta atau Hansen’s disease merupakan salah satu penyakit infeksi pada kulit yang sangat menular dan bersifat kronis dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penderita penyakit kusta dalam perjalanan klinisnya dapat mengalami  suatu kondisi akut yang disebut sebagai reaksi kusta. Reaksi kusta ditandai dengan adanya lesi radang akut yang kerap kali disertai dengan gejala sistemik.Reaksi kusta pada penderita kusta merupakan suatu hal yang serius, karena 20-30% dari seluruh penderita cepat atau lambat akan mengalami reaksi kusta yang dapat menyebabkan kecacatan permanen.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk dapat menggambarkan karakteristik penderita kusta dan reaksi kusta berdasarkan sosiodemografi dari segi usia, jenis kelamin, serta onset terjadinya reaksi.Penelitian reaksi kusta ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data skunder yang diambil dari Poliklinik Kulit dan Kelamin, RSUP Sanglah Denpasar periode Januari-Desember 2014.Populasi target pada penelitian ini adalah semua penderitakusta dan reaksi kusta baik yang baru ataupun yang sudah terdiagnosis sebelumnya.Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik total sampling.Hasil penelitian ini didapat total 107penderita kusta yang diteliti, dimana 76 orang menderita kusta BB (26,3%), BL (59,2%) dan BT (14,5%), dan 17 orang menderita reaksi kusta tipe 1 (reversal). Kelompok usia yang paling banyak terkena reaksi kusta adalah 16-35 tahun yaitu 14 orang (82,4%), jenis kelamin yang lebih sering ditemukan pada reaksi kusta adalah laki-laki dengan sampel sebanyak 12 orang (70,6%) dan onset terjadinya reaksi paling sering terjadi pada saat lebih dari 3 sampai 6 bulan masa pengobatan yaitu sebanyak 9 orang (52,9%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penderita dengan reaksi kusta di RSUP Sanglah masih cukup tinggi dengan gambaran karakteristik penderita berdasarkan sosiodemografi yang bervariasi. Kata Kunci: Kusta, Reaksi Kusta, Reversal, Prevalensi
      PubDate: 2018-11-02
      Issue No: Vol. 7, No. 11 (2018)
       
  • PERSEPSI BODY IMAGE BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA PELAJAR SMA NEGERI
           1 GIANYAR

    • Authors: Ni Made Dian Pradnyani Putri, Luh Seri Ani
      Abstract: Masa remaja dianggap sebagai periode gizi yang penting dalam kehidupan. Peningkatan populasi remaja menjadi alasan perlunya kelompok umur ini menjadi perhatian, karena akan diikuti dengan peningkatan permasalahan gizi, seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap penampilan fisiknya. Permasalahan gizi dapat terjadi salah satunya pada pelajar SMAN 1 Gianyar.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi body image dengan status gizi pelajar SMA Negeri 1 Gianyar. Penelitian analitik observasional cross-sectional, dilaksanakan bulan Agustus 2017 di SMAN 1 Gianyar. Sebanyak 95 orang pelajar SMA dipilih sebagai sampel dengan teknik simple random sampling. Data persepsi body image diperoleh dengan angket body shape questionnaires, data asupan gizi dengan semiquantitatif food frequency questionnaires, status gizi dengan pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan kai kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan hubungan bermakna antara persepsi body image dengan status gizi (P=0,002), asupan energi (P=0,003), asupan protein (P=0,004), asupan lemak (P=0,037), dan asupan karbohidrat (P<0,001). Dapat disimpulkan bahwa persepsi remaja dapat menimbulkan masalah gizi pada remaja. Kata Kunci: Persepsi, body image, status gizi, asupan gizi, cross-sectional
      PubDate: 2018-11-02
      Issue No: Vol. 7, No. 11 (2018)
       
  • KARAKTERISTIK PASIEN HIV/AIDS DENGAN KOINFEKSI TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT
           UMUM DAERAH (RSUD) BADUNG DAN KLINIK BALI MEDIKA KUTA

    • Authors: Komang Leo Krisnahari, Anak Agung Sagung Sawitri
      Abstract: Koinfeksi tuberkulosis (TB) paling sering dijumpai dan masih menjadi penyebab utama kematian pada pasien HIV/AIDS. Penelitian karakteristik koinfeksi TB pada pasien HIV/AIDS sangat terbatas di Indonesia, termasuk di Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien HIV/AIDS dengan koinfeksi TB di Badung. Penelitian deskriptif potong lintang dilakukan dengan menggunakan 643 rekam medik pasien HIV/AIDS yang menjalani pengobatan di RSUD Badung periode Februari 2006 - September 2015. RSUD Badung menerima rujukan pasien terbanyak dari Klinik Bali Medika Kuta. Variabel sosio-demografis (jenis kelamin, status perkawinan, usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan keberadaan pengawas minum obat (PMO) serta variabel klinis (faktor risiko penularan HIV, stadium klinis HIV, berat badan, hitung CD4, dan kadar Hb) dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian koinfeksi TB pada pasien HIV/AIDS. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 76 pasien HIV/AIDS (11,8%) memiliki koinfeksi TB mayoritas adalah laki-laki (81,6%), kawin (54,4%), berusia 15-35 tahun (59,2%), pendidikan SMU atau perguruan tinggi (55,3%), dan bekerja (64,5%). Pasien dengan faktor risiko penularan melalui hubungan seksual sebanyak 95,9% dan memiliki PMO sebanyak 75%. Mayoritas pasien memiliki kondisi klinis kurang baik. Pasien HIV/AIDS dengan koinfeksi TB di Klinik Bali Medika Kuta berjumlah 7 orang (3%) dimana lebih rendah, didominasi oleh faktor risiko penularan melalui hubungan seksual, serta memiliki karakteristik klinis kadar Hb dan berat badan yang lebih baik jika dibandingkan dengan RSUD Badung. Kesimpulan dari penelitian ini adalah diperlukan diagnosis lebih awal untuk mengetahui status koinfeksi lebih dini dan memberikan penanganan yang tepat. Kata kunci : HIV/AIDS,  koinfeksi TB
      PubDate: 2018-11-02
      Issue No: Vol. 7, No. 11 (2018)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 34.204.187.106
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-