for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help

Publisher: Diponegoro University   (Total: 26 journals)   [Sort by number of followers]

Showing 1 - 26 of 26 Journals sorted alphabetically
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis     Open Access   (Followers: 2, SJR: 0.2, CiteScore: 1)
Geoplanning : J. of Geomatics and Planning     Open Access   (Followers: 1)
ILMU KELAUTAN : Indonesian J. of Marine Sciences     Open Access   (Followers: 1)
Indonesian Historical Studies     Open Access   (Followers: 1)
Intl. J. of Renewable Energy Development     Open Access   (Followers: 6)
Intl. J. of Waste Resources     Open Access   (Followers: 4)
Izumi : Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Jepang     Open Access  
J. of Biomedicine and Translational Research     Open Access  
J. of Coastal Development     Open Access   (Followers: 2)
J. of the Indonesian Tropical Animal Agriculture     Open Access   (SJR: 0.126, CiteScore: 0)
Jurnal Anestesiologi Indonesia     Open Access  
Jurnal Gizi Indonesia / The Indonesian J. of Nutrition     Open Access  
Jurnal Ilmu Lingkungan     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Pengembangan Kota     Open Access  
Jurnal Presipitasi     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Reaktor     Open Access  
Jurnal Sistem Komputer     Open Access   (Followers: 2)
Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer     Open Access  
Jurnal Wilayah dan Lingkungan     Open Access   (Followers: 1)
Kapal     Open Access   (Followers: 1)
Media Komunikasi Teknik Sipil     Open Access  
Nurse Media : J. of Nursing     Open Access  
Parole : J. of Linguistics and Education     Open Access  
Tataloka     Open Access  
Teknik     Open Access  
Waste Technology     Open Access   (Followers: 3)
Journal Cover
Teknik
Number of Followers: 0  

  This is an Open Access Journal Open Access journal
ISSN (Print) 0852-1697 - ISSN (Online) 2460-9919
Published by Diponegoro University Homepage  [26 journals]
  • Optimization of Penicillium Lagena Medium Cultivication on Antifungal
           Pathogen of Phellinus Lamaoensis Using Surface Methode

    • Authors: Siti Nabilah, Rofiq Sunaryanto, Khaswar Syamsu
      Pages: 58 - 64
      Abstract: Phellinus lamaoensis (Murr.) Hein is fungal pathogen that can cause brown root rot disease in cocoa, tea, rubber, and coffee plants. Endophytic fungi, Penicillium lagena, isolated from bandotan (Ageratum conyzoides Linn.), medicinal plant, is able to inhibit the growth of pathogenic, P. lamaoensis. The effect of carbon source, nitrogen source, and mineral solution was studied. Lactose, yeast extract, and mineral solution were media components which showed significant effect toward production of P. lagena active compound. Composition optimization of these three medium components was done by response surface methodology (RSM). The Optimal response region of the significant factor was predicted by using a second order polynomial model with statistical design, central composite design (CCD). Higest production of P. lagena active compound by quadratic model was predicted to be 69.233%  with medium composition 44.77 g L-1 lactose, 13.02 g L-1 yeast extract, and 15.95 mL L-1 mineral solution. Verification value in laboratory is 58.365%, lower 15.7% than its prediction. Optimization increase P. lagena active compound 9 fold compared to unoptimize media.
      PubDate: 2018-01-02
      DOI: 10.14710/teknik.v38i2.10306
      Issue No: Vol. 38, No. 2 (2018)
       
  • Identifikasi Jenis dan Karakteristik Lempung di Perbukitan Jiwo, Bayat,
           Klaten dan Arahannya sebagai Bahan Galian Industri

    • Authors: Tri Winarno, Anis Kurniasih, Jenian Marin, Ari Istiqomah Kusuma
      Pages: 65 - 70
      Abstract: Perbukitan Jiwo di Bayat, Klaten, merupakan suatu inlier dari batuan Pra-Tersier dan Tersier di sekitar endapan Kuarter. Perbukitan Jiwo tersebut mempunyai kondisi geologi yang kompleks. Salah satu batuan yang menyusun Kompleks Perbukitan Jiwo adalah batuan metamorf   berupa sekis dan filit. Batuan metamorf  tersebut  telah  mengalami  pelapukan  yang  intensif,  ditandai  dengan  hadirnya  soil  yang berwarna merah. Hasil pelapukan batuan metamorf tersebut berupa lempung yang telah dimanfaatkan oleh  penduduk sekitar sebagai bahan pembuatan gerabah.  Tujuan dari penelitian ini  adalah untuk mengidentifikasi jenis mineral lempung di Perbukitan Jiwo dan juga karakteristik fisik dan kimia dari mineral lempung tersebut untuk melihat potensi lempung untuk bidang industri. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode analisis XRD untuk mengetahui karakteristik mineralogi lempung, analisis XRF untuk mengetahui kandungan kimia lempung dan metode analisis fisik untuk mengetahui karakteristik fisik dan megaskopis lempung. Berdasarkan hasil analisis, jenis mineral lempung yang dijumpai adalah  kaolinit, smektit  dan  serisit.  Lempung tersebut dapat  dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan gerabah. Lempung tersebut tidak dapat digunakan dalam industri lain seperti farmasi, kosmetik dan kertas karena tidak memenuhi persyaratan kadar kimia
      PubDate: 2018-01-02
      DOI: 10.14710/teknik.v38i2.12942
      Issue No: Vol. 38, No. 2 (2018)
       
  • Stakeholder Management of Jakarta’s Light Rail Transit Using
           Stakeholder Analysis

    • Authors: Khrisna Yudi, Ayomi Dita Rarasati, Achmad Jaka Santos Adiwijaya
      Pages: 71 - 75
      Abstract: Stakeholders involvement in infrastructure development c.q. Light Rail Transit (LRT) has a significant role since they affect the success of infrastructure management. This paper is primarily aimed to identify key stakeholders and responses that need to be applied to them. On the initial stage, a list of stakeholders was developed using research strategies such as case study and literature review. Sources were then chosen with certain criteria. They were assigned to score each stakeholder on the list. A stakeholder analysis was conducted to obtain a list of key stakeholders that have a significant impact on Jakarta’s LRT.
      PubDate: 2018-01-02
      DOI: 10.14710/teknik.v38i2.16140
      Issue No: Vol. 38, No. 2 (2018)
       
  • Pembuatan Briket Arang Dari Campuran Tempurung Kelapa dan Serbuk Gergaji
           Kayu Sengon

    • Authors: Didi Dwi Anggoro, Muhammad Hanif Dzikri Wibawa, Moch Zaenal Fathoni
      Pages: 76 - 80
      Abstract: Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki potensi dalam pengembangan energi terbarukan berupa energy biomassa dari briket tempurung kelapa. Briket ini merupakan hasil pengolahan limbah biomasa, diantaranya tempurung kelapa dan serbuk kayu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu, konsentrasi perekat dan komposisi bahan baku terhadap nilai kalor  briket. Bahan yang digunakan antara lain serbuk gergaji sengon, tempurung kelapa, tepung tapioka, aquadest. Alat yang digunakan kiln drum, alat pengempa briket, bom kalorimeter, oven, alat screening. Variabel berubah dalam percobaan adalah komposisi bahan baku dan kadar perekat. Langkah penelitian dilakukan dengan pengarangan bahan baku, pencampuran komposisi bahan baku dengan variabel perekat, pencetakan dan pengempaan, uji coba nilai kalor, terakhir analisa data. Hasil pengujian nilai kalor briket bahwa semakin banyak komposisi bahan yang memiliki kalor lebih tinggi maka nilai kalor  campuran briket akan semakin tinggi. Nilai kalor briket sampel tidak memenuhi syarat untuk briket arang buatan Amerika, Inggris, dan Jepang namun diantaranya memenuhi syarat standar nasional Indonesia. Penambahan perekat dalam  pembuatan briket tempurung kelapa dimaksudkan agar partikel arang saling berikatan dan tidak mudah hancur, namun penambahan perekat yang berlebih akan menurunkan kualitas briket, semakin tinggi kadar perekat maka nilai kalor akan berkurang
      PubDate: 2018-01-02
      DOI: 10.14710/teknik.v38i2.13985
      Issue No: Vol. 38, No. 2 (2018)
       
  • Perancangan Sistem Pemantauan Gas dan Peringatan pada Ruangan melalui
           Jaringan Nirkabel

    • Authors: Gunawan Kunto Bhasworo, Faqih Rofii, Fachrudin Hunaini
      Pages: 81 - 91
      Abstract: Udara adalah suatu campuran gas yang terdapat pada  lapisan yang mengelilingi bumi. Gas CO merupakan salah satu gas yang mengandung  zat yang tidak baik yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera, gas tersebut bersifat membunuh makhluk hidup termasuk manusia. Hidrogen sulfida  (H2S) adalah gas yang tidak berwarna, beracun, mudah terbakar dan berbau seperti telur busuk. . Konsentrasi H2S dalam jumlah yang rendah, dapat membahayakan keselamatan manusia. Dalam konsentrasi 100 PPM dapat menyebabkan kematian dalam waktu 2-5 menit. Tidak kalah berbahayanya adalah hydrocarbon gas exploison atau ledakan yang diakibatkan kebocoran LPG (metana) pada ruang tertutup. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sebuah sistem pemantau gas dan peringatan pada ruangan melalui jaringan nirkabel. Dengan menggabungkan PC (Personal Computer), Arduino, Arduino Wifi shield, Router, LCD (Liquid Crystal Display), Buzzer serta sensor gas TGS 2620 dan 2602 serta 2442 yang merupakan sensor-sensor dengan sensitivitas yang tinggi terhadap gas LPG (metana) dan H2S serta CO dengan konsumsi daya rendah. Di peroleh sistem pemantau gas dan peringatan pada ruangan melalui jaringan nirkabel yang dapat mendeteksi dan memberikan peringatan apabila ada gas-gas berbahaya CO, H2S dan LPG (metana)
      PubDate: 2018-01-02
      DOI: 10.14710/teknik.v38i2.15073
      Issue No: Vol. 38, No. 2 (2018)
       
  • Penentuan Potensi Sumberdaya Batu Gamping Sebagai Bahan Baku Semen Daerah
           Gandu Dan Sekitarnya, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah

    • Authors: Dian Agus Widiarso, Istiqomah Ari Kusuma, Ajiditya Putro Fadhlillah
      Pages: 92 - 98
      Abstract: Kebutuhan pembangunan infrastruktur selalu meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk. Industri konstruksi membutuhkan batugamping yang merupakan bahan pembuatan semen untuk pondasi konstruksi bangunan. Salah satu daerah yang memiliki potensi batu gamping adalah daerah Gandu, Kecamatan Bogorejo, Blora, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi potensi batu gamping di daerah Gandu. Pemetaan geologi dilakukan untuk menentukan litologi utama daerah penelitian dan distribusinya. Analisis kualitas batugamping juga dilakukan dalam penelitan ini, dengan  mengkaji komposisi kimia batugamping. Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pemanfaatan batugamping untuk kebutuhan industry semen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stratigrafi regional area penelitian terdiri dari empat satuan batuan, yaitu batulempung karbonan, batugamping, kristalin batupasir kuarsa, dan batugamping. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa batugamping dari daerah Gandu memiliki unsur CaO cukup besar dan unsur Mg sedikit, walaupun di beberapa tempat banyak ditemukan unsur Mg. Perbandingan hasil analisis komposisi kimia dan standar bahan baku semen menunjukkan bahwa kapur di daerah Gandu memenuhi kriteria bahan baku semen
      PubDate: 2018-01-02
      DOI: 10.14710/teknik.v38i2.13213
      Issue No: Vol. 38, No. 2 (2018)
       
  • Penurunan Kadar Kromium Heksavalen (Cr6+) Dalam Limbah Batik Menggunakan
           Limbah Udang (Kitosan)

    • Authors: N. Natalina, Hidayati Firdaus
      Pages: 99 - 102
      Abstract: Industri batik menghasilkan limbah cair pada proses pewarnaan dan pelorodan. Limbah cair yang mengandung logam berat berbahaya ini seringkali dibuang ke badan sungai secara langsung, sehingga mencemari air sungai. Upaya pengolahan limbah cair industri batik perlu dilakukan untuk mengurangi kandungan logam berat di dalamnya. Kitosan merupakan salah satu senyawa yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar logam kromium heksavalen (Cr6+) dalam limbah cair batik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kitosan dari limbah udang windu mampu menurunkan kadar kromium heksavalen (Cr6+) dalam limbah cair batik. Penelitian dilakukan pada skala laboratorium dengan menggunakan aliran kontinu. Kitosan dari limbah udang windu diproduksi melalui proses deproteinasi, demineralisasi, depigmentasi dan deasetiasi. Larutan K2Cr2O7 digunakan sebagai larutan pembanding dan kitosan murni digunakan sebagai kitosan pembanding. Berat kitosan yang digunakan dalam reaktor sebesar 2,8 gram. Laju alir di set-up sebesar 15 ml/menit. Pengambilan sampel dilakukan pada menit ke 0, 10, 20, 30, dan 40. Analisa dilakukan terhadap kandungan kromium hesavalen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penurunan kromium heksavalen adalah 52,858% dan 71,782%, masing-masing untuk kitosan dari limbah udang windu dan kitosan murni
      PubDate: 2018-01-02
      DOI: 10.14710/teknik.v38i2.13403
      Issue No: Vol. 38, No. 2 (2018)
       
  • Mekanisme Kebijakan Standard Ketahanan Gempa Baru pada Bangunan Publik

    • Authors: Ferry Hermawan, Himawan Indarto
      Pages: 103 - 112
      Abstract: Penerapan standard bangunan tahan gempa baru pada penelitian ini adalah bagian dari mekanisme kebijakan teknis dan harmonisasi kepentingan dari para praktisi gedung di daerah. Persoalan teknis di lapangan menuntut adanya integrasi komitmen antara praktisi gedung dan pemilik proyek. Jika suatu penerapan standard bangunan terjadi saat gedung sedang dibangun maka perlu mekanisme kebijakan yang dapat mengharmonisasi kepentingan teknis dan administrasi proyek. Penelitian ini merupakan bukti empirik bagaimana mekanisme kebijakan retrofit bangunan pasca penerapan SNI bangunan tahan gempa baru diterapkan pada bangunan rumah sakit umum di Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan simulasi model struktur dan wawancara semi-structured dengan enam praktisi gedung yang telah berpengalaman antara 15-25 tahun. Hasil simulasi model struktur diperoleh bahwa beberapa elemen struktur harus dilakukan retrofit untuk meningkatkan kapasitas terhadap beban gempa baru yang relatif meningkat dua kalinya dari standar gempa lama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keberhasilan penerapan standard gedung tahan gempa baru dipengaruhi oleh mekanisme komunikasi dan pengalaman kontraktor yang memadai pada eksekusi di lokasi. Interaksi antara pemilik proyek, kontraktor, dan tim manajemen konstruksi adalah bentuk mekanisme yang bisa dikembangkan terutama bagi praktisi gedung di daerah dengan keterbatasan sumber daya teknologi dan keterampilan.

      PubDate: 2018-01-02
      DOI: 10.14710/teknik.v38i2.11799
      Issue No: Vol. 38, No. 2 (2018)
       
  • Konsep ABG (Academic-Business-Government) dalam Rencana Sistem Industri
           Berbasis Potensi Daerah Kabupaten Sleman dan Gunung Kidul

    • Authors: Muhammad Prasanto Bimantio, Alva Edy Tontowi
      Pages: 113 - 118
      Abstract: Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mempunyai potensi industri yang cukup tinggi, baik industri kecil, menengah, maupun besar. Namun daya saing produk industri pengolahan di DIY rendah karena beberapa faktor, yakni masih lemahnya keterkaitan antar industri, keterbatasan produksi barang setengah jadi dan komponen di dalam negeri, keterbatasan industri berteknologi tinggi, kesenjangan kemampuan ekonomi antardaerah, serta ketergantungan ekspor pada beberapa komoditas tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan konsep kawasan industri berbasis potensi daerah (Domestic Based Industry/ DBI) menggunakan pendekatan sinergi Academic-Business-Government (ABG). Pendekatan ini dilakukan dengan fokus pada pemanfaatan bahan baku, sumber daya manusia, dan pemenuhan permintaan pasar lokal. Hasil kajian ini menghasilkan tiga konsep kawasan DBI yang diusulkan: (i) pengolahan produk turunan salak pondoh di Turi Sleman, (ii) pengolahan zeolit di Gedangsari Gunungkidul, dan (iii) pengolahan limbah produk biogas di Cangkringan Sleman. Ketiga konsep kawasan industri pengolahan tersebut saling terkait dan akan membentuk jejaring yang terintegrasi mulai dari bahan baku hingga produk, baik dengan industri rancangan baru maupun dengan industri yang sudah ada.
      PubDate: 2018-01-02
      DOI: 10.14710/teknik.v38i2.15797
      Issue No: Vol. 38, No. 2 (2018)
       
  • Aplikasi Penginderaan Jauh dan EPA-SWMM untuk Simulasi Debit Banjir Akibat
           Perubahan Lahan Sub DAS Banjaran

    • Authors: Mohammad Lutfi Ariwibowo, S Suripin, Pranoto Samto Atmojo
      Pages: 119 - 125
      Abstract: Tataguna  lahan  di  Sub  Daerah  Aliran  Sungai  (DAS)  Banjaran  telah mengalami perubahan yang cukup tinggi selama  kurun  waktu  1995  sampai  2001. Lahan sawah berkurang 1.759,28 hektar menjadi 1.603,97 hektar, tegalan berkurang  289,54 hektar menjadi 283,32 hektar dan permukiman bertambah 1.284,36  hektar menjadi 1.445,88 hektar. Alih fungsi lahan ini mengakibatkan banjir sering terjadi. Beberapa kali Sungai Banjaran meluap menyebabkan banjir di permukiman dan ruas jalan. Kajian pengaruh perubahan lahan terhadap debit banjir perlu dilakukan sehingga peningkatan debit banjir dapat dikendalikan.Tujuan penelitian ini menganalisis debit banjir secara periodik sesuai dengan perubahan tata guna lahan yang terjadi berdasarkan data hidrologi dan parameter DAS. Perhitungan debit banjir dilakukan dengan kalibrasi Environmental Protection Agency – Storm Water Management Model( EPA-SWMM), yaitu metode Hidrograf Observasi (debit terukur) yang  dikalibrasi dengan metode Nash. Analisis perubahan lahan menggunakan peta tataguna lahan tahun 2005, Citra Satelit Quick Bird tahun 2010 dan 2014 yang berbasis Geography Information System (GIS). Penggunaan citra satelit resolusi tinggi Quick Bird  memenuhi ketepatan dalam menentukan daerah impervious dan pervious sertamorfometri DAS sebagai parameter utama dalam input EPA-SWMM. Model yang telah terkalibrasi digunakan untuk simulasi debit rencana  sampai periode ulang  50  tahun.Perubahan  lahan  selama tahun  2005-2014  permukiman meningkat sebesar 10,98 ha (2,39 %), luas hutan menurun 1,67 ha (0,07%), telah mengakibatkan kenaikan debit banjir Q2  sampai Q50  tahun. Besarnya debit dan kenaikannya berturut-turut sebagai berikut : Q2  tahun sebesar 3,08 m3/dtk (2,16 %), Q5 tahun sebesar 3,5 m3/dtk (1,87 %), Q10 tahun sebesar 3,72 m3/dtk (1,7 %), Q25 tahun sebesar 3,94 m3/dtk (1,60 %) dan Q50 tahun sebesar 4,13 m3/dtk (1,50 %).  Volume banjir terjadi peningkatan yakni: Q2 tahun sebesar 0,57 % (10. 106 ) liter, Q5 tahun sebesar 0,45 % (12.106 ) liter, Q10 tahun sebesar 0,42 % (13. 106) liter, Q25 tahun sebesar 0,33 % (12.106) liter dan Q50 tahun sebesar 0,35 % (14.106) liter. Usaha pengendalian banjir pada periode ulang 50 tahun (Q50) yang disimulasikan mampu menurunkan debit banjir antara lain : penegakkan hukum  sebesar 14,43 m3/dtk (5 %), embung sebesar 20,9 m3/dtk  (7,1 %) dan sumur resapan sebesar 31,18 m3/dtk (10,73 %). Skenario RTRW sebesar 26,3 m3/dtk (9,05 %), kombinasi sumur resapan dan penegakan hukum sebesar 45,92 m3/dtk (15,81 %) dan kombinasi embung dan penegakan hukum sebesar 40,58 m3/dtk (13,97 %). Dari hasil simulasi diperoleh pembuatan sumur resapan, kombinasi sumur resapan dan penegakan hukum, kombinasi embung dan penegakan hukum mampu menurunkan debit banjir sampai pada Q25
      PubDate: 2018-01-02
      DOI: 10.14710/teknik.v38i2.13804
      Issue No: Vol. 38, No. 2 (2018)
       
  • Front-matter

    • Authors: Ketua Editor Jurnal Teknik
      Abstract: Artikel editorial ini berisi front-matter jurnal Teknik Volume 38 Nomor 2 Tahun 2017, yaitu meliputi halaman sampul, fokus dan ruang lingkup Teknik, informasi indeksasi, susunan tim penyunting dan mitra bebestari, kata pengantar editor dan daftar isi.
      PubDate: 2017-12-31
      DOI: 10.14710/teknik.v38i2.17100
      Issue No: Vol. 38, No. 2 (2017)
       
  • Back-matter

    • Authors: Ketua Editor Jurnal Teknik
      Pages: 1 - 5
      Abstract: Artikel editorial ini berisi back-matter jurnal Teknik Volume 38 Nomor 2 Tahun 2017 yang memuat petunjuk penulisan dan pengiriman artikel jurnal Teknik
      PubDate: 2017-12-31
      DOI: 10.14710/teknik.v38i2.17099
      Issue No: Vol. 38, No. 2 (2017)
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 54.198.86.28
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-