Publisher: Universitas Negeri Semarang   (Total: 79 journals)   [Sort by number of followers]

Showing 1 - 79 of 79 Journals sorted alphabetically
Accounting Analysis J.     Open Access   (Followers: 11)
ACTIVE : J. of Physical Education, Sport, Health and Recreation     Open Access   (Followers: 30)
BELIA : Early Childhood Education Papers     Open Access   (Followers: 10)
Biosaintifika : J. of Biology & Biology Education     Open Access   (Followers: 9)
Catharsis : J. of Arts Education     Open Access  
Chemistry in Education     Open Access   (Followers: 9)
Chi'e : J. of Japanese Learning and Teaching     Open Access   (Followers: 3)
Dinamika Pendidikan     Open Access  
Economic Education Analysis J.     Open Access   (Followers: 1)
Economics Development Analysis J.     Open Access   (Followers: 5)
Edu Elektrika J.     Open Access   (Followers: 1)
Edukasi     Open Access  
ELT Forum : J. of English Language Teaching     Open Access   (Followers: 11)
English Education J.     Open Access   (Followers: 2)
Forum Ilmu Sosial     Open Access  
Geo-Image     Open Access  
Harmonia     Open Access  
Imajinasi : Jurnal Seni     Open Access  
Indonesian J. of Chemical Science     Open Access   (Followers: 1)
Indonesian J. of Conservation     Open Access  
Indonesian J. of Curriculum and Educational Technology Studies     Open Access   (Followers: 2)
Indonesian J. of Early Childhood Education Studies     Open Access   (Followers: 3)
Indonesian J. of Guidance and Counseling     Open Access  
Indonesian J. of History Education     Open Access   (Followers: 1)
Innovative J. of Curriculum and Educational Technology     Open Access   (Followers: 4)
Intl. J. of Active Learning     Open Access  
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah     Open Access  
J. of Economic Education     Open Access  
J. of Educational Development     Open Access   (Followers: 5)
J. of Educational Research and Evaluation     Open Access   (Followers: 2)
J. of Educational Social Studies     Open Access   (Followers: 9)
J. of Edugeography     Open Access   (Followers: 2)
J. of Indonesian History     Open Access   (Followers: 4)
J. of Innovative Science Education     Open Access   (Followers: 2)
J. of Law and Legal Reform     Open Access   (Followers: 3)
J. of Nonformal Education     Open Access   (Followers: 1)
J. of Physical Education and Sports     Open Access   (Followers: 8)
J. of Physical Education Health and Sport     Open Access   (Followers: 1)
J. of Primary Education     Open Access   (Followers: 14)
J. of Sport Sciences and Fitness     Open Access   (Followers: 16)
JEJAK : Jurnal Ekonomi dan Kebijakan     Open Access   (Followers: 1)
JILS (J. of Indonesian Legal Studies)     Open Access   (Followers: 2)
Joyful Learning J.     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Abdimas     Open Access  
Jurnal Bahan Alam Terbarukan     Open Access  
Jurnal Bimbingan Konseling     Open Access   (Followers: 4)
Jurnal Dinamika Manajemen     Open Access  
Jurnal Fisika     Open Access  
Jurnal Geografi     Open Access  
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia     Open Access   (Followers: 5)
Jurnal Kesehatan Masyarakat     Open Access   (Followers: 5)
Jurnal Komunitas     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal MIPA     Open Access   (Followers: 3)
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia     Open Access   (Followers: 4)
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia (Indonesian J. of Physics Education)     Open Access   (Followers: 2)
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia     Open Access   (Followers: 2, SJR: 0.206, CiteScore: 1)
Jurnal Sastra Indonesia     Open Access  
Jurnal Teknik Elektro     Open Access  
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan     Open Access   (Followers: 1)
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif     Open Access   (Followers: 5)
Language Circle : J. of Language and Literature     Open Access   (Followers: 2)
Lisanul' Arab : J. of Arabic Learning and Teaching     Open Access   (Followers: 1)
Management Analysis J.     Open Access  
Pandecta : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum     Open Access   (Followers: 1)
Public Health Perspective J.     Open Access  
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi     Open Access  
Scientific J. of Informatics     Open Access   (Followers: 1)
Seloka : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia     Open Access   (Followers: 5)
Solidarity : J. of Education, Society and Culture     Open Access  
Unnes J. of Biology Education     Open Access   (Followers: 1)
Unnes J. of Mathematics     Open Access   (Followers: 3)
Unnes J. of Mathematics Education     Open Access   (Followers: 5)
Unnes J. of Mathematics Education Research     Open Access   (Followers: 10)
Unnes J. of Public Health     Open Access  
Unnes Law J.     Open Access   (Followers: 1)
Unnes Physics Education J.     Open Access   (Followers: 4)
Unnes Physics J.     Open Access   (Followers: 1)
Unnes Science Education J.     Open Access  
Wacana : Jurnal Sosial dan Humaniora     Open Access  
Similar Journals
Journal Cover
Jurnal MIPA
Number of Followers: 3  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 0215-9945
Published by Universitas Negeri Semarang Homepage  [79 journals]
  • PERKEMBANGAN OVARIUM TIKUS YANG DIPAPAR RADIASI SINAR X

    • Authors: N Nurjanah, P Widiyaningrum
      Pages: 85 - 91
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan ovarium tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar yang dipapar radiasi sinar X, meliputi bobot dan gambaran histologisnya.  Penelitian menggunakan 20 ekor tikus betina usia 1,5 bulan dengan bobot badan rata-rata 150±13 gram.  Tikus  dikelompokkan ke dalam 4 perlakuan yaitu  perlakuan dosis radiasi sinar X sebesar 50, 100 dan 150 mGray serta satu kelompok kontrol. Variabel yang diukur meliputi bobot ovarium utuh dan gambaran histologis ovarium. Radiasi dilakukan dengan cara penyinaran satu kali tembakan pada setiap tikus per hari selama 5 hari.  Analisis data bobot ovarium dilakukan dengan dengan anova satu arah dilanjutkan dengan uji LSD pada taraf signifikansi 5%, sedangkan untuk data kualitatif gambaran histologis ovarium dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis statistik memperlihatkan bahwa perlakuan dosis radiasi 50, 100 dan 150 mGray berpengaruh nyata terhadap bobot ovarium, yakni cenderung menurun dibanding kelompok kontrol. Pengamatan terhadap gambaran histologis ovarium memperlihatkan kerusakan ovarium mulai terjadi pada dosis 100 dan 150 mGray. Penelitian ini menyimpulkan bahwa paparan radiasi sinar X menyebabkan penurunan bobot ovarium dan pada dosis 100 mGray telah menimbulkan tanda kerusakan pada struktur histologi ovarium tikus putih galur Wistar.This study aims to determine ovarian development of rats (Rattus norvegicus) after exposure X-ray radiation, especially weights and ovarian histology. The study used 12 female rats of 1.5 months and average body weight of 150 ± 13 grams. Female rats were devided into four groups: control, and variations in dose of 50 mGray (T1), 100 mGray (T2) and 150 mGray (T3). This study used a complete randomized block design.  Radiation is done by irradiating one shot on each rat per day for 5 days. Statistical analysis for ovarian weight was performed by one way Anova and LSD Test, while qualitative data of ovarian histological were analyzed descriptively. The results showed that the variations in dose of  X-ray radiation significantly (P ≤ 5 %) of the ovarian weight. LSD test results further demonstrate that treatment of radiation doses 50, 100 and 150 mGray significant effect on ovarian weight, which decreases compared to the control group. This study concluded that exposure to X-ray radiation causes a decrease in ovarian weight and radiation dose of 100 mGray has caused damage to the structure of the ovarian histology Wistar rats.
      Issue No: Vol. 39, No. 2
       
  • BIOAKUMULASI KADMIUM PADA IKAN BANDENG DI TAMBAK DUKUH TAPAK SEMARANG

    • Authors: NKT Martuti, HA Sanjivanie, S Ngabekti
      Pages: 92 - 97
      Abstract: Dukuh Tapak merupakan muara dari Sungai Tapak yang sebagian besar wilayahnya berupa pertambakan ikan bandeng. Berkembangnya industri di daerah aliran sungai (DAS) Tapak, mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas perairan Tapak akibat adanya pencemaran limbah yang mengandung logam berat. Penurunan kualitas perairan tersebut akan mempengaruhi kualitas ikan bandeng yang dipelihara pada tambak-tambak di Dukuh Tapak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan Cd dalam air dan ikan bandeng di tambak Dukuh Tapak Semarang. Penelitian bersifat observasional analitik menggunakan analisis komparatif. Analisis kadar Cd menggunakan AAS. Kandungan Cd pada air Sungai Tapak 0,004mg/l, nilai tersebut masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan PPRI No.82 Tahun 2001 yaitu sebesar 0,01mg/l. Rerata kandungan Cd pada air tambak Tapak 0,0045mg/l, melebihi ambang batas yang ditetapkan KepMen LH No.51 Tahun 2004 yaitu sebesar 0,001mg/l. Rerata kandungan Cd pada daging ikan bandeng di ketiga stasiun adalah 0,01mg/l, masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan SNI 7287:2009 yakni sebesar 0,1 mg/kg. Simpulan dari penelitian ini adalah kandungan Cd pada air tambak Tapak melebihi ambang batas yang sudah ditentukan, namun kandungan Cd pada ikan bandeng masih berada di bawah ambang batas. Meskipun demikian, perlu diwaspadai keberadaan logam berat Cd karena logam berat bersifat toksik dan akumulatif.District Tapak is an estuary of Tapak river which most of the area is formed of milk fish aqua farming region. Tapak watershed industry growth has affected in Tapak water degradation quality. Due to waste contamination containing heavy metals. It affects the quality of breeding milk fish. This research aims to discover Cadmium (Cd) content both in watershed and milk fish in district Tapak, Semarang. This observational analytic research using comparative analysis, purposive random sampling method. Data analysis method using AAS. Cadmium (Cd) content in Tapak river is <0,004mg/l, the grade is still below the qualification set by PPRI No. 82  year 2001 in the amount of 0,01mg/l. The average Cadmium (Cd) content in Tapak water pond is <0.0045mg/l, the grade has exceeded the limit set by KepMen LH No. 51 year 2004 in the amount of 0,001mg/l. The average Cadmium (Cd) content in fish meat on three stations is <0,01mg/l. The grade is still below the limit set by ISO 7287:2009 in amount of 0,1mg/kg. The conclusion of the research is Cadmium (Cd) content in Tapak water pond exceed the limit of the terms. However, Cadmium (Cd) content within the milk fish is below the limit of the terms, yet there should be a wary since Cadmium (Cd) is toxic and bioaccumulative heavy metal.
      Issue No: Vol. 39, No. 2
       
  • PROFIL PROTEIN SUSU DAN PRODUK OLAHANNYA

    • Authors: R. Susanti, E Hidayat
      Pages: 98 - 106
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar protein dan profil protein pada beberapa susu (susu kedelai, susu kambing) dan olahannya (yogurt, tofu). Kadar protein diukur dengan metode Lowry, sedangkan profil protein dianalisis menggunakan SDS PAGE. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Kadar protein tertinggi pada sampel yang dianalisis terdapat pada produk yogurt A (579,5 mg/ml), disusul susu kedelai (289,99 mg/ml) dan susu kambing (133,1 mg/ml). Analisis profil protein terlihat pita protein dengan mobilitas terendah sampai tertinggi terletak pada berat molekul 14-150 KDa. Pita protein khas yang hanya dimiliki susu kambing adalah pita 150kDa. Sementara pita protein khas yang hanya dimiliki susu kedelai adalah pita 44 kDa dan 55kDa. Pita protein yang khas hanya dimiliki yogurt A (dengan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus) adalah pita 65Da. Semua jenis susu dan olahannya memiliki pita 70kDa, kecuali susu kedelai. Profil protein susu kedelai dan tofu menunjukkan profil protein yang sangat berbeda, namun keduanya memiliki pita 18kDa.This study aimed to observe protein level and profiles on some milks (soy milk, goat's milk) and dairy (yogurt, tofu) product. Protein content was observed by Lowry method, whereas the protein profiles were analyzed by polyacrylamide gel electrophoresis. Data were analyzed descriptively. The highest protein content of the observed sample was in yogurt A products (579,5 mg/ml), followed by soy milk (289,99 mg/ml) and goat's milk (133,1 mg/ml). Analysis of protein profiles showed protein bands with lowest to highest mobility lies in the molecular weight of 14-150 KDa. Typical protein band of goat's milk was a 150kDa band. While the typical protein bands of soy milk were 44 kDa and 55kDa band. The typical protein band of yogurt A (with Lactobacillus bulgaricus and Streptococcus thermophillus bacterium) was 65Da. All types of milks and dairy had 70kDa band, except for soy milk. Protein profile of soy milk and tofu was very different, but both had 18kDa band.
      Issue No: Vol. 39, No. 2
       
  • RUMUSAN METODE DETEKSI PENCURIAN LISTRIK MEMANFAATKAN PERANGKAT WSN

    • Authors: A Sony, S Sulistyo, I W Mustika
      Pages: 107 - 114
      Abstract: Mendeteksi kasus pencurian listrik di Indonesia memerlukan usaha dan biaya yang besar. PLN saat ini masih menggunakan metode lama dalam mendeteksi kasus pencurian yaitu dengan memeriksa pola tagihan listrik yang didapatkan dari pencatatan secara manual oleh petugas. Penelitian ini mengajukan suatu metode deteksi pencurian listrik dengan memanfaatkan perangkat WSN yang dipasangkan dimeteran pelanggan untuk memonitor jumlah pemakaian listrik. Logika pendeteksian adalah dengan membandingkan data konsumsi pada pelanggan dengan data jumlah listrik yang disalurkan oleh gardu penyalur pada suatu cakupan wilayah. Hasil penelitian berupa simulasi dengan bantuan perangkat lunak Excel, hasil simulasi menunjukkan keefektifan penggunaan metode yang diajukan dengan tingkat akurasi yang tinggi.Detecting theft electricity in Indonesia require enormous amount of efforts and money. PLN until these days still using the old school method to detect this case by checking the pattren of customers electricity bills manualy by the PLN employee. Purposed method in this research is to detect leak of electricity by spreading WSN devices inside each customers meteran to monitor total power consumtion. Logic of the method is compare sum of power consumtion in a testing area with amount of electricity flow in that area by monitor the gardu penyalur conductor. Result of this research is excel simulation, simulation outcome shows that using the purposed to decided system status is effective in the system operational with high accuracy with the actual condition.        
      Issue No: Vol. 39, No. 2
       
  • PENGARUH TEMPERATUR ANNEALING PADA SIFAT LISTRIK FILM TIPIS ZINC OKSIDA
           DOPING ALUMINIUM OKSIDA

    • Authors: S Sugianto, R Zannah, S N Mahmudah, B Astuti, N M D.P, A A Wibowo, P Marwoto, D Ariyanto, E Wibowo
      Pages: 115 - 122
      Abstract: Penumbuhan film tipis zinc oksida di-doping aluminium oksida dengan variasi temperatur annealing menggunakan metode dc magnetron sputtering telah berhasil dilakukan. Pengaruh variasi temperature annealing pada struktur dan sifat listrik film tipis telah dipelajari dengan menggunakan XRD dan I-V meter. Berdasarkan karakterisasi XRD, film tipis yang dihasilkan memiliki struktur wurtzite dengan orientasi yang dominan adalah (002). Penambahan temperatur annealing pada proses penumbuhan meningkatkan intensitas orientasi (002). Selanjutnya analisis sifat listrik menggunakan I-V meter. Film tipis zinc oksida di-doping Al  pada temperatur annealing 300°C memiliki nilai resitivitas yang optimum yaitu 2,89 x 102  Wcm. Hal tersebut konsisten dengan hasil XRD yang menyatakan bahwa film tipis zinc oksida yang di doping  dengan  aluminium oksida pada temperature 300°C memiliki ukuran kristal yang semakin besar, kompak dan homogen.Growth of zinc oxide doped aluminum oxide thin film with annealing temperature variation using dc magnetron sputtering method has been done. Effect of annealing temperature variations on the structure and electrical properties of thin films has studied using XRD and I-V meter. According to XRD characterization, thin film was obtained has wurtzite structure with dominant orientation is (002). Increasing of annealing temperature on the growth process was increased the intensity of orientation (002). Furthermore, the electrical properties were measured using I-V meter.  Zinc oxide doped Al thin film shows the optimum resistivity around of 2.89 x 102 Wcm when the annealing temperature of 300 °C. This is consistent with XRD results which is the Zinc oxide doped aluminum oxide thin has a crystal size is getting bigger, dense, and homogeneous at annealing temperature 300°C.
      Issue No: Vol. 39, No. 2
       
  • PENGUKURAN SIFAT POLARISASI BERBAGAI MINYAK NABATI MENGGUNAKAN LAMPU IR
           DAN LASER HE-NE

    • Authors: U Kaltsum, KS Firdaussi
      Pages: 123 - 127
      Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menguji sifat polarisasi berbagai minyak nabati (minyak sawit, minyak kedelai, minyak zaitun, VCO, minyak curah, dan jelantah) dengan variasi keadaan baru dan kadaluwarsa, menggunakan lampu IR dan laser He-Ne. Pengujian dilakukan dengan menempatkan minyak nabati diantara polarisator dan analisator. Hasil penelitian pada kedua sumber cahaya menunjukkan pola yang hampir sama. Minyak zaitun dan VCO memiliki perubahan sudut polarisasi alami kecil, sedangkan minyak sawit, kedelai, jelantah, dan curah memiliki perubahan sudut polarisasi alami besar. Besarnya perubahan sudut polarisasi minyak kadaluwarsa lebih besar dibanding minyak baru. Perubahan sudut polarisasi sebanding dengan jumlah radikal bebas (ALB, peroksida) dan molekul asimetri (asam lemak jenuh, molekul rantai panjang). Meskipun pola yang dihasilkan oleh kedua sumber cahaya sama, namun lampu IR memberikan nilai perubahan sudut polarisasi yang lebih tinggi dari laser He-Ne. Hal ini dimungkinkan karena daya lampu IR lebih besar dari He-Ne, sehingga energi yang dihasilkan lampu IR lebih tinggi dan perubahan sudut polarisasinya lebih besar. This research based on previous research that using IR lamp (250 watt) and He-Ne laser (1 mW) on a mixture of palm oil and animal oil. Both of light source were used again to measure polarization properties of various vegetable oils (palm oil, soybean oil, olive oil, VCO, rainfall oil and used cooking oil) with a variety of new and expired. The tools used were a set polarization, IR lamp, He-Ne laser, and power supply. The experiment was done by placing vegetable oil between the polarizer and analyzers. The result showed both of light sources had similar pattern; polarization changes of olive oil and the VCO were small, while polarization changes of palm oil, soybean oil, used cooking oil, and rainfall were high. Polarization change of expired oil was higher than new oil. The value of polarization change was proportional to free radicals (FFA, peroxide) and asymmetry molecular (saturated fatty acids, long chain molecules). Although the patterns resulted by two light sources were same, IR lamp provide polarization change higher than He-Ne laser. This might be due to the power of IR light was greater than the power of He-Ne laser. 
      Issue No: Vol. 39, No. 2
       
  • AISOLASI DAN UJI DAYA ANTIMIKROBA EKSTRAK KULIT NANAS (Ananas comosus L.
           Merr)

    • Authors: M H Setiawan, S Mursiti, E Kusumo
      Pages: 128 - 134
      Abstract: Kandungan senyawa flavonoid dalam limbah kulit nanas memiliki prospek positif sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antimikroba ekstrak kulit nanas basah (KNB) dan ekstrak kulit nanas kering (KNK) dan mengetahui jenis senyawa flavonoid yang berperan sebagai antimikroba terhadap S. aureus dan E. coli. Flavonoid diisolasi menggunakan metode Domestic Microwave Maceration Extraction (DMME) dan partisi. Aktivitas antimikroba diuji menggunakan metode difusi sumuran. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak etil asetat KNB maupun ekstrak etil asetat KNK berpotensi sebagai antimikroba, namun ekstrak etil asetat KNB lebih efektif menghambat bakteri S. aureus dan E. coli dengan diameter daerah hambat (DDH) berturut-turut 13 mm dan 15 mm dibanding ekstrak etil asetat KNK dengan nilai DDH berturut-turut 12 dan 14,25 mm. Senyawa flavonoid dalam kulit nanas yang berperan sebagai antimikroba diduga merupakan golongan flavanon (KNB) dan dihidroflavonol (KNK).Flavonoid compound in pineapple peel waste have positive prospects for antimicrobial. This study aims at understanding effectiveness of wet pineapple peel extract and dried pineapple peel extract antimicrobial and to know the type of flavonoid compound which act as antimicrobial against S.aureus and E.coli. Flavonoid was isolated using Domestic Microwave Maceration Extraction (DMME) and partitions. Antimicrobial activity was tested using pitting diffusion method. Based on the research result, wet pineapple peel extract and dried pineapple peel extract are potential to be antimicrobial. However wet pineapple peel extract is more effective to inhibit bacteria S.aureus and E.coli with Inhibitory Regional Diameter respectively 13 mm and 15 mm compared to dried pineapple peel extract with Inhibitory Regional Diameter respectively 12 and 14,25 mm. Flavonoid compound in pineapple peel that acts as an antimicrobial is thought to be flavanones (wet pineapple peel) and dihydroflavonol (dried pineapple peel).
      Issue No: Vol. 39, No. 2
       
  • ELEKTRODEKOLORISASI LIMBAH CAIR PEWARNA BATIK DENGAN MEMANFAATKAN BATANG
           KARBON DARI LIMBAH BATERAI BEKAS

    • Authors: MSK Amal, F Febiyanto, A Soleh, M Afif
      Pages: 135 - 142
      Abstract: Rhodamin B (RhB), indogosol dan naphtol merupakan zat warna pada industri batik. Metode elektrodekolorisasi merupakan suatu proses elektrokimia untuk menghilangkan zat warna dengan menggunakan arus listrik searah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menurunkan konsentrasi limbah cair pewarna batik secara optimum menggunakan metode elektrodekolorisasi dengan memanfaatkan batang karbon baterai bekas. Limbah cair batik yang diuji adalah rhodamin B (RhB), naphtol blue black dan indigosol sebagai sumber limbah pewarna. Katoda sel elektrokimia berupa batang karbon berasal dari baterai bekas dan anodanya berupa lempeng besi. Optimalisasi pada proses degradasi pewarna ini dilakukan pada variasi arus, pH dan jarak elektrode. Variasi arus diatur pada 3, 5 dan 7 A; variasi pH pada 3, 5, 7, 9, dan 11; serta variasi jarak elektrode pada jarak 1; 1,5 dan 2 cm. Penurunan konsentrasi pewarna rhodamin B (RhB) menunjukkan keadaan jarak, pH dan arus optimum berturut turut 1 cm, pH 9 dan arus 7 A sebesar 78,68%. Penurunan konsentrasi pewarna indigosol pada keadaan jarak, pH dan arus optimum berturut turut 1 cm, pH 11 dan arus 7 A sebesar 95,90 %, sedangkan pewarna naphtol blue black menunjukkan keadaan jarak, pH dan arus optimum berturut turut 1 cm, pH 9 dan arus 7 A sebesar 74,15 %.Rhodamine B (RhB), indogosol and naphtol dyes are used in batik industries. Electrodecolorization method is an electrochemical process to remove the dye using direct current. The purpose of this study is to decrease the concentration of the liquid waste of batik dye optimally by electrodecolorization method by utilizing the carbon rods of used batteries. The batik liquid waste is rhodamine B (RhB), naphtol blue black and indigosol as a source of dye. Electrochemical cell cathode in the form of carbon rod derived from used batteries and anode in the form of iron plate. Optimization in dye degradation process is done on the variation of the current, pH and distance of two electrodes. Current variation is set at 3, 5 and 7 A; pH is at 3, 5, 7, 9, and 11; distance of two electrodes is set at 1; 1.5 and 2 cm. Decreasing the concentration of rhodamine B (RhB) shows that the distance, pH and optimum current respectively 1 cm, pH 9 and the current 7 A that is 78.68%. Decreasing the concentration of indigosol shows that the distance, pH and optimum current respectively 1 cm, pH 11 and the current 7 A that is 95.90%, whereas naphtol blue black dye shows that the distance, pH and optimum current respectively 1 cm, pH 9 and current 7 A that is 74.15%.
      Issue No: Vol. 39, No. 2
       
  • RECOVERY LOGAM NIKEL DARI SPENT KATALIS NiO/Al2O3 DENGAN TEKNOLOGI
           LEACHING MENGGUNAKAN AMONIA-AMONIUM KARBONAT

    • Authors: Y Yuliusman
      Pages: 143 - 149
      Abstract: Setiap tahun, limbah katalis NiO/Al2O3 dihasilkan oleh unit Hydrogen Plant UP VI Pertamina Balongan sebesar 100 ton mengandung Ni sekitar 10-25%. Melihat jumlah, potensi dan berbahayanya limbah katalis nikel, perlu dilakukan suatu proses memperoleh nikel dari limbah tersebut melalui proses leaching menggunakan amonia-amonium karbonat. Amonia-amonium karbonat dipilih karena memiliki sifat tidak korosif dan ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan kondisi optimum proses leaching. Parameter yang akan diuji untuk proses leaching adalah konsentrasi leaching agent, suhu dan waktu proses, serta untuk proses ektraksi cair-cair adalah konsentrasi ekstraktan dan pH. Setiap variasi proses dilakukan secara sekuensial dengan pengujian AAS. Uji EDX dilakukan untuk membuktikan adanya kandungan nikel dalam limbah katalis NiO/Al2O3, hasilnya menunjukkan bahwa untuk logam nikel berada pada tingkat energi 7,477 dan 0,851 keV.  Hasil analisis AAS untuk konsentrasi logam nikel awal pada katalis adalah sebesar 15,62 %-wt. Dari hasil leaching diketahui bahwa semakin tinggi suhu dan waktu proses, perolehan nikel akan semakin tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum proses leaching adalah pada konsentrasi amonium karbonat 2 M, dengan suhu 60°C selama 5 jam, dengan rasio S/L sebesar 20 g/L, menghasilkan persentase leaching sebesar 29,31 % untuk sistem bejana terbuka.Annually, NiO/Al2O3 waste catalyst generated by Hydrogen Plant unit Pertamina at UP VI Balongan in the amount of 100 tonnes with Ni content of about 10-25%. Based on the number and dangerous waste nickel catalyst, it is necessary to do a recovery nickel process from that waste with leaching process using ammonia-ammonium carbonate. Ammonia-ammonium carbonate chosen because it has no corrosive properties and environmentally friendly. The purpose of this study is to obtain the optimum leaching conditions. The tested parameters for leaching processes are leaching agent concentration, temperature and processing time, and for liquid-liquid extraction process are the extractant concentration and pH. Each variation process was performed sequentially with AAS testing. EDX test was done to prove the existence of nickel content in the waste catalyst NiO/Al2O3, the results show that nickel at the level of energy 7.477 and 0.851 keV. AAS analysis results for the initial concentration of nickel metal in the catalyst was 15.62% -wt. From the leaching results was known that the higher temperature and processing time, the recovery of nickel will be higher. The results showed that the optimum conditions leaching process was at a concentration of 2 M ammonium carbonate, with  temperature was 60°C for 5 hours, and the ratio S/L was 20 g/L, resulting leaching percentage of 29.31% for open vessel system.
      Issue No: Vol. 39, No. 2
       
  • PENERAPAN ALGORITMA BAYESIAN REGULARIZATION BACKPROPAGATION UNTUK
           MEMPREDIKSI PENYAKIT DIABETES

    • Authors: S Suwarno, A A Abdillah
      Pages: 150 - 158
      Abstract: Pada tahun 2015, penderita diabetes di Indonesia sebanyak 10 juta jiwa. Banyaknya penderita diabetes ini semakin bertambah dari tahun ke tahun. Berdasarkan data International Diabetes Federation, diperkirakan pada tahun 2040 banyaknya penduduk Indonesia yang terkena penyakit diabates akan meningkat menjadi 16.2 juta jiwa penduduk. Upaya pendeteksian sejak dini penyakit diabetes perlu dilakukan. Hal ini untuk mengurangi komplikasi penyakit pada penderita pada masa yang akan datang. Neural network merupakan salah satu metode klasifikasi yang dapat digunakan untuk memprediksi penyakit diabetes. Penelitian ini bertujuan membuat sistem prediksi penyakit diabetes. Kinerja diagnostik sistem Jaringan syaraf tiruan dievaluasi menggunakan analisis Receiver Operating Characteristic (ROC) untuk mengetahui tingkat accuracy, sensitivity, dan specificity. Hasil evaluasi menunjukkan klasifikasi menggunakan sistem jaringan syaraf tiruan backpropagation masuk ke dalam kriteria good classification. Artinya, hasil klasifikasi ini dapat digunakan untuk membuat sistem prediksi penyakit diabates.As 2015, an estimated 10 million people had diabetes in Indonesia. Trends suggested the rate would continue to rise year by year. According to the latest International Diabetes Federation, people living with diabetes is expected to rise to 16.2 million by 2040.  Early detection of diabetes is needed to reduce number of people living with diabetes. Neural network classification is one method that can be used to predict diabetes. This research aims to make diabetes disease prediction systems. Artificial neural network diagnostic system performance was evaluated using analysis of Receiver Operating Characteristic (ROC) to determine the level of accuracy, sensitivity, and specificity. The results of the evaluation showed that the classification system using backpropagation neural network is good. The results of the classification is used to make diabetes disease prediction systems.
      Issue No: Vol. 39, No. 2
       
  • EKSISTENSI DAN KETUNGGALAN SOLUSI PERSAMAAN GELOMBANG AIRY MENGGUNAKAN
           PENDEKATAN SEMIGRUP C_0

    • Authors: M Kiftiah, W B Partiwi, F Fran, B Prihandono
      Pages: 159 - 163
      Abstract: Semigrup  merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menunjukkan Masalah Nilai Awal (MNA) dari persamaan diferensial di Ruang Hilbert bersifat well posed. MNA dalam abstrak ini disebut Masalah Cauchy Abstrak. Semigrup pada Ruang Hilbert H merupakan keluarga operator linear  pada Ruang Hilbert H yang tertutup terhadap komposisi dan memiliki elemen identitas. Lebih lanjut, jika semigrup mempunyai turunan kanan di  maka turunannya disebut infinitesimal generator. Dalam hal ini, Teorema Lumer Philips memberikan ekivalensi antara infinitesimal generator dengan semigrup. Dalam hal tertentu semigrup dapat diperluas menjadi grup. Teorema Stone memberikan ekuivalensi antara generator dengan grup. Secara teknis, Teorema Lumer Philips mengatakan MNA bersifat well posed jika dan hanya jika infinitesimal generatornya bersifat m-dissipative. Selanjutnya, pendekatan semigrup diaplikasikan pada persamaan Airy.Semigroup  is one method used to show the Initial Value Problems (MNA)of differential equations in Hilbert space is well posed. In this research, MNA called Abstract Cauchy Problems. Semigroup is a family of linear operators  on Hilbert Space H which is closed under composition and has an identity element. Furthermore, if semigrup has a right derivative at  then it is called infinitesimal generator. In this case, the Lumer Philips Theorem provides the equivalence between infinitesimal generator and semigroup. In certain cases, semigroup can be expanded into a group. Stone Theorem gives the equivalence between generator and group. Then Lumer Philips Theorem said the MNA is well posed if and only if the infinitesimal generator is m-dissipative. Furthermore, semigroup approach was applied to the Airy equation.
      Issue No: Vol. 39, No. 2
       
  • SIFAT-SIFAT REPRESENTASI QUIVER SEDERHANA

    • Authors: V Y Kurniawan
      Pages: 164 - 170
      Abstract: Graf berarah dapat dipandang sebagai pasangan 4-tupel yang terdiri dari dua himpunan serta dua pemetaan dan disebut sebagai quiver . Untuk suatu quiver  dapat didefinisikan representasi quiver . Representasi quiver merupakan penempatan ruang vektor pada setiap titik-titik dari quiver  dan pemetaan linier pada setiap panah-panahnya. Sebuah representasi yang tidak memiliki subrepresentasi sejati selain nol disebut sebagai representasi sederhana. Pada makalah ini, dipelajari sifat-sifat dari suatu representasi quiver sederahana. Selanjutnya sifat-sifat tersebut digunakan untuk menyelidiki syarat perlu dan cukup dari suatu representasi sederhana.A directed graph can be viewed as a 4-tuple  where  are finite sets of vertices and arrows respectively, and  are two maps from  to . A directed graph is often called a quiver. For a quiver , we can define a quiver representation .    A representation of a quiver  is an assignment of a vector space to each vertex and a linear mapping to each arrow. A representation which has no proper subrepresentation except zero is called a simple representation. In this paper, we study the properties of a simple representation of quiver. These properties will be used to investigate the necessary and sufficient condition of a simple representation of quiver.
      Issue No: Vol. 39, No. 2
       
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
 


Your IP address: 3.228.11.9
 
Home (Search)
API
About JournalTOCs
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-