Similar Journals
Journal Cover
Agricore : Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian UNPAD
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2528-4576 - ISSN (Online) 2615-7411
Published by Universitas Padjadjaran Homepage  [27 journals]
  • MOTIVASI PETANI MUDA DALAM PENERAPAN TEKNIK BUDIDAYA PADI SAWAH SECARA
           ORGANIK DENGAN METODE SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (STUDI KASUS DI
           KELOMPOK TANI MEKAR SARI IV, DESA CIAPUS, KECAMATAN BANJARAN, KABUPATEN
           BANDUNG, JAWA BARAT)

    • Authors: AKMAL FATHURRAHMAN
      Abstract: Metode System of Rice Intensification (SRI) dinilai dapat meningkatkan produktivitas tanaman padi dengan tetap mempertimbangkan kaidah pertanian berkelanjutan dalam pelaksanaannya. Dalam rangka peningkatan produktivitas padi, diperlukan peningkatan kualitas petani. Terutama petani berumur muda, yaitu di bawah umur 60 tahun. Dalam pelaksanaan usahatani, kinerja seorang petani dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat motivasi petani muda dalam menerapkan teknik budidaya padi sawah organik dengan metode SRI, serta mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi petani muda tersebut dalam penerapan teknik budidaya padi sawah organik dengan metode SRI. Penelitian ini dilakukan di Kelompok Tani Mekar Sari IV, Desa Ciapus, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.Teknik pengambilan data dilakukan secara sensus terhadap petani muda anggota kelompok tani tersebut yang menerapkan teknik budidaya padi sawah organik dengan metode SRI, yang berjumlah 30 orang. Desain penelitian ini adalah kualitatif, dengan ditunjang data kuantitatif untuk menyatakan hubungan antara faktor-faktor internal dan eksternal petani muda dengan motivasinya untuk menerapkan teknik budidaya padi sawah tersebut. Teknik penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan korelasional, serta dilakukan uji korelasi Tau B-Kendall untuk mengolah data kuantitatif yang diperoleh.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi petani muda untuk menerapkan teknik budidaya padi sawah tersebut tergolong kategori tinggi. Faktor internal petani muda yang berhubungan nyata terhadap motivasinya dalam menerapkan teknik budidaya padi sawah tersebut adalah umur petani, pendidikan non formal dan akses informasi, sedangkan faktor eksternalnya adalah ketersediaan sarana dan prasarana produksi, serta karakteristik inovasi teknik budidaya padi sawah tersebut. Kata kunci: motivasi, petani muda, padi organik, metode SRI
      PubDate: 2018-11-06
      Issue No: Vol. 3, No. 1 (2018)
       
  • Innovation of Lembang Vocational Training Center to Create Agricultural
           Entrepreneur

    • Authors: Timotius Setiawan, Dwi Purnomo, Ernah Ernah
      Abstract: Lembang Vocational Training Center (Balai Latihan Kerja/BLK Lembang) is a government vocational training institution in charge of organizing vocational training in agriculture/agribusiness for the community, especially job seekers. The challenge faced by BLK Lembang is to create agricultural entrepreneurs expected to reduce 1.8 million unemployed in West Java (BPS, 2017). This study aims to investigate the innovations undertaken by BLK Lembang in creating agricultural entrepreneurs through agricultural vocational training. The study was conducted from November to December 2017 at BLK Lembang using qualitative descriptive method. Data were collected through secondary data, observation, in-depth interviews, and Focus Group Discussion (FGD) to several key informants. The results of this study showed that BLK Lembang has performed innovations in its vocational training system in order to create agricultural entrepreneurs that include: vision and planning, demonstration and training facilities, capacity building for instructor, training program development, training contents development, utilization of material practice, On Job Training Program, and networking. In the future, BLK Lembang will take opportunities for innovation in management and work culture, human resources, training programs, membership, facilities and partnership to improve its training system and quality in order to create more agricultural entrepreneurs.Keywords: agricultural entrepreneur, agricultural innovation system, agricultural vocational training
      PubDate: 2018-11-06
      Issue No: Vol. 3, No. 1 (2018)
       
  • CUSTOMER CENTRICITY: KEPUASAN KONSUMEN MELALUI NILAI PELANGGAN BERDASARKAN
           VALUE-IN-USE TERHADAP KUALITAS PRODUK SAYUR ORGANIK (Studi kasus di Ujenk
           Mart Bandung, Jawa Barat)

    • Authors: Hesty Nurul Utami, Anggita Chaeriyah
      Abstract: Produk makanan organic saat ini menjadi popular di kalangan masyrakat dengan gaya hidup sehat. Sebagian besar produk organic dipasarkan di pasar modern seperti supermarket, speciality store, dan rantai pasar modern lainnya untuk menyediakan produk segar organic dengan berbagai macam pilihan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh nilai pelanggan atas kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan sayuran organik di Ujenk Mart sebagai salah satu ‘local fresh market’ di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan alat analisis regresi linear sederhana dan customer value mapping. Jumlah sampel sebanyak 56 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai pelanggan mempengaruhi kepuasan pelanggan melalui indikator kualitas produk. Value-in-use konsumen melalui pengalaman mengkonsumsi produk menunjukkan nilai pelanggan pada posisi fair value antara manfaat produk melalui kualitas dengan total biaya yang harus dikeluarkan untuk menikmati produk sayuran segar organic.
      PubDate: 2018-11-06
      Issue No: Vol. 3, No. 1 (2018)
       
  • PREFERENSI KONSUMEN GULA KELAPA DI PASAR GODEAN, KABUPATEN SLEMAN,
           PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    • Authors: Azkia Nurhadi
      Abstract: ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi konsumen mengenai gula kelapa yang beredar di pasaran saat ini. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Desember 2017 di Pasar Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung konsumen gula kelapa yang ada di Pasar Godean dengan bantuan kuisioner yang telah disusun sebelumnya. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive. Responden dalam penelitian ini berjumlah 100 orang konsumen gula kelapa. Responden ditentukan dengan metode accidental sampling.  Data yang diambil dalam penelitian  ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara langsung kepada konsumen gula kelapa, sedangkan data sekunder diperoleh dari sumber pustaka yang berkaitan dengan penelitian ini. Data yang telah diperoleh dari wawancara kemudian dilakukan analisis conjoint. Metode pengolahan data dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi komputer SPSS.Hasil dari penelitian ini yaitu karakteristik konsumen gula kelapa yang ada di Pasar Godean diketahui bahwa 94% adalah perempuan dengan jumlah anggota keluarga antara 2-6 orang. Sebagian besar konsumen gula kelapa di Pasar Godan adalah golongan pendapatan menengah dengan jumlah konsumgi mayoritas antara 1->2,5 kg/bulan/rumah tangga. Prrferensi konsumen gula kelapa di Pasar Godean, Preferensi kombinasi atribut gula kelapa berdasarkan urutan kepentingan relatif yang paling diprioritaskan oleh konsumen berturut-turut dalam membeli gula kelapa adalah berwarna coklat kehitaman, berukuran sedang, dan berbentuk tempurung kelapa. Kata Kunci: Gula Kelapa, Preferensi Konsumen, Pasar.
      PubDate: 2018-11-06
      Issue No: Vol. 3, No. 1 (2018)
       
  • Penerapan Good Manufacturing Practices Pada Produksi Sistik Ebi Sebagai
           Upaya Peningkatan Kualitas Produk Olahan Ikan di Pesisir Eretan -
           Indramayu

    • Authors: IN-IN HANIDAH, Agung Tri Mulyono, Robi Andoyo, Efri Mardawati, Samsul Huda
      Abstract: GMP (Good Manufacturing Practices) merupakan salah satu metode mitigasi resiko dalam proses produksi pangan beresiko tinggi diantaranya produk pangan berbasis ikan yang banyak ditemui di daerah pesisir pantai khususnya di Desa Eretan Kulon Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Sistik ebi merupakan salah satu produk olahan ikan lokal Eretan yang memiliki kelemahan diantaranya umur simpan yang relatif singkat karena terjadinya perubahan kualitas selama penyimpanan yang diakibatkan metode pengolahan dan pengemasan yang kurang baik. Penelitian ini  mengevaluasi penerapan GMP selama proses produksi sistik ebi dan memperbaiki kemasan dalam rangka meningkatkan kualitas produk dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa sistik ebi yang mengandung protein tinggi ( 59,4%) memerlukan implementasi GMP dalam memitigasi resiko selama pengolahan. Hasil observasi menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian terhadap persyaratan GMP dengan jumlah ketidaksesuaian mayor (MA) 5 elemen dan minor (MI) 21 elemen dari total keseluruhan 37 elemen pemeriksaan yang meliputi elemen lokasi, bangunan, dan sanitasi pekerja, peralatan produksi, sanitasi peralatan dan ruangan produksi, penyimpanan, pengendalian proses, pelabelan, dokumentasi dokumen dan legalitas produk. Proses pendampingan mampu mereduksi ketidaksesuaian elemen sebesar 96,16%. Penerapan GMP didalam produksi sistik ebi membuka peluang bagi pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas produk sekaligus meningkatkan peluang bagi produk tersebut dalam memasuki pasar global.
      PubDate: 2018-11-06
      Issue No: Vol. 3, No. 1 (2018)
       
  • UPAYA PENINGKATAN KONSUMSI TEMPE MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN

    • Authors: Hana - Raswanti
      Abstract: Tempe adalah produk olahan makanan yang terbuat dari fermentasi kacang kedelai atau beberapa bahan lainnya. Fermentasi menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus, seperti Rhizopus oligosporus, Rhizopus oryzae, Rhizopus stolonifer, dan beberapa jenis kapang Rhizopus lainnya. Penelitian ini dilakukan pada bulan juli 2018 di Kampung Lebak Jati RW.08, Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan konsumsi tempe melalui diversifikasi olahan dari produk berbahan dasar tempe. penelitian ini dilakukan dengan uji organoleptik terhadap 20 (dua puluh) panelis untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap warna, rasa, tekstur, dan aroma. Metode penelitian yang digunakan adalah RAL (3x20) dengan 3 perlakuan yang berbeda yaitu nugget tempe, steak tempe, dan ham tempe dalam uji organoleptik dengan 20 kali ulangan, dan dilanjut dengan uji BNT (beda nyata terkecil). Hasil analisis ragam menunjukan bahwa diversifikasi produk olahan berbahan dasar tempe (Fhitung > Ftabel) berpengaruh sangat nyata terhadap warna, rasa, dan aroma dan hasil analisis ragam juga menunjukan bahwa penggunaan berbagai produk olahan berbahan dasar tempe (Fhitung < Ftabel) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tekstur. Produk olahan tempe yang paling disukai adalah steak tempe.
      PubDate: 2018-11-06
      Issue No: Vol. 3, No. 1 (2018)
       
  • AGROINDUSTRIALISASI KOPI ARABIKA JAVA PREANGER DI DESA MARGAMULYA
           KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG

    • Authors: Endah Djuwendah, Tuti Karyani, Agriani H Sadeli, Kuswarini Kusno
      Abstract: Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan   unggulan yang sudah lama dibudidayakan. Selain berperan  dalam penyerapan tenga kerja, Kopi menjadi komoditas ekspor yang bernilai ekonomi tinggi. Kopi terbaik  dari  Jawa Barat dikenal dunia  internasional  sebagai Java Preanger kopi. Kecamatan Pangalengan  Kabupaten bandung merupakan salah satu sentra produksi kopi Java preanger yang potensial karena selain terdapat perkebunan kopi di wilayah ini juga berkembang    industri pengolahannya .  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika perkembangan agroindustri java preager coffee  di Desa Margamulya Kecamatan Pangalengan  Kabupaten Bandung.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain deskriptif kualitatif dan teknis penelitin studi kasus. Pegumpulan data menggunakan  metode observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses agroindustri Java preager coffee yang terdapat  di  Kecamatna Pangalengan Bandung sudah berjalan dengan baik. Ini  terbukti dari adanya perubahan yang  terjadi dalam : (1) pertumbuhan dari pelaku usahtani, pengolahan hasil pertanian, distribusi dan input pertanian, (2) perubahan kelembagaan dan keorganisasian dalam hubungannya dengan  perusahaan melalui peningkatan koordinasi vertikal dan perubahan dalam komposisi produk, teknologi, perwilayahan dan struktur pasar serta (4) peningkatan nilai tambah. Kata kunci :  Agroindustrialisasi,  kopi arabica, Java preanger
      PubDate: 2018-11-06
      Issue No: Vol. 3, No. 1 (2018)
       
  • DAMPAK AGROWISATA KAMPUNG BATU TERHADAP ASPEK SOSIAL EKONOMI DAN BUDAYA
           MASYARAKAT (Studi Kasus di Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten
           Bandung)

    • Authors: Cherli Lukman Agustina, Hepi Hapsari
      Abstract: Kampung Batu Malakasari memiliki keunikan yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata besar di Kabupaten Bandung. Namun keunikan tersebut belum sepenuhnya dikembangkan dan belum banyak diketahui oleh masyarakat luas khususnya luar Jawa Barat. Maka dari itu diperlukan pengembangan baik dalam sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang dalam prosesnya melibatkan masyarakat Desa Malakasari. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui keragaan dan dampak Kampung Batu Malakasari. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Kampung Batu Malakasari. Informan dalam penelitian ini Perangkat Desa Malakasari, General Manager Kampung Batu, Pegawai Kampung Batu, Seketaris RW, Ketua RT dan warga. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya Kampung Batu sebagai kawasan agrowisata membawa perubahan pada masyarakat Desa Malakasari. Dampak positif yang ditimbulkan antara lain perluasan  lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan, penetapan harga, pendapatan desa, kebisingan, interaksi antara masyarakat lokal dengan wisatawan, peningkatan intensitas gotong royong dan limbah agrowisata. Dampak negatif yang ditimbulkan adalah terjadinya kecemburuan sosial di masyarakat.Kata kunci : agrowisata, dampak sosial, ekonomi, budaya
      PubDate: 2018-11-06
      Issue No: Vol. 3, No. 1 (2018)
       
  • FAKTOR PENENTU DINAMIKA PERILAKU AGRIBISNIS PETANI MANGGA DI KECAMATAN
           GREGED KABUPATEN CIREBON

    • Authors: Elly Rasmikayati, Gema Wibawa Mukti, Bobby Rachmat Saefudin
      Abstract: Cirebon sudah dikenal sebagai salah satu daerah penghasil mangga. Tetapi sampai sekarang, agribisnis mangganya belum mampu mempertahankan kualitas dan menjamin ketersediaan mangga sepanjang tahun. Permasalahan tersebut merupakan akibat dari dinamisnya perilaku agribisis yang dilakukan oleh para petaninya, sehingga pengembangan agribisnis mangga di era globalisasi harus didasarkan pada peningkatan perilaku agribisnis petani mangga ke arah yang lebih baik. Tujuan makalah ini adalah menganalisis faktor-faktor apa saja yang menentukan peningkatan perilaku agribisnis petani mangga. Metode penelitian menggunakan teknik survey di Kecamatan Greged Kabupeten Cirebon menggunakan teknik simple ramdom sampling kepada 130 petani mangga. Teknik analisis data dilakukan menggunakan path analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara berurutan dari yang terbesar ke terkecil, faktor yang paling kuat pengaruhnya secara signifikan dalam menentukan peningkatan perilaku agribisnis petani mangga adalah faktor sumberdaya dengan pengaruh langsung sebesar 5,7% dan pengaruh tak langsung sebesar 3,5%, faktor berikutnya adalah faktor kelembagaan dengan pengaruh langsung sebesar 6,4% dan pengaruh tak langsung sebesar 1,8%, kemudian faktor budaya dengan pengaruh langsung sebesar 5,3% dan pengaruh tak langsung sebesar 1,7% dan terakhir faktor teknologi dengan pengaruh langsung sebesar 2,3% dan pengaruh tak langsung sebesar 2,5%.  Kata kunci:     Faktor penentu, dinamika perilaku agribisnis, agribisnis mangga, path analysis
      PubDate: 2018-11-06
      Issue No: Vol. 3, No. 1 (2018)
       
  • PARTISIPASI PETANI DALAM PEMULIAN STEVIA (Kasus di Kelompok tani Mulyasari
           Ciwidey Kabupaten Bandung)

    • Authors: Yayat Sukayat, Hepi Hapsari, Pandi Pardian, Dika Supyandi
      Abstract: AbstrakKebutuhan gula pasir pada tingkat nasional menempati posisi kedua setelah beras (Maria, 2009).  Tahun 2016 kebutuhan gula pasir alami yang bersumber dari tanaman tebu (Sacharum Oficinarum L) untuk konsumsi dan industri mencapai 5,7 juta ton. Kebutuhan konsumsi sebanyak  2,7 juta ton jauh lebih banyak dari produksi nasional yang hanya mencapai 2,2 juta ton (Kemendag,2017) .  Masih di Tahun 2017, Pemerintah  membuka kran impor gula pasir sebanyak 3,22 juta ton untuk memenuhi kekurangan tersebut. namun tetap masih kurang, sehingga ada indikasi industri makanan /minuman menggunakan gula sintetis. Adanya kehawatiran dari mengkonsumsi gula sintetis, tumbuh keinginan masyarakat untuk mencari alternatif mengembangkan pemanis alami berkalori rendah (Budiarso,2008) . pemanis tersebut dihasilkan dari tanaman stevia. Namun dalam pengembangannya terkendala benih.Suseno Amin dkk 2015,  melakukan rekayasa genetika  stevia melalui induksi mutasi sinar gama, diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut.  Agar komoditas ini adaptif dan sesuai dengan kebutuhan pengguna , pemulia melibatkan masyarakat dalam pengembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi pengguna terhadap stevia yang dikembangkan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif , desain kualitatif dengan teknik study kasus. Hasil dari penelitian ini menghendaki stevia umur rendah dengan memiliki rendemen gula yang tinggi dan adaptif terhadap lingkungan, serta cabang yang cukup banyak.Kata kunci: stevia, persepsi, gula,pelibatan petani
      PubDate: 2018-11-06
      Issue No: Vol. 3, No. 1 (2018)
       
  • ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA
           USAHATANI SEMANGKA MERAH DAN SEMANGKA KUNING DI GAPOKTAN NGUDI SANTOSO
           KABUPATEN PATI

    • Authors: indri aprilia
      Abstract: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi lahan, benih, pupuk Phonska, pupuk Za, pestisida, dan tenaga kerja terhadap hasil produksi usahatani semangka merah dan semangka kuning, serta untuk menganalisis tingkat efisiensi ekonomi penggunaan faktor-faktor produksi usahatani semangka merah dan usahatani semangka kuning di Gapoktan Ngudi Santoso Desa Bakalan Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2017 di Gapoktan Ngudi Santoso Desa Bakalan Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Penentuan jumlah responden dilakukan dengan metode slovin, kemudian dari hasil tersebut ditetapkan sebagai kuota dengan metode quota sampling. Sampel kuota yang telah diperoleh dipilih secara kebetulan dan sesuai karakteristik sampel dengan menggunakan metode accidental sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari responden dengan wawancara menggunakan panduan kuesioner. Data sekunder diambil dari sumber atau instansi-instansi terkait serta dari pustaka lain yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisis data menggunakan fungsi produksi model Cobb-Douglas, analisis regresi linier berganda dan independent sample t-test. Hasil dari penelitian yaitu penggunaan faktor-faktor produksi luas lahan, benih, pupuk Phonska, pupuk ZA, pestisida dan tenaga kerja secara serempak berpengaruh terhadap produksi semangka merah dan semangka kuning. Penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani semangka merah dan semangka kuning belum efisien karena nilai efisiensi ekonomi lebih dari 1. Nilai signifikansi t-test efisiensi ekonomi lahan, benih, pupuk Phonska, pupuk ZA, pestisida, dan tenaga kerja usahatani semangka merah dan semangka kuning berturut-turut adalah 0,001; 0,002; 0,000; 0,000; 0,000; dan 0,000. Berdasarkan nilai tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan. Kata Kunci    : efisiensi ekonomi, faktor-faktor produksi, semangka merah, semangka kuning.
      PubDate: 2018-11-06
      Issue No: Vol. 3, No. 1 (2018)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 100.24.125.162
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-