for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help

Publisher: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan   (Total: 3 journals)   [Sort by number of followers]

Showing 1 - 3 of 3 Journals sorted alphabetically
Buletin Penelitian Kesehatan     Open Access   (Followers: 2)
Health Science J. of Indonesia     Open Access   (Followers: 1)
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan     Open Access   (Followers: 1)
Journal Cover Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
  [1 followers]  Follow
    
  This is an Open Access Journal Open Access journal
   ISSN (Print) 0853-9987 - ISSN (Online) 2338-3445
   Published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Homepage  [3 journals]
  • Uji Keamanan dan Manfaat Ramuan Jamu untuk Hemoroid Dibandingkan dengan
           Diosmin Hisperidin

    • Authors: Peristiwan Ridha Widhi Astana, Danang Ardiyanto, Agus Triyono, Tofan Aries Mana
      Abstract: Hemorrhoids is a disease with a quite large prevalence in the community. Hemorrhoids therapy using traditional medicine is an alternative for patients. Hereditary, some medicinal plants and its combination used to treat hemorrhoids. This study aims to determine the efficacy and safety of Jamu that contains 15g Graptophyllum pictum dried leaves, 12g Desmodium triquetrum dried leaves, 9g Coleus atropurpureus dried leaves, 3g Curcuma domestica rhizomes, 3g Curcuma xanthorriza rhizomes ,and 3g Phylanthus niruri herbs. The method was open label randomized clinical trial with diosmin hisperidin as a comparison. A total of 136 subjects voluntarily participated in this study. 136 subjects were randomized using the method of sequence generation and divide into 2 (two) groups (comparator drugs and Jamu) for 56 days intervention. Sikirov score, frequency of recurrence, and SF-36 were evaluated at the end of the intervention. Jamu and comparator drugs showed p values: 0.253; 0.057; and 0.621 at the end of intervention. The value of p > 0.05 indicates insignificant difference between jamu and comparator drugs. Parameters of liver and kidney function showed in the normal range. Jamu formula of hemorrhoids is comparable to the comparator drugs diosmin hesperidin and safe to use.   Abstrak Hemoroid merupakan penyakit dengan prevalensi cukup besar di masyarakat. Terapi hemoroid menggunakan obat tradisional menjadi salah satu alternatif bagi penderitanya. Secara turun-temurun, beberapa tanaman obat dan ramuannya digunakan untuk mengobati hemoroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat dan keamanan ramuan yang terdiri 15g daun ungu, 12g daun duduk, 9g daun iler, 3g rimpang temulawak, 3g rimpang kunyit, dan 3g herba meniran. Metode yang digunakan adalah desain randomized clinical trial open label dengan preparat diosmin hisperidin sebagai pembandingnya. Sebanyak 136 subjek secara sukarela ikut serta dalam penelitian. 136 subjek dibagi secara acak menggunakan metode sequence generation menjadi 2 (dua) kelompok (obat pembanding dan ramuan) dan lama intervensi 56 hari. Pengukuran skor sikirov, frekuensi kekambuhan, dan SF-36 pada akhir intervensi, antara ramuan dengan obat pembanding menghasilkan nilai p : 0,253; 0,057; dan 0,621. Nilai p>0,05 menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan antara ramuan dan obat pembanding. Parameter fungsi hati dan ginjal menunjukkan dalam rentang normal. Ramuan jamu untuk hemoroid sebanding dengan obat pembanding diosmin hesperidin dan aman untuk digunakan.
      PubDate: 2017-07-26
      Issue No: Vol. 27 (2017)
       
  • Metaanalisis: Pencegahan Obesitas pada Anak Sekolah

    • Authors: sri poedji Hastoety, Sihadi Sihadi, Kencana Sari, Nunik Kusumawardani
      Abstract: In 2013 the percentage of overweight and obesity in Indonesia school children 5–12 year was 18.3%, 13–15 year is 10.8% and 16–18 year is 7.3%. Children who are obesed can lead to several chronic diseases including glucose metabolism disorder, insulin resistance, type 2 diabetes in adolescents, hypertension, dyslipidemia, hepatic steatosis, gastrointestinal disorders, and obstructed breathing during sleep. The aim of this analysis was to examine the results of studies with similar output that was the prevalence of obesity before and after the intervention. Articles were searched from Medline, Gale, Proquest, Google, Ebsco, Science Direct, Cochrane, and PubMed published in 2010–15. Total articles found were 111 relevant articles. Once corrected duplicate articles, systematic reviews/metaanalyzes, and the similarity of output, only seven articles were eligible to be included in the metaanalysis. The results showed that intervention of physical activity and healthy eating habits could significantly prevent the occurrence of obesity by 0.827 times (p = 0.000) more than children who did not. In addition to their physical education,modifying the physical and social environment, providing infrastructures for physical activity including sports facilities and infrastructure are needed as efforts to increase physical activity. In order to change the behavior of healthy eating, promotion of consuming less of high in energy, fat and sugar include reducing carbonated and alcoholic beverages food and beverages, and more intake of fruits and vegetables are required to be more effective.   Abstrak Tahun 2013 persentase obesitas di Indonesia pada anak sekolah 5–12 tahun sebesar 18,8%, 13–15 tahun sebesar 10,8%, dan 16–18 tahun sebesar 7,3%. Anak-anak yang mengalami obesitas dapat menyebabkan beberapa penyakit kronis meliputi gangguan metabolisme glukosa, resistensi insulin, diabetes tipe 2 pada remaja, hipertensi, dyslipidemia, steatosis hepatik, gangguan gastrointestinal, dan obstruksi pernafasan pada waktu tidur. Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengkaji hasil penelitian dengan kesamaan output yaitu prevalensi obesitas sebelum dan sesudah intervensi. Artikel bersumber dari Medline, Gale, Proquest, Google, Ebsco, Science Direct, Cohrane, dan PubMed yang terbit tahun 2010–15. Total artikel yang ditemukan adalah 111 artikel yang relevan. Setelah artikel duplikat dikoreksi secara sistematik review/metaanalisis dan kesamaan output, diperoleh 7 artikel eligible yang masuk metaanalisis. Hasil metaanalisis menunjukkan bahwa aktivitas fisik dan perilaku makan yang sehat secara bermakna dapat mencegah terjadinya obesitas sebesar 0,827 kali (p=0,000) dibandingkan anak yang tidak melakukan aktivitas fisik dan perilaku makan yang sehat. Dalam upaya peningkatan aktivitas fisik disamping adanya pendidikan jasmani, sebaiknya diimbangi dengan memodifikasi lingkungan fisik dan sosial, menyediakan sarana dan prasarana untuk aktivitas fisik termasuk sarana dan prasarana olahraga. Dalam perubahan perilaku makan yang sehat diperlukan promosi yang lebih intensif tentang pentingnya mengurangi makan dan minuman yang tinggi energi, lemak, dan gula termasuk mengurangi minuman bersoda dan beralkohol, dan meningkatkan konsumsi buah-buahan dan sayuran. 
      PubDate: 2017-07-26
      Issue No: Vol. 27 (2017)
       
  • Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Malaria pada Ibu Hamil di
           Indonesia

    • Authors: Anif Budiyanto, Tri Wuriastuti
      Abstract: Malaria is an infectious disease caused by a parasite called Plasmodium. It has been the main concern of health problem in Indonesia, especially to the high-risk groups; the infants, under-five-years-old children and pregnant women. If a pregnant woman is infected to malaria, it might affect the pregnancy and cause abnormalities to the baby. This analysis is aimed to determine the factors associated with malaria among pregnant women in Indonesia. The data which used for this research is taken from National Basic Health research (Riskesdas) 2013 and the samples are all of pregnant women who’schosen as the respondents in Riskesdas 2013. The data was analyzed using binary logistic regression analysis and backward elimination method. The result shows that the factors associated with malaria among pregnant women in Indonesia are health monitoring of pregnant women by midwives which implemented in the possessing of KIA book, the usage of electric/coil mosquito repellent when sleeping in the night, the economic status, and the presence of midwives/maternity hospital. The lower the economic status of pregnant women, the higher the risk they tend to get infected with malaria. Pregnant women are advised to check their health status routinely and avoid contact with the vectors of malaria, by using mosquito repellent at night. Abstrak Malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan menjadi masalah kesehatan di Indonesia terutama pada kelompok risiko tinggi, yaitu bayi, anak balita, dan ibu hamil. Ibu hamil yang terinfeksi malaria akan berpengaruh pada proses kehamilan dan kelainan pada bayi yang dilahirkan. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria pada ibu hamil di Indonesia. Data yang digunakan adalah data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Sampel dalam analisis ini adalah seluruh ibu hamil yang terpilih menjadi responden Riskesdas 2013. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi logistik biner dengan metode backward elimination. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria pada ibu hamil di Indonesia yaitu pemantauan kesehatan ibu hamil oleh bidan yang diwujudkan dalam kepemilikan buku Kesehatan Ibu Anak (KIA), pemakaian obat nyamuk bakar/elektrik ketika tidur malam, status ekonomi ibu hamil, dan kemudahan akses ibu hamil ke praktik bidan/rumah sakit bersalin. Semakin rendah status ekonomi ibu hamil cenderung memiliki risiko yang lebih besar untuk terkena malaria. Ibu hamil disarankan memeriksakan kesehatannya secara rutin dan menghindari kontak dengan vektor penyebab malaria seperti dengan menggunakan obat nyamuk ketika tidur malam. 
      PubDate: 2017-07-26
      Issue No: Vol. 27 (2017)
       
  • Manajemen Peningkatan Kepesertaan dalam Jaminan Kesehatan Nasional pada
           Kelompok Nelayan Non Penerima Bantuan Iuran (Non PBI)

    • Authors: Gurendro Putro, Iram Barida
      Abstract: In order to achieve universal health coverage by 2019, BPJS Kesehatan needs to involve all people to become members of National Health Insurance (NHI). This study aimed to analyze the mechanism of the increase in membership group of fishermen with non recipient contribution (Non PBI) in the National Health Insurance. This was an observational research method which was used to observe the phenomenon of BPJS Kesehatan membership of a group of fishermen. The type of this study was cross-sectional study design because the data was taken at a certain time which was in the year 2014. The research location was in several cities in Indonesia including Jember City, East Java Province, Balikpapan City, East Kalimantan Province; and Makassar City, South Sulawesi Province. Respondents who participated in NHI as Non PBI was 15 people (9.6%). The lack of NHI participants caused by several aspects such as the difficulties of procedure, registration place and also premium payment place. There is also assumption that there is still cost sharing for NHI member when having a service from health service. The knowledge of respondents associated with the registration procedure was 47.8%, and the information about NHI’s socialization from television was 62.8%. Enhancement of membership could be implemented by doing more often socialization of program and also easier procedure to register and pay the fee.Keywords: National Health Insurance, membership, non premium assistance, informal sectorsAbstrakDalam rangka mencapai universal health coverage pada tahun 2019, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan perlu melibatkan semua kalangan untuk menjadi anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme peningkatan kepesertaan kelompok nelayan non Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Metode penelitian ini adalah observasional dimana digunakan untuk melihat fenomena kepesertaan BPJS Kesehatan dari kelompok nelayan. Rancangan penelitian secara potong lintang karena data diambil pada kurun waktu tertentu yakni pada tahun 2014. Lokasi penelitian dilakukan di beberapa kota di Indonesia diantaranya adalah Kabupaten Jember di Provinsi Jawa Timur, Kota Balikpapan di Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan. Responden yang menjadi peserta BPJS Kesehatan Non PBI sebanyak 15 orang (9,6%). Minimnya peserta BPJS Kesehatan disebabkan berbagai hal diantaranya antara lain prosedur dan tempat pendaftaran, pembayaran premi yang masih menyulitkan, serta anggapan masih ada biaya tambahan pada pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan. Pengetahuan responden terkait prosedur pendaftaran sebesar 47,8%, dan pengetahuan tentang sosialisasi BPJS kesehatan didapatkan dari media televisi sebesar 62,8%. Peningkatan kepesertaan BPJS Kesehatan dapat dilakukan dengan cara sosialisasi BPJS Kesehatan yang lebih sering serta cara pendaftaran dan pembayaran premi yang lebih mudah.Kata kunci: Jaminan Kesehatan Nasional, keanggotaan, non penerima bantuan iuran, sektor informal 
      PubDate: 2017-07-26
      Issue No: Vol. 27 (2017)
       
  • POTENSI UMBI GADUNG DAN DAUN ZODIA SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI THE
           POTENCIAL OF GADUNG YAM AND NEEM AS BOTANICAL INSECTICIDE

    • Authors: sri wahyuni handayani
      Abstract:   ABSTRAK Perkembangan teknologi menuntut industri dan peneliti mendalami riset insektisida yang lebih memanfaatkan bahan alam, diantaranya gadung dan zodia. Gadung mengandung diaskorin, sedangkan zodia mengandung evodiamine dan rutaecarpine, kedua zat tersebut bisa dimanfaatkan sebagai insektisida. Cara untuk memperoleh bahan tersebut dengan ekstraksi. Berdasarkan hasil penelitian Euvodia graveolens/Zodia (daun) sebagai repelen konsentrasi 100% mampu menolak 88,6 % gigitan nyamuk Aedes aegypti selama 1 jam; 88,2 % selama 2 jam; 84,5 % selama 3 jam; 80 % selama 4 jam. Ekstrak umbi gadung untuk repelen konsentrasi 100% mampu menolak 61,2 % gigitan nyamuk selama 1 jam; 42,2 % selama 2 jam; 39,2 % selama 3 jam; 31,2 % selama 4 jam; 28,4 % selama 5 jam, dan 26,3 % selama 6 jam.  Ekstrak zodia sebagai jentikisida mempunyai LC50 0,194 % dan LC90 0,628%, sedangkan ekstrak umbi gadung LC50 0,194 % dan LC90.   Kata kunci : Aedes aegypti, ekstrak, jentikisida, repelen   Technological development requires industry and researchers to explore insecticide research that better utilize natural materials , such as yam and zodia . Yam contains diascorin , while zodia contains evodiamine and rutaecarpine , both substances can be used as an insecticide . The way to obtain such materials by extraction . Based on the research results Zodia as a repellent dose of 100 % able to reject 88,6 % of mosquito bites of Aedes aegypti for about 1 hour, 88,2 % for 2 hours; 84,5 % for 3 hours; 80 % for 4 hours;   77 , 1 % for 5 hours; and 73,5 % for 6 hours . Yam tuber extract for repellent dose of 100 % able to reject 61,2 % of mosquito bites for 1 hour ; 42,2 % for 2 hours; 39,2 % for 3 hours; 31,2 % for 4 hours; 28,4 % for 5 hours; and 26,3 % for 6 hours . Extract zodia as larvicides have LC50 LC90 0,194 % and 0,628 % , while the yam tuber extract LC50 and LC90 0.194 % Key words : Aedes aegypti, extract, larvacide, repellent      
      PubDate: 2017-03-26
      Issue No: Vol. 27 (2017)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 54.92.142.198
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-2016