for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help

Publisher: Universitas Negeri Semarang   (Total: 76 journals)   [Sort by number of followers]

Showing 1 - 76 of 76 Journals sorted alphabetically
Accounting Analysis J.     Open Access   (Followers: 9)
ACTIVE : J. of Physical Education, Sport, Health and Recreation     Open Access   (Followers: 19)
BELIA : Early Childhood Education Papers     Open Access   (Followers: 9)
Biosaintifika : J. of Biology & Biology Education     Open Access   (Followers: 7)
Catharsis : J. of Arts Education     Open Access  
Chemistry in Education     Open Access   (Followers: 9)
Chi'e : J. of Japanese Learning and Teaching     Open Access   (Followers: 3)
Dinamika Pendidikan     Open Access  
Economic Education Analysis J.     Open Access   (Followers: 1)
Economics Development Analysis J.     Open Access   (Followers: 4)
Edu Elektrika J.     Open Access   (Followers: 1)
Edukasi     Open Access  
ELT Forum : J. of English Language Teaching     Open Access   (Followers: 10)
English Education J.     Open Access   (Followers: 2)
Forum Ilmu Sosial     Open Access  
Geo-Image     Open Access  
Harmonia     Open Access  
Imajinasi : Jurnal Seni     Open Access  
Indonesian J. of Chemical Science     Open Access   (Followers: 1)
Indonesian J. of Conservation     Open Access  
Indonesian J. of Curriculum and Educational Technology Studies     Open Access  
Indonesian J. of Early Childhood Education Studies     Open Access   (Followers: 2)
Indonesian J. of Guidance and Counseling     Open Access  
Indonesian J. of History Education     Open Access   (Followers: 1)
Innovative J. of Curriculum and Educational Technology     Open Access   (Followers: 2)
Intl. J. of Active Learning     Open Access  
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah     Open Access  
J. of Economic Education     Open Access  
J. of Educational Development     Open Access   (Followers: 4)
J. of Educational Social Studies     Open Access   (Followers: 9)
J. of Edugeography     Open Access   (Followers: 2)
J. of Indonesian History     Open Access   (Followers: 4)
J. of Innovative Science Education     Open Access  
J. of Nonformal Education     Open Access   (Followers: 1)
J. of Physical Education and Sports     Open Access   (Followers: 6)
J. of Physical Education Health and Sport     Open Access   (Followers: 1)
J. of Primary Education     Open Access   (Followers: 14)
J. of Sport Sciences and Fitness     Open Access   (Followers: 14)
JEJAK : Jurnal Ekonomi dan Kebijakan     Open Access   (Followers: 1)
Joyful Learning J.     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Abdimas     Open Access  
Jurnal Bahan Alam Terbarukan     Open Access  
Jurnal Bimbingan Konseling     Open Access   (Followers: 4)
Jurnal Dinamika Manajemen     Open Access  
Jurnal Fisika     Open Access  
Jurnal Geografi     Open Access  
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia     Open Access   (Followers: 5)
Jurnal Kesehatan Masyarakat     Open Access   (Followers: 5)
Jurnal Komunitas     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal MIPA     Open Access   (Followers: 3)
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia     Open Access   (Followers: 4)
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia (Indonesian J. of Physics Education)     Open Access   (Followers: 2)
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia     Open Access   (Followers: 2, SJR: 0.206, CiteScore: 1)
Jurnal Sastra Indonesia     Open Access  
Jurnal Teknik Elektro     Open Access  
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan     Open Access   (Followers: 1)
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif     Open Access   (Followers: 5)
Language Circle : J. of Language and Literature     Open Access   (Followers: 2)
Lisanul' Arab : J. of Arabic Learning and Teaching     Open Access   (Followers: 1)
Management Analysis J.     Open Access  
Pandecta : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum     Open Access   (Followers: 1)
Public Health Perspective J.     Open Access  
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi     Open Access  
Scientific J. of Informatics     Open Access   (Followers: 1)
Seloka : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia     Open Access   (Followers: 5)
Solidarity : J. of Education, Society and Culture     Open Access  
Unnes J. of Biology Education     Open Access   (Followers: 1)
Unnes J. of Mathematics     Open Access   (Followers: 3)
Unnes J. of Mathematics Education     Open Access   (Followers: 5)
Unnes J. of Mathematics Education Research     Open Access   (Followers: 9)
Unnes J. of Public Health     Open Access  
Unnes Law J.     Open Access   (Followers: 1)
Unnes Physics Education J.     Open Access   (Followers: 4)
Unnes Physics J.     Open Access   (Followers: 1)
Unnes Science Education J.     Open Access  
Wacana : Jurnal Sosial dan Humaniora     Open Access  
Similar Journals
Journal Cover
Indonesian Journal of Chemical Science
Number of Followers: 1  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 2252-6951
Published by Universitas Negeri Semarang Homepage  [76 journals]
  • Skrining Fitokimia Ekstrak n-Heksan Korteks Batang Salam (Syzygium
           polyanthum)

    • Authors: Ahmad Ikhwan Habibi, R. Arizal Firmansyah, Siti Mukhlishoh Setyawati
      Pages: 1 - 4
      Abstract: Salam atau Syzygium polyanthum merupakan tumbuhan berkhasiat obat yang mengandung senyawa metabolit sekunder yang memiliki banyak aktivitas farmakologi. Daun Salam dilaporkan mengandung flavonoid, alkaloid, fenolik, steroid, terpenoid, dan saponin. Kandungan senyawa dalam daun tersebut dimungkinkan juga dimiliki oleh bagian korteks batang Salam (Syzygium polyanthum). Dalam penelitian ini dilakukan skrining fitokimia ekstrak n-heksan korteks batang Salam. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan korteks batang Salam mengandung senyawa metabolit sekunder golongan steroid, terpenoid, dan triterpenoid, tetapi tidak mengandung kelompok senyawa flavonoid, alkaloid, fenolat, tannin, dan saponin. Senyawa metabolit sekunder yang ada dalam ekstrak n-heksan korteks batang Salam ini dimungkinkan berfungsi sebagai antimikroba.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • Serbuk Kulit Jagung untuk Menurunkan Kadar COD dan BOD Air Sumur Gali

    • Authors: Restu Indah Larasati, Sri Haryani, Eko Budi Susatyo
      Pages: 5 - 10
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adsorben kulit jagung yang diaktivasi dan tanpa aktivasi dengan menggunakan variasi waktu kontak dan massa adsorben terhadap penurunan kadar COD dan BOD pada air sumur gali. Adsorben diaktivasi menggunakan H3PO4 9% dengan variasi waktu 10 dan 12 jam. Adsorben tersebut digunakan untuk adsorpsi senyawa yang terkandung dalam air sumur gali dengan waktu kontak (15, 30, 45, 60, 75 menit) dan massa (0,2; 0,4; 0,6; 0,8; 1 gram). Hasil penelitian menunjukkan adsorben terbaik terjadi pada waktu aktivasi 12 jam, sebesar 18,33 mg/L untuk kadar COD dan 15,3 mg/L untuk kadar BOD. Penurunan variasi kontak terbaik pada menit ke-75 yaitu sebesar 25,837 mg/L untuk kadar COD dan 21,42 mg/L untuk kadar BOD serta penurunan variasi massa terbaik pada 0,8 gram sebesar 35 mg/L untuk kadar COD dan 27,48 mg/L untuk kadar BOD.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • Produksi Bioetanol dari Kertas HVS Bekas melalui Hidrolisis Enzim Selulase
           Jamur Tiram

    • Authors: Siti Maskurotus Sholikhah, Siti Maskurotus Sholikhah, Siti Maskurotus Sholikhah
      Pages: 11 - 16
      Abstract: Beberapa tahun  terakhir Indonesia mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan dan konsumsi harus dicari sumber energi alternatif yang terbarukan yaitu bioetanol. Bahan utama untuk produksi bioetanol  pada penelitian ini adalah kertas HVS bekas yang mengandung selulosa yang dapat dikonversi menjadi glukosa kemudian difermentasi membentuk etanol. Tinta pada kertas dihilangkan dengan perendaman larutan belimbing wuluh yang mengandung asam format dan diautoclave. Selanjutnya, delignifikasi menggunakan larutan batu kapur. Proses selulase menggunakan enzim selulase didapat dari jamur tiram. Proses fermentasi mengunakan ragi tape dan ragi roti . Terdapat perbedaan pada hasil keduanya, distilat ragi tape kandungan etanol lebih banyak dari pada distilat ragi roti.   Pada uji kimia dan fisika hanya ragi tape mengarah positif terdapat kandungan etanol Dipertegas dari hasil uji analisis mengunakan GC dan FTIR ragi tape dan ragi roti dengan kadar 0,54 : 0,02% etanol.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • SINTESIS DAN KARAKTERISASI ZEOLIT X DARI ABU SEKAM PADI MELALUI PROSES
           HIDROTERMAL

    • Authors: krisnawati kimia unnes, Jumaeri Jumaeri, Sri Wardani, Sri Wardani
      Pages: 17 - 20
      Abstract: Padi merupakan produk utama pertanian di negara-negara agraris, termasuk indonesia. Di daerah Kabupaten Demak mayoritas mata pencaharian penduduknya adalah sebagai petani padi, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual dari hasil produk samping dari padi. Abu sekam padi memiliki kandungan silika yang tinggi sehingga dapat digunakan dalam sintesis  zeolit secara hidrotermal. Bahan yang digunakan yaitu abu sekam padi sebagai bahan utama, Al2O3, dan NaOH. Sintesis zeolit diawali dengan pembuatan larutan natrium silikat (Na-Si) dan natrium aluminat (Na-Al) , selanjutnya kedua larutan diaduk sampai homogen. Campuran sol-gel yang diperoleh dilebur dalam krus stainless steel, selama 4jam  pada temperatur 160°C. Zeolit sintesis diuji secara kualitatif menggunakan Spektrofotometer Inframerah (FTIR) diperoleh serapan gugus fungsi Si-O-Al, Difraksi Sinar-X (XRD) diperoleh susunan kristal yang dipediksi merupakan zeolit jenis tipe Na-X dan perkuat dengan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk meliat susunan kristal yaitu berupa kubus tak beraturan dan diperoleh hasil rendemen pada suhu 160°C sebanyak 68,17%.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • Isolasi Flavonoid Kulit Buah Durian dan Uji Aktivitasnya sebagai Antirayap
           Coptotermes sp.

    • Authors: Tasqia Tunnisa, Sri Mursiti, Jumaeri Jumaeri
      Pages: 21 - 27
      Abstract: Kulit buah durian diketahui mengandung flavonoid yang memiliki manfaat dalam bidang pengobatan maupun sebagai pestisida nabati.  Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa flavonoid dan uji aktivitas antirayap terhadap Coptotermes sp. Penelitian ini dibagi atas tiga tahapan, yaitu isolasi flavonoid, identifikasi isolat, uji antirayap. Hasil skrining menunjukkan isolat mengandung flavonoid. Identifikasi menggunakan FT-IR menunjukkan adanya gugus  O-H, C-H alifatik, C=O, C=C, dan CO. Analisis spektra UV-Vis menunjukkan serapan maksimum pada pita II dan pita I pada panjang gelombang 290 dan 305 nm. Penambahan pereaksi geser NaOH 2N, AlCl3, dan AlCl3 + HCl menyebabkan adanya pergeseran pada pita II dan pita I. Hasil analisis menunjukkan bahwa senyawa flavonoid dalam kulit buah durian diduga golongan flavanon. Uji aktivitas antirayap menggunakan metode umpan paksa dengan variasi konsentrasi 0; 1; 2,5; 5, 7,5; dan 10%. Larutan uji 10% menyebabkan kematian rayap paling tinggi dengan mortalitas 89,67% dan pengurangan berat kertas umpan paling kecil sebesar 0,35%.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • Efisiensi Penurunan Kadar Logam Berat (Cr dan Ni) dalam Limbah
           Elektroplating secara Elektrokoagulasi Menggunakan Elektroda Aluminium

    • Authors: Yunan Gumara Yudhistira, Endang Susilaningsih, Nuni Widiarti
      Pages: 28 - 34
      Abstract: Abstrak
      Dipublikasikan Penyebab terjadinya pencemaran adalah banyaknya limbah yang dibuang tanpa melalui pengolahan terlebih dahulu atau sudah diolah tetapi belum sesuai standar. Mengolah limbah hasil elektroplating agar dapat diminimalisir dampaknya terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi waktu elektrolisis, pH, dan jarak antar elektroda untuk mendapatkan kombinasi terbaik pada proses elektrokoagulasi terhadap efisiensi penyisihan logam krom dan nikel pada limbah cair industri elektroplating. Elektroda yang digunakan alumunium. Sampel dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Waktu elektrolisis optimum yang digunakan untuk mengendapkan logam krom dan nikel dalam limbah elektroplating dan limbah artificial yaitu 80 menit. Efisiensi penurunan kadar logam berat pada limbah elektroplating dan artificial pada krom sebesar 73,47% dan 60,63%, sedangkan pada logam nikel sebesar 17,04% dan 52,68%. Jarak antar elektroda optimum logam krom dan logam nikel dalam limbah elektroplating dan limbah artificial yaitu pada jarak 1 cm. Efisiensi penurunan kadar logam berat pada limbah elektroplating dan artificial pada krom sebesar 86,01% dan 84,00%, sedangkan pada logam nikel sebesar 57,64% dan 64,58%. Nilai pH optimum yang digunakan untuk mengendapkan logam krom dalam limbah elektroplating dan limbah artificial yaitu 7, sedangkan pada logam nikel limbah elektroplating yaitu pH 8, pada limbah artificial optimum pada pH 6. Efisiensi penurunan kadar logam berat pada limbah elektroplating dan artificial pada krom sebesar 99,13% dan 98,99%, sedangkan pada logam nikel sebesar 99,26% dan 99,75%..
      Keywords:
      Elektrokoagulasi;
      limbah elektroplating;
      alumunium.


      Cause of the occurrence of pollution is the amount of wastewater that thrown away without processing beforehand or already processed but not up to standard. Processing wastewater of electroplating results in order to minimize impact on the environment. The purpose this research was to know the variation time of electrolysis, pH, and distance between electrodes to get the best combination of electrocoagulation process on the removal efficiency of chromium and nickel in the electroplating wastewater industry. Electrode of this research is aluminum. Samples were analyzed using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). The optimum time of electrolysis used to precipitate chrome and nickel in electroplating wastewater and artificial wastewater which is 80 minutes. The efficiency of decreasing heavy metal content in electroplating and artificial wastewater in chromium is 73.47% and 60.63%, while nickel is 17.04% and 52.68%. The distance between optimum electrode of chromium and nickel in electroplating and artificial wastewater that is at a distance of 1 cm. The efficiency of decreasing heavy metal content in electroplating and artificial wastewater in chromium is 86.01% and 84.00%, while nickel is 57.64% and 64.58%. The optimum pH used to precipitate chromium in electroplating wastewater and artificial wastewater is 7, whereas optimum pH used to precipitate nickel in electroplating wastewater is 8, and optimum pH in artificial wastewater is 6. The efficiency of decreasing heavy metal content in electroplating and artificial wastewater in chromium is 99.13% and 98.99%, while nickel is 99.26% and 99.75%.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • ANALISIS PENAMBAHAN KOTORAN KAMBING DAN KUDA PADA PROSES BIOREMEDIASI OIL
           SLUDGE DI PERTAMBANGAN DESA WONOCOLO

    • Authors: Siti Holifah, Tono Supartono, Harjono Harjono
      Pages: 35 - 42
      Abstract: Bojonegoro merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Timur, yang memiliki kekayaan di bidang minyak dan gas bumi (migas) tepatnya di desa Wonocolo. Dalam proses penambangan minyak bumi akan terdapat limbah yang di hasilkan.. Bioremediasi merupakan suatu proses rehabilitasi lingkungan yang tercemar dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme untuk menguraikan pencemar tersebut menjadi bentuk yang lebih sederhana, tidak berbahaya, dan memberikan nilai tambah bagi lingkungan. Kotoran hewan merupakan bahan organik yang mengandung banyak mikroba, kotoran hewan dengan kandungan nutrisi terbaik adalah kotoran kambing dan kuda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan konsorsium bakteri indigen lumpur minyak bumi dengan bakteri dari kotoran kambing dan kuda dalam mendegradasi limbah minyak bumi. Penelitian bioremediasi ini dilakukan secara bertahap yaitu isolasi, aplikasi, analisis parameter pH, TPH, TPC dan kadar air, serta analisis komponen hidrokarbon dengan Gas Chromatography (GC). Hasil penelitian ini diperoleh bahwa penggunaan kotoran kambing dan kuda pada bioremediasi limbah minyak bumi (oil sludge) mampu menjadi agen bioremediasi yang baik, dengan presentase penurunan kadar TPH tertinggi dengan proporsi limbah dalam reaktor 4:1:0 dengan presentase penurunan 68,83%. Pada waktu 5 minggu penelitian, TPH oil sludge terus mengalami penurunan Waktu remediasi yang dibutuhkan untuk menurunkan 100% kadar TPH pada limbah oil sludge dengan kotoran hewan kambing dan kuda adalah lebih dari 5 minggu, karena pada batas penelitian selama 5 minggu kadar penurunan TPH adalah sebesar 68,83%.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • Preparasi dan Karakterisasi Nanozeolit dari Zeolit Alam Gunungkidul dengan
           Metode Top-Down

    • Authors: Yogo Setiawan, F Widhi Mahatmanti, Harjono Hanis
      Pages: 43 - 49
      Abstract: Zeolit merupakan material berpori yang berbentuk tetrahedral antara alumina dan silikat berhidrat. Zeolit dengan ukuran nanopartikel memiliki kemampuan yang lebih baik dan lebih efektif. Telah dilakukan penelitian pembuatan nanozeolit dari zeolit alam yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan karakteristik hasil preparasi nanozeolit yang dipreparasi dari zeolit alam Gunungkidul. Zeolit yang digunakan diayak dengan ukuran 230 mesh dan diaktivasi dengan HCl 1M selama 4 jam dan dikalsinasi pada suhu 600oC selama 3 jam yang selanjutnya dilakukan milling selama 10 jam dengan metode Top-down. Hasil preparasi yang dikarakterisasi menggunakan PSA, XRD, SAA, dan SEM. Berdasarkan hasil analisis PSA diperoleh ukuran zeolit alam nanopartikel sebesar 188,3 nm. Hasil analisis XRD diperoleh jenis material ZA, ZAA, dan ZAN adalah mordenite, dan kristalinitas menurun seiring dengan proses aktivasi dan milling, sehingga pada ZAN dalam keadaan fase amorf. Ukuran kristal yang diperoleh berturut-turut yaitu 184, 165, dan 32 nm. Hasil  analisis SAA pada ZA, ZAA dan ZAN dihasilkan luas permukaan sebesar 19,3290; 18,9070; dan 18,980 m2/g dan ukuran pori 126,434; 125,813; dan 132,878 Å. Hasil morfologi SEM nanozeolit berbentuk bulat-bulat kecil yang berukuran 63,7 nm. Zeolit alam nanopartikel dengan metode Top-down memiliki karakteristik yang signifikan terhadap ukuran partikel dan tidak signifikan terhadap luas paermukaan partikel dengan efisiensi lamanya waktu milling.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • SINTESIS FOTOKATALIS Fe-N-TiO2 MENGGUNAKAN METODE SOL-GEL UNTUK
           DEKOMPOSISI AIR

    • Authors: Ragil Pandu Sadewo, Harjito Harjito, Sigit Priatmoko
      Pages: 50 - 55
      Abstract: Fotokatalis Fe-N-TiO2 telah digunakan dalam dekomposisi air untuk memproduksi hidrogen. Modifikasi templating agent dan dopan bertujuan untuk mengetahui kompisisi optimum dengan karakterisasi terbaik dan laju produksi terbanyak pada cahaya tampak. Fe-N-TiO2 disintesis menggunakan metode sol-gel dengan persen berat PEG dan N bervariasi. Variasi PEG adalah 2, 3, dan 4% sedangkan N adalah 20, 25, dan 30%w/w. Fotokatalis dikarakterisasi menggunakan DR-UV untuk mengetahui band gap, XRD untuk mengetahui kristalinitas, dan FTIR untuk mengetahui gugus fungsi. Gas hidrogen dari dekomposisi air dianalisis menggunakan GC-TCD. Fe-N-TiO2 dengan N 20%w/w dapat menurunkan band gap hingga 2,56 eV. Fotokatalis dengan PEG 4% mempercepat waktu gelasi menjadi 164,33 jam. Perhitungan fase anatas PEG adalah 86,86% sedangkan ukuran kristalitnya 44,26 nm. Fe-N-TiO2 yang disintesis memiliki serapan utama pada 520 cm-1 yang merupakan daerah Ti-O. Dari uji aktivitas, Fe-N-TiO2 dengan PEG 2% dan N 20%w/w memproduksi hidrogen sebesar 0,076 µmol/jam.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • Sintesis dan Karakterisasi TiO2(nanorod)-SiO2 dan Aplikasinya Dalam Cat
           Akrilik

    • Authors: Ahmad Sulistyono, Sri Wahyuni, Kasmui Kasmui
      Pages: 56 - 63
      Abstract: Telah dilakukan penelitian tentang sintesis TiO2 nanorod termodifikasi silika (TiO2-SiO2) dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh suhu kalsinasi terhadap karakteristik komposit TiO2-SiO2 dan mengetahui pengaruh  variasi massa komposit terhadap uji sudut kontak pada cat akrilik. Nanokomposit TiO2-SiO2 disintesis dengan menggunakan prekursor sol TiO2 dan sol SiO2. Sebelumnya sol TiO2 disintesis secara solvotermal dan SiO2 disintesis secara sol-gel. titanium (IV) isopropoksida digunakan sebagai prekursor TiO2 nanorod, dan tetraetilorthosilikat sebagai prekursor SiO2. Material nano diaplikasikan sebagai bahan tambahan dalam cat akrilik untuk memberikan sifat swa-bersih pada cat. Hasil sintesis TiO2-SiO2 dikarakterisasi dengan FTIR untuk mengetahui struktur ikatan, XRD untuk mengetahui ukuran dan struktur kristal, TEM untuk mengetahui morfologi, dan SAA untuk mengetahui luas permukaan dan ukuran pori. Hasil karakterisasi FTIR menunjukan adanya ikatan Si-O-Si, Si-OH, Si-O-Ti dan vibrasi ulur Ti-O pada bilangan gelombang 1095,57cm-1, 3425,58 cm-1, 948,98 cm-1, dan 678,94 cm-1. Hasil XRD menunjukkan bahwa sifat padatan adalah kristalin dengan fasa anatase. Hasil TEM menunjukkan bahwa struktur rods pada TiO2 sudah mulai terbentuk. Luas permukaan yang dihasilkan dari karakterisasi SAA secara berturut-turut pada suhu 250, 350, dan 450 oC yaitu 60,898; 40,548; dan 52,097 m2/g. Hasil pengukuran sudut kontak terbesar dan menunjukkan hasil paling baik pada komposit suhu kalsinasi 450oC  dengan variasi massa 5% dari massa cat akrilik
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • Pemanfaatan Zeolit Alam Teraktivasi HNO3 sebagai Ion Logam Fe(III) dan
           Cr(VI)

    • Authors: Chayun Pida Renni, F Widhi Mahatmanti, Nuni Widiarti
      Pages: 64 - 70
      Abstract: Penelitian ini terkait dengan pemanfaatan zeolit alam teraktivasi HNO3 sebagai adsorben ion logam Fe(III) dan Cr(VI). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana karakteristik zeolit alam sebelum dan sesudah dilakukan aktivasi, pengaruh variasi pH, waktu kontak dan konsentrasi ion logam dan kapasitas adsorpsi zeolit alam dan zeolit teraktivasi dalam menyerap ion logam Fe(III) dan Cr(VI). Pengaktivasian zeolit alam dilakukan dengan HNO3 1M serta dikalsinasi pada suhu 400˚C. Karakteristik zeolit alam sebelum dan sesudah aktivasi dapat dilihat melalui data XRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kristalinitas zeolit teraktivasi lebih tinggi dibandingkan dengan zeolit alam. Kondisi optimum ion logam Fe(III) pada zeolit alam diperoleh pada pH 8, waktu kontak 120 menit dan konsentrasi 200 ppm sedangkan pada zeolit teraktivasi diperoleh pada pH 2, waktu kontak 150 menit dan konsentrasi 125 ppm. Kondisi optimum ion logam Cr(VI) pada zeolit alam diperoleh pada pH 8, waktu kontak 180 menit dan konsentrasi 100 ppm sedangkan pada zeolit teraktivasi diperoleh pada pH 4, waktu kontak 120 menit dan konsentrasi 150 ppm. Adsorpsi zeolit alam pada ion logam Fe(III) mengikuti pola isoterm Freundlich dengan nilai n sebesar 0,09 sedangkan pada ion logam Cr(VI) mengikuti pola isoterm Langmuir dengan kapasitas maksimum (Qm) sebesar 1,48 mg/g. Adsorpsi zeolit teraktivasi pada ion logam Fe(III) mengikuti pola isoterm Langmuir dengan kapasitas maksimum (Qm) sebesar 1,18 mg/g sedangkan pada ion logam Cr(VI) mengikuti pola isoterm Freundlich dengan nilai n sebesar 0,17.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • PENGARUH KONSENTRASI SO42- DAN pH TERHADAP DEGRADASI CONGO RED MENGGUNAKAN
           FOTOKATALIS N-TiO2

    • Authors: WIDYO UTOMO, Woro Sumarni, Sigit Priatmoko
      Pages: 71 - 76
      Abstract: Congo Red merupakan salah satu zat warna yang terdapat pada limbah industri tekstil. Metode untuk menurunkan kadar Congo Red pada limbah cair adalah dengan metode fotodegradasi menggunakan fotokatalis TiO2. TiO2 memiliki energi gap yang besar, oleh karena hal tersebut TiO2 dimodifikasi dengan cara mendoping Nitrogen ke dalamnya guna menurunkan energi gap tersebut. N-TiO2 dibuat dengan metode Sol-Gel dari prekursor TiIPP, kemudian ditambah Urea ke dalamnya sebagai dopan N. Karakteristik katalis dianalisis menggunakan X-ray difraction, FTIR, dan SEM-EDX. Efektivitas fotodegradasi dilihat dari konsentrasi Congo Red setelah didegradasi pada variasi waktu kontak, penambahan ion sulfat (SO42-) dan pH larutan Congo Red. N-TiO2 efektif digunakan untuk fotodegradasi Congo Red  pada waktu kontak 45 menit. Kemampuan fotokatalis N-TiO2 dalam mendegradasi Congo Red juga dapat ditingkatkan dengan penembahan anion sulfat. Semakin bertambahnya konsentrasi sulfat hingga 5000 mg/L dapat meningkatkan persentase degradasi hingga 79.75%. Pada pH asam kinerja fotokatalis N-TiO2 untuk mendegradasi Congo Red meningkat. Pada pH 5 dapat meningkatkan persentase deegradasi hingga 73.85%.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • IMMOBILISASI Fe3+ DAN Cr6+ PADA GEOPOLIMER BERBASIS ABU LAYANG-ABU SEKAM
           PADI

    • Authors: Mega Bunga Persada, Ella Kusumastuti, F.Widhi Mahatmanti
      Pages: 77 - 85
      Abstract: Immobilization of Fe3+ and Cr6+ by using geopolymer based on fly ash (FA) and rice husk ash (RHA) and the effect on quality of geopolymer qualitatively have been investigated. Type C fly ash from Karang Kandri power plant in Cilacap and rice husk ash from burning briks in Klaten Central Java was used as the raw material. Rice husk ash was added from 0-7.5 g to produce geopolymer with optimum compressive strength, which composition used for geopolymer synthesis with addition of  Fe3+ and Cr6+ metal ions. Fe3+ and Cr6+ metal ions were added into geopolymer paste at the level of 20-100 mmol. The result showed that the addition of 3 g rice husk ash produce geopolymer with optimum compressive strength to 35.43 MPa. The addition of  60 mmol of Fe3+ and Cr6+ metal ions improve the compressive strength  to 37.22 MPa and 36.4 MPa. Further addition of metal ions reduce these value and the lowest compressive strength was observed on the additon of 100 mmol of  Fe3+ and Cr6+ namely 20.36 MPa and 20.74 MPa. Leaching test was conducted by using  AAS, leaching tests show that geopolymers can immobilize Fe3+ metal ions more effectively when compared to Cr6+ metal ions which is distributed throughout the geopolymer and is not chemically bound making it easier to leach out.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • SINTESIS DAN KARAKTERISASI ZEOLIT DARI ABU SEKAM PADI MENGGUNAKAN METODE
           HIDROTERMAL

    • Authors: Siska Shelvia Deviani, F. Widhi Mahatmanti, Nuni Widiarti
      Pages: 86 - 93
      Abstract: Sekam padi merupakan salah satu produk samping dari proses penggilingan padi, yang dapat digunakan sebagai material awal sintesis zeolit karena kandungan utamanya adalah silika. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi zeolit berbahan dasar abu sekam padi. Sintesis diawali dengan pencucian abu sekam padi dalam larutan HCl 2 M dengan perbandingan rasio berat per volume = 1:5 selama 1 jam. Proses ekstraksi silika dilakukan dengan melarutkan abu sekam padi yang telah dicuci HCl dengan menambahkan larutan NaOH 7 M dengan perbandingan 1:2 (b/v) pada suhu 80ºC dan diaduk selama 5 jam. Sintesis zeolit dilakukan dengan menggunakan metode hidrotermal pada temperatur 160ºC selama 7 jam. Silika hasil ekstraksi dan zeolit sintetis dikarakterisasi menggunakan instrument FT-IR untuk mengetahui gugus fungsi dan XRD untuk mengetahui tingkat kristalinitas silika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zeolit dengan metode hidrotermal dapat menghasilkan zeolit yang mempunyai struktur mirip zeolit Y, terdiri dari campuran kristal faujasite, kabasite, dan cancrinite.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
  • Modifikasi Zeolit A dengan Surfaktan HDTMA dan Aplikasinya sebagai
           Adsorben Ion Nitrat

    • Authors: Lia Inarotut Darojah, Jumaeri Jumaeri, Ella Kusumastuti
      Pages: 94 - 101
      Abstract: Modifikasi zeolit A dengan surfaktan HDTMA (hexa decil trimetil ammonium) dan aplikasinya sebagai adsorben ion nitrat telah dipelajari. Zeolit A yang disintesis dari kaolin alam Bangka Belitung dimodifikasi dengan surfaktan HDTMA 0,1 M menjadi zeolit A termodifikasi surfaktan (ZAMS). ZAMS hasil modifikasi dikarakterisasi dengan FT-IR, XRD, dan SAA. Zeolit A dengan dan tanpa modifikasi surfaktan HDTMA diaplikasikan sebagai adsorben ion nitrat dengan melibatkan variabel waktu kontak dan konsentrasi awal nitrat. Hasil FTIR ZAMS menunjukkan kemiripan dengan ZAMS standar, ditunjukkan dengan munculnya serapan pada bilangan gelombang 2921,01 cm-1, 2852,44 cm-1, dan 1482,02 cm-1. Hasil XRD ZAMS mirip dengan zeolit A tanpa modifikasi dengan derajat kristalinitas sebesar 98,55% dan memiliki luas permukaan sebesar 146,389 m2/g. Adsorpsi nitrat optimum oleh zeolit A terjadi pada waktu kontak 60 menit dan ZAMS 90 menit dengan kapasitas adsorpsi masing-masing sebesar 4,3048 mg/g dan 4,5593 mg/g sedangkan kondisi optmum adsorpsi ion nitrat pada variasi konsentrasi awal dicapai pada 75 ppm dengan kapasitas adsorpsi zeolit A yakni 6,6815 mg/g dan ZAMS 6,995 mg/g.
      PubDate: 2018-05-30
      Issue No: Vol. 7, No. 1 (2018)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 54.85.162.213
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-