Similar Journals
Journal Cover
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan
Number of Followers: 1  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2503-2755 - ISSN (Online) 2549-9912
Published by Universitas Padjadjaran Homepage  [27 journals]
  • KEWIRAUSAHAAN DAN GENDER: SEBUAH STUDI DARI PERSPEKTIF SOSIAL BUDAYA DAN
           PSIKOLOGI

    • Authors: Tri Wulida Afrianty
      Pages: 1 - 14
      Abstract:  This study aims to explore the driving factors and challenges associated with women entrepreneurship in Indonesia, specifically in East Java. This study examines these factors from the socio-cultural (including the possible role of religion) and psychology perspectives. Theoretical sampling and maximum variation sampling techniques are used to determine the research sample (participant / informant). A total of 25 female entrepreneurs who own micro, small and medium businesses/ MSMEs in East Java participated in this research. The results of this study show that family factors and religious beliefs possessed by informants greatly influence their decision to become an entrepreneur. Moreover, this study also shows that the determination, the courage to take risks, the ability to find opportunities, be innovative, believe in one's own abilities and persuasive abilities are several characters that are believed to be crucial as a provision to be an entrepreneur. In addition, the results of this study are in line with the Sociological Theory of Entrepreneurship, the Feminist Theory of Entrepreneurship, and the Psychological Theory of Entrepreneurship.  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor pendorong serta tantangan yang terkait dengan kewirausahaan wanita di Indonesia, khususnya di daerah Jawa Timur. Penelitian ini menelaah faktor-faktor tersebut dari perspektif sosial budaya (termasuk kemungkinan peran agama) dan psikologi. Teknik theoretical sampling dan maximum variation sampling dipergunakan untuk menetapkan sampel (partisipan/informan) penelitian. Sejumlah 25 orang wirausaha wanita pemilik usaha berskala mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah Jawa Timur dijadikan partisipan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor keluarga serta ajaran agama yang dimiliki oleh informan sangat mempengaruhi keputusannya untuk berwirausaha. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa keteguhan sikap, berani mengambil resiko, kemampuan untuk membaca peluang, inovatif, percaya pada kemampuan diri sendiri serta kemampuan persuasif merupakan hal yang diyakini penting sebagai bekal yang harus dimiliki untuk menjadi seorang wirausaha. Hasil penelitian ini mendukung teori kewirausahaan Sociological, Feminist, dan Psychological.
      PubDate: 2020-07-23
      DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i1.25767
      Issue No: Vol. 5, No. 1 (2020)
       
  • SOCIAL RETURN ON INVESTMENT (SROI) PROGRAM “SENTRA INDUSTRI BUKIT
           ASAM” (SIBA) DUSUN BATIK KUJUR TANJUNG ENIM

    • Authors: Meilanny Budiarti Santoso, Santoso Tri Raharjo, Sahadi Humaedi, Hendri Mulyono
      Pages: 15 - 29
      Abstract: The Corporate Social Responsibility (CSR) activities carried out by companies should ideally be a social investment for them. The activities should not necessarily be aimed to meet their responsibilities since it would only bring a short-term good reputation and even potentially be a threat for them in the future. Indeed, as a social investment, the Corporate Social Responsibility (CSR) activities that are run for a long time will provide them with a business ‘change’ or ‘return’ in the form of profit for the company. The method used to measure the social impact of the CSR activities was Social Return on Investment (SROI) which not only could calculate the value of profits in the form of money, but included a broader concept covering social, economic and environmental values. The results of this study reveal that Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Batik Kujur Program that was initiated based on culture (history) has produced economic and business values for service users in the society. This resulted in a social investment impact value in the form of SROI Ratio of 5.39, which means that for every investment made by PTBA with Rp. 1,- they will get impact or benefit worth Rp. 5.39,-. Therefore, it can be seen from the social and economic values that the Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Batik Kujur Program is feasible and successful. Kegiatan corporate social responsibility (CSR) yang dilakukan perusahaan idealnya dilaksanakan sebagai sebuah investasi sosial, bukan sekedar kegiatan yang bersifat sementara untuk menunjukkan tanggung jawab saja, karena hal demikian hanya akan mendatangkan citra baik sesaat dan akan menjadi ancaman bagi perusahaan di kemudian hari. Sebagai sebuah investasi sosial, pelaksanaan kegiatan CSR dalam jangka panjang akan mendatangkan “kembalian” (return) bisnis berupa profit bagi perusahaan. Metode yang digunakan untuk mengukur dampak sosial dari kegitan CSR adalah dengan menggunakan social return on investment (SROI) yang tidak hanya menghitung nilai keuntungan berupa uang saja, melainkan mencakup konsep yang lebih luas yaitu meliputi nilai sosial, ekonomi dan juga lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Program Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Batik Kujur yang diinisiasi dengan berbasis pada budaya (sejarah) telah menghasilkan nilai ekonomi dan bisnis bagi masyarakat penerima program, yaitu menghasilkan nilai dampak investasi sosial berupa SROI Rasio sebesar 5,39 artinya bahwa setiap investasi yang dilakukan oleh PTBA sebesar Rp. 1,- memperoleh dampak atau manfaat senilai Rp. 5,39,-. Bila ditinjau dari sisi sosial dan ekonomi, maka program Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Batik Kujur dapat dikatakan layak dan berhasil.
      PubDate: 2020-07-23
      DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i1.26069
      Issue No: Vol. 5, No. 1 (2020)
       
  • MODEL KOLABORASI DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KERAMIK DI PURWAKARTA
           INDONESIA

    • Authors: Sam'un Jaja Raharja, Ria Arifianti, Rivani -
      Pages: 31 - 42
      Abstract: The ceramic industry in Purwakarta is one of the industry icons that continuously decreases competitiveness. To improve the competitiveness of the industry, collaboration between actors or institutions that have roles and functions in the development of the industry is needed. The purpose of study is to analyze the relations among actors or institutions, the factors that influence collaboration among actors and to build collaboration models in the development of ceramic industry in Purwakarta, Indonesia.  This research uses descriptive qualitative method. Data collection techniques used interviews and focus group discussion. Data analysis uses interactive model using mactor analysis  The results of study show that relations between actors show that the development of the ceramics industry in Purwakarta is managed independently, not collaboratively. This research suggests that the development of the Purwakarta ceramics industry needs to be done by using a collaboration model with one institution acting as a leading sector

      Industri keramik di Purwakarta adalah salah satu ikon industri yang terus menurunkan daya saing. Untuk meningkatkan daya saing industri, diperlukan kolaborasi antara aktor atau institusi yang memiliki peran dan fungsi dalam pengembangan industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara aktor atau institusi, faktor-faktor yang mempengaruhi kolaborasi antar aktor dan untuk membangun model kolaborasi dalam pengembangan industri keramik di Purwakarta, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan diskusi kelompok terfokus. Analisis data menggunakan model interaktif menggunakan analisis mactor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antar aktor dalam pengembangan industri keramik di Purwakarta dikelola secara parsial-mandiri, bukan secara kolaboratif. Penelitian ini menyarankan dalam pengembangan industri keramik Purwakarta perlu dilakukan dengan menggunakan pendekatan model kolaborasi dengan satu lembaga yang bertindak sebagai leading sector.
      PubDate: 2020-07-23
      DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i1.26391
      Issue No: Vol. 5, No. 1 (2020)
       
  • ANALISIS KEBERADAAN PASAR MODERN DI DAERAH DESTINASI WISATA (Studi di
           Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat)

    • Authors: Bambang Hermanto, Suryanto -, Ratna Meisa Dai
      Pages: 43 - 50
      Abstract: This study aims to analyze the existence of modern markets in terms of geographical, demographic, spatial planning, tourism potential, and rules of its founding. This study uses a qualitative approach to the type of exploratory research. This research was conducted in the tourist area of Pangandaran Regency, West Java Province, Indonesia. Primary data sources were obtained from observations, in-depth interviews, and focus group discussions, while secondary data were obtained from scientific articles and other related documents. The results showed that in Pangandaran Regency, the number of modern markets in operation included: Indomaret 58%, Alfamart 34%, Yomart 4%, Kuckmart, and Srikaton respectively 2%. When viewed from the geographical, demographic, spatial and regional planning, tourism potential, and the rules for establishing a modern market, the existence of a modern market is still needed with a few notes. First, the location distribution has not been evenly distributed to all tourist distillation areas. Second, there are some rules that are violated both in the rules of the establishment and operating hours. The impact of these problems will affect micro and small businesses And services to tourist visitors. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan pasar modern ditinjau dari aspek  geografis, demografis, rencana tata ruang, potensi wisata, dan aturan pendirianya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian eksploratif. Penelitian ini dilaksanakan di daerah wisata Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sumber data primer diperoleh dari observasi, wawancara mendalam dan focus group discussion, sedangkan data sekunder diperoleh dari artikel ilmiah dan dokumen terkait lainnya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kabupaten Pangandaran jumlah pasar modern yang beroperasi, antara lain : Indomaret 58%, Alfamart 34%, Yomart 4%, Kuckmart, dan Srikaton masing-masing 2%. Apabila ditinjau dari aspek geografis, demografis, rencana tata ruang dan wilayah, potensi wisata, serta aturan pendirian pasar modern, maka keberadaan pasar modern masih dibutuhkan dengan beberapa catatan. Pertama, distribusi lokasi belum merata ke seluruh wilayah distinasi wisata. Kedua, ada beberapa peraturan yang dilanggar baik dalam aturan pendirian maupun jam operasional.  Dampak dari masalah tersebut berakibat kepada para pelaku usaha mikro dan kecil dan pelayanan kepada pengunjung wisata.
      PubDate: 2020-07-23
      DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i1.26748
      Issue No: Vol. 5, No. 1 (2020)
       
  • ACTIVITY BASED COSTING: METODE AKURAT MENENTUKAN BIAYA SEWA KAMAR HOTEL

    • Authors: Suryanto -, Mas Rasmini, Thealice Lidwina
      Pages: 51 - 62
      Abstract: Every company has an interest in calculating the cost of production. Cost of production is a way to calculate the costs used in producing a product. This study aims to analyze the calculation of the cost of the production method used by the hotel and determine the cost of production calculated by the method of activity-based costing (ABC). The method used in this research is a quantitative method. Data collected through observation, unstructured interviews, and literature study. The results of this study indicate that the calculation of the cost of production of hotel rooms conducted by the company occurred under costing for standard, superior, and superior plus types of rooms. As for the type of family room, family plus, and family-standard over costing occurs. The difference in the calculation results occurs because the calculation method by the company has not been done in detail as in the ABC method.
      Setiap perusahaan berkepentingan terhadap perhitungan harga pokok produksi. Harga pokok produksi adalah cara untuk menghitung biaya yang digunakan dalam menghasilkan suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan metode harga pokok produksi yang digunakan pihak hotel dan mengetahui harga pokok produksi yang dihitung dengan metode Activity Based Costing (ABC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi kamar hotel yang dilakukan oleh pihak perusahaan terjadi undercosting untuk jenis kamar standard, superior, dan  superior plus. Sedangkan untuk jenis kamar family, family plus, dan family standard terjadi overcosting. Perbedaan hasil perhitungan tersebut terjadi karena dalam metode perhitungan yang dilakukan perusahaan belum dilakukan secara detail sebagaimana dalam metode ABC.

      PubDate: 2020-07-23
      DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i1.26779
      Issue No: Vol. 5, No. 1 (2020)
       
  • PENENTU KEUNGGULAN BERSAING PADA UMKM : APAKAH KOMPETENSI DIGITAL DAN
           ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN PENTING '

    • Authors: Sofi Maya Sari, Yunizar Yunizar, Dina Sartika
      Pages: 63 - 72
      Abstract: One of the efforts to improve the competitive advantage in rapid technological developments, especially in Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs), is to maximize the potential of human resources. However, at this time human resources MSMEs’owners are not acceptable in digital competence and low ability to improve entrepreneurial orientation. The role of human resources consisting of digital competence and entrepreneurial orientation leads to the competitive advantages of micro, small and medium enterprises. The study used a quantitative approach, using multiple regression analyses to analyze a questionnaire sample of 180 micros, small, and medium enterprises manufacture of food products in Bandung City. Results showed digital competence and entrepreneurial orientation have positive effect on competitive advantage. Salah satu usaha untuk dapat meningkatkan keunggulan bersaing ditengah perkembangan teknologi yang pesat khususnya pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah dengan memaksimalkan potensi dari sumber daya manusia yang dimilikinya. Namun begitu saat ini sumber daya manusia atau pelaku usaha mikro, kecil dan menengah kurang akseptabel dalam penguasaan kompetensi digital serta rendahnya kemampuan dalam meningkatkan sikap orientasi kewirausahaannya. Peranan sumber daya manusia yang terdiri dari kompetensi digital dan orientasi kewirausahaan ini mengarah kepada keunggulan bersaing usaha mikro, kecil, dan menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan analisis regresi berganda untuk menganalisis sampel kuisioner sebanyak 180 pelaku UMKM industri pengolahan makanan di Kota Bandung. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kompetensi digital dan orientasi kewirausahaan berpengaruh positif terhadap keunggulan bersaing.
      PubDate: 2020-07-23
      DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i1.26999
      Issue No: Vol. 5, No. 1 (2020)
       
  • STRATEGI MANAJEMEN PERUBAHAN DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI BUDAYA
           ORGANISASI : STUDI KASUS PT. BERSAMA ZATTA JAYA (ELCORPS)

    • Authors: Muhammad Lutfi Lazuardi, Sam’un Jaja Raharja, Herwan Abdul Muhyi
      Pages: 73 - 87
      Abstract: The main problem in this research is the demand for companies to change so they can always be able to adapt to external and internal developments so that they remain to exist and are competitive. One way to make a planned change strategy is managed well so that it will have a positive impact on achieving company goals. This study aims to analyze the change strategy undertaken by PT. JOINT ZATTA JAYA (ELCORPS) through changes incorporates values and culture. The method used in this study is qualitative research methods. Primary data collection techniques are done by triangulation of techniques in the form of interviews with informants from company managers, participatory observation, and questionnaire distribution. Secondary data collection by collecting data from journal sources and company reports. The results of this study indicate that change management at ELCORPS is in the form of changes that focus on changing individual values to support the formation of a new culture including professionalism and religious values. Forms of strategy design and implementation of changes that have been made are determining the size of the change, strategy outcomes, determining the competencies needed, design programs and activities, and evaluation systems both process evaluation and outcome evaluation. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya tuntutan bagi perusahaan untuk berubah agar senantiasa bisa mampu beradaptasi dengan perkembangan eksternal mapun internal sehingga tetap exist dan kompetitif. Salah satu caranya dengan membuat strategi perubahan yang direncanakan dikelola dengan baik sehingga berdampak positif bagi tercapai tujuan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi perubahan yang dilakukan oleh PT.BERSAMA ZATTA JAYA (ELCORPS) melalui perubahan nilai dan budaya perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan  data primer dilakukan dengan triangulasi teknik berupa dalam bentuk wawancara dengan informan dari pengelola perusahaan, observasi partisipasi, dan penyebaran kuesioner. Pengumpulan data sekunder dengan  mengumpulkan data dari sumber-sumber jurnal dan laporan-laporan perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan manajemen perubahan pada ELCORPS berupa perubahan yang berfokus pada perubahan nilai-nilai individu untuk mendukung terbentuknya budaya yang baru antara lain nilai profesionalitas dan nilai religi. Bentuk rancangan strategi dan implementasi perubahan yang telah dilakukan adalah penetapan ukuran perubahan, strategi outcomes, penetapan kompetensi yang diperlukan, rancangan program dan kegiatan, dan sistem evaluasi baik evaluasi proses maupun evaluasi hasil.
      PubDate: 2020-07-23
      DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i1.27504
      Issue No: Vol. 5, No. 1 (2020)
       
  • STATE OF THE ART CROWFUNDING DALAM KONTEKS KEUANGAN ENTREPRENEURIAL (Studi
           Pemetaan Sistematis dan Analisis Co-Authorship Pada Basis Data Scopus)

    • Authors: Margo Purnomo, Yogi Sugiarto Maulana, Sugiartana -, Endro Tjahjono
      Pages: 89 - 116
      Abstract: This article aims to examine the state-of-the-art or the latest developments and achievements in the field of crowdfunding in the context of entrepreneurial finance (CF-EF). For this reason, systematic mapping studies (SMS) and bibliometric studies in the Scopus database are used. The SMS output shows that 69 documents met the inclusion criteria, the start of publication recorded in 2013 and the dominant author from Europe in the Q1 journal. Articles focusing on equity-based crowdfunding (CF) studies as well as articles in the category evaluation paper dominate the document. Furthermore, the bibliometric study output with co-authorship analysis on VOSviewer application shows that the cohesiveness of the authors in publishing CF-EF was reached starting in 2018 and 8 groups of authors' collaboration were identified. Author's collaboration until early 2020 generally exploits equity-based CFs. While donation-based CF, credit-based CF and dedicated-based CF need further exploration. Although relying on one database, this study has revealed a CF-EF map that can be an initial reference for further research to advance CF-EF. Artikel ini bertujuan mengkaji state-of-the-art atau perkembangan dan pencapaian terkini di bidang crowdfunding dalam konteks entrepreneurial finance (CF-EF). Untuk itu, systematic mapping study (SMS) dan bibliometric study pada basis data Scopus digunakan. Output SMS menunjukkan bahwa 69 dokumen memenuhi kriteria inklusi, awal publikasi terdata pada tahun 2013 dan penulis dominan dari Eropa pada jurnal Q1. Artikel dengan fokus kajian equity-based crowdfunding (CF) serta artikel berkategori evaluation paper mendominasi dokumen. Selanjutnya, output bibliometric study dengan analisis co-authorship pada aplikasi VOSviewer menunjukkan bahwa kohesivitas penulis dalam memublikasikan CF-EF tercapai mulai tahun 2018 dan teridentifikasi 8 kelompok kolaborasi penulis. Kolaborasi penulis sampai awal 2020 umumnya mengeksploitasi tentang equity-based CF. Sementara donation-based CF, credit-based CF dan dedicated-based CF perlu eksplorasi lebih lanjut. Walaupun mengandalkan satu basis data, penelitian ini telah mengungkap peta CF-EF yang dapat menjadi rujukan awal penelitian selanjutnya untuk memajukan CF-EF. 
      PubDate: 2020-07-23
      DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i1.26635
      Issue No: Vol. 5, No. 1 (2020)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 100.24.125.162
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-