Journal Cover
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 1411-5212 - ISSN (Online) 2406-9280
Published by Universitas Indonesia Homepage  [20 journals]
  • Pengaruh Liberalisasi Keuangan terhadap Volatilitas Makroekonomi di
           Kawasan Asia-Pasifik

    • Authors: Feriansyah Abdullah, Noer Azam Achsani, Tony Irawan
      Pages: 109 - 127
      Abstract: The Effect of Financial Liberalization on Macroeconomic Volatility in Asia Pacific
      This paper examines the effect of financial liberalization on growth volatility of macroeconomics variable using dynamic panel model for nineteen Asia-Pacific countries for period of 1976–2015. Our results showed that the benefit of financial liberalization in Asia-Pacific region caused by the low volatility of the macroeconomic growth only occur in the group of developed countries, and not occur in the group of developing countries. This proved that the existence of financial liberalization provides no full beneficial effects in Asia-Pacific region.Keywords: Asia-Pacific; Dynamic Panel; Financial Liberalization; Macroeconomic Volatility
      Abstrak
      Paper ini menguji pengaruh liberalisasi keuangan terhadap volatilitas pertumbuhan variabel makroekonomi dengan menggunakan model panel dinamis untuk 19 negara di Kawasan Asia-Pasifik selama periode tahun 1976–2015. Hasil penelitian membuktikan bahwa keuntungan liberalisasi keuangan di Kawasan Asia-Pasifik karena rendahnya volatilitas pertumbuhan variabel makroekonomi hanya terjadi di kelompok negara developed countries, dan tidak terjadi untuk kelompok negara developing countries. Hasil ini membuktikan bahwa adanya liberalisasi keuangan belum memberikan efek yang menguntungkan secara penuh di Kawasan Asia-Pasifik.
      PubDate: 2018-01-01
      DOI: 10.21002/jepi.v18i2.716
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Modifikasi Pembobotan Systemic Important Score dengan Principal Component
           Analysis

    • Authors: Samsul Anwar
      Pages: 128 - 151
      Abstract: Weighting Modification of Systemic Important Score with Principal Component Analysis
      The Financial Services Authority regulation No.46/POJK.03/2015 states that the calculation of Systemic Important Score (SIS) of a bank uses the same weighting for all three indicators: size, interconnectedness, and complexity. It disowns the possibility that one those indicators may give more contribution in determining the data structure of SIS assessment component than the others. This study oers an alternative weighting system to calculate SIS. The weighting system is based on eigenvectors of Principal Component Analysis by starting with standardizing the data. The simulation results show that the order of banking systemic levels in Indonesia from the highest are banking BUSN Devisa, Persero, Asing and BPD, Campuran, and BUSN Non Devisa.Keywords: Eigenvectors; Principal Component Analysis; Standardization Data; Systemic Important Score
      Abstrak
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 46/POJK.03/2015 menetapkan bahwa perhitungan Systemic Important Score (SIS) suatu bank menggunakan pembobotan yang sama besar untuk ketiga indikatornya: size, interconnectedness, dan complexity. Hal ini menafikan kemungkinan terdapatnya indikator yang berkontribusi lebih besar dalam menentukan struktur data komponen penilaian SIS dibandingkan indikator lainnya. Penelitian ini menawarkan alternatif sistem pembobotan dalam perhitungan nilai SIS tersebut. Sistem pembobotan tersebut adalah berdasarkan nilai eigenvectors dari Principal Component Analysis dengan melakukan standardisasi data terlebih dahulu. Hasil simulasi menunjukkan urutan tingkat sistemik kelompok perbankan di Indonesia dari yang paling tinggi adalah perbankan BUSN Devisa, Persero, Asing dan BPD, Campuran, dan BUSN Non Devisa.
      PubDate: 2018-01-01
      DOI: 10.21002/jepi.v18i2.748
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Valuasi Ekonomi Objek Wisata Pantai Parangtritis, Bantul Yogyakarta

    • Authors: Rifki Khoirudin, Uswatun Khasanah
      Pages: 152 - 166
      Abstract: Economic Valuation of Parangtritis Beach, Bantul Yogyakarta


      The valuation of Pantai Parangtritis becomes very important along with the micro issue concerning the plan of infrastructure development, facilities and infrastructure in south region. Development of infrastructure in process is Jalur Lintas Selatan Street which includes the area around Parangtritis Beach. The analytical tool used to know variable that influence number of traveler to Parangtritis tourist attraction and the economic value of Parangtritis Beach is Travel Cost Method. Based on the research findings that the variable of total cost, income level, age, and education level influence the number of visits to Parangtritis Beach. While the economic valuation of Parangtritis Beach is Rp14.605.101.491.Keywords: Valuation; Economic; Travel Cost
      Abstrak
      Penilaian Pantai Parangtritis menjadi sangat penting seiring dengan masalah mikro mengenai rencana pembangunan infrastruktur, sarana, dan prasarana di wilayah jalur selatan. Pembangunan infrastruktur yang baru berjalan di antaranya Jalan Jalus Lintas Selatan yang di dalamnya termasuk wilayah sekitar Pantai Parangtritis. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui variabel yang memengaruhi jumlah wisatawan terhadap objek wisata Parangtritis dan nilai ekonomi Pantai Parangtritis adalah Travel Cost Method. Berdasarkan hasil penelitian bahwa variabel total biaya, tingkat pendapatan, usia, dan tingkat pendidikan memengaruhi jumlah kunjungan ke Pantai Parangtritis. Sementara itu valuasi ekonomi Pantai Parangtritis adalah sebesar Rp14.605.101.491.
      PubDate: 2018-01-01
      DOI: 10.21002/jepi.v18i2.785
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Dampak Redenominasi terhadap Kinerja Perekonomian: Pendekatan Ekonomi
           Eksperimental

    • Authors: Nur Siti Annazah, Bambang Juanda, Sri Mulatsih
      Pages: 167 - 190
      Abstract: Impact of Redenomination on Economic Perspective: An Experimental Economic ApproachThere is persistent debate between theoretical and empirical findings on the impact of redenomination on economic performance. Hence, this study aims to analyze the impacts of inflation, economic growth, reducing reducing digit (zero number), and stages of redenomination to changes in transaction prices and the number of the transactions using experimental methods. The result showed redenomination could decrease the transaction prices and transaction value. The best conditions to applied redenomination policy was directly in low inflation and high growth.Keywords: Redenomination; Inflation; Economic Growth; ExperimentAbstrak
      Penelitian ini dilakukan karena adanya teori dan hasil empiris yang masih menjadi perdebatan mengenai
      dampak kebijakan redenominasi terhadap kinerja perekonomian. Tujuan penelitian ini adalah untuk
      menganalisis dampak inflasi, pertumbuhan ekonomi, penghilangan jumlah angka nol, serta tahapan
      redenominasi terhadap perubahan harga dan jumlah transaksi menggunakan metode ekperimental.
      Redenominasi secara keseluruhan dapat menurunkan harga transaksi dan jumlah transaksi. Hasil analisis
      juga menunjukkan bahwa kondisi yang ideal untuk melaksanakan redenominasi adalah secara langsung
      pada kondisi inflasi rendah dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
      PubDate: 2018-01-01
      DOI: 10.21002/jepi.v18i2.791
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
  • Analisis Pola Konsumsi Pangan Berdasarkan Status IPM di Jawa Timur

    • Authors: Dewi Mayasari, Dias Satria, Iswan Noor
      Pages: 191 - 213
      Abstract: The Pattern of Food Consumption Based on HDI in East JavaThe objectives of this article are (1) to analyze the influence of socio economic characteristics in influencing patterns of food consumption by HDI and (2) Analyze demand responses (elasticity) of East Java household to food prices and income changes. Linear Approximation Almost Ideal Demand System (LA/AIDS) and elasticity are used to answer the objectives by using microdata Susenas 2016. The result indicates that generally, socio economic characteristics contribute substantially in determining household food consumption patterns and based on their elasticity values, food commodities in East Java are price inelastic and more responsive to income changes.Keywords: Consumption Patterns; Demand Systems; LA/AIDS; East Java
      AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pengaruh karakteristik sosial ekonomi berdasarkan status IPM daerah terhadap pola konsumsi pangan rumah tangga dan (2) menganalisis elastisitas konsumsi pangan di Jawa Timur sebagai respons atas perubahan harga dan pendapatan. Model sistem permintaan Linear Approximation Almost Ideal Demand System (LA/AIDS) dan konsep elastisitas digunakan untuk menjawab tujuan tersebut dengan menggunakan data mikro Susenas 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, karakteristik sosial ekonomi memiliki andil yang besar dalam menentukan pola konsumsi pangan rumah tangga dan berdasarkan nilai elastisitasnya, komoditas pangan di Jawa Timur bersifat inelastis terhadap harga dan lebih responsif terhadap perubahan pendapatan.
      PubDate: 2018-01-01
      DOI: 10.21002/jepi.v18i2.801
      Issue No: Vol. 18, No. 2 (2018)
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 34.200.252.156
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-