Journal Cover Jurnal Kajian Seni
  [0 followers]  Follow
    
  This is an Open Access Journal Open Access journal
   ISSN (Print) 2356-296X - ISSN (Online) 2356-3001
   Published by Universitas Gadjah Mada Homepage  [27 journals]
  • KOMUNIKASI VISUAL GAMBAR ILUSTRASI TRADISI PADA NASKAH TUA JAWA MASA
           KOLONIALISME

    • Authors: Nuning Y Damayanti Adisasmito
      First page: 95
      Abstract: Tulisan ini merupakan hasil penelitian mengenai Gambar Ilustrasi pada Naskah Tua Jawa khususnya data data gambar yang berhasil didokumentasi dari Naskah Tua Jawa  masa Kolonialisme di Indonesia.  Sebagian Naskah Tua Jawa yang memuat gambar ilustrasi banyak dibuat pada periode tahun 1800-1920. Sejumlah naskah tersebut memiliki beragam wujud visual serta karakteristik lokal seni rupa masyarakat Jawa.  Keunikan terlihat dalam penggayaan, cara menggambar, tema, serta  obyek visual. Konsep Visual gambar Ilustrasi pada naskah tua Jawa tersebut adalah salah satu cara mengkomunikasikan kerangka berfikir dan  refleksi kehidupan masyarakat Jawa dimasanya.   Dari hasil penelitian dan analisis pada sejumlah Gambar Ilustrasi dalam naskah tua Jawa periode 1800-1920 yang dipilih sebagai sampel analisi memperlihatkan adanya benang merah kesinambungan baik dari konsep estetik maupun cara komunikasi visual melalui pembacaan bahasa rupa dan kajian sosio-budaya Jawa. Meskipun terjadi  perubahan dan pengembangan, hal tersebut menunjukkan bahwa terjadi dinamisasi hasil interaksi budaya lokal dengan berbagai budaya luar sejak masa Hindu hingga masa Kolonial Eropa.  Dari semua karakteristik yang menjadi benang merah penghubung adalah cara komunikasi visual yang bersifat naratif denotatif dan  konsep penyederhanaan bentuk dwimatra melalui pengembangan gaya  stilasi wayang. Tradisi menggambar ilustrasi pada naskah tua masyarakat Jawa merupakan cara mengkomunikasikan pikiran dan pesan pesan sosial yang dibuat secara turun temurun menjadi warisan cara komunikasi bagi masyarakat Jawa yang masih memahaminya. Disayangkan modernisasi menyebabkan keberadaan naskah-naskah Jawa yang berharga ini belum banyak dipahami oleh generasi sekarang.  
      PubDate: 2017-03-02
      DOI: 10.22146/jksks.12144
      Issue No: Vol. 2, No. 2 (2017)
       
  • RASIONALITAS KETUBUHAN TUNANETRA DALAM MENCIPTAKAN ESTETIKA RUMAH
           TINGGALNYA

    • Authors: Mahdi Nur Cahyo
      First page: 107
      Abstract: AbstrakTulisan ini merupakan studi untuk menyelidiki bagaimana diri tunanetra memahami sekaligus memaknai estetika rumah tinggalnya. Kondisi keterbatasan indra tidak membuat mereka lemah, tetapi justru menjadi kelebihan dalam diri mereka yang sangat berguna dalam menjalani aktivitas di dalam rumah. Melalui ‘dialog’ antara tubuh, indera dan ruang, mereka mampu menciptakan ‘rasa merumah’ sebagai bagian dari proses menciptakan estetika ruang yang mereka huni. Melalui pengalaman subtil masing-masing diri tunanetra berdasarkan cara mereka ‘meng-ada’ dalam dunia kehidupan (Lebenswelt), dapat memperoleh pencapaian pemaknaan estetika rumah tinggalnya. Semua setting elemen diolah dengan sensibilitas terhadap detail penataan ruang dan furnitur (skala, bentuk/jenis/sifat material, jarak peletakan) sehingga turut menciptakan keteraturan (order) yang akan memudahkan mereka bermanuver di dalam rumah. Dengan demikian pembentukan keteraturan (order) menjadi bagian dari proses pencapaian estetika itu sendiri.
      PubDate: 2017-03-02
      DOI: 10.22146/jksks.12139
      Issue No: Vol. 2, No. 2 (2017)
       
  • Membaca Makna Ruang dan Peristiwa Pada Pertunjukan Saidja karya Papermoon
           Puppet Theatre dan Het Volksoperahuis

    • Authors: Muhammad Abe
      First page: 116
      Abstract: Tulisan ini berangkat dari masih sedikitnya penelitian yang dilakukan pada bagaimana ruang difungsikan dan digunakan dalam seni pertunjukan Indonesia. Mengambil pertunjukan teater Saidja karya kolaborasi Papermoon Puppet Theatre dan Het Volksoperahuis, penulis melakukan analisis pada peran tubuh aktor dalam membangun ruang sebagai lokasi peristiwa. Pertunjukan Saidja menampilkan ruang bernama Kampung Tebu di masa lalu dan masa kini, penulis menelusuri makna tempat dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di dalamnya dalam pertunjukan Saidja. Meminjam klasifikasi tanda-tanda yang digunakan dalam pertunjukan teater oleh Tadeusz Kowzan, relasi tubuh dan ruang yang ditempatinya oleh Setha Low, serta klasifikasi jenis-jenis pertunjukan yang mengangkat ingatan-ingatan tentang masa lalu, penulis menemukan bahwa di atas panggung tubuh para aktor-lah yang berperan besar menciptakan tempat-tempat yang menjadi lokasi peristiwa. Analisis pada pergerakan tubuh aktor dan tempat yang mereka ciptakan di atas panggung memungkinkan untuk membaca pula makna pertunjukan pada konteks yang lebih luas, yaitu pada konteks pandangan hubungan orang Indonesia dan orang Belanda pada relasi mereka di masa lalu.
      PubDate: 2017-03-02
      DOI: 10.22146/jksks.12143
      Issue No: Vol. 2, No. 2 (2017)
       
  • Mencermati Transit dan Transition Teks Aransemen Musik Nyanyian Negeriku
           Karya Singgih Sanjaya ke Pergelaran

    • Authors: Mei Artanto
      First page: 136
      Abstract: Nyanyian Negeriku merupakan karya arasemen musik yang dibuat oleh Singgih Sanjaya dengan memiliki dua materi musik di dalamnya, yaitu sembilan lagu daerah dan musik orkestra. Sembilan lagu daerah tersebut dipindahkan (transit dan transition) oleh Singgih Sanjaya ke dalam bentuk karya musik, yang berwujud teks musik yaitu fullscore. Teks musik tersebut menjadi sebuah karya yang untuh yang tidak dapat dimainkan secara individual dari kesembilan lagu daerah tersebut. Sembilan lagu daerah yang dipindahkan ke dalam karya musik yang berwujud teks yang selanjutnya berpindah ke sebuah pergelaran.Selanjutnya mengenai peristiwa perpindahan dari teks musik ke dalam sebuah pergelaran yang menjadi fokus selanjutnya dalam penelitian ini dengan mencermati teks pergelaran seperti tubuh kondakter dan musisi. 
      PubDate: 2017-03-02
      DOI: 10.22146/jksks.12141
      Issue No: Vol. 2, No. 2 (2017)
       
  • The ‘New Enemy’: Politics of Religion in Indonesia and the impact on
           Contemporary Artistic Practices

    • Authors: Adelina Luft
      First page: 151
      Abstract: The present paper wishes to investigate the relation between the politics of religion and the consequent effects on the contemporary art practices in Indonesia during the last decade. By looking at two major cases:Christanto’s exhibition in 2002 and “Pinkswing Park” from 2005 CP Biennale, the article takes an incursion into the relations between religion and politics by looking at how and in what ways the Islamic extremist groups can influence and restrict freedom of expression in a democratic country. I argue that the Islamic fundamentalists are representing the new enemies in the current freedom of expression, after the previous eras which saw the presence of other enemies: the state and the military, affecting both the levels of nation policies, contemporary art world and the individual artistic practice.
      PubDate: 2017-03-02
      DOI: 10.22146/jksks.12138
      Issue No: Vol. 2, No. 2 (2017)
       
  • Dinamika Pergelaran Jaran Kepang di Kota Malang dalam perspektif
           Antropologi

    • Authors: Hanifati Alifa Radhia
      First page: 164
      Abstract: The hobby-horse dance as known as jaran kepang, jathilan or kuda lumping is the one of dance art performance from Javanese. It also know as well in Malang City. Jaran kepang is one of entertainment art which have magic dramatical as the climax in the end of  performance. It happend when one of the jaran kepang dancer was trance. This jaran kepang performance was invited and entertain folks to see and, it potentially to be carnaval event. Before they  perform, called gebyak, the jaran kepang dancer do some rites to called their danyang or perewangan, and prepare sesaji or sandingan. The dynamic of art performance both personal or collective grup reflected the reality of traditional art performance in Indonesia. Today, this jaran kepang performance who had ritual function was changed by entertainment. Jaran kepang as culture is one of Javanese rural rites in selamatan or bersih desa moment. This paper was done by through context perspective with life history analysis. The aim of research is to see the social-cultural phenomena behind jaran kepang performance.
      PubDate: 2017-03-02
      DOI: 10.22146/jksks.12140
      Issue No: Vol. 2, No. 2 (2017)
       
  • ALAM PIKIR MASYARAKAT MADURA YANG TEREPRESENTASIKAN MELALUI LAGU TA’
           ANDI’ ROKOK (CIA-CIA)

    • Authors: Panakajaya Hidayatullah
      First page: 178
      Abstract: Ta’ Andi’ Rokok (Cia-cia) is a Madurese dangdut song adaptated from Indian song entitled
      Chaiyya-Chaiyya. The song lyrics are very infl uenced by the conception or perspective of
      the creator. This reasearch aims to understand paradigm of Madurese people represented
      through the song by using Foucault’s theory. The reasearch uses multidiscipline approaches
      by involving several different studies in order to reach comprehensive understanding.
      The research showsthat the Cia-cia song contains the discourse that consists of a group
      of statements (speech) of debt and humour. Through the statements, the kinship and
      characteristic model of Madurese people may be taken as conclusion. Some discourse then
      construct some dominant subjects which are,tarétan (cousins), kanca tatanggâ (neighbour),
      kanca main (friends), oréng teggâs (fi rm person), oréng sabbâr (patient person), humourist,
      and honest person. While some subordinate subjects are Bhâlâ Jâuh (extended family),
      moneylender, the other, oréng lécak (the indecisive), temperamental person, serious person,
      and deceitful.
      PubDate: 2017-03-02
      DOI: 10.22146/jksks.22694
      Issue No: Vol. 2, No. 2 (2017)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 54.225.57.120
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-2016