for Journals by Title or ISSN
for Articles by Keywords
help

Publisher: Diponegoro University   (Total: 21 journals)   [Sort by number of followers]

Showing 1 - 21 of 21 Journals sorted alphabetically
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis     Open Access   (Followers: 2, SJR: 0.192, h-index: 6)
Geoplanning : J. of Geomatics and Planning     Open Access   (Followers: 1)
ILMU KELAUTAN : Indonesian J. of Marine Sciences     Open Access   (Followers: 1)
Intl. J. of Renewable Energy Development     Open Access   (Followers: 5)
Intl. J. of Waste Resources     Open Access   (Followers: 4)
Izumi : Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Jepang     Open Access  
J. of Biomedicine and Translational Research     Open Access  
J. of Coastal Development     Open Access   (Followers: 2)
J. of the Indonesian Tropical Animal Agriculture     Open Access  
Jurnal Anestesiologi Indonesia     Open Access  
Jurnal Ilmu Lingkungan     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Reaktor     Open Access  
Jurnal Sistem Komputer     Open Access   (Followers: 1)
Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer     Open Access  
Jurnal Wilayah dan Lingkungan     Open Access   (Followers: 1)
Kapal     Open Access   (Followers: 1)
Nurse Media : J. of Nursing     Open Access  
Parole : J. of Linguistics and Education     Open Access  
Tataloka     Open Access  
Teknik     Open Access  
Waste Technology     Open Access   (Followers: 3)
Journal Cover Kapal
  [1 followers]  Follow
    
  This is an Open Access Journal Open Access journal
   ISSN (Print) 1829-8370 - ISSN (Online) 2301-9069
   Published by Diponegoro University Homepage  [21 journals]
  • Pemodelan Sistem Kontrol Exhaust Fan Ter-Integrasi Gas Detector CO Pada
           Kamar Pompa (Pump Room) Kapal Tanker

    • Authors: Indra Ferdiansyah, D Dirhamsyah, A Ardiansyah
      Pages: 33 - 39
      Abstract: Udara bersih dalam sebuah ruangan tertutup menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Terutama terhadap aktifitas yang akan dilakukan di dalam ruangan tersebut. Seperti halnya dalam sebuah kamar pompa pada kapal tanker minyak perlu mendapatkan perhatian khusus. Pompa yang digunakan untuk memidahkan cairan ke suatu tempat tertentu yang memungkinkan terjadi kebocoran sehingga mengakibatkan udara dalam ruangan tersebut terkomtaminasi kandungan gas yang membahayakan. Exhaust fan dengan type ceiling mount menjadi alternatif  yang dapat digunakan untuk melakukan sirkulasi udara bersih dengan membuang udara kotor dalam ruangan tersebut. Dengan mengintegrasikan sebuah sensor gas TGS 2600 menjadikan sistem ini sebagai alat bantu keamanan untuk orang yang melakukan aktifitas didalam ruangan kamar pompa. Prinsip kerja dari sistem ini, ketika sensor gas mendeteksi kandungana gas berbahaya maka akan mengintrusikan kontroler untuk menyalakan exhaust fan dan lampu indikator sebagai visualisai keadaan kandungan gas didalam ruangan, semakin tinggi kandungan gasnya semakin terang nyala lampunya sedangkana apabila kandungan gas sudah hilang maka lampu akan redup dan exhaust fan akan mati begitu seterusnya dilakukan secara kontinyu.
      PubDate: 2017-08-29
      DOI: 10.12777/kpl.v14i2.14631
      Issue No: Vol. 14, No. 2 (2017)
       
  • Identifikasi Kegagalan Moving Bridge System Dermaga Penyeberangan Roro Air
           Putih Kabupaten Bengkalis

    • Authors: Edy Haryanto
      Pages: 40 - 46
      Abstract: Moving Bridge (MB) pada dermaga penyeberangan roro Air Putih Bengkalis yang berfungsi sebagai pengatur ketinggian car deck kapal tidak berfungsi dengan baik. Disaat air pasang surut dan naik, moving bridge tidak dapat mengatur ketinggian  untuk memudahkan keluar masuknya kendaraan, hal ini dapat menyebabkan kendaraan menubruk atau sangkut sehingga membuat kendaraan tersebut rusak dan bisa membahayakan keselamatan. Berdasarkan situasi yang ada, root cause analysis berguna untuk mencari akar permasalahan sehingga kerugian dapat diminimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui basic event komponen kritis. Dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis dapat diketahui penyebab kerusakan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 bentuk kegagalan fungsi peralatan hidrolik di demaga. penyebab terbesar kegagalan moving bridge sistem hidrolik ini terdapat pada komponen konduktor yakni berupa saluran pipa dan selang dengan nilai keandalan komponen 71.43 %, penyebab yang kedua adalah pada strainer dengan nilai keandalan sebesar 28.57 %, sedangkan yang terkecil adalah pada komponen pompa dengan nilai keandalan sebesar 92.86 %. Untuk mengantisipasi kegagalan maka diperlukan kegiatan perawatan pencegahan seperti jadwal perawatan berkala, pengecekan sistem sebelum operasi, melindungi komponen dari pengaruh luar,  pelumasan dan menjaga kebersihan.
      PubDate: 2017-08-29
      DOI: 10.12777/kpl.v14i2.13030
      Issue No: Vol. 14, No. 2 (2017)
       
  • Analisa Waktu Evakuasi Dengan Metode Advance Pada Kapal Perintis 1200 GT

    • Authors: Kusnindar Priohutomo, Budy Rolly Yuwana
      Pages: 47 - 52
      Abstract: Salah satu penyebab besarnya korban jiwa dalam sebuah kecelakaan kapal di jalur pelayaran adalah dikarenakan kurangnya informasi mengenai jalur atau rute evakuasi yang harus dilalui penumpang bila terjadi kecelakaan. Oleh sebab itu kajian mengenai jalur evakuasi utama didalam sebuah kapal saat terjadinya kecelakaan perlu dilakukan dengan cermat. Terutama untuk kapal yang mengangkut banyak penumpang seperti kapal perintis. Pada paper ini akan dibahas mengenai kajian waktu evakuasi penumpang di kapal dengan metode advance berdasarkan ketetapan dari IMO. Untuk proses simulasi menggunakan software Pathfinder 2015. Dari hasil simulasi yang dilakukan waktu embarkasi penumpang adalah 348.03 detik, sedangkan total waktu evakuasi penumpang adalah 2010.03 detik atau sekitar 33.5 menit
      PubDate: 2017-08-29
      DOI: 10.12777/kpl.v14i2.14626
      Issue No: Vol. 14, No. 2 (2017)
       
  • Fabrikasi Kapal Fiberglass Sebagai Bahan Alternatif Pengganti Kapal Kayu
           Untuk Meningkatkan Produktifitas Nelayan Di Perairan Bengkalis

    • Authors: P Pardi, A Afriantoni
      Pages: 53 - 57
      Abstract: Ketersediaan material kayu sebagai bahan baku kapal nelayan saat ini semakin menipis. Hal ini menjadi masalah yang serius bagi sebagian besar masyarakat kabupaten Bengkalis yang berprofesi sebagai nelayan. Oleh karena itu dalam penelitian ini memberikan solusi secara ilmiah untuk menggunakan bahan alternatif fiberglass sebagai bahan dasar fabrikasi kapal nelayan. Penelitian ini membahas tentang cara fabrikasi kapal fiberglass yang efektif dengan ukuran utama sebagai berikut : Lpp = 7,798m, B=1,575m, H=0,678m, T=0,4m dan Cb=0,449. Gambar desain yang digunakan untuk fabrikasi adalah gambar rencana garis (lines plan) dan gambar rencana umum (general arrangement). Langkah awal proses fabrikasi adalah membuat cetakan positif menggunakan material kayu dan multiplek. Cetakan positif lambung kapal mengikuti bentuk body kapal disesuaikan dengan gambar rencana garis setiap station. Sebelum proses laminasi  dilakukan menggunakan material resin, serat glass (matt), woven roving(WR), katalis dan tepung aerosil cetakan diberi mirorglass untuk mempermudah pelepasan hasil cetakan. Ketebalan yang digunakan pada pembuatan lambung kapal ini adalah sekitar 6 mm atau 6 layer. Setelah lambung selesai dilaminasi kemudian dibuat gading (frame) memanjang dan melintang sesuai dengan desain gambar general arrangement. Sekat dan bangunan atas dibuat bentuknya menggunakan multiplek 12 mm kemudian dilaminasi menggunakan fiberglass untuk memperkuat dan menghindari kerusakan karena faktor air laut.
      PubDate: 2017-08-29
      DOI: 10.12777/kpl.v14i2.12670
      Issue No: Vol. 14, No. 2 (2017)
       
  • Cover V. 14, No. 2

    • Authors: Ketua Editor
      DOI: 10.12777/kpl.v14i2.15851
      Issue No: Vol. 14, No. 2
       
  • Front-Matter V. 14, No. 2

    • Authors: Ketua Editor
      DOI: 10.12777/kpl.v14i2.15852
      Issue No: Vol. 14, No. 2
       
  • Back-Matter V. 14, No. 2

    • Authors: Ketua Editor
      DOI: 10.12777/kpl.v14i2.15853
      Issue No: Vol. 14, No. 2
       
  • Pengaruh Posisi Foil Terhadap Gaya Angkat Dan Hambatan Kapal Katamaran

    • Authors: Muhammad Rizki Darmawan Adi Kusuma, Deddy Chrismianto, Sarjito Jokosiworo
      Pages: 58 - 64
      Abstract: Perkembangan teknologi dalam dunia perkapalan terjadi sangat pesat, mulanya kapal memiliki satu lambung (monohull), kemudian berkembang dengan munculnya kapal katamaran atau memiliki dua lambung, kapal katamaran memiliki banyak kelebihan dibanding dengan monohull mulai dari segi hambatan, olah gerak, dan lain-lain. Kapal katamaran akhirnya dikembangkan lagi dengan menjadikannya kapal hydrofoil yang bertujuan untuk mengurangi hambatan. Hydrofoil adalah sebuah kapal dengan bagian seperti sayap yang dipasang pada penyangga di bawah lambung kapal yang digunakan untuk mengangkat lambung kapal, pada saat kapal mencapai kecepatan tinggi yang menyebabkan pengurangan hambatan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konfigurasi posisi foil yang menghasilkan gaya angkat paling besar serta hambatan yang paling kecil. Dalam melaksanakan penelitian ini penulis menggunakan program komputer berbasis Computational Fluid Dynamic(CFD) untuk penyelesaian masalah dari tujuan penelitian, Computational fluid dynamic(CFD) merupakan ilmu sains dalam penentuan penyelesaian numerik dinamika fluida.Penelitian dilakukan dengan cara menganalisa dan menghitung hambatan total kapal menggunakan model.Berdasarkan hasil analisa menggunakan software Tdyn 12.2.3.0 didapatkan nilai hambatan untuk berbagai variasi konfigurasi foil. Nilai hambatan total dapat diperkecil  hingga 37,56%, nilai ini terjadi pada Froude Number 1,737 pada variasi konfigurasi Canard dengan konfigurasi 65%(aft) dan 35%(fore).
      DOI: 10.14710/kpl.v14i2.16487
      Issue No: Vol. 14, No. 2
       
 
 
JournalTOCs
School of Mathematical and Computer Sciences
Heriot-Watt University
Edinburgh, EH14 4AS, UK
Email: journaltocs@hw.ac.uk
Tel: +00 44 (0)131 4513762
Fax: +00 44 (0)131 4513327
 
Home (Search)
Subjects A-Z
Publishers A-Z
Customise
APIs
Your IP address: 54.198.246.116
 
About JournalTOCs
API
Help
News (blog, publications)
JournalTOCs on Twitter   JournalTOCs on Facebook

JournalTOCs © 2009-2016